MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Selasa, 14 Maret 2017 11:06
Rampas Motor, Seret Korban hingga Bonyok

Penganiaya Atlet PON Berkedok Debt Collector

PASAL BERLAPIS: Wahyudi dan Dedi di Mapolres Balikpapan karena kasus pengeroyokan dan pencurian.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penyidik Polres Balikpapan akhirnya menambah satu pasal pidana terhadap dua debt collector bernama Wahyudi alias Godel (32), warga Jalan Taman Sari, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara; dan Dedi Setiadi (29), warga Jalan Soekarno-Hatta, Km 6, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara. Sebelumnya, tersangka pengeroyokan terhadap seorang atlet bernama Irwansyah dijerat dengan pasal 170 KUHP.

Setelah dilakukan pengembangan, ternyata kedua pelaku juga melakukan perampasan motor di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Km 5, Balikpapan Utara. Kasus yang terjadi pada Februari lalu ini, bahkan membuat korbannya hingga mengalami luka akibat terseret hingga ratusan meter. 

Hal ini berawal saat keduanya melihat motor jenis matik yang terparkir. Godel kemudian menghampiri dan menarik paksa motor tersebut, dengan berdalih menunggak pembayaran kredit bulanan.

“Saat motor ditarik paksa, korban masih tetap memegangi motornya hingga korban terseret beberapa meter dan terluka,” ujar Paur Subbag Humas Polres Balikpapan Iptu Suharto, Senin (13/3).

Dalam melancarkan aksinya, kedua tersangka selalu berdalih bahwa motor yang dibawa korban tersebut menunggak pembayaran. “Ya, itu karena angsuran motornya menunggak beberapa bulan, jadi kami tarik,” kilahnya di hadapan penyidik.

Dari pengakuannya, kedua pelaku melakukan aksi tindak kriminalitas di 14 tempat kejadian perkara (TKP). Di antaranya, tiga kali melakukan curanmor di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Km 5 dan Km 10. “Sisanya penipuan, semuanya dilakukan di wilayah Balikpapan Utara. Modus yang digunakan dengan mengaku sebagai debt collector, kemudian mendatangi motor korbannya. Jika korbannya ada, motor tersebut dipinjam kemudian dibawa kabur,” terang Suharto.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pengembangan kasus tersebut, karena diduga masih ada korban lainnya yang juga ditipu kedua pelaku. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak dengan mudah menyerahkan kendaraannya meski dalam posisi kredit. “Kami imbau masyarakat bisa lebih berhati-hati lagi, tidak dengan mudah menyerahkan motornya,” tandasnya.

Tepatnya, 22 Januari lalu, mata dan wajah Irwansyah penuh lebam. Dia nyaris tak dapat melihat. Tulang hidungnya patah. Kejadian memilukan itu menimpanya saat berada di Lapangan Merdeka. Atlet hoki Kaltim itu dipukul secara bertubi-tubi oleh kedua pelaku.

Atlet peraih medali emas di PON Jabar itu menceritakan bagaimana awal dia dianiaya. Berangkat dari Penajam Paser Utara (PPU), rencananya dia akan ke Samarinda. Setiba di Balikpapan, dia menyempatkan diri melihat tim hoki Balikpapan berlatih di Lapangan Merdeka, Jalan Jenderal Sudirman.

Dari situ, dia menuju sepeda motornya. Rencananya menuju Samarinda. Belum lagi menyentuh sepeda motor yang terparkir di salah satu sudut lapangan, dua orang yang mengaku debt collector menungguinya. Dua pria itu hendak mengambil sepeda motor Irwan.

Irwan merasa motor tersebut sudah lunas. Dia lantas bersikukuh mempertahankan. Hingga adu argumen terjadi, sampai warga yang melintas pun berusaha mendekat. 

Irwan meminta apa yang dituduhkan sang debt collector diselesaikan di kantor leasing yang dimaksud. Irwan pun dibonceng salah seorang di antaranya. Namun, bukannya menuju kantor leasing, Irwan malah dibawa ke salah satu perumahan yang sepi.

Pelaku yang berinisial AD mengajak korban berkelahi. Tidak diladeni, AD makin menjadi. Irwan bersikeras agar dibawa ke kantor leasing. Tapi, lagi-lagi keduanya justru membawa Irwan berputar-putar di kawasan sebelumnya.

Melihat gelagat tidak baik dari pelaku, korban kemudian mengajak untuk menuju kantor polisi. Akhirnya korban pun dibawa menuju kantor leasing. Dalam perjalanan, surat tanda nomor kendaraan (STNK) motor tersebut dipertanyakan oleh pelaku. Irwan mengatakan, STNK-nya ada sama dia, tapi tertinggal di Penajam. Keributan terjadi lagi karena kedua pelaku tersebut membentak. Sampai di depan kantor leasing, keributan pun kembali terjadi. Saat itu Irwan hendak mengambil HP dan baju yang disimpan di dalam jok motornya.

Pukulan bertubi-tubi melayang ke wajah Irwan hingga darah segar mengucur dari hidungnya. Penganiayaan sempat dihalangi sekuriti dan juru parkir (jukir) di sekitar lokasi. Hingga akhirnya korban meninggalkan motornya di depan kantor leasing, kemudian naik angkot menuju Polres Balikpapan untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. (pri/war/k1)

 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:30

Bangunan Roboh, Satu Nyawa Melayang

BALIKPAPAN  -  Jangan sembarangan mendirikan bangunan, apalagi mengabaikan keselamatan dan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:28

Disodomi Enam Tahanan di Balik Jeruji Sel

BALIKPAPAN  -  Lelaki seks lelaki (LSL) atau diberi label gay oleh masyarakat tak hanya “lahir”…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:20

Kapolri Tantang Dua Kapolres

BALIKPAPAN  -  Dua polres di jajaran Polda Kaltim mendapat tantangan dari Kapolri Jenderal…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:18

Gaffar Dituntut 15 Tahun Penjara

SAMARINDA  -  Ketua Koperasi Samudera Sejahtera (Komura), Jafar Abdul Gaffar dan sekretarisnya…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:18

Untung Tak Terinjak

Suatu hari Pak Pandir melalui satu lorong yang remang-remang, sewaktu hendak pulang ke rumahnya. Di…

Jumat, 15 Desember 2017 08:55
Anunya Kegedean, Dubur Zm Berdarah

KIAMAT SUDAH DEKAT..!! Murid SD Gay Koleksi Banyak Film Porno

BALIKPAPAN  -  Ini merupakan peringatan bagi orangtua agar sering-sering memeriksa koleksi…

Jumat, 15 Desember 2017 08:53

Kapolri Beri Safaruddin Angin Segar

BALIKPAPAN  -  Tampaknya tekad Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin untuk maju dalam Pemilihan…

Jumat, 15 Desember 2017 08:52

Kapolri Diminta Bertindak

BALIKPAPAN  -  Sidang praperadilan terkait perkara tindak pidana pemalsuan surat atau penggelapan…

Jumat, 15 Desember 2017 08:49

Mabes Polri Anggarkan Rp 73 M

BALIKPAPAN  -  Kapolri Jenderal M Tito Karnavian tiba di Balikpapan pada Kamis (14/12) sore…

Jumat, 15 Desember 2017 08:47

Pelaku Gendam Bidik Tukang Ojek

BALIKPAPAN  -  Tindak kejahatan gendam akhir-akhir ini marak terjadi. Tercatat dalam sepekan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .