MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Senin, 09 Januari 2017 10:56
Dipecat, Mantan Bos Dihabisi

Bawa Kabur Rp 103 Juta, Dipakai Foya-Foya

BUKAN PERAMPOKAN: Dua tersangka pembunuhan bermotif dendam di Samarinda diamankan Polda Kaltim di Kalimantan Selatan, Jumat (6/1).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pembunuhan sadis di Samarinda pada Desember 2016 lalu ini awalnya diduga merupakan kasus perampokan disertai pembunuhan. Namun, belakangan polisi menyimpulkan, pembunuhan tersebut dilakukan lantaran dendam. Kesimpulan itu berdasarkan luka tusuk yang menghujam korban di Jalan AM Sangaji, Samarinda ini.

Pelakunya adalah Badarudin (30) dan Samsul (20). Setelah menghabisi korbannya, dua pelaku juga mengambil uang korban. Uang sebesar Rp 103 juta tersebut digunakan untuk membeli sejumlah barang seperti pakaian, sebuah motor, dan berfoya-foya. 

Selama petugas Jatanras Polda Kaltim melakukan pengembangan kasus, tersangka kabur ke Kalimantan Selatan. “Habis bunuh, saya pergi ke Kalsel. Sewa hotel lima kali lebih, sewa kos, tiap malam dugem,” ujar Badrudin kemarin (8/1).

Satu unit motor Vixion bekas dibeli seharga Rp 17 juta dengan menggunakan uang tersebut. Mereka juga membeli 20 butir pil inex seharga Rp 20 juta untuk digunakan dugem bersama wanita tuna susila. Uang ratusan juta tersebut hanya tersisa sekitar Rp 39 juta dalam kurun waktu tidak sampai sebulan.

Pasca penemuan jenazah, polisi menganalisis dan berhasil mengetahui keberadaan para tersangka. Mereka diamankan pada Jumat (6/1) lalu. Motif dendam tersangka dipicu oleh pemecatan yang dilakukan oleh korban selaku supervisor toko tempat keduanya bekerja. Tersangka sehari-hari bertugas melaporkan produktivitas.

Setelah mengetahui motif tersebut, maka dipastikan motif pembunuhan adalah dendam. Sedangkan uang yang dibawa kabur keduanya adalah uang toko yang sebenarnya akan dilaporkan kepada bos toko. Seperti diungkapkan Direktur Reskrimum Polda Kaltim, Kombes Pol Winston Tommy Watuliu, bahwa pembunuhan ini dikategorikan pembunuhan berencana.

“Sakit hari karena dipecat, dan merasa pemecatan akibat laporan si supervisor. Pemecatan ini terjadi dua minggu sebelum kejadian. Jadi ini adalah pembunuhan berencana,” terangnya.

Pada awalnya kasus ini termasuk melanggar pasal 365 dan 388 KUHP, namun kini menjadi pelanggaran pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan 365 KUHP tentang Pencurian disertai Pemberatan. Badarudin terancam hukuman mati atau kurungan di atas 20 tahun, sedangkan Samsul yang membantu terancam di atas 15 tahun penjara.

 

WAJAH PELAKU SEMPAT BEREDAR DI MEDSOS

Sebuah akun milik seorang wanita yang mengaku sebagai istri Manrafii, korban pembunuhan dan perampokan, mem-posting foto pemuda yang diklaim sebagai pelaku ke sebuah grup Facebook dengan anggota terbanyak di Samarinda.

Selain tiga foto pemuda dengan latar yang berbeda, pemilik akun juga memuat tulisan “Ini foto nya org yg bunuh suami q. tolong siapa yg meliuaht lngsng laporkan ke kntor polisi terdekat, nma fb nya XXXX, Tolong bantu saya teman2. Dan buat km pembunuh menyerah kan diri aja sdh skrng”.

Postingan pemilik akun pun mendapat beragam komentar peserta anggota grup lain. Kebanyakan komentar yang ditulis mendoakan agar pembunuh dan perampok Manrafii bisa secepatnya ditangkap. Ada juga yang meminta agar pemilik akun memberitahukan ke polisi.

Klau mbk yakin ini pelakux sebaikx mbk langsung aja ke kantor polisi,” isi salah satu komentar anggota grup, menimpali postingan yang dibuat. (bp-21/war/rin/k1)

 


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 08:59

Enam Tahun “Goyang” Dua Anak Kandung

BALIKPAPAN  -  Sungguh bejat kelakuan Supriadi (38). Bagaimana tidak, warga Kabupaten Berau…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:56

Bayi Dibuang Dalam Kardus

BALIKPAPAN  -  Rusmayati (53), warga Jalan Siaga, RT 19, Damai, Balikpapan Selatan, terkejut…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:54

Kemenhub Ingatkan Peraturan Taksi Online Masih Berlaku

JAKARTA  -  Pasca keputusan Mahkamah Agung mengenai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:53

Akses Jalan Rumah Warga Tertutup Akibat Longsor

BALIKPAPAN   -  Sebanyak enam rumah di Jalan Pelayaran, RT 14, Prapatan, Balikpapan Kota,…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:49

Asyik Tidur, HP di Kantong Raib

BALIKPAPAN  -  Nasib apes sempat dialami Nurul Fajar Hidayat (22), warga Jalan Pandansari,…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:46

Lagi Patroli, Temukan Warga Tak Sadarkan Diri

BALIKPAPAN  -  Untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana jambret dan pemalakan di jalanan,…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:44

Ujian Bahasa Indonesia

Sehabis ulangan Bahasa Indonesia seorang anak SD kelas 4 pulang ke rumah dan bertanya ke ibunya……

Selasa, 17 Oktober 2017 09:27

Merakit Bom Ikan, Nelayan Diciduk

BALIKPAPAN  -  Maraknya illegal fishing dengan menggunakan bom ikan membuat kepolisian mengintensifkan…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:24

Residivis Sajam Diciduk Lagi

BALIKPAPAN  -  Pernah meringkuk di balik jeruji besi karena kasus senjata tajam (sajam) pada…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:11

Dua Pengedar Ditangkap saat Hendak Transaksi

BALIKPAPAN  -  Dua pengedar narkoba jenis sabu berhasil diciduk anggota Polsek Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .