MANAGED BY:
SABTU
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Jumat, 17 Februari 2017 08:26
Penjualan Batu Alam Turun 50 Persen
MENGALAMI PENURUNAN: Koleksi batu alam yang diburu peminat khusus.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Akibat badai krisis yang menggerus daya beli sepanjang tahun 2016 turut mempengaruhi penjualan batu alam. Tren penjualannya pun turun drastis dibanding tahun 2015. "Hampir 50 persen," kata Edi pemilik kios batu alam kawasan Sungai Ampal dijumpai Balikpapan Pos, Kamis (17/2).

Adapun tahun 2015, volume penjualan tumbuh signifikan. Batu alam dikenal sebagai bagian dari interior dan eksterior bangunan. Batuan yang dipakai memiliki karakteristik yang kuat. Selain itu keindahan serta corak dari batuan tersebut juga menjadi hal yang menjadi penilaian.

Dijelaskan, penurunan terjadi sejak awal hingga akhir tahun lalu. Namun momentum Lebaran memberi imbas positif meskipun tidak signifikan. "Lebaran biasanya ramai tapi tahun kemarin, penjualan tidak seberapa dibanding periode yang sama tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya kemudian.
Padahal harga cenderung stabil sejak 2013 lalu. "Per meter mulai Rp 100 ribu. Baik dinding maupun lantai," sebutnya. Harga, lanjutnya tergantung tingkat kerumitan. Makin rumit motif yang dibuat harga yang dipatok semakin tinggi. Seluruh koleksinya dipasok dari Pulau Jawa.

Adapun batu alam merangkul peminat khusus. Utamanya yang memiliki nilai seni yang tinggi. "Segmennya menengah ke atas," ujarnya singkat.

Geliat pembangunan hunian yang dikembangkan developer tak lantas mendongkrak penjualan. "Karena peminatnya tertentu. Meski banyak kawasan perumahan yang dibangun, belum tentu menggunakan batu alam," sambungnya.

Pembeli dalam kota mendominasi penjualan. Sebagian lagi berasal dari luar kota seperti Penajam Paser Utara (PPU).

Hal senada juga dikemukakan Supri, pedagang batu alam kawasan Jalan Syarifudin Yoes. "Tahun lalu sepi. Tahun ini belum tahu trennya seperti apa," sebutnya. Konsumen perorangan mendominasi permintaan. (dra/war)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Februari 2017 09:40

RDMP Hanya Serap Tenaga Siap Pakai

BALIKPAPAN  -  Pemerintah kota didesak segera mempersiapkan kemampuan warga menjadi tenaga…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:36

Bisnis Berbasis Digital Kejar Pertumbuhan Sektor Klasik

BALIKPAPAN  -  Kendati perekonomian diprediksi bakal membaik yang ditandai dengan pertumbuhan…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:36

Toyota Sienta Menanti di Home Fair

PASTIKAN Anda menjadi orang yang kesekian kalinya yang membawa pulang Toyota Sienta. Hingga, Minggu…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:35

Beli Cash Bisa Pilih Dapat Mobil Atau Motor

BALIKPAPAN –  Stok rumah murah yang dibanderol Rp 75 juta bonus sepeda motor masih tersedia…

Jumat, 24 Februari 2017 10:12

Beli Tipe 42 Plus Dapat Toyota Sienta

BALIKPAPAN  –  Kejutan demi kejutan terus diberikan PT Lidia &Dandy (LD). Selama…

Jumat, 24 Februari 2017 10:09

Jembatan Nipah Nipah-Melawai Tidak Ganggu Alur Laut

BALIKPAPAN  -  Sejumlah unsur kepelabuhanan memastikan dukungan terhadap keputusan Direktorat…

Jumat, 24 Februari 2017 10:09

Pengusaha Tuntut Kepastian Konsep Kawasan Industri

BALIKPAPAN  -  Kamis (23/2) di Bali, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meluncurkan Kemudahan…

Kamis, 23 Februari 2017 10:03

Wow! Rumah Murah Cuma Rp 75 Juta

BALIKPAPAN  –  Anda belum punya rumah? kunjungi segera booth PT Lidia &Dandy (LD)…

Kamis, 23 Februari 2017 10:01

Suzuki GSX-R150 Mengaspal

BALIKPAPAN  - Setelah konsumen dibuat penasaran, PT Samekarindo Indah main dealer Suzuki area Kaltim…

Kamis, 23 Februari 2017 09:57

Saham Freeport Bisa Jatuh

JAKARTA  –  Hingga kini, operasional PT Freeport Indonesia (PT FI) terhenti karena belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .