MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Rabu, 12 Oktober 2016 09:40
Mudahkan Kebutuhan Barang dan Jasa

LKPP Siapkan Database E-Katalog Daerah

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) mendorong pemerintah daerah menyampaikan data-data barang dan jasa yang selama ini menjadi kebutuhan satuan kerja di masing-masing unit pelaksana lelang. Nantinya data-data ini akan dimasukkan dalam data base e-katalog daerah yang dibuat oleh LKPP.

Direktorat Pelatihan Kompetensi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Heldi Yudiyatna mengatakan, pihaknya saat ini telah memiliki e-katalog nasional yang di dalamnya terdapat lebih dari 60 ribu item jenis barang atau jasa pengadaan lelang pemerintah. E-katalog ini sudah berjalan selama dua tahun. Karena itu,  saat ini  LKPP sedang berupaya membentuk e-katalog daerah yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Kita endors untuk lokal juga mengusulkan katalog khusus kebutuhan lokal. Nanti apabila kebutuhan lokal sudah mereka usulkan, nanti eksekusi dilakukan tim pokja katalog daerah atau unit layanan pengadaan (ULP). Tapi ULP harus dimatangkan. Jangan hanya ad hoc, harus yang permanen bentuk badan layanan pengadaan,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Novotel, Selasa (11/10).

Dalam praktik e-katalog, awalnya pemasukan data barang jasa dalam e-katalog berasal dari usulan penyedia. Namun, pada praktiknya tidak sesuai kebutuhan user atau satuan kerja.

“Makanya setahun belakangan ini kita merubah kebijakan dengan mengambil kebutuhan dari satuan kerja atau user. Itulah yang kita prioritas dinaikkan dalam e-katalog. Kayak Kementerian Perikanan untuk kebutuhan kapal, polantas kebutuhan TNKB, BPJS kebutuhan kartu, obat-obatan, buku sekolah. Itu memang kebutuhan dari satker,” jelasnya.

Namun, diakuinya masih menunggu daerah dalam menyampaikan jenis kebutuhan barang jasa yang dibutuhkan untuk disampaikan ke LKPP.

“Belum banyak yang sampaikan usulan kebutuhan. Kita minta daerah sampaikan usulan kebutuhan untuk nanti dibuatkan dalam katalog daerah,”ujarnya.

Hal ini diakui masih kurangnya sarana sosialisasi ke daerah-daerah luar dan juga banyak  daerah yang secara teknis belum memiliki ULP permanen. “Salah satu yang ngurusin pengadaan di daerah itu tidak terfokus di ULP. Makanya itu, bentuk kebutuhan ULP yang permanen dan mandiri ini sangat sedikit agar pengadaan di daerah dilakukan ahlinya atau jago pengadaan. Kalau sekarang ini banyak ULP ad hoc nempel di bagian apa,” tandasnya.

Sementara itu, Sales Manager Philips Kalimantan, Lukman Harun mengatakan, dengan penggunaan e-katalog pengadaan barang dan jasa akan lebih efektif dan efisien serta transparan.

Produk Philips sudah masuk dalam e-katalog sejak dua tahun lalu.

“Sudah ada sekitar 50-100 item dan ini akan terus bertambah. Produk banyak pemda atau satker yang beli di PJU dan lampu perkantoran, lampu pabrik atau workshop. Tapi e-katalog ini khusus pemerintahan atau dinas-dinas,” tuturnya.

Dia menambahkan, dengan penggunaan e-katalog terjadi penghematan harga pembelian sebesar 15-20 persen.

“Kompetisi dengan merek lain harga bisa lebih murah 15-20 persen karena ada persaingan. Dari sisi dinas bisa lebih menghemat anggaran,” ungkapnya.

Saat ini produk Philips yang masuk dalam satker di daerah-daerah yang ada di Kaltim sudah menguasai Kota Balikpapan dan Samarinda.

“Kita coba ke kota lain seperti Tenggarong, Berau, Paser, PPU, Tarakan, dan Tanah Tidung,” pungkasnya. (*/vie/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 08:06

WISATA LEBARAN

Wahana permainan air di Caribbean Island Waterpark di Perumahan Balikpapan Regency menjadi pilihan warga…

Selasa, 19 Juni 2018 08:04

Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Balik

JAKARTA  -  Hari ini diprediksi menjadi puncak arus balik. Pemerintah telah melakukan beberapa…

Selasa, 19 Juni 2018 08:03

Tiga Hari Tembus 32 Ribu Orang

BALIKPAPAN   -  Libur panjang Lebaran dan anak sekolah berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung…

Selasa, 19 Juni 2018 07:59

Ritel Penyeimbang Harga Pasar Tradisional

BALIKPAPAN  -  Harga daging sapi yang naik sejak sebelum Hari Raya Idulfitri, mencapai Rp…

Selasa, 19 Juni 2018 07:58

Pengamanan Dibagi Tiga Ring

PENAJAM   -  Debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU)…

Selasa, 19 Juni 2018 07:57

Pungut Biaya, Guru Diancam Sanksi

PENAJAM   -  Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2018/2019 tak lama lagi dibuka. Pendaftaran…

Senin, 18 Juni 2018 08:56

Volume Sampah Naik, DLH Tambah Armada

BALIKPAPAN  -  Petugas kebersihan atau pasukan kuning harus bekerja ekstra untuk membersihkan…

Senin, 18 Juni 2018 08:55

ASN Siap-Siap Disanksi

BALIKPAPAN   -   Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Balikpapan dituntut tepat waktu…

Senin, 18 Juni 2018 08:54

Klaim Jumlah Pendatang di Balikpapan Menurun

BALIKPAPAN  -   Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Balikpapan memprediksi…

Senin, 18 Juni 2018 08:53

KPU Balikpapan Tetapkan 423.127 Pemilih

BALIKPAPAN  -  Meskipun masih dalam suasana cuti bersama Idulfitri 1439 H,  Komisi Pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .