MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Rabu, 15 Februari 2017 12:43
Dokter OR Dijerat UU ITE dan Penodaan Agama
JADI TERSANGKA: OR saat dibawa petugas kepolisian masuk ke ruang Tipiter Satreskrim Polres Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan. (APRI/BALIKPAPAN POS)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan seorang dokter berinisial OR memasuki babak baru. Setelah beberapa kali dilakukan gelar perkara, baik di Polres Balikpapan maupun di Polda Kaltim, OR akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Peningkatan status itu setelah pemeriksaan di ruang Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Balikpapan, Selasa (14/2) siang. Dengan ditemani istri dan kuasa hukumnya, OR tampak tenang menjalani pemeriksaan.

“Status OR saat ini naik menjadi tersangka. Kini masih dalam pemeriksaan ulang,” terang Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta melalui Paur Subbag Humas Iptu Suharto, kemarin.

Dia menambahkan, naiknya status OR menjadi tersangka, ini setelah melihat hasil dari BAP dan keterangan dari sejumlah saksi ahli. Kasus ini pun bukan penistaan agama, melainkan penghinaan atau penodaan agama. “Yang mana OR membandingkan antara kegiatan yang diasumsikan dituliskan di media sosial, bahwa naik haji tidak perlu ke Makkah, cukup lari-lari antara Masjid Istiqlal sampai Istana Negara. Beliau nulis dengan banyak kalimat yang diperhatikan dan dicermati oleh berbagai ahli dari bahasa Indonesia dan Departemen Agama. Hal ini sangat bertentangan dengan rukun Islam yang kelima,” beber pria yang akrab disapa Harto ini.

Dokter OR dijerat dengan pasal 28 ayat 1 juncto pasal 45 ayat 5 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pasal 156a KUHP terkait Penodaan Agama.

Sejauh ini, sejumlah saksi ahli yang telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag), ahli bahasa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Airlangga (Unair), serta saksi ahli dari ITE. Mereka yang melakukan pemeriksaan terhadap handphone dan laptop milik tersangka OR.

“Adanya pertimbangan itu dan keterangan saksi ahli, cukup kuat untuk kami menaikkan statusnya menjadi tersangka,” tandasnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan penistaan agama ini bukan dilakukan oleh orang yang beda agama. OR memiliki kepercayaan agama yang sama. Diperkirakan ada beberapa hal yang mendorong OR membuat postingan di media sosial, sehingga memicu banyak kecaman dari berbagai kalangan. Ulahnya itu pun dilaporkan ke pihak kepolisian pada pertengahan Desember 2016 lalu.

Dalam perjalanan, sejumlah saksi ahli telah dimintai keterangan. Saksi-saksi ahli ini di antaranya ahli bahasa, agama, dan ITE. OR telah dimintai klarifikasi terkait postingannya di Facebook yang diberi judul “Ibadah Haji di Jakarta utk Yg tidak Mampu”.

Sekretaris Umum MUI Kota Balikpapan, Drs H M Jailani MSi mengatakan, dokter OR dimintai keterangan sebagai bagian dari pemeriksaan berdasarkan permintaan dari Polres Balikpapan. MUI ingin menggali lebih jauh pola pikir dan pandangan-pandangan keagamaan terlapor. (pri/war/k1)


BACA JUGA

Jumat, 24 Maret 2017 10:11

Bandel, Go-Car Bakal Diblokir

BALIKPAPAN  -  Penghentian operasional sementara mitra Go-Jek,yakni Go-Car, rupanya masih…

Jumat, 24 Maret 2017 10:06

Kejar-kejaran, Mobil Teroris Tabrak Densus 88

JAKARTA  -  Densus 88 Anti Teror kembali membekuk anggota kelompok teroris kemarin di Ciwandan,…

Jumat, 24 Maret 2017 10:05

Bandar Kakap Bersenjata AK-47 Ditangkap

JAKARTA  -  Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim mengungkap sindikat…

Jumat, 24 Maret 2017 10:04

Bidik Tersangka Baru

BALIKPAPAN  -  Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kaltim terus mengembangkan…

Jumat, 24 Maret 2017 10:03

Murid SD Hampir Jadi Korban Penculikan

BALIKPAPAN  -  Belakangan isu penculikan anak ramai diperbincangkan di sejumlah kota. Namun,…

Jumat, 24 Maret 2017 10:01

Sudah Ada yang Mengaku Keluarga Mrs X

BALIKPAPAN  -  Pasca dilakukannya autopsi pada Senin (20/3), jasad Mrs X yang ditemukan pada…

Jumat, 24 Maret 2017 09:59

Bandar Togel diciduk di Tempat Biliar

BALIKPAPAN  -  Praktik perjudian menjadi salah satu sasaran Polres Balikpapan. Polisi tidak…

Jumat, 24 Maret 2017 09:55

Hilangkan Motor Orang, Suwaji Ditahan Polisi

BALIKPAPAN  -  Pada Senin (20/3) lalu, Suwaji (53) mengadu ke Polsek Balikpapan Utara lantaran…

Jumat, 24 Maret 2017 09:54

Aksi Cor Kaki Bersambut

SAMARINDA  -  Aksi solidaritas atas kematian Patmi juga dilakukan para aktivis lingkungan…

Kamis, 23 Maret 2017 10:37

Waspada, Beredar Spanduk IMTN Palsu

BALIKPAPAN  -  Anda tentu tak ingin suatu hari nanti, tanah yang Anda pikir sudah milik sendiri,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .