MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

SPECIAL

Minggu, 19 Maret 2017 09:58
Ancaman Medsos Berbahaya

Bisa Rugikan Perkembangan Anak

PROKAL.CO,  

MEDIA Sosial seolah tak bisa lepas dari kehidupan anak-anak. Mereka seolah haus akan informasi ketika dihadapkan dengan internet. Juga sudah menjadi hak anak mendapatkan informasi yang layak.

Ini sudah dijamin dalam Undang-Undang, khususnya Pasal 10 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang menyatakan bahwa “Setiap anak berhak menyatakan dan didengar pendapatnya, menerima, mencari, dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai-nilai kesusilan dan kepatutan.”

Namun sayangnya, di satu sisi, perkembangan media positif untuk kemajuan anak, namun di sisi lain juga menimbulkan sejumlah permasalahan baru, seperti isi (konten) media atau informasi yang merugikan tumbuh kembang anak. Seperti baru-baru ini, masyarakat dikagetkan dengan keberadaan video-video amatir berjudul Skip Challenge atau Pass Out Challenge yang beredar di media sosial.

Dari beberapa rekaman video bahkan memperlihatkan para remaja hanya tertawa melihat kondisi temannya yang pingsan. Informasi tentang Skip Challenge di media sosial tentu sangat mengkhawatirkan karena informasi tersebut bukan informasi yang layak anak serta tidak pantas dilihat anak.

Dikhawatirkan anak terbiasa dan meniru perilaku seperti di video tersebut yang tentu akan berdampak kepada anak itu sendiri. Menyikapi fenomena ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melarang aksi serupa dilakukan kembali oleh remaja, juga mengimbau agar orangtua dan pihak sekolah mengambil langkah tegas untuk mengawasi aktivitas anaknya. Jangan sampai remaja menganggap aksi Skip Challenge sebagai sebuah permainan, tantangan, dan sensasi yang menyenangkan sehingga mengikuti dan menyebarkannya.

“Dengan mengawasi anak dari tindakan dan informasi yang membahayakan adalah sebuah langkah upaya pencegahan terhadap kekerasan pada anak sehingga dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak segera menindaklanjuti dan mengambil tindakan untuk menghentikan fenomena ini. Selain itu, setiap anak semestinya melakukan kegiatan yang bermanfaat serta tidak melakukan tindakan berbahaya yang dapat membuatnya menyesal di kemudian hari. Anak-anak harus terus meningkatkan kesadarannya akan hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya pada orangtua, masyarakat serta kepada bangsa dan negara," terang Menteri PPPA.(okc/vie)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 00:42

50 Persen Kebutaan Warga Disebabkan Katarak

KATARAK  merupakan penyakit mata yang bisa dialami siapa saja, mulai dari bayi hingga lansia. Katarak…

Kamis, 21 September 2017 00:41

Depresi dan Problem Emosional

PADA 10 September lalu, seluruh masyarakat internasionl memperingati hari pencegahan bunuh diri sedunia.…

Rabu, 20 September 2017 08:21

Yang Perlu Diketahui sebelum Donor Darah

DONOR  darah bukan hanya bisa memberi manfaat bagi orang lain, tapi juga bisa memberikan manfaat…

Rabu, 20 September 2017 08:18

Pola Makan Tak Sehat Jadi Penyebab Kematian Terbesar Dunia

SEBUAH  penelitian menggarisbawahi adanya dampak serius dari nutrisi buruk pada kesehatan kita,…

Rabu, 20 September 2017 08:17

Tertusuk Paku, Jangan Anggap Remeh

TERTUSUK  paku merupakan kejadian yang kadang terjadi pada sebagian orang, terutama pada pekerja…

Rabu, 20 September 2017 08:14

Pentingnya Check Up untuk Cegah Meningkatnya Gangguan Mental

KESEHATAN  mental masih belum banyak disadari oleh kebanyakan orang, padahal sama pentingnya dengan…

Selasa, 19 September 2017 08:03

Bahaya Pemanis Buatan bila Dikonsumsi Setiap Hari

TIDAK  semua pemanis buatan diciptakan sama manfaatnya dengan gula asli. Kandungan aspartame dalam…

Selasa, 19 September 2017 08:01

Kemenkes Ungkap Zat Aktif Berbahaya dari Pil PCC

RAMAINYA  kasus kematian bocah akibat menelan Pil PCC di Kendari, Sulawesi Tenggara membuat pemerintah…

Selasa, 19 September 2017 08:00

Dengarkan Musik Bikin Otak Lebih Kreatif

MENDENGARKAN  musik saat bekerja bisa membuat performa otak meningkat. Dengan catatan, musik yang…

Selasa, 19 September 2017 07:59

Salah Pilih Kasur Bisa Picu Saraf Kejepit

SARAF  kejepit merupakan keluhan yang paling sering dialami orang yang di usia antara 40-60 tahun.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .