MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Rabu, 12 Oktober 2016 09:40
Mudahkan Kebutuhan Barang dan Jasa

LKPP Siapkan Database E-Katalog Daerah

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) mendorong pemerintah daerah menyampaikan data-data barang dan jasa yang selama ini menjadi kebutuhan satuan kerja di masing-masing unit pelaksana lelang. Nantinya data-data ini akan dimasukkan dalam data base e-katalog daerah yang dibuat oleh LKPP.

Direktorat Pelatihan Kompetensi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Heldi Yudiyatna mengatakan, pihaknya saat ini telah memiliki e-katalog nasional yang di dalamnya terdapat lebih dari 60 ribu item jenis barang atau jasa pengadaan lelang pemerintah. E-katalog ini sudah berjalan selama dua tahun. Karena itu,  saat ini  LKPP sedang berupaya membentuk e-katalog daerah yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Kita endors untuk lokal juga mengusulkan katalog khusus kebutuhan lokal. Nanti apabila kebutuhan lokal sudah mereka usulkan, nanti eksekusi dilakukan tim pokja katalog daerah atau unit layanan pengadaan (ULP). Tapi ULP harus dimatangkan. Jangan hanya ad hoc, harus yang permanen bentuk badan layanan pengadaan,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Novotel, Selasa (11/10).

Dalam praktik e-katalog, awalnya pemasukan data barang jasa dalam e-katalog berasal dari usulan penyedia. Namun, pada praktiknya tidak sesuai kebutuhan user atau satuan kerja.

“Makanya setahun belakangan ini kita merubah kebijakan dengan mengambil kebutuhan dari satuan kerja atau user. Itulah yang kita prioritas dinaikkan dalam e-katalog. Kayak Kementerian Perikanan untuk kebutuhan kapal, polantas kebutuhan TNKB, BPJS kebutuhan kartu, obat-obatan, buku sekolah. Itu memang kebutuhan dari satker,” jelasnya.

Namun, diakuinya masih menunggu daerah dalam menyampaikan jenis kebutuhan barang jasa yang dibutuhkan untuk disampaikan ke LKPP.

“Belum banyak yang sampaikan usulan kebutuhan. Kita minta daerah sampaikan usulan kebutuhan untuk nanti dibuatkan dalam katalog daerah,”ujarnya.

Hal ini diakui masih kurangnya sarana sosialisasi ke daerah-daerah luar dan juga banyak  daerah yang secara teknis belum memiliki ULP permanen. “Salah satu yang ngurusin pengadaan di daerah itu tidak terfokus di ULP. Makanya itu, bentuk kebutuhan ULP yang permanen dan mandiri ini sangat sedikit agar pengadaan di daerah dilakukan ahlinya atau jago pengadaan. Kalau sekarang ini banyak ULP ad hoc nempel di bagian apa,” tandasnya.

Sementara itu, Sales Manager Philips Kalimantan, Lukman Harun mengatakan, dengan penggunaan e-katalog pengadaan barang dan jasa akan lebih efektif dan efisien serta transparan.

Produk Philips sudah masuk dalam e-katalog sejak dua tahun lalu.

“Sudah ada sekitar 50-100 item dan ini akan terus bertambah. Produk banyak pemda atau satker yang beli di PJU dan lampu perkantoran, lampu pabrik atau workshop. Tapi e-katalog ini khusus pemerintahan atau dinas-dinas,” tuturnya.

Dia menambahkan, dengan penggunaan e-katalog terjadi penghematan harga pembelian sebesar 15-20 persen.

“Kompetisi dengan merek lain harga bisa lebih murah 15-20 persen karena ada persaingan. Dari sisi dinas bisa lebih menghemat anggaran,” ungkapnya.

Saat ini produk Philips yang masuk dalam satker di daerah-daerah yang ada di Kaltim sudah menguasai Kota Balikpapan dan Samarinda.

“Kita coba ke kota lain seperti Tenggarong, Berau, Paser, PPU, Tarakan, dan Tanah Tidung,” pungkasnya. (*/vie/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 09:15

Absen Tipiring, 33 Warga Bisa Di-blacklist

BALIKPAPAN  -   Kesadaran warga pendatang akan pentingnya kelengkapan administrasi masih…

Jumat, 23 Februari 2018 09:13

Wawali Minta Ketua RT Sosialisasikan Sijempol

BALIKPAPAN  -  Program Sistem Jemput Bola (Sijempol) dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan…

Jumat, 23 Februari 2018 09:12

Ajari Anak Taat Berlalu Lintas sejak Dini

BALIKPAPAN  -  Beberapa tugas Unit Pendidikan dan Rekayasa) Satuan Lalu Lintas (Satlantas)…

Jumat, 23 Februari 2018 09:11

Sungai Tercemar Limbah Ringan

BALIKPAPAN  -  Beberapa sungai di Kota Balikpapan tercemar. Ini mengacu pada ukuran muara…

Jumat, 23 Februari 2018 09:09

Targetkan Tujuh Ribu Perekaman

PENAJAM  -  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU)…

Jumat, 23 Februari 2018 09:08

SDM Linmas Harus Ditingkatkan

TANA PASER  -  Pengamanan Pilgub Kaltim 2018 tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak kepolisian…

Jumat, 23 Februari 2018 09:08

Kaltim Tuan Rumah IEFE 2018

SAMARINDA  -   Provinsi Kaltim kembali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah event berskala…

Kamis, 22 Februari 2018 09:53

Defisit, Proyek Jokowi Tertunda

PENAJAM  -  Pembangunan National Science Technology Park (NSTP) semakin jauh terealisasi.…

Kamis, 22 Februari 2018 09:46

ALAMAKKK...!!! 40 Ribu E-KTP Ngendap

BALIKPAPAN   -   Warga tak perlu lagi bolak-balik ke kantor kecamatan untuk mempertanyakan…

Kamis, 22 Februari 2018 09:44

PLN Jamin Ketersediaan Listrik

BALIKPAPAN  -  Sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik, PLN dituntut untuk menjamin ketersediaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .