MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Jumat, 17 Februari 2017 08:26
Kenaikan Harga Rumah Menengah Tertahan Permintaan

PROKAL.CO,
BALIKPAPAN  -  Perihal harga rumah berpotensi mengalami kenaikan dibenarkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI). Apalagi berdasarkan hasil survei harga properti residensial yang dilakukan sepanjang tahun 2016, harga rumah cenderung turun sehingga bukan tidak mungkin tahun ini dimanfaatkan sebagai ajang menaikkan harga. Dari sisi supply, naiknya komponen biaya yang kerap terjadi saat awal tahun, jadi penyebab. Meliputi upah pekerja dan kenaikan harga bahan bangunan.

"Indikator supply lainnya adalah patokan harga rumah yang mendapat subsidi KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan perumahan, Red) yang direncanakan naik sekitar 5,5 persen dari harga tahun lalu," sebut Manager Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan KPw BI Andi Adityaning Palupi di sela aktivitasnya, Kamis (16/2).


Sayang, volume permintaan tahun ini diperkirakan belum menanjak. Bahkan lesunya permintaan tahun lalu diproyeksi kembali berlanjut lantaran belum ada sinyal perekonomian membaik. Utamanya permintaan rumah menengah. Alhasil, laju kenaikan harga pun akan tertahan. "Berpotensi tertahan karena permintaan yang terbatas," sambungnya.
Adapun hasil survei Indeks Harga Properti Residensial secara tahunan (yoy), harga rumah mengalami perlambatan. Dari 3 persen kuartal I tahun 2016 menjadi 1 persen periode kuartal IV. Penurunan secara mencolok terjadi pada kuartal II hingga kuartal III dan berlanjut hingga akhir tahun Momen penurunan harga tersebut kemudian dimanfaatkan para investor untuk melakukan aksi beli.


Jika rumah tipe menengah baru berpeluang mengalami kenaikan harga, rumah tapak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) lewat dana FLPP, resmi naik sejak awal tahun lalu. Dari Rp128 juta menjadi Rp135 juta.

"Ya tahun ini rumah murah atau populer dengan sebutan rumah "Jokowi" resmi naik. Ini kenaikan pertama sejak program diluncurkan tahun 2016 lalu," ucap Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) DPD Kaltim Sunarti, kemarin.

Meski harga naik, permintaan diperkirakan akan terus menanjak. Itu sebabnya, asosiasi kembali getol mengembangkan hunian. Adapun target hunian tahun ini sebanyak 3.850 unit. Sementara realisasi bangunan tahun 2016 sebanyak 1.600 unit dari 3.500 unit yang ditargetkan. "Program baru diluncurkan tahun lalu sehingga pengembang baru mempersiapkan lahan. Tapi tahun ini, lahan sudah siap sehingga pembangunan dikebut," pungkasnya. (dra/war)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 08:34

Lebaran Usai, Waktunya Berburu Kebutuhan Sekolah

BALIKPAPAN  -  Animo belanja masyarakat dipastikan belum surut meski Lebaran usai. Kali ini…

Rabu, 20 Juni 2018 08:33

Plaza Balikpapan Diserbu Pengunjung

BALIKPAPAN  -  Sejak Ramadan hingga setelah Idulfitri mal atau departemen store tidak hentinya…

Rabu, 20 Juni 2018 08:32

Industri Pariwisata Makin Bergairah, Asita Kaltim Tancap Gas

LAJU  industri pariwisata yang semakin kencang membuat Association of The Indonesian Tours and…

Rabu, 20 Juni 2018 08:32

Nobar Gratis Piala Dunia di Pentacity

BALIKPAPAN   -  Kabar gembira bagi para penggemar olah raga sepak bola yang ingin menyaksikan…

Selasa, 19 Juni 2018 07:34

Fashion Piala Dunia Diburu Pencinta Sepak Bola

BALIKPAPAN  -   Pesta sepak bola terbesar Piala Dunia baru saja bergulir. Itu artinya kesempatan…

Selasa, 19 Juni 2018 07:32

Ramadan Penjualan Rumah "Jokowi" Melejit

BALIKPAPAN  -  Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Ramadan tahun ini merupakan momentum…

Selasa, 19 Juni 2018 07:30

Pedagang Sebut Omzet Penjualan Mainan Turun 50 Persen

JAKARTA   -   Jumlah pengunjung Pasar Gembrong, Jakarta Timur pada Lebaran kali ini tak seramai…

Senin, 18 Juni 2018 08:07

Pedagang HP di Toko Mulai Kehilangan Pembeli

JAKARTA   -  Penjualan handphone pada 2018 ini tampak lesu dibanding tahun-tahun sebelumnya.…

Senin, 18 Juni 2018 08:06

Dana Nganggur Pemda Capai Rp 212 Triliun

JAKARTA   -  Pemerintah telah menyalurkan dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD)…

Senin, 18 Juni 2018 08:05

Lebaran Tak Signifikan Dongkrak Ekonomi RI

JAKARTA   -  Perayaan Idul Fitri tahun ini diiringi dengan libur panjang serta tambahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .