MANAGED BY:
SABTU
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Senin, 09 Januari 2017 10:56
Dipecat, Mantan Bos Dihabisi

Bawa Kabur Rp 103 Juta, Dipakai Foya-Foya

BUKAN PERAMPOKAN: Dua tersangka pembunuhan bermotif dendam di Samarinda diamankan Polda Kaltim di Kalimantan Selatan, Jumat (6/1).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pembunuhan sadis di Samarinda pada Desember 2016 lalu ini awalnya diduga merupakan kasus perampokan disertai pembunuhan. Namun, belakangan polisi menyimpulkan, pembunuhan tersebut dilakukan lantaran dendam. Kesimpulan itu berdasarkan luka tusuk yang menghujam korban di Jalan AM Sangaji, Samarinda ini.

Pelakunya adalah Badarudin (30) dan Samsul (20). Setelah menghabisi korbannya, dua pelaku juga mengambil uang korban. Uang sebesar Rp 103 juta tersebut digunakan untuk membeli sejumlah barang seperti pakaian, sebuah motor, dan berfoya-foya. 

Selama petugas Jatanras Polda Kaltim melakukan pengembangan kasus, tersangka kabur ke Kalimantan Selatan. “Habis bunuh, saya pergi ke Kalsel. Sewa hotel lima kali lebih, sewa kos, tiap malam dugem,” ujar Badrudin kemarin (8/1).

Satu unit motor Vixion bekas dibeli seharga Rp 17 juta dengan menggunakan uang tersebut. Mereka juga membeli 20 butir pil inex seharga Rp 20 juta untuk digunakan dugem bersama wanita tuna susila. Uang ratusan juta tersebut hanya tersisa sekitar Rp 39 juta dalam kurun waktu tidak sampai sebulan.

Pasca penemuan jenazah, polisi menganalisis dan berhasil mengetahui keberadaan para tersangka. Mereka diamankan pada Jumat (6/1) lalu. Motif dendam tersangka dipicu oleh pemecatan yang dilakukan oleh korban selaku supervisor toko tempat keduanya bekerja. Tersangka sehari-hari bertugas melaporkan produktivitas.

Setelah mengetahui motif tersebut, maka dipastikan motif pembunuhan adalah dendam. Sedangkan uang yang dibawa kabur keduanya adalah uang toko yang sebenarnya akan dilaporkan kepada bos toko. Seperti diungkapkan Direktur Reskrimum Polda Kaltim, Kombes Pol Winston Tommy Watuliu, bahwa pembunuhan ini dikategorikan pembunuhan berencana.

“Sakit hari karena dipecat, dan merasa pemecatan akibat laporan si supervisor. Pemecatan ini terjadi dua minggu sebelum kejadian. Jadi ini adalah pembunuhan berencana,” terangnya.

Pada awalnya kasus ini termasuk melanggar pasal 365 dan 388 KUHP, namun kini menjadi pelanggaran pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan 365 KUHP tentang Pencurian disertai Pemberatan. Badarudin terancam hukuman mati atau kurungan di atas 20 tahun, sedangkan Samsul yang membantu terancam di atas 15 tahun penjara.

 

WAJAH PELAKU SEMPAT BEREDAR DI MEDSOS

Sebuah akun milik seorang wanita yang mengaku sebagai istri Manrafii, korban pembunuhan dan perampokan, mem-posting foto pemuda yang diklaim sebagai pelaku ke sebuah grup Facebook dengan anggota terbanyak di Samarinda.

Selain tiga foto pemuda dengan latar yang berbeda, pemilik akun juga memuat tulisan “Ini foto nya org yg bunuh suami q. tolong siapa yg meliuaht lngsng laporkan ke kntor polisi terdekat, nma fb nya XXXX, Tolong bantu saya teman2. Dan buat km pembunuh menyerah kan diri aja sdh skrng”.

Postingan pemilik akun pun mendapat beragam komentar peserta anggota grup lain. Kebanyakan komentar yang ditulis mendoakan agar pembunuh dan perampok Manrafii bisa secepatnya ditangkap. Ada juga yang meminta agar pemilik akun memberitahukan ke polisi.

Klau mbk yakin ini pelakux sebaikx mbk langsung aja ke kantor polisi,” isi salah satu komentar anggota grup, menimpali postingan yang dibuat. (bp-21/war/rin/k1)

 


BACA JUGA

Sabtu, 25 Februari 2017 10:35

Juragan Angkot dan Istri Keempatnya Tewas, Ternyata Pembunuhan Berantai

BALIKPAPAN  -  Kasus pembunuhan Mulyadi (55), si juragan angkot dan putranya, Putera Susilo…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:32

Lasiyem, Penjual Jamu di Plaza Rapak Dimata Para Temannya

Rohima, pedagang gado-gado: “Lasiyem dipanggil Sri dengan pelanggannya di lantai dasar Rapak Plaza.…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:30

Lurah Pastikan Lasiyem Tidak Terdaftar

DARI  hasil pemeriksaan administrasi kependudukan, nama Lasiyem tidak terdaftar sebagai warga RT…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:29

Pelaku Diperkirakan Lebih Satu Orang

MAYAT  Lasiyem saat ditemukan dalam kondisi tangan, pergelangan kaki, mulut, dan paha diikat dengan…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:27

Sewa Kamar Rp 133 juta

JAKARTA  -  Kunjungan kenegaraan Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, bakal membawa rombongan…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:26

Calon Besan pun Tidak Dimenangkan

SURABAYA  -  Tuduhan permainan dalam penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim sangat…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:25

Satu Lagi, Tahanan Kabur Diringkus

BALIKPAPAN  -  Satu lagi tahanan yang kabur dari sel tahanan Mapolres Balikpapan, Supriadi…

Jumat, 24 Februari 2017 10:46

ASTAGA..!! Lasiyem, Istri Bos Angkot yang Tewas Itu Juga Ditemukan Tewas di PPU

PENAJAM  -  Sosok perempuan ditemukan tewas di RT 3, Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam,…

Jumat, 24 Februari 2017 10:43

Sebelum Menikah, Pakaiannya Biasa Saja

PARA tetangga dan Ketua RT 31 Muara Rapak mengakui terakhir kali melihat dua korban, Mulyadi dan Putera…

Jumat, 24 Februari 2017 10:39

15 Tusukan di Tubuh Mulyadi

SEJAK Kamis (23/2) pagi, petugas Satuan Reskrim Polres Balikpapan dan Polsek Balikpapan Utara telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .