MANAGED BY:
SABTU
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Jumat, 17 Februari 2017 08:28
Harga Cabai Masih Selangit

KPPU: Anomali Cuaca Penyebab Kenaikan

HARGA MASIH TINGGI: Harga cabai di sejumlah pasar tradisional makin menggila dan tak menunjukkan tanda-tanda akan turun.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Anomali cuaca dipastikan sebagai penyebab utama kenaikan harga cabai belakangan. "Berdasarkan hasil sidak di beberapa wilayah, produksi cabai memang menurun akibat cuaca," kata Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah Achmad Muhari di sela aktivitasnya, Kamis (17/2).

Disinggung adanya ulah oknum yang memanfaatkan keadaan, ia enggan berspekulasi. Namun tidak ditampik, rantai distibusi yang terlalu panjang turut memantik kenaikan harga. "Kami lagi meneliti jalur distribusinya. Dari petani sampai ke pasar ada rantai yang cukup panjang, (meliputi) petani ke pengepul lalu ke pedagang besar baru ke pasar," ujarnya merinci.
Perihal cuaca, pihaknya berharap instansi terkait menerapkan pola tanam secara teratur dan berjadwal agar tingkat produksi terjaga secara berkelanjutan. Dan kelangkaan serupa akibat cuaca tak menentu, tidak berulang. "Para petani dibuatkan kelompok dan sistem penanamannya diatur tidak boleh bersamaan. Semuanya di bawah binaan Kementerian Pertanian," tuturnya memberi usulan.

Dengan begitu masa panen terjadi secara bergantian dan ketersediaan pasokan terjaga berkelanjutan.

Lebih lanjut dia menerangkan, untuk kelompok dengan jumlah petani lebih banyak, disarankan membangun kemitraan dengan perusahaan pengolah cabai. Sehinga petani yang memiliki hasil produksi tinggi, bisa terserap. "Dengan bermitra akan memberikan kepastian pembelian kepada petani," serunya.

Di sisi lain, masyarakat juga harus diedukasi agar mengkonsumsi cabe olahan sehingga tidak tergantung dengan cabai mentah.

Balikpapan Pos memantau harga cabai di sejumlah pasar. Yang tertinggi terjadi di Pasar Segar di Jalan Sungai Ampal. Harganya mencapai Rp 150 per kg. “Belinya segitu, memang di sini dari dulu harganya lebih mahal dibanding tempat lain,” kata Ida, warga Sumber Rejo.

Berbeda dengan Pandan Sari dan Kebun Sayur, harga cabai di dua tempat itu hanya berkisar antara Rp 100-120 ribu per kg. (dra/war)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Februari 2017 09:40

RDMP Hanya Serap Tenaga Siap Pakai

BALIKPAPAN  -  Pemerintah kota didesak segera mempersiapkan kemampuan warga menjadi tenaga…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:36

Bisnis Berbasis Digital Kejar Pertumbuhan Sektor Klasik

BALIKPAPAN  -  Kendati perekonomian diprediksi bakal membaik yang ditandai dengan pertumbuhan…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:36

Toyota Sienta Menanti di Home Fair

PASTIKAN Anda menjadi orang yang kesekian kalinya yang membawa pulang Toyota Sienta. Hingga, Minggu…

Sabtu, 25 Februari 2017 09:35

Beli Cash Bisa Pilih Dapat Mobil Atau Motor

BALIKPAPAN –  Stok rumah murah yang dibanderol Rp 75 juta bonus sepeda motor masih tersedia…

Jumat, 24 Februari 2017 10:12

Beli Tipe 42 Plus Dapat Toyota Sienta

BALIKPAPAN  –  Kejutan demi kejutan terus diberikan PT Lidia &Dandy (LD). Selama…

Jumat, 24 Februari 2017 10:09

Jembatan Nipah Nipah-Melawai Tidak Ganggu Alur Laut

BALIKPAPAN  -  Sejumlah unsur kepelabuhanan memastikan dukungan terhadap keputusan Direktorat…

Jumat, 24 Februari 2017 10:09

Pengusaha Tuntut Kepastian Konsep Kawasan Industri

BALIKPAPAN  -  Kamis (23/2) di Bali, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meluncurkan Kemudahan…

Kamis, 23 Februari 2017 10:03

Wow! Rumah Murah Cuma Rp 75 Juta

BALIKPAPAN  –  Anda belum punya rumah? kunjungi segera booth PT Lidia &Dandy (LD)…

Kamis, 23 Februari 2017 10:01

Suzuki GSX-R150 Mengaspal

BALIKPAPAN  - Setelah konsumen dibuat penasaran, PT Samekarindo Indah main dealer Suzuki area Kaltim…

Kamis, 23 Februari 2017 09:57

Saham Freeport Bisa Jatuh

JAKARTA  –  Hingga kini, operasional PT Freeport Indonesia (PT FI) terhenti karena belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .