MANAGED BY:
SENIN
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Kamis, 05 Januari 2017 10:19
Sudah Cerai Masih Dibuntuti, Mantan Istri Babak Belur Dihajar
ANIAYA MANTAN: Syachrial (kiri) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap mantan istrinya Asmawati (kanan).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Asmawati (31), warga Strat 6, RT 45, Nomor 37, Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, masih trauma atas perbuatan yang telah dilakukan mantan suaminya. Keduanya sudah resmi bercerai secara agama maupun negara sejak Mei 2015. Namun, lelaki bernama Moehammad Syachrial (36) ini masih saja mencari-cari kesalahan dan berbuat kasar padanya.

Bahkan, tak merasa malu, Saychrial masih tinggal di rumahnya walau berbeda lantai. Syachrial masih saja menuntut rumah tersebut untuk dia miliki, padahal itu adalah rumah orangtua Asmawati.

Syachrial kepada para tetangga juga enggan mengakui perceraian mereka. Meski begitu, Asmawati memiliki bukti akta cerai yang secara sah menyatakan mereka berdua bukan lagi pasangan suami istri. Namun, Syachrial masih saja bertingkah. Sudah lebih dari setahun mereka bercerai, Syachrial terkesan tidak rela AS memulai hidup yang baru.

Puncaknya pada Kamis (29/12) lalu. Perempuan berkulit kuning langsat itu dianiaya di muka umum. Tidak rela AS memiliki kekasih, pelaku menghajar dan menginjak korban dengan membabi buta. Padahal, pelaku sendiri diketahui kerap membawa perempuan ke rumah yang berlokasi di Strat 6, RT 45, Nomor 37, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara itu.

Kejadian tersebut bermula saat pelaku mencegat korban sekira pukul 19.30 Wita di Gunung Malang. Cemburu melihat mantan istri yang menurutnya pernah berboncengan dengan kekasih baru, pelaku sempat ribut mulut dengan korban. Tak lama, Syachrial mulai melayangkan bogem mentah ke wajah korban hingga tiga kali. Sayangnya, tak seorang pun yang melihat kejadian tersebut, apalagi menolong korban yang kesakitan. Dengan suara keras, sambil memukul AS, Syachrial terus melantangkan kalimat jika dia masih terikat hubungan suami istri.

Inez, kerabat korban baru mengetahui kejadian tersebut sehari berikutnya. “Padahal mereka sudah resmi cerai secara agama ataupun hukum, tapi pelaku ini malah teriak-teriak ke warga kalau korban masih istrinya. Habis-habisan korban sampai tersungkur, enggak ada yang menolong,” ungkap Inez kepada Balikpapan Pos, kemarin (4/1).

Dia mengaku telah lama geram oleh tingkah pelaku dan kesabaran korban. Karena bogem tersebut, korban mengalami lebam di wajah, mata, dan bibir.

Belum puas menyakiti AS, pelaku lalu menginjak berkali-kali perut korban saat berusaha bangkit. Korban semakin lemah, selanjutnya pelaku merebut ponsel yang di dalamnya terdapat bukti pengancaman. Lalu ponsel tersebut dilempar ke sebuah parit yang berada di sekitar lokasi. Korban yang berusaha mengambil ponsel tersebut pun lagi-lagi jadi sasaran perilaku beringas Syachrial. Korban kembali diinjak sampai kembali tersungkur.

Korban pun berusaha merebut ponsel kembali dan lari dari pelaku. Hingga berada di kawasan SPBU Gunung Malang, ternyata pelaku masih mengikuti korban dan merebut dompet miliknya. Pelaku bermaksud mengambil uang korban. Tak berhenti di situ, korban lari menghindari pelaku, lalu menelepon taksi argo dan pulang ke rumahnya.

Mengaku heran, Inez juga mempertanyakan mengenai sikap pelaku yang bersikeras enggan pergi dari kehidupan mantan istrinya itu. “Gimana mungkin, sudah cerai tapi masih membuntuti korban terus?” katanya.

Karena hal ini, menurut Inez, korban masih sangat ketakutan tiap kali ingin keluar rumah lantaran merasa pelaku selalu membuntutinya. Laporan terkait penganiayaan dilayangkan korban di Polsek Balikpapan Utara di hari yang sama.

Ditemui di tempat terpisah, Panit Reskrim Polsek Balikpapan Utara Ipda Nikson Sitompul masih belum dapat memberi penjelasan, karena pelaku masih dalam pengejaran.

Namun, dia membenarkan bahwa kasus ini bukan ah termasuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), karena keduanya terbukti telah resmi bercerai. “Masih dilakukan pengejaran. Yang jelas, informasi mengenai pelaku sudah dikantongi petugas kami,” tandasnya. (bp-21/war/k1)


BACA JUGA

Senin, 24 April 2017 10:08

Jelang Ramadan Satlantas Survei Jalanan

BALIKPAPAN  -  Menjelang Ramadan hingga Idulfitri, kondisi jalan harus bagus agar aktivitas…

Senin, 24 April 2017 10:06

Tak Mau Dirangkul, Pasti “Disikat”

BALIKPAPAN  -  Keberadaan parkir liar di Balikpapan sudah sangat meresahkan. Namun, tak usah…

Senin, 24 April 2017 10:04

Beking Jukir Liar

BALIKPAPAN  -  Upaya menertibkan parkir liar rupanya tak mudah. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)…

Senin, 24 April 2017 10:03

Kasus Pemerkosaan Bocah Dilimpahkan ke Kejari

PENAJAM  -  Polres Penajam Paser Utara (PPU) melimpahkan berkas perkara kasus pemerkosaan…

Senin, 24 April 2017 10:01

Sehari, Biaya Makan Rp 137 Juta

SAMARINDA  -  Bergulirnya rencana revisi PP 99/2012 menjadi angin segar bagi penjara yang…

Senin, 24 April 2017 10:00

Kepekaan Unit K-9 Rutin Dilatih

BALIKPAPAN  -  Kepekaan sembilan anjing Unit K-9 Direktorat Sabhara Polda Kaltim rutin dilatih.…

Minggu, 23 April 2017 10:58

Delapan Tahun Tilap Uang Perusahaan

BALIKPAPAN - Bekerja di sebuah perusahaan ekspedisi di kawasan Km 10, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan…

Minggu, 23 April 2017 10:57

Ditipu, 10 Warga Jateng Terlantar

BALIKPAPAN - Sebanyak 10 orang pekerja perkebunan kelapa sawit di Kutai Timur (Kutim), terlantar di…

Minggu, 23 April 2017 10:53

2017, BNNK Tangani Narkoba dari Belanda

BALIKPAPAN - Sebanyak enam kasus narkotika berhasil diungkap oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK)…

Minggu, 23 April 2017 10:52

Kejahatan Terhadap Anak Bertambah

SANGATTA - Para orangtua, kini harus lebih bersungguh-sungguh dalam mengawasi buah hatinya, agar jangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .