MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Rabu, 11 Januari 2017 10:17
35 RT Balsel Jadi Percontohan

Program Bebas Jentik DBD dengan Kelambu Air

INOVASI PENCEGAHAN: Kabid 3P DKK Esther Vonny bersama jajarannya dan camat foto bersama usai pertemuan dengan para lurah dan ketua LPM bahas Kecamatan Bebas Jentik dilanjutkan koordinasi internal antara kecamatan dan kelurahan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Kecamatan Balikpapan Selatan ditunjuk sebagai wilayah percontohan Kecamatan Bebas Jentik oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan. Salah satu upaya mencegah tingginya kasus demam berdarah dengue (DBD) ini memang menyasar lingkungan yang tercatat sebagai endemis dan memiliki geografis yang mendukung peningkatkan kasus tersebut. Di wilayah Balikpapan Selatan, ada 35 RT yang tersebar di tujuh kelurahan akan menjadi pilot project di Kota Beriman.

"Program kecamatan bebas jentik ini kita pilot project-kan terlebih dahulu di Balikpapan Selatan. Ada 35 RT yang sudah ditetapkan dan mendapatkan dukungan penuh dari camat, lurah, LPM dan ketua RT," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Balikpapan, dr  Esther Vonny Kristianty didampingi Kasi Surveilans Wabah dan Bencana, Priharto SKM usai pertemuan di kantor kecamatan, kemarin.

Esther Vonny menjelaskan, cara kerja menyukseskan program bebas jentik dengan melakukan inovasi menggunakan kelambu air. Nantinya, kelambu akan dipasang di setiap penampungan air milik warga seperti drum atau tandon. Tujuannya, agar mencegah jentik berkembangbiak. Jika pun berkembangbiak dalam air, akan mampu membunuh nyamuk jika tetap berada dalam penampungan karena sayap nyamuk akan lepas jika terkena air.

"Jadi kelambu air seperti guling yang memiliki pengikat di ujungnya. Pemasangan kelambu pada penampungan tidak akan mengganggu proses tampung air, seperti jaring tetap tahan air," sambung Esther.

Nantinya, jika program inovasi ini sukses diterapkan di Kecamatan Balikpapan Selatan, akan menjadi rujukan untuk diterapkan di sleuruh RT di Kecamatan Balikpapan Selatan dan seluruh lingkungan RT di Kota Balikpapan. "Pemasangan kelambu air ini inovasi terbaru demi menekan jumlah kasus penderita dan angka kematian DBD setiap tahunnya. Semoga warga paham, program inovasi ini tidak akan sukses tanpa dukungan dari warga dan ketua RT," pungkasnya.

Sementara itu, Camat Balikpapan Selatan Haemusri Umar mengaku sangat mendukung program pencegahan kasus DBD menggunakan kelambu air. Dukungan itu diperlihatkan dengan pemantapan koordinasi yang intens sebagai bentuk komitmen yang dibangun bersama para lurah dan ketua LPM. "Kita (kelurahan dan kecamatan) sangat mendukung program ini, apalagi rencananya akan di-launching saat HUT ke-120 Kota Balikpapan. Program ini akan dikawal karena bagian dari inovasi kecamatan sekaligus upaya membantu penyehatan masyarakat dengan perang membasmi DBD," singkat Haemusri. (rus)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .