MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Jumat, 17 Februari 2017 08:26
Penjualan Batu Alam Turun 50 Persen
MENGALAMI PENURUNAN: Koleksi batu alam yang diburu peminat khusus.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Akibat badai krisis yang menggerus daya beli sepanjang tahun 2016 turut mempengaruhi penjualan batu alam. Tren penjualannya pun turun drastis dibanding tahun 2015. "Hampir 50 persen," kata Edi pemilik kios batu alam kawasan Sungai Ampal dijumpai Balikpapan Pos, Kamis (17/2).

Adapun tahun 2015, volume penjualan tumbuh signifikan. Batu alam dikenal sebagai bagian dari interior dan eksterior bangunan. Batuan yang dipakai memiliki karakteristik yang kuat. Selain itu keindahan serta corak dari batuan tersebut juga menjadi hal yang menjadi penilaian.

Dijelaskan, penurunan terjadi sejak awal hingga akhir tahun lalu. Namun momentum Lebaran memberi imbas positif meskipun tidak signifikan. "Lebaran biasanya ramai tapi tahun kemarin, penjualan tidak seberapa dibanding periode yang sama tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya kemudian.
Padahal harga cenderung stabil sejak 2013 lalu. "Per meter mulai Rp 100 ribu. Baik dinding maupun lantai," sebutnya. Harga, lanjutnya tergantung tingkat kerumitan. Makin rumit motif yang dibuat harga yang dipatok semakin tinggi. Seluruh koleksinya dipasok dari Pulau Jawa.

Adapun batu alam merangkul peminat khusus. Utamanya yang memiliki nilai seni yang tinggi. "Segmennya menengah ke atas," ujarnya singkat.

Geliat pembangunan hunian yang dikembangkan developer tak lantas mendongkrak penjualan. "Karena peminatnya tertentu. Meski banyak kawasan perumahan yang dibangun, belum tentu menggunakan batu alam," sambungnya.

Pembeli dalam kota mendominasi penjualan. Sebagian lagi berasal dari luar kota seperti Penajam Paser Utara (PPU).

Hal senada juga dikemukakan Supri, pedagang batu alam kawasan Jalan Syarifudin Yoes. "Tahun lalu sepi. Tahun ini belum tahu trennya seperti apa," sebutnya. Konsumen perorangan mendominasi permintaan. (dra/war)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 08:32

Jaga Volume Penumpang, Angkasa Pura Pacu Sinergi dengan Pemda

BALIKPAPAN   -  Rencana operasional Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:28

Tahun Depan, Bunga KUR Turun Jadi 7 Persen

Pemerintah  berencana menurunkan tingkat bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 7 persen di tahun…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:27

Kemenkop UKM Bubarkan 40 Ribu Koperasi Sakit

Kementerian Koperasi dan UKM memiliki tiga program yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan…

Selasa, 17 Oktober 2017 08:40

Transformasi menjadi Bankaltimtara dan Perseroan Terbatas

BALIKPAPAN  -  Sabtu (14/10) lalu BPD Kaltim yang juga dikenal dengan nama Bankaltim genap…

Selasa, 17 Oktober 2017 08:36

Telkom Tanamkan Internet Positif lewat Seni Budaya

BALIKPAPAN  -  PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menanamkan penggunaan internet…

Senin, 16 Oktober 2017 08:22

Bank BJB Jajaki Kerja Sama dengan Angkasa Pura

BALIKPAPAN  -   Langkah agresif diperlihatkan bank BJB cabang Balikpapan. Salah satu upaya…

Senin, 16 Oktober 2017 08:20

Siap-Siap, Harga Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Akan Naik

BALIKPAPAN   -   Harga tiket pesawat kelas ekonomi dikabarkan akan naik menyusul adanya…

Sabtu, 14 Oktober 2017 08:52

Awet, Tingkat Kestabilan Harga Bahanan Makanan

BALIKPAPAN  -  Kenaikan harga ikan laut awet dalam waktu lama, Minggu (8/10) berangsur turun.…

Sabtu, 14 Oktober 2017 08:50

Permintaan Diklaim Naik Dua Kali Lipat

BALIKPAPAN  -  Kembali bergairahnya sektor pertambangan tak hanya mendongkrak penjualan alat…

Jumat, 13 Oktober 2017 08:13

Pelni Bakal Rampingkan Jumlah Mitra

BALIKPAPAN   -  Menuju peningkatan kualitas layanan PT Pelni (Persero) dan mitra bisnis yakni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .