MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Rabu, 12 Oktober 2016 09:40
Mudahkan Kebutuhan Barang dan Jasa

LKPP Siapkan Database E-Katalog Daerah

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) mendorong pemerintah daerah menyampaikan data-data barang dan jasa yang selama ini menjadi kebutuhan satuan kerja di masing-masing unit pelaksana lelang. Nantinya data-data ini akan dimasukkan dalam data base e-katalog daerah yang dibuat oleh LKPP.

Direktorat Pelatihan Kompetensi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Heldi Yudiyatna mengatakan, pihaknya saat ini telah memiliki e-katalog nasional yang di dalamnya terdapat lebih dari 60 ribu item jenis barang atau jasa pengadaan lelang pemerintah. E-katalog ini sudah berjalan selama dua tahun. Karena itu,  saat ini  LKPP sedang berupaya membentuk e-katalog daerah yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Kita endors untuk lokal juga mengusulkan katalog khusus kebutuhan lokal. Nanti apabila kebutuhan lokal sudah mereka usulkan, nanti eksekusi dilakukan tim pokja katalog daerah atau unit layanan pengadaan (ULP). Tapi ULP harus dimatangkan. Jangan hanya ad hoc, harus yang permanen bentuk badan layanan pengadaan,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Novotel, Selasa (11/10).

Dalam praktik e-katalog, awalnya pemasukan data barang jasa dalam e-katalog berasal dari usulan penyedia. Namun, pada praktiknya tidak sesuai kebutuhan user atau satuan kerja.

“Makanya setahun belakangan ini kita merubah kebijakan dengan mengambil kebutuhan dari satuan kerja atau user. Itulah yang kita prioritas dinaikkan dalam e-katalog. Kayak Kementerian Perikanan untuk kebutuhan kapal, polantas kebutuhan TNKB, BPJS kebutuhan kartu, obat-obatan, buku sekolah. Itu memang kebutuhan dari satker,” jelasnya.

Namun, diakuinya masih menunggu daerah dalam menyampaikan jenis kebutuhan barang jasa yang dibutuhkan untuk disampaikan ke LKPP.

“Belum banyak yang sampaikan usulan kebutuhan. Kita minta daerah sampaikan usulan kebutuhan untuk nanti dibuatkan dalam katalog daerah,”ujarnya.

Hal ini diakui masih kurangnya sarana sosialisasi ke daerah-daerah luar dan juga banyak  daerah yang secara teknis belum memiliki ULP permanen. “Salah satu yang ngurusin pengadaan di daerah itu tidak terfokus di ULP. Makanya itu, bentuk kebutuhan ULP yang permanen dan mandiri ini sangat sedikit agar pengadaan di daerah dilakukan ahlinya atau jago pengadaan. Kalau sekarang ini banyak ULP ad hoc nempel di bagian apa,” tandasnya.

Sementara itu, Sales Manager Philips Kalimantan, Lukman Harun mengatakan, dengan penggunaan e-katalog pengadaan barang dan jasa akan lebih efektif dan efisien serta transparan.

Produk Philips sudah masuk dalam e-katalog sejak dua tahun lalu.

“Sudah ada sekitar 50-100 item dan ini akan terus bertambah. Produk banyak pemda atau satker yang beli di PJU dan lampu perkantoran, lampu pabrik atau workshop. Tapi e-katalog ini khusus pemerintahan atau dinas-dinas,” tuturnya.

Dia menambahkan, dengan penggunaan e-katalog terjadi penghematan harga pembelian sebesar 15-20 persen.

“Kompetisi dengan merek lain harga bisa lebih murah 15-20 persen karena ada persaingan. Dari sisi dinas bisa lebih menghemat anggaran,” ungkapnya.

Saat ini produk Philips yang masuk dalam satker di daerah-daerah yang ada di Kaltim sudah menguasai Kota Balikpapan dan Samarinda.

“Kita coba ke kota lain seperti Tenggarong, Berau, Paser, PPU, Tarakan, dan Tanah Tidung,” pungkasnya. (*/vie/k1)

 


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 08:23

MENANTI PERBAIKAN

Hujan dengan intensitas tinggi membuat Jalan Wiyata, samping SMP Negeri 5, semakin rusak. Kini jalan…

Sabtu, 23 September 2017 08:22

Viral Partai Ponsel, Ulama Waspada

BALIKPAPAN  -  Ini bukan berita hoax. Baru saja telah berdiri sebuah partai politik baru bernama…

Sabtu, 23 September 2017 08:21

Hearing Ombudsman Tak Digubris Mahasiswa

BALIKPAPAN  -  Kericuhan yang sempat terjadi saat sejumlah mahasiswa melaksanakan aksi damai…

Sabtu, 23 September 2017 08:20

Akhir September, PDIP Umumkan Cagub

SAMARINDA  -  Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kaltim, Doddy Rondonuwu…

Sabtu, 23 September 2017 08:18

Ridwan Jabat Kadis Perpustakaan

BUPATI Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar melantik M Ridwan Effendi menjadi kepala Dinas Perpustakaan…

Sabtu, 23 September 2017 08:17

17 PTT Penyuluh Pertanian Diangkat Jadi CPNS

SEBANYAK 17 pegawai tidak tetap (PTT) penyuluh pertanian diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil…

Sabtu, 23 September 2017 08:16

Katanya Sih...!! APBD 2018 Prioritaskan Infrastruktur

PEMBAHASAN  APBD Murni 2018 akan mulai di bahas DPRD Kaltim dalam waktu dekat. Menurut anggota…

Sabtu, 23 September 2017 08:16

Seperti Orangtua Sendiri, Pertama yang Ingatkan Berhijab

BALIKPAPAN  -  Kaltim berduka. Kemarin (22/9), tepat pukul 06.00 WIB, Wakil Gubernur Mukmin…

Jumat, 22 September 2017 09:35

REI Perluas Lokasi Pengerukan Sedimen

BALIKPAPAN  -  Pengerukan sedimentasi terus dilakukan oleh Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan.…

Jumat, 22 September 2017 09:31

Defisit, Bonus Pasukan Kuning Berkurang

BALIKPAPAN  -  Sebanyak 800 petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan bakal segera mendapatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .