MANAGED BY:
SABTU
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Rabu, 15 Februari 2017 12:43
Dokter OR Dijerat UU ITE dan Penodaan Agama
JADI TERSANGKA: OR saat dibawa petugas kepolisian masuk ke ruang Tipiter Satreskrim Polres Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan. (APRI/BALIKPAPAN POS)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan seorang dokter berinisial OR memasuki babak baru. Setelah beberapa kali dilakukan gelar perkara, baik di Polres Balikpapan maupun di Polda Kaltim, OR akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Peningkatan status itu setelah pemeriksaan di ruang Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Balikpapan, Selasa (14/2) siang. Dengan ditemani istri dan kuasa hukumnya, OR tampak tenang menjalani pemeriksaan.

“Status OR saat ini naik menjadi tersangka. Kini masih dalam pemeriksaan ulang,” terang Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta melalui Paur Subbag Humas Iptu Suharto, kemarin.

Dia menambahkan, naiknya status OR menjadi tersangka, ini setelah melihat hasil dari BAP dan keterangan dari sejumlah saksi ahli. Kasus ini pun bukan penistaan agama, melainkan penghinaan atau penodaan agama. “Yang mana OR membandingkan antara kegiatan yang diasumsikan dituliskan di media sosial, bahwa naik haji tidak perlu ke Makkah, cukup lari-lari antara Masjid Istiqlal sampai Istana Negara. Beliau nulis dengan banyak kalimat yang diperhatikan dan dicermati oleh berbagai ahli dari bahasa Indonesia dan Departemen Agama. Hal ini sangat bertentangan dengan rukun Islam yang kelima,” beber pria yang akrab disapa Harto ini.

Dokter OR dijerat dengan pasal 28 ayat 1 juncto pasal 45 ayat 5 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pasal 156a KUHP terkait Penodaan Agama.

Sejauh ini, sejumlah saksi ahli yang telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag), ahli bahasa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Airlangga (Unair), serta saksi ahli dari ITE. Mereka yang melakukan pemeriksaan terhadap handphone dan laptop milik tersangka OR.

“Adanya pertimbangan itu dan keterangan saksi ahli, cukup kuat untuk kami menaikkan statusnya menjadi tersangka,” tandasnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan penistaan agama ini bukan dilakukan oleh orang yang beda agama. OR memiliki kepercayaan agama yang sama. Diperkirakan ada beberapa hal yang mendorong OR membuat postingan di media sosial, sehingga memicu banyak kecaman dari berbagai kalangan. Ulahnya itu pun dilaporkan ke pihak kepolisian pada pertengahan Desember 2016 lalu.

Dalam perjalanan, sejumlah saksi ahli telah dimintai keterangan. Saksi-saksi ahli ini di antaranya ahli bahasa, agama, dan ITE. OR telah dimintai klarifikasi terkait postingannya di Facebook yang diberi judul “Ibadah Haji di Jakarta utk Yg tidak Mampu”.

Sekretaris Umum MUI Kota Balikpapan, Drs H M Jailani MSi mengatakan, dokter OR dimintai keterangan sebagai bagian dari pemeriksaan berdasarkan permintaan dari Polres Balikpapan. MUI ingin menggali lebih jauh pola pikir dan pandangan-pandangan keagamaan terlapor. (pri/war/k1)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Februari 2017 10:35

Juragan Angkot dan Istri Keempatnya Tewas, Ternyata Pembunuhan Berantai

BALIKPAPAN  -  Kasus pembunuhan Mulyadi (55), si juragan angkot dan putranya, Putera Susilo…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:32

Lasiyem, Penjual Jamu di Plaza Rapak Dimata Para Temannya

Rohima, pedagang gado-gado: “Lasiyem dipanggil Sri dengan pelanggannya di lantai dasar Rapak Plaza.…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:30

Lurah Pastikan Lasiyem Tidak Terdaftar

DARI  hasil pemeriksaan administrasi kependudukan, nama Lasiyem tidak terdaftar sebagai warga RT…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:29

Pelaku Diperkirakan Lebih Satu Orang

MAYAT  Lasiyem saat ditemukan dalam kondisi tangan, pergelangan kaki, mulut, dan paha diikat dengan…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:27

Sewa Kamar Rp 133 juta

JAKARTA  -  Kunjungan kenegaraan Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, bakal membawa rombongan…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:26

Calon Besan pun Tidak Dimenangkan

SURABAYA  -  Tuduhan permainan dalam penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim sangat…

Sabtu, 25 Februari 2017 10:25

Satu Lagi, Tahanan Kabur Diringkus

BALIKPAPAN  -  Satu lagi tahanan yang kabur dari sel tahanan Mapolres Balikpapan, Supriadi…

Jumat, 24 Februari 2017 10:46

ASTAGA..!! Lasiyem, Istri Bos Angkot yang Tewas Itu Juga Ditemukan Tewas di PPU

PENAJAM  -  Sosok perempuan ditemukan tewas di RT 3, Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam,…

Jumat, 24 Februari 2017 10:43

Sebelum Menikah, Pakaiannya Biasa Saja

PARA tetangga dan Ketua RT 31 Muara Rapak mengakui terakhir kali melihat dua korban, Mulyadi dan Putera…

Jumat, 24 Februari 2017 10:39

15 Tusukan di Tubuh Mulyadi

SEJAK Kamis (23/2) pagi, petugas Satuan Reskrim Polres Balikpapan dan Polsek Balikpapan Utara telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .