MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 15 Februari 2017 12:43
Dokter OR Dijerat UU ITE dan Penodaan Agama
JADI TERSANGKA: OR saat dibawa petugas kepolisian masuk ke ruang Tipiter Satreskrim Polres Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan. (APRI/BALIKPAPAN POS)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan seorang dokter berinisial OR memasuki babak baru. Setelah beberapa kali dilakukan gelar perkara, baik di Polres Balikpapan maupun di Polda Kaltim, OR akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Peningkatan status itu setelah pemeriksaan di ruang Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Balikpapan, Selasa (14/2) siang. Dengan ditemani istri dan kuasa hukumnya, OR tampak tenang menjalani pemeriksaan.

“Status OR saat ini naik menjadi tersangka. Kini masih dalam pemeriksaan ulang,” terang Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta melalui Paur Subbag Humas Iptu Suharto, kemarin.

Dia menambahkan, naiknya status OR menjadi tersangka, ini setelah melihat hasil dari BAP dan keterangan dari sejumlah saksi ahli. Kasus ini pun bukan penistaan agama, melainkan penghinaan atau penodaan agama. “Yang mana OR membandingkan antara kegiatan yang diasumsikan dituliskan di media sosial, bahwa naik haji tidak perlu ke Makkah, cukup lari-lari antara Masjid Istiqlal sampai Istana Negara. Beliau nulis dengan banyak kalimat yang diperhatikan dan dicermati oleh berbagai ahli dari bahasa Indonesia dan Departemen Agama. Hal ini sangat bertentangan dengan rukun Islam yang kelima,” beber pria yang akrab disapa Harto ini.

Dokter OR dijerat dengan pasal 28 ayat 1 juncto pasal 45 ayat 5 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pasal 156a KUHP terkait Penodaan Agama.

Sejauh ini, sejumlah saksi ahli yang telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag), ahli bahasa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Airlangga (Unair), serta saksi ahli dari ITE. Mereka yang melakukan pemeriksaan terhadap handphone dan laptop milik tersangka OR.

“Adanya pertimbangan itu dan keterangan saksi ahli, cukup kuat untuk kami menaikkan statusnya menjadi tersangka,” tandasnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan penistaan agama ini bukan dilakukan oleh orang yang beda agama. OR memiliki kepercayaan agama yang sama. Diperkirakan ada beberapa hal yang mendorong OR membuat postingan di media sosial, sehingga memicu banyak kecaman dari berbagai kalangan. Ulahnya itu pun dilaporkan ke pihak kepolisian pada pertengahan Desember 2016 lalu.

Dalam perjalanan, sejumlah saksi ahli telah dimintai keterangan. Saksi-saksi ahli ini di antaranya ahli bahasa, agama, dan ITE. OR telah dimintai klarifikasi terkait postingannya di Facebook yang diberi judul “Ibadah Haji di Jakarta utk Yg tidak Mampu”.

Sekretaris Umum MUI Kota Balikpapan, Drs H M Jailani MSi mengatakan, dokter OR dimintai keterangan sebagai bagian dari pemeriksaan berdasarkan permintaan dari Polres Balikpapan. MUI ingin menggali lebih jauh pola pikir dan pandangan-pandangan keagamaan terlapor. (pri/war/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 08:34

Jambret Dihajar Warga hingga Berdarah-darah

BALIKPAPAN  -  Adi Saputra meringis menahan sakit di sekujur tubuh hingga wajahnya. Pemuda…

Senin, 18 Juni 2018 08:31

Ke Rusia untuk Jadi Pemenang

VOLGOGRAD   -   Inggris boleh percaya diri untuk pertandingan nanti lantaran tidak pernah…

Senin, 18 Juni 2018 08:28

Pamerkan Baby Bump

MESKI  jauh dari kampung halaman, Sheza Idris tampaknya tetap menikmati momen Lebaran tahun ini.…

Senin, 18 Juni 2018 08:25

KASIHAN..!! Warga Prapatan Tewas Tenggelam

BALIKPAPAN  -  Sehari tak pulang ke rumah, Ritnawati ditemukan tergeletak di pantai belakang…

Senin, 18 Juni 2018 08:23

Polisi Gowes Jaga Keamanan Idulfitri

BALIKPAPAN   -  Pelaksanaan salat Id pada Jumat (15/6) lalu berlangsung aman. Terjaganya kondusivitas…

Senin, 18 Juni 2018 08:21

NEKAT NAMANYA..!! Tak Bisa Renang, Jatuh dari Banana Boat, Lia Lemas Digotong Aparat

BALIKPAPAN  -  Libur Lebaran memang paling pas dihabiskan bersama sanak keluarga dengan berwisata…

Senin, 18 Juni 2018 08:19

Penjahat Kambuhan Enggak Mudik

Pino: “Kayaknya aku nggak bisa pulang kampung Lebaran ini, Mon.”Mono: “Lah, emangnya…

Senin, 18 Juni 2018 08:17

Duar! Rumah Makan Ludes

BALIKPAPAN  -  Mumpung masih suasana mudik Lebaran, masyarakat sebaiknya benar-benar teliti…

Kamis, 14 Juni 2018 07:59

Airsoft Gun yang Anca Gunakan untuk Menembak Sopir Taksi Online Itu Dipesan via Online

BALIKPAPAN   -  Satu dari tiga alat yang dipakai membunuh Handarri secara sadis, yakni airsoft…

Kamis, 14 Juni 2018 07:55

Istri Korban Mau Pembunuh Itu Dihukum Seumur Hidup

BALIKPAPAN  -  Maria Ulfa (26) sama sekali tak menyangka, kekasih yang menikahinya enam bulan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .