MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Jumat, 17 Februari 2017 08:28
Harga Cabai Masih Selangit

KPPU: Anomali Cuaca Penyebab Kenaikan

HARGA MASIH TINGGI: Harga cabai di sejumlah pasar tradisional makin menggila dan tak menunjukkan tanda-tanda akan turun.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Anomali cuaca dipastikan sebagai penyebab utama kenaikan harga cabai belakangan. "Berdasarkan hasil sidak di beberapa wilayah, produksi cabai memang menurun akibat cuaca," kata Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah Achmad Muhari di sela aktivitasnya, Kamis (17/2).

Disinggung adanya ulah oknum yang memanfaatkan keadaan, ia enggan berspekulasi. Namun tidak ditampik, rantai distibusi yang terlalu panjang turut memantik kenaikan harga. "Kami lagi meneliti jalur distribusinya. Dari petani sampai ke pasar ada rantai yang cukup panjang, (meliputi) petani ke pengepul lalu ke pedagang besar baru ke pasar," ujarnya merinci.
Perihal cuaca, pihaknya berharap instansi terkait menerapkan pola tanam secara teratur dan berjadwal agar tingkat produksi terjaga secara berkelanjutan. Dan kelangkaan serupa akibat cuaca tak menentu, tidak berulang. "Para petani dibuatkan kelompok dan sistem penanamannya diatur tidak boleh bersamaan. Semuanya di bawah binaan Kementerian Pertanian," tuturnya memberi usulan.

Dengan begitu masa panen terjadi secara bergantian dan ketersediaan pasokan terjaga berkelanjutan.

Lebih lanjut dia menerangkan, untuk kelompok dengan jumlah petani lebih banyak, disarankan membangun kemitraan dengan perusahaan pengolah cabai. Sehinga petani yang memiliki hasil produksi tinggi, bisa terserap. "Dengan bermitra akan memberikan kepastian pembelian kepada petani," serunya.

Di sisi lain, masyarakat juga harus diedukasi agar mengkonsumsi cabe olahan sehingga tidak tergantung dengan cabai mentah.

Balikpapan Pos memantau harga cabai di sejumlah pasar. Yang tertinggi terjadi di Pasar Segar di Jalan Sungai Ampal. Harganya mencapai Rp 150 per kg. “Belinya segitu, memang di sini dari dulu harganya lebih mahal dibanding tempat lain,” kata Ida, warga Sumber Rejo.

Berbeda dengan Pandan Sari dan Kebun Sayur, harga cabai di dua tempat itu hanya berkisar antara Rp 100-120 ribu per kg. (dra/war)


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 08:37

Empat Mal Gelar Pesta Diskon hingga 72 Persen

BALIKPAPAN   -   Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dan Himpunan…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:34

Dengan Mitsubishi All-New Xpander

MITSHUBISHI   Motors Corporation (MMC) menyelenggarakan World Premiere untuk “Next Generation…

Selasa, 15 Agustus 2017 08:31

Hujan, Bisnis Pernak-Pernik HUT RI Tertahan

BALIKPAPAN   -  Curah hujan yang cukup intens selama sepekan terakhir mempengaruhi penjualan…

Selasa, 15 Agustus 2017 08:29

Mayoritas Hunian bagi MBR

BALIKPAPAN   -  Hingga semester I, realisasi pembangunan rumah mencapai 15 ribu unit…

Selasa, 15 Agustus 2017 08:26

Pemerintah Tolak 3 Permintaan TEPI

Jakarta   -  Kementerian ESDM membuka peluang bagi Total E&P Indonesie (TEPI) untuk…

Senin, 14 Agustus 2017 09:06

Sempat Tinggi, Harga Ayam Potong Berangsur Turun

BALIKPAPAN  -  Harga sejumlah bahan makanan Minggu (13/8) terpantau stabil. Beberapa di antaranya…

Senin, 14 Agustus 2017 09:05

Lima Perusahaan Asuransi Umum “Angkat Kaki”

BALIKPAPAN  -  Perekonomian yang lesu darah sejak 2 tahun terakhir rupanya membuat kinerja…

Sabtu, 12 Agustus 2017 08:45

Lancarkan Program Sejuta Rumah lewat RP3KP

BALIKPAPAN  -  Kementerian PU-PR memberikan batas waktu penyusunan dokumen Rencana Pembangunan…

Sabtu, 12 Agustus 2017 08:43

Lagi, Kredit UKM Jadi Tulang Punggung

BALIKPAPAN  -  Hingga semester I, portofolio penyaluran kredit PT Bank Danamon Indonesia Tbk…

Sabtu, 12 Agustus 2017 08:42

BI: Inflasi Minggu Kedua Agustus Tercatat 0,02 Persen

JAKARTA   -  Tingkat inflasi hingga minggu kedua Agustus tercatat 0,02 persen. Bank Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .