MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Rabu, 11 Januari 2017 11:07
Bandar Kakap Terancam Hukuman Mati

Ekstasi dan Kokain Dipesan dari Belanda

MASIH DIPERIKSA: Tersangka Hokky Sugianto menutup rapat mulutnya saat konferensi pers di Kantor BNNK Balikpapan, Selasa (10/1).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Tim terpadu interdiksi Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan butuh sepekan melakukan penyelidikan terhadap bandar kakap Hokky Sugianto (34). Sekira pukul 16.30 Wita, Hokky –panggilannya- diciduk BNNK di sebuah kantor notaris di Jalan Mayjen Sutoyo, Gunung Malang, Balikpapan Tengah.

Dari tangannya disita narkoba berbagai jenis yang diketahui dipesan dari Kota Rotterdam, Belanda. Sejumlah narkoba asal Belanda yang disimpan dalam sebuah amplop dan ditujukan ke alamat kantor notaris tersebut meliputi 20 butir ekstasi berwarna pink, satu poket kokain dengan berat 3,4 gram, dan satu paket sabu seberat 5,4 gram.

Kepala BNNK Balikpapan AKBP Halomoan Tampubolon menyebut, pengungkapan bandar kakap ini telah lama diendus pihaknya. “Kemarin ada informasi mengenai akan adanya narkoba masuk ke Balikpapan dari Belanda. Kami bekerja sama dengan sejumlah pihak, seperti jasa pengiriman, Polres Balikpapan, dan BNN provinsi untuk mengembangkan informasi ini. Barang sudah terdeteksi sejak di Jakarta hingga diterima tersangka,” jelasnya kemarin (10/1).

Setelah dilakukan pengembangan, penindakan terhadap tersangka pun dilakukan. Petugas kembali mengamankan sabu sebanyak dua poket yang masing-masing beratnya 0,85 gram dan 0,48 gram. Sabu ini ditemukan saat dilakukan penggeledahan badan. Kedua poket sabu tersebut disimpan di tas dan dompet tersangka.

Selain itu, petugas juga menyita seperangkat alat isap (bong) sabu, dua buah korek api, timbangan, ponsel merek iPhone 7, uang tunai Rp 650 ribu, serta sebuah mobil mewah BMW bernomor polisi KT 1205 KW lengkap dengan kunci dan STNK.

Saat ini petugas BNNK melakukan penyidikan lebih lanjut serta pengembangan terkait jaringan yang terlibat. Saat dilakukan tes urine terhadap tersangka, petugas menemukan bukti kalau tersangka juga positif memakai narkoba. Tersangka dikenai pasal sebagai bandar barang-barang haram tersebut, yakni pasal 114, 113 dan 112 Undang-Undang Nomor 35/2009, dengan ancaman hukuman mati.

“Tersangka saat dimintai keterangan masih berada di bawah pengaruh narkoba, sehingga belum bisa dimintai keterangan mendetail. Tapi pastinya akan dikembangkan,” imbuh pria yang dikenal dengan Tampubolon ini. Tersangka diketahui melakukan transaksi dengan penyedia di Belanda melalui jaringan narkotika online.

Alamat yang menjadi tujuan pengiriman barang haram tersangka itu merupakan milik orangtuanya. Bangunan itu disewa seorang notaris. Hingga saat ini Halomoan menyatakan tidak ada hubungan antara kantor notaris dengan tersangka selain penyewaan gedung.

“Pengungkapan ini juga menunjukkan bahwa dimungkinkan telah ada peredaran kokain di Kota Balikpapan. Langkah selanjutnya adalah menjalin sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat,” terangnya. Sementara itu, diketahui bahwa tersangka dalam kesehariannya bekerja sebagai karyawan swasta. Orangtua  tersangka memiliki usaha batu bara di Kalimantan Selatan. Tersangka merupakan warga Kampung Baru, Balikpapan Barat.

“Kami juga menerima informasi kalau tersangka suka masuk di sejumlah tempat hiburan, jadi selanjutnya akan ada pengawasan THM di Balikpapan. Dia juga sempat mengakui kalau narkoba tersebut memang akan dia edarkan di THM,” tandasnya. (bp-21/war/k1)

 


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:00

Dibubarkan, HTI Tetap Berdakwah

BALIKPAPAN  -  Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang resmi dibubarkan pemerintah pada Rabu…

Jumat, 21 Juli 2017 08:59

Novel Prihatin Kinerja Polisi

JAKARTA  -  Kasus penyerangan Novel Baswedan, kemarin (20/7) genap masuk hari ke-100. Namun,…

Jumat, 21 Juli 2017 08:58

Mantan Pimpinan KPK Gugat Pasal Hak Angket

JAKARTA   -  Kewenangan DPR menggunakan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

Jumat, 21 Juli 2017 08:57

Lebih 100 Pendatang Gelap Tak Hadiri Sidang

BALIKPAPAN  -  Dari 489 warga pendatang gelap yang terjaring razia yustisi beberapa waktu…

Jumat, 21 Juli 2017 08:56

Baru Tiga Traffic Light Beroperasi 24 Jam

BALIKPAPAN  -  Kecelakaan lalu lintas justru marak di kawasan persimpangan yang sudah terpasang…

Jumat, 21 Juli 2017 08:55

Ramai Pelanggar di Jalan Minyak, Satlantas Diminta Tegas

BALIKPAPAN  -  Razia yang digelar Satlantas Polres Balikpapan di Jalan Yos Sudarso atau Jalan…

Jumat, 21 Juli 2017 08:54

Bos Bandar Buron

BALIKPAPAN  -  Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan…

Jumat, 21 Juli 2017 08:52

LIHAT NIH..!! Tampang Pembobol Warung Soto yang Bawa Lari TV Layar Datar

BALIKPAPAN  -  Satu pelaku pencurian dan dua penadah barang curian berhasil dibekuk jajaran…

Jumat, 21 Juli 2017 08:49

Dua Pengamen Dicukur Dadakan

BALIKPAPAN  -  Mungkin ada masyarakat yang telah terbiasa dengan keberadaan gelandangan maupun…

Kamis, 20 Juli 2017 09:02

Baca Pledoi, Otto Berlinang Air Mata

BALIKPAPAN  -  Sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Otto Rajasa (40)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .