MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

SPECIAL

Minggu, 19 Maret 2017 09:58
Ancaman Medsos Berbahaya

Bisa Rugikan Perkembangan Anak

PROKAL.CO,  

MEDIA Sosial seolah tak bisa lepas dari kehidupan anak-anak. Mereka seolah haus akan informasi ketika dihadapkan dengan internet. Juga sudah menjadi hak anak mendapatkan informasi yang layak.

Ini sudah dijamin dalam Undang-Undang, khususnya Pasal 10 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang menyatakan bahwa “Setiap anak berhak menyatakan dan didengar pendapatnya, menerima, mencari, dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai-nilai kesusilan dan kepatutan.”

Namun sayangnya, di satu sisi, perkembangan media positif untuk kemajuan anak, namun di sisi lain juga menimbulkan sejumlah permasalahan baru, seperti isi (konten) media atau informasi yang merugikan tumbuh kembang anak. Seperti baru-baru ini, masyarakat dikagetkan dengan keberadaan video-video amatir berjudul Skip Challenge atau Pass Out Challenge yang beredar di media sosial.

Dari beberapa rekaman video bahkan memperlihatkan para remaja hanya tertawa melihat kondisi temannya yang pingsan. Informasi tentang Skip Challenge di media sosial tentu sangat mengkhawatirkan karena informasi tersebut bukan informasi yang layak anak serta tidak pantas dilihat anak.

Dikhawatirkan anak terbiasa dan meniru perilaku seperti di video tersebut yang tentu akan berdampak kepada anak itu sendiri. Menyikapi fenomena ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melarang aksi serupa dilakukan kembali oleh remaja, juga mengimbau agar orangtua dan pihak sekolah mengambil langkah tegas untuk mengawasi aktivitas anaknya. Jangan sampai remaja menganggap aksi Skip Challenge sebagai sebuah permainan, tantangan, dan sensasi yang menyenangkan sehingga mengikuti dan menyebarkannya.

“Dengan mengawasi anak dari tindakan dan informasi yang membahayakan adalah sebuah langkah upaya pencegahan terhadap kekerasan pada anak sehingga dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak segera menindaklanjuti dan mengambil tindakan untuk menghentikan fenomena ini. Selain itu, setiap anak semestinya melakukan kegiatan yang bermanfaat serta tidak melakukan tindakan berbahaya yang dapat membuatnya menyesal di kemudian hari. Anak-anak harus terus meningkatkan kesadarannya akan hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya pada orangtua, masyarakat serta kepada bangsa dan negara," terang Menteri PPPA.(okc/vie)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juli 2017 08:14

Sereal Tidak Ideal

Sereal merupakan menu diet sarapan yang sehat. Namun, dalam memilihnya ternyata perlu pertimbangan.…

Rabu, 19 Juli 2017 08:13

Waspadai Pemanis Buatan

Jika berpikir bahwa pemanis buatan lebih aman daripada gula, sebaiknya pikir dua kali. Karena menurut…

Rabu, 19 Juli 2017 08:13

Manfaat Hebat Lompat Tali

JAKARTA  -  Lompat tali dianggap sebuah permainan yang kuno sehingga banyak orang dewasa mulai…

Minggu, 16 Juli 2017 09:43

Ini Pernyataan Resmi Pemerintah Soal Pemblokiran Telegram

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk…

Minggu, 16 Juli 2017 09:37

Microsoft Rilis Aplikasi untuk Bantu Tunanetra 'Melihat' Dunia

MICROSOFT resmi merilis aplikasi di iPhone untuk membantu menarasikan dunia kepada tunanetra. Bermodalkan…

Minggu, 16 Juli 2017 09:33

Meizu Rilis Powerbank Minions Berteknologi Pengisian Daya Cepat

VENDOR smartphone asal Tiongkok Meizu meluncurkan sebuah power bank edisi spesial Despicable…

Minggu, 16 Juli 2017 09:30

Persatuan Media AS Gugat Google dan Facebook Rp 36 Triliun

PERKEMBANGAN pada era digital menyulitkan langkah koran untuk bersaing dengan berita online. Hal ini…

Minggu, 16 Juli 2017 09:27

Astronom Temukan 'Bintang' Terkecil di Tata Surya

SEKELOMPOK astronom dari University of Cambridge menemukan bintang terbaru di Tata Surya. Bintang…

Minggu, 16 Juli 2017 09:25

Google Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Sortir Aplikasi Bervirus

SIFAT open source dari Android menjadi tantangan tersendiri bagi Google. Dalam beberapa…

Minggu, 16 Juli 2017 09:24

HandEnergy, Inovasi Baru Isi Baterai Smartphone dengan Tangan

MENGISI baterai smartphone dengan charger adalah hal biasa. Alternatif lain, pengguna bisa menggunakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .