MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Jumat, 17 Februari 2017 08:26
Penjualan Batu Alam Turun 50 Persen
MENGALAMI PENURUNAN: Koleksi batu alam yang diburu peminat khusus.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Akibat badai krisis yang menggerus daya beli sepanjang tahun 2016 turut mempengaruhi penjualan batu alam. Tren penjualannya pun turun drastis dibanding tahun 2015. "Hampir 50 persen," kata Edi pemilik kios batu alam kawasan Sungai Ampal dijumpai Balikpapan Pos, Kamis (17/2).

Adapun tahun 2015, volume penjualan tumbuh signifikan. Batu alam dikenal sebagai bagian dari interior dan eksterior bangunan. Batuan yang dipakai memiliki karakteristik yang kuat. Selain itu keindahan serta corak dari batuan tersebut juga menjadi hal yang menjadi penilaian.

Dijelaskan, penurunan terjadi sejak awal hingga akhir tahun lalu. Namun momentum Lebaran memberi imbas positif meskipun tidak signifikan. "Lebaran biasanya ramai tapi tahun kemarin, penjualan tidak seberapa dibanding periode yang sama tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya kemudian.
Padahal harga cenderung stabil sejak 2013 lalu. "Per meter mulai Rp 100 ribu. Baik dinding maupun lantai," sebutnya. Harga, lanjutnya tergantung tingkat kerumitan. Makin rumit motif yang dibuat harga yang dipatok semakin tinggi. Seluruh koleksinya dipasok dari Pulau Jawa.

Adapun batu alam merangkul peminat khusus. Utamanya yang memiliki nilai seni yang tinggi. "Segmennya menengah ke atas," ujarnya singkat.

Geliat pembangunan hunian yang dikembangkan developer tak lantas mendongkrak penjualan. "Karena peminatnya tertentu. Meski banyak kawasan perumahan yang dibangun, belum tentu menggunakan batu alam," sambungnya.

Pembeli dalam kota mendominasi penjualan. Sebagian lagi berasal dari luar kota seperti Penajam Paser Utara (PPU).

Hal senada juga dikemukakan Supri, pedagang batu alam kawasan Jalan Syarifudin Yoes. "Tahun lalu sepi. Tahun ini belum tahu trennya seperti apa," sebutnya. Konsumen perorangan mendominasi permintaan. (dra/war)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:12

Proyeksi Kebutuhan Uang Kartal Rp 950 Miliar

BALIKPAPAN  -  Didorong momentum perayaan Natal dan Tahun Baru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:10

Liburan Akhir Tahun Lebih Hemat

JELANG  penghujung tahun 2017, ajakan liburan terus berdatangan. Promosi berbagai destinasi wisata…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:10

2018, BPS Mulai Data Transaksi Toko Online

JAKARTA  -  Mulai awal tahun 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mendata transaksi toko…

Jumat, 15 Desember 2017 08:17

Kepastian Diserap Pasar, PR Berikutnya

BALIKPAPAN  - Tak mau kalah dengan petani kawasan Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (14/12), kelompok…

Jumat, 15 Desember 2017 08:08

Pelni Layani Rute Ekstra ke Bitung

BALIKPAPAN  -  Guna mengakomodir warga kawanua yang hendak merayakan Natal dan Tahun Baru…

Kamis, 14 Desember 2017 08:37

Pendangkalan Laut Ancam Kelancaran Distribusi

BALIKPAPAN  -  Akibat sedimentasi, kedalaman laut dermaga Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau…

Kamis, 14 Desember 2017 08:27

Pertamina Akan Luncurkan Elpiji 3 Kg Non Subsidi

JAKARTA  -  PT Pertamina (Persero) berencana meluncurkan Elpiji 3 kilogram (kg) non subsidi…

Kamis, 14 Desember 2017 08:19

Incar Market Share 30 Persen

BALIKPAPAN   -  Setelah 10 tahun, akhirnya Daihatsu memperkenalkan seri terbaru di kelas…

Rabu, 13 Desember 2017 08:39

Ekspansi ke Balikpapan Demi Kemudahan Konsumen

BALIKPAPAN  -  Tampil cantik tidak harus menguras isi kantong. Karena produk kosmetik Flormar,…

Selasa, 12 Desember 2017 08:38

Penerimaan Tera Ulang Capai Rp 115 Juta

BALIKPAPAN  -  Hingga Senin (11/12) penerimaan dari kegiatan tertib ukur melalui tera ulang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .