MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Rabu, 11 Januari 2017 11:07
Bandar Kakap Terancam Hukuman Mati

Ekstasi dan Kokain Dipesan dari Belanda

MASIH DIPERIKSA: Tersangka Hokky Sugianto menutup rapat mulutnya saat konferensi pers di Kantor BNNK Balikpapan, Selasa (10/1).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Tim terpadu interdiksi Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan butuh sepekan melakukan penyelidikan terhadap bandar kakap Hokky Sugianto (34). Sekira pukul 16.30 Wita, Hokky –panggilannya- diciduk BNNK di sebuah kantor notaris di Jalan Mayjen Sutoyo, Gunung Malang, Balikpapan Tengah.

Dari tangannya disita narkoba berbagai jenis yang diketahui dipesan dari Kota Rotterdam, Belanda. Sejumlah narkoba asal Belanda yang disimpan dalam sebuah amplop dan ditujukan ke alamat kantor notaris tersebut meliputi 20 butir ekstasi berwarna pink, satu poket kokain dengan berat 3,4 gram, dan satu paket sabu seberat 5,4 gram.

Kepala BNNK Balikpapan AKBP Halomoan Tampubolon menyebut, pengungkapan bandar kakap ini telah lama diendus pihaknya. “Kemarin ada informasi mengenai akan adanya narkoba masuk ke Balikpapan dari Belanda. Kami bekerja sama dengan sejumlah pihak, seperti jasa pengiriman, Polres Balikpapan, dan BNN provinsi untuk mengembangkan informasi ini. Barang sudah terdeteksi sejak di Jakarta hingga diterima tersangka,” jelasnya kemarin (10/1).

Setelah dilakukan pengembangan, penindakan terhadap tersangka pun dilakukan. Petugas kembali mengamankan sabu sebanyak dua poket yang masing-masing beratnya 0,85 gram dan 0,48 gram. Sabu ini ditemukan saat dilakukan penggeledahan badan. Kedua poket sabu tersebut disimpan di tas dan dompet tersangka.

Selain itu, petugas juga menyita seperangkat alat isap (bong) sabu, dua buah korek api, timbangan, ponsel merek iPhone 7, uang tunai Rp 650 ribu, serta sebuah mobil mewah BMW bernomor polisi KT 1205 KW lengkap dengan kunci dan STNK.

Saat ini petugas BNNK melakukan penyidikan lebih lanjut serta pengembangan terkait jaringan yang terlibat. Saat dilakukan tes urine terhadap tersangka, petugas menemukan bukti kalau tersangka juga positif memakai narkoba. Tersangka dikenai pasal sebagai bandar barang-barang haram tersebut, yakni pasal 114, 113 dan 112 Undang-Undang Nomor 35/2009, dengan ancaman hukuman mati.

“Tersangka saat dimintai keterangan masih berada di bawah pengaruh narkoba, sehingga belum bisa dimintai keterangan mendetail. Tapi pastinya akan dikembangkan,” imbuh pria yang dikenal dengan Tampubolon ini. Tersangka diketahui melakukan transaksi dengan penyedia di Belanda melalui jaringan narkotika online.

Alamat yang menjadi tujuan pengiriman barang haram tersangka itu merupakan milik orangtuanya. Bangunan itu disewa seorang notaris. Hingga saat ini Halomoan menyatakan tidak ada hubungan antara kantor notaris dengan tersangka selain penyewaan gedung.

“Pengungkapan ini juga menunjukkan bahwa dimungkinkan telah ada peredaran kokain di Kota Balikpapan. Langkah selanjutnya adalah menjalin sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat,” terangnya. Sementara itu, diketahui bahwa tersangka dalam kesehariannya bekerja sebagai karyawan swasta. Orangtua  tersangka memiliki usaha batu bara di Kalimantan Selatan. Tersangka merupakan warga Kampung Baru, Balikpapan Barat.

“Kami juga menerima informasi kalau tersangka suka masuk di sejumlah tempat hiburan, jadi selanjutnya akan ada pengawasan THM di Balikpapan. Dia juga sempat mengakui kalau narkoba tersebut memang akan dia edarkan di THM,” tandasnya. (bp-21/war/k1)

 


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 08:51

Afkot: Pertandingan Futsal Ilegal

BALIKPAPAN  -   Asosiasi Futsal Kota (Afkot) Balikpapan angkat bicara terkait pertandingan…

Jumat, 24 November 2017 08:50

ADA APA INI...?? Polisi Gencarkan Razia di Semayang

BALIKPAPAN  -  Untuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang seperti minuman keras…

Jumat, 24 November 2017 08:48

Satpam Bawa Badik, Dicokok Polisi

BALIKPAPAN  -  Rencana mau mengambil sepeda motor di kawasan Gunung Gembira, Kelurahan Baru…

Jumat, 24 November 2017 08:45

Bapak dan Anak Jadi Tersangka

TANJUNG REDEB  -  Dua pelaku penimpasan yang membuat MT (27), warga Jalan Milono, RT 12, Kelurahan…

Jumat, 24 November 2017 08:45

Kabag Keuangan Tak Tahu Keberadaan Dillah

BALIKPAPAN  -  Mantan Bendahara Sekretariat DPRD (Setwan) Balikpapan, Dillah, belum diketahui…

Jumat, 24 November 2017 08:44

Perhiasan Senilai Rp 5 Miliar Raib

NUNUKAN  -  Perhiasan milik salah seorang warga Kabupaten Berau Kalimantan Timur, Arifuddin,…

Jumat, 24 November 2017 08:41

Trio Paling Galak Se-Eropa

PARIS  Saint-Germain (PSG) tak terbantahkan lagi kalau musim ini adalah unit serang terbaik Eropa.…

Jumat, 24 November 2017 08:39

Gagal Paham

Ada seorang Madura yang kaya raya, pergi ke suatu tempat dan menginap di sebuah hotel yang mewah. Sebelum…

Kamis, 23 November 2017 09:06

Ketua RT Kecam Keras Pelaku

BALIKPAPAN  -  Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis…

Kamis, 23 November 2017 09:03

Wali Kota Diminta Cabut Segudang Penghargaan P

“Saya mohon pengawasan bersama. Tidak hanya dari pemerintah kota, tapi dari semua elemen masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .