MANAGED BY:
SABTU
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Sabtu, 11 Februari 2017 13:01
Anggota DPRD Dilaporkan Polisi

LMP Siap Lindungi Ketua Abdulloh

MENGAMUK: Andi Walinono keluar ruangan Abdulloh setelah mengamuk.Dia berusaha masuk lagi ke ruangan Abdulloh, namun ditahan oleh petugas keamanan dewan dan beberapa anggota dewan. (ist)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Keributan terjadi di ruang kerja Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh SSos dengan salah satu anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi Golkar, Andi Walinono. Dalam kejadian tersebut, Andi Walinono memaki bahkan mendorong Abdulloh, hingga terjadi perusakan fasilitas negara. Pintu ruang kerja Ketua DPRD Balikpapan mengalami kerusakan.

Tak hanya itu, Andi Walinono juga memiting sambil mengucapkan nada kasar kepada Ketua DPRD Balikpapan. Dalam aksi tersebut, beberapa anggota DPRD mencoba melerai dan menenangkan.

Berdasarkan informasi yang berkembang, pertikaian sesama anggota partai tersebut, lantaran molornya Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Balikpapan, juga masalah perjalanan.  Atas kejadian tersebut, Abdulloh keberatan dan melaporkan Andi Walinono ke Polres Balikpapan, sekira pukul 18.30 Wita. Wakapolres Balikpapan, Kompol Yolanda mengaku sudah menerima aduan dari Abdulloh terkait aksi yang dilakukan oleh Andi.

“Kami baru terima laporan pengaduan. Ya, prosesnya setelah nanti pemeriksaan Pak Abdulloh, selanjutnya saksi-saksi,” tegas Yolanda. Dia menuturkan, setiap delik aduan, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan terlapor. “Saksi-saksi juga diperiksa dan terlapor Andi. Sementara ini arahnya aduan terkait perbuatan tidak menyenangkan,” bebernya.

Saat dikonfirmasi, Andi Walinono dalam pernyataan kepada sejumlah awak media pada Jumat (10/2) pagi, setelah mengikuti upacara HUT ke-120 Kota Balikpapan, dia malah berdalih diancam menggunakan pistol.

“Kalau saya lebih parah. Dia ngancam saya pakai pistol. Dalam ruangan pistolnya dikeluarkan. Ada saksi banyak, belum tentu mereka mau ngomong. Aku nggak akan ngelapor, nggak perlu,” kelitnya.

Andi menilai, keributan yang terjadi di ruang kerja Ketua DPRD merupakan bagian dari dinamika politik, yang seharusnya tidak perlu diselesaikan dengan melibatkan pihak kepolisian.

 Ditanya persoalan apa yang memicu terjadinya keributan kemarin, menurut Andi, itu terkait bermacam-macam persoalan. Dari persoalan musda hingga perjalanan dinas. “Masalahnya terkait musda sama perjalanan dinas, ada juga masalah intimidasi anggota fraksi yang tidak mendukung dia,” tandasnya.

Secara terpisah, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh membantah keras melakukan pengancaman kepada anggota DPRD Andi Walinono dengan senjata, saat terjadi keributan di ruang kerjanya.

Bahkan, Abdulloh memiliki saksi-saksi yang ada di ruang kerjanya saat insiden keributan kecil itu terjadi. Saksi-saksi tersebut di antaranya Nur Hadi, Syafruddin, Sri Hana, Danang Eko, termasuk Syarifuddin (Gerindra) yang saat itu tengah bertamu.

Ngeramput dia, ngawur. Saksi banyak di ruangan saya. Tidak ada hujan, tidak angin, tiba-tiba masuk ruangan saya, maki-maki saya. Semua saksi siap memberikan keterangan kepada polisi,” kata Abdulloh usai peresmian Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center.

Abdulloh mengaku tidak tahu apa yang dipersoalkan anggotanya. “Itu yang saya tidak tahu. Tiba-tiba masuk, goblok-goblokin orang. Memang siapa dia?” ujarnya.

Abdulloh menilai secara kelembagaan, perilaku Andi saat itu sudah melakukan kesalahan fatal, karena sudah mencaci Ketua DPRD Balikpapan. Rencananya, dia akan kembali ke Polres Balikpapan, untuk melaporkan kembali atas pernyataan palsu bahwa dirinya melakukan pengancaman dengan pistol.

“Silakan saja membuat pernyataan palsu, kami akan tuntutan lagi. Jadi saya akan buat laporan,” ungkapnya.

Abdulloh membeberkan sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan anggota komisi II itu, yakni perusakan pintu, penghinaan kepada Ketua DPRD, penghinaan terhadap pribadi, dan pernyataan palsu. “Jadi penghinaan yang luar biasa menghina lembaga dan pribadi. Itu pribadi,” bebernya.

Ketua DPRD Balikpapan ini akan tetap memperkarakan kasus pidana tersebut ke Polres Balikpapan.

Terpisah, Plt Golkar Balikpapan Rahmad Mas’ud mengaku sudah menghubungi kedua orang yang terlibat permasalahan tersebut, malam itu juga. Dia harap permasalahan tersebut hanya masalah pribadi sesaat, mudah-mudahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Tadi malam (Kamis malam, Red) sudah saya hubungin keduanya. Artinya, saya langsung ngerespons, langsung ambil tindakan, dan permasalahan ini jangan kita kembangkan. Kalau toh juga ada masalah, kita selesaikan sebaik-baiknya, tanpa harus menempuh jalur hukum,” timpalnya. Rahmad memastikan persoalan yang terjadi tidak terkait dengan Musda Golkar. “Nggak ada hubungannya dengan musda,” pungkasnya.

Ulah Andi Walinono tak pelak mendapat tanggapan dari Ketua Harian Mabes Pusat Laskar Merah Putih (LMP), M Arsyad Cannu. Dia sangat menyayangkan kejadian yang mengarah penyerangan fisik dan psikologis kepada Abdulloh secara pribadi, sekaligus secara kelembagaan sebagai Ketua DPRD Balikpapan.

Arsyad Cannu menegaskan, LMP siap melindungi Ketua DPRD Balikpapan dari gangguan-gangguan, termasuk dari Andi Walinono. “Kami sebagai bagian masyarakat Balikpapan wajib melindungi pejabat daerah, termasuk Ketua DPRD Balikpapan, dalam menjalankan tugas-tugasnya. Yang mengganggu Ketua DPRD Balikpapan akan berhadapan dengan Laskar Merah Putih. Sebab, gangguan-gangguan tersebut menyebabkan ketidaknyamanan dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai wakil rakyat,” tegasnya.  (pri/dan/ono/k1)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Februari 2017 10:35

Juragan Angkot dan Istri Keempatnya Tewas, Ternyata Pembunuhan Berantai

BALIKPAPAN  -  Kasus pembunuhan Mulyadi (55), si juragan angkot dan putranya, Putera Susilo…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:32

Lasiyem, Penjual Jamu di Plaza Rapak Dimata Para Temannya

Rohima, pedagang gado-gado: “Lasiyem dipanggil Sri dengan pelanggannya di lantai dasar Rapak Plaza.…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:30

Lurah Pastikan Lasiyem Tidak Terdaftar

DARI  hasil pemeriksaan administrasi kependudukan, nama Lasiyem tidak terdaftar sebagai warga RT…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:29

Pelaku Diperkirakan Lebih Satu Orang

MAYAT  Lasiyem saat ditemukan dalam kondisi tangan, pergelangan kaki, mulut, dan paha diikat dengan…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:27

Sewa Kamar Rp 133 juta

JAKARTA  -  Kunjungan kenegaraan Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, bakal membawa rombongan…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:26

Calon Besan pun Tidak Dimenangkan

SURABAYA  -  Tuduhan permainan dalam penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim sangat…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:25

Satu Lagi, Tahanan Kabur Diringkus

BALIKPAPAN  -  Satu lagi tahanan yang kabur dari sel tahanan Mapolres Balikpapan, Supriadi…

Jumat, 24 Februari 2017 10:46

ASTAGA..!! Lasiyem, Istri Bos Angkot yang Tewas Itu Juga Ditemukan Tewas di PPU

PENAJAM  -  Sosok perempuan ditemukan tewas di RT 3, Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam,…

Jumat, 24 Februari 2017 10:43

Sebelum Menikah, Pakaiannya Biasa Saja

PARA tetangga dan Ketua RT 31 Muara Rapak mengakui terakhir kali melihat dua korban, Mulyadi dan Putera…

Jumat, 24 Februari 2017 10:39

15 Tusukan di Tubuh Mulyadi

SEJAK Kamis (23/2) pagi, petugas Satuan Reskrim Polres Balikpapan dan Polsek Balikpapan Utara telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .