MANAGED BY:
SENIN
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 15 Februari 2017 12:43
Dokter OR Dijerat UU ITE dan Penodaan Agama
JADI TERSANGKA: OR saat dibawa petugas kepolisian masuk ke ruang Tipiter Satreskrim Polres Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan. (APRI/BALIKPAPAN POS)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan seorang dokter berinisial OR memasuki babak baru. Setelah beberapa kali dilakukan gelar perkara, baik di Polres Balikpapan maupun di Polda Kaltim, OR akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Peningkatan status itu setelah pemeriksaan di ruang Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Balikpapan, Selasa (14/2) siang. Dengan ditemani istri dan kuasa hukumnya, OR tampak tenang menjalani pemeriksaan.

“Status OR saat ini naik menjadi tersangka. Kini masih dalam pemeriksaan ulang,” terang Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta melalui Paur Subbag Humas Iptu Suharto, kemarin.

Dia menambahkan, naiknya status OR menjadi tersangka, ini setelah melihat hasil dari BAP dan keterangan dari sejumlah saksi ahli. Kasus ini pun bukan penistaan agama, melainkan penghinaan atau penodaan agama. “Yang mana OR membandingkan antara kegiatan yang diasumsikan dituliskan di media sosial, bahwa naik haji tidak perlu ke Makkah, cukup lari-lari antara Masjid Istiqlal sampai Istana Negara. Beliau nulis dengan banyak kalimat yang diperhatikan dan dicermati oleh berbagai ahli dari bahasa Indonesia dan Departemen Agama. Hal ini sangat bertentangan dengan rukun Islam yang kelima,” beber pria yang akrab disapa Harto ini.

Dokter OR dijerat dengan pasal 28 ayat 1 juncto pasal 45 ayat 5 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pasal 156a KUHP terkait Penodaan Agama.

Sejauh ini, sejumlah saksi ahli yang telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag), ahli bahasa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Airlangga (Unair), serta saksi ahli dari ITE. Mereka yang melakukan pemeriksaan terhadap handphone dan laptop milik tersangka OR.

“Adanya pertimbangan itu dan keterangan saksi ahli, cukup kuat untuk kami menaikkan statusnya menjadi tersangka,” tandasnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan penistaan agama ini bukan dilakukan oleh orang yang beda agama. OR memiliki kepercayaan agama yang sama. Diperkirakan ada beberapa hal yang mendorong OR membuat postingan di media sosial, sehingga memicu banyak kecaman dari berbagai kalangan. Ulahnya itu pun dilaporkan ke pihak kepolisian pada pertengahan Desember 2016 lalu.

Dalam perjalanan, sejumlah saksi ahli telah dimintai keterangan. Saksi-saksi ahli ini di antaranya ahli bahasa, agama, dan ITE. OR telah dimintai klarifikasi terkait postingannya di Facebook yang diberi judul “Ibadah Haji di Jakarta utk Yg tidak Mampu”.

Sekretaris Umum MUI Kota Balikpapan, Drs H M Jailani MSi mengatakan, dokter OR dimintai keterangan sebagai bagian dari pemeriksaan berdasarkan permintaan dari Polres Balikpapan. MUI ingin menggali lebih jauh pola pikir dan pandangan-pandangan keagamaan terlapor. (pri/war/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 10:24

Dua Kali Berkas P Dikembalikan

BALIKPAPAN - Kasus sodomi yang diduga dilakukan P, tokoh pemuda yang punya segudang prestasi dan mantan…

Minggu, 25 Februari 2018 10:21

Bukan Superman

BALIKPAPAN - Debut perdana Persiba Balikpapan di Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 dilalui dengan menelan…

Minggu, 25 Februari 2018 10:16

Awas, Sindikat Anak Berkeliaran

BALIKPAPAN - Akhir-akhir ini di Balikpapan marak pedagang asongan yang memperkerjakan anak sebagai penjualnya.…

Minggu, 25 Februari 2018 10:13

Bungkus Sabu Pakai Ban Dalam

TARAKAN - Bandara Juwata Tarakan harus mendapat perhatian serius aparat keamanan maupun institusi terkait.…

Minggu, 25 Februari 2018 10:11

Lima Kali Kotak Amal Digasak Maling

BALIKPAPAN - Musala Al-Barokah di Jalan Mulawarman, Gang Slamet Riyadi, RT 12, Balikpapan Timur, kerap…

Minggu, 25 Februari 2018 10:07

Anjing Pitbull Dibui

BONTANG - Anjing jenis pitbull milik warga Jalan Cendana, HOP I, RT 20, Kelurahan Satimpo, diserahkan…

Minggu, 25 Februari 2018 10:03

Raja Jalanan

HARIMAU, wanita cantik, dan uang sedang berdebat, siapakah di antara mereka yang patut disebut maha…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:20
Teror Kepada Ulama

JANGAN PANIK..!! Masih Ada TNI-Polri, Kaltim Masih Kondusif

BALIKPAPAN  -  Masjid At-Taqwa di Jalan Jenderal Sudirman kemarin (23/2) dipenuhi personel…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:18

Menjawab Keraguan

BALIKPAPAN  -   Piala Gubernur Kaltim (PGK) II resmi bergulir. Empat tim di Grup B akan…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:11

Diduga Bawa Tiga Ton Sabu

APARAT  Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri menangkap kapal ikan Win Long…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .