MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Jumat, 17 Februari 2017 08:26
Kenaikan Harga Rumah Menengah Tertahan Permintaan

PROKAL.CO,
BALIKPAPAN  -  Perihal harga rumah berpotensi mengalami kenaikan dibenarkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI). Apalagi berdasarkan hasil survei harga properti residensial yang dilakukan sepanjang tahun 2016, harga rumah cenderung turun sehingga bukan tidak mungkin tahun ini dimanfaatkan sebagai ajang menaikkan harga. Dari sisi supply, naiknya komponen biaya yang kerap terjadi saat awal tahun, jadi penyebab. Meliputi upah pekerja dan kenaikan harga bahan bangunan.

"Indikator supply lainnya adalah patokan harga rumah yang mendapat subsidi KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan perumahan, Red) yang direncanakan naik sekitar 5,5 persen dari harga tahun lalu," sebut Manager Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan KPw BI Andi Adityaning Palupi di sela aktivitasnya, Kamis (16/2).


Sayang, volume permintaan tahun ini diperkirakan belum menanjak. Bahkan lesunya permintaan tahun lalu diproyeksi kembali berlanjut lantaran belum ada sinyal perekonomian membaik. Utamanya permintaan rumah menengah. Alhasil, laju kenaikan harga pun akan tertahan. "Berpotensi tertahan karena permintaan yang terbatas," sambungnya.
Adapun hasil survei Indeks Harga Properti Residensial secara tahunan (yoy), harga rumah mengalami perlambatan. Dari 3 persen kuartal I tahun 2016 menjadi 1 persen periode kuartal IV. Penurunan secara mencolok terjadi pada kuartal II hingga kuartal III dan berlanjut hingga akhir tahun Momen penurunan harga tersebut kemudian dimanfaatkan para investor untuk melakukan aksi beli.


Jika rumah tipe menengah baru berpeluang mengalami kenaikan harga, rumah tapak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) lewat dana FLPP, resmi naik sejak awal tahun lalu. Dari Rp128 juta menjadi Rp135 juta.

"Ya tahun ini rumah murah atau populer dengan sebutan rumah "Jokowi" resmi naik. Ini kenaikan pertama sejak program diluncurkan tahun 2016 lalu," ucap Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) DPD Kaltim Sunarti, kemarin.

Meski harga naik, permintaan diperkirakan akan terus menanjak. Itu sebabnya, asosiasi kembali getol mengembangkan hunian. Adapun target hunian tahun ini sebanyak 3.850 unit. Sementara realisasi bangunan tahun 2016 sebanyak 1.600 unit dari 3.500 unit yang ditargetkan. "Program baru diluncurkan tahun lalu sehingga pengembang baru mempersiapkan lahan. Tapi tahun ini, lahan sudah siap sehingga pembangunan dikebut," pungkasnya. (dra/war)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 08:16

Sambut Ramadan, PLN Area Launching Layanan PS4 dan Mobile

BALIKPAPAN   - Jelang bulan Ramadan, PLN Area Balikpapan menunjukkan komitmen peningkatan…

Jumat, 20 April 2018 08:14

Kios H Rapi’i Sediakan Sepatu dan Sandal

BAGI Anda warga Balikpapan, jika ingin membeli sepatu dan sandal berkualitas dan harga paling murah,…

Kamis, 19 April 2018 08:20

30 April Batas Lapor SPT WP Badan

BALIKPAPAN   -   Program pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh untuk wajib…

Kamis, 19 April 2018 08:16

Harga Telur dan Daging Ayam Naik Jelang Ramadan

PERTENGAHAN  Mei nanti sudah masuk Ramadan. Nah, menjelang Ramadan, harga-harga bahan pangan mulai…

Kamis, 19 April 2018 08:13

Mengintip Peringatan Hari Kartini

BALIKPAPAN   -   Identik dengan perayaan Hari Kartini, mal bersaudara e.Walk dan…

Kamis, 19 April 2018 08:13

Koperasi Syariah Akan Diberi Kemudahan

PEMERINTAH  melalui Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan siap memberikan kemudahan kepada koperasi-koperasi…

Rabu, 18 April 2018 08:33

OJK Ajak Masyarakat Investasi

BALIKPAPAN  -   Survei inklusi keuangan nasional oleh Otiritas Jasa Keuangan (OJK) mneunjukkan…

Rabu, 18 April 2018 08:31

Kontribusi Luas Panen Padi Luar Jawa Meningkat

TERJADI  pergeseran kontribusi luas panen padi nasional dari Jawa ke luar Jawa selama lima tahun…

Rabu, 18 April 2018 08:30

Usul Batas Transaksi Uang Kartal Rp 20 Juta

JAKARTA  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Pembatasan Transaksi Uang Kartal mendesak…

Rabu, 18 April 2018 08:28

1.000 Pesantren Bakal Punya Ummart Tahun Ini

HIMPUNAN Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) melihat peluang usaha baru di sektor ritel ditandai dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .