MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Senin, 09 Januari 2017 10:56
Dipecat, Mantan Bos Dihabisi

Bawa Kabur Rp 103 Juta, Dipakai Foya-Foya

BUKAN PERAMPOKAN: Dua tersangka pembunuhan bermotif dendam di Samarinda diamankan Polda Kaltim di Kalimantan Selatan, Jumat (6/1).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pembunuhan sadis di Samarinda pada Desember 2016 lalu ini awalnya diduga merupakan kasus perampokan disertai pembunuhan. Namun, belakangan polisi menyimpulkan, pembunuhan tersebut dilakukan lantaran dendam. Kesimpulan itu berdasarkan luka tusuk yang menghujam korban di Jalan AM Sangaji, Samarinda ini.

Pelakunya adalah Badarudin (30) dan Samsul (20). Setelah menghabisi korbannya, dua pelaku juga mengambil uang korban. Uang sebesar Rp 103 juta tersebut digunakan untuk membeli sejumlah barang seperti pakaian, sebuah motor, dan berfoya-foya. 

Selama petugas Jatanras Polda Kaltim melakukan pengembangan kasus, tersangka kabur ke Kalimantan Selatan. “Habis bunuh, saya pergi ke Kalsel. Sewa hotel lima kali lebih, sewa kos, tiap malam dugem,” ujar Badrudin kemarin (8/1).

Satu unit motor Vixion bekas dibeli seharga Rp 17 juta dengan menggunakan uang tersebut. Mereka juga membeli 20 butir pil inex seharga Rp 20 juta untuk digunakan dugem bersama wanita tuna susila. Uang ratusan juta tersebut hanya tersisa sekitar Rp 39 juta dalam kurun waktu tidak sampai sebulan.

Pasca penemuan jenazah, polisi menganalisis dan berhasil mengetahui keberadaan para tersangka. Mereka diamankan pada Jumat (6/1) lalu. Motif dendam tersangka dipicu oleh pemecatan yang dilakukan oleh korban selaku supervisor toko tempat keduanya bekerja. Tersangka sehari-hari bertugas melaporkan produktivitas.

Setelah mengetahui motif tersebut, maka dipastikan motif pembunuhan adalah dendam. Sedangkan uang yang dibawa kabur keduanya adalah uang toko yang sebenarnya akan dilaporkan kepada bos toko. Seperti diungkapkan Direktur Reskrimum Polda Kaltim, Kombes Pol Winston Tommy Watuliu, bahwa pembunuhan ini dikategorikan pembunuhan berencana.

“Sakit hari karena dipecat, dan merasa pemecatan akibat laporan si supervisor. Pemecatan ini terjadi dua minggu sebelum kejadian. Jadi ini adalah pembunuhan berencana,” terangnya.

Pada awalnya kasus ini termasuk melanggar pasal 365 dan 388 KUHP, namun kini menjadi pelanggaran pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan 365 KUHP tentang Pencurian disertai Pemberatan. Badarudin terancam hukuman mati atau kurungan di atas 20 tahun, sedangkan Samsul yang membantu terancam di atas 15 tahun penjara.

 

WAJAH PELAKU SEMPAT BEREDAR DI MEDSOS

Sebuah akun milik seorang wanita yang mengaku sebagai istri Manrafii, korban pembunuhan dan perampokan, mem-posting foto pemuda yang diklaim sebagai pelaku ke sebuah grup Facebook dengan anggota terbanyak di Samarinda.

Selain tiga foto pemuda dengan latar yang berbeda, pemilik akun juga memuat tulisan “Ini foto nya org yg bunuh suami q. tolong siapa yg meliuaht lngsng laporkan ke kntor polisi terdekat, nma fb nya XXXX, Tolong bantu saya teman2. Dan buat km pembunuh menyerah kan diri aja sdh skrng”.

Postingan pemilik akun pun mendapat beragam komentar peserta anggota grup lain. Kebanyakan komentar yang ditulis mendoakan agar pembunuh dan perampok Manrafii bisa secepatnya ditangkap. Ada juga yang meminta agar pemilik akun memberitahukan ke polisi.

Klau mbk yakin ini pelakux sebaikx mbk langsung aja ke kantor polisi,” isi salah satu komentar anggota grup, menimpali postingan yang dibuat. (bp-21/war/rin/k1)

 


BACA JUGA

Jumat, 24 Maret 2017 10:11

Bandel, Go-Car Bakal Diblokir

BALIKPAPAN  -  Penghentian operasional sementara mitra Go-Jek,yakni Go-Car, rupanya masih…

Jumat, 24 Maret 2017 10:06

Kejar-kejaran, Mobil Teroris Tabrak Densus 88

JAKARTA  -  Densus 88 Anti Teror kembali membekuk anggota kelompok teroris kemarin di Ciwandan,…

Jumat, 24 Maret 2017 10:05

Bandar Kakap Bersenjata AK-47 Ditangkap

JAKARTA  -  Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim mengungkap sindikat…

Jumat, 24 Maret 2017 10:04

Bidik Tersangka Baru

BALIKPAPAN  -  Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kaltim terus mengembangkan…

Jumat, 24 Maret 2017 10:03

Murid SD Hampir Jadi Korban Penculikan

BALIKPAPAN  -  Belakangan isu penculikan anak ramai diperbincangkan di sejumlah kota. Namun,…

Jumat, 24 Maret 2017 10:01

Sudah Ada yang Mengaku Keluarga Mrs X

BALIKPAPAN  -  Pasca dilakukannya autopsi pada Senin (20/3), jasad Mrs X yang ditemukan pada…

Jumat, 24 Maret 2017 09:59

Bandar Togel diciduk di Tempat Biliar

BALIKPAPAN  -  Praktik perjudian menjadi salah satu sasaran Polres Balikpapan. Polisi tidak…

Jumat, 24 Maret 2017 09:55

Hilangkan Motor Orang, Suwaji Ditahan Polisi

BALIKPAPAN  -  Pada Senin (20/3) lalu, Suwaji (53) mengadu ke Polsek Balikpapan Utara lantaran…

Jumat, 24 Maret 2017 09:54

Aksi Cor Kaki Bersambut

SAMARINDA  -  Aksi solidaritas atas kematian Patmi juga dilakukan para aktivis lingkungan…

Kamis, 23 Maret 2017 10:37

Waspada, Beredar Spanduk IMTN Palsu

BALIKPAPAN  -  Anda tentu tak ingin suatu hari nanti, tanah yang Anda pikir sudah milik sendiri,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .