MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KALTIM

Senin, 20 Maret 2017 08:37
Sebagian Koleksi Museum Ada di Tenggarong
BARANG BERSEJARAH: Sebagian benda bersejarah yang ada di Museum Sadurengas.

PROKAL.CO, TANA PASER  -   Mungkin banyak yang belum tahu mengapa koleksi Museum Sadurengas Paser Belengkong ada yang dipajang di Museum Mulawarman Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Budayawan Paser Yunus Abidin mengatakan, museum memiliki tiga tingkatan, yaitu museum nasional, negeri dan lokal. Inilah jawaban mengapa beberapa koleksi diletakkan di Museum Tenggarong.

Dia mencontohkan, tempat sirih yang terbuat dari emas merupakan milik Museum Sadurengas. Namun, karena merupakan koleksi museum negeri, maka benda tersebut ada di Museum Mulawarman Tenggarong.

“Jadi yang ada di Museum Sadurengas merupakan duplikatnya saja,” kata Yunus Abidin, Minggu (19/3). Selain itu, dulu pernah ditemukan kalung panjang di Tenggarong. Namun, karena itu merupakan koleksi nasional, maka kini disimpan di museum nasional yang ada di Jakarta. Jadi, kalung panjang yang ada di Museum Mulawarman adalah duplikatnya.

Menurutnya, benda-benda yang asli di Museum Sadurengas itu meliputi baju, topi, dan alat-alat rumah tangga seperti tempayan. Mengenai baju, dia mengatakan, baju tersebut milik Sultan Muhammad Ali.

“Jadi, nama bajunya upak lembu putung tulang esa tanjung nyaran,” katanya.

Dijelaskannya, upak lembu putung artinya baju yang terbuat dari kulit berwarna hitam keabu-abuan. Jadi warnanya tidak hitam dan tidak juga abu-abu. Tulang esa berarti tulang ikan, karena di baju tersebut terdapat ornamen-ornamen berbentuk tulang ikan. Sedangkan tanjung nyaran, itu berarti nama tempat di Semenajung Borneo yang kalau malam berkilat-kilat. Baju tersebut merupakan baju adat.

Kemudian untuk topi, itu adalah milik Sultan Muda yang dipakai sehari-hari. Alat rumah tangga, seperti tempayan, itu adalah buatan pada zaman Dinasti Ching dan Dinasti Ming. Dulu, orang Tionghoa ke Paser membawa kecap yang diletakkan di dalam tempayan tersebut. Mengenai tempat tidur, kelambu, dan motif-motifnya, itu hanya duplikatnya saja.

Yunus yang merupakan mantan ASN Pemkab Paser membeberkan, benda sejarah di Museum Sadurengas merupakan benda cagar budaya nasional yang notabene pemeliharaannya menggunakan anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN).

“Untuk itu, saya berharap kepada para pemangku-pemangku kepentingan yang ada di Paser, yang terkait dengan museum itu, agar keberadaan benda-benda cagar budaya dipertahankan,” harapnya. Jika sampai benda tersebut hilang, maka ada dua kerugian yang akan dialami. Pertama biaya, kedua adalah identitas sejarahnya akan hilang. (apy/ono/k1)

 


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:27

Kampus STIE Widya Praja Didemo Mahasiswa, Memangnya Ada Apa?

TANA PASER   -  Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli STIE…

Jumat, 21 Juli 2017 09:25

Sembelih Sapi Betina Produktif

TANA PASER  -  Pemerintah terus berupaya menyelamatkan hewan ternak produktif atau ruminansia…

Jumat, 21 Juli 2017 09:24

Retribusi Naik, Seharusnya Layanan Sampah Meningkat

TANA PASER  -  Warga berharap pelayanan persampahan yang ditangani Dinas Lingkungan Hidup…

Jumat, 21 Juli 2017 09:23

Lomba Cipta Menu B2SA

TANA PASER -  Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Paser menggelar…

Jumat, 21 Juli 2017 09:22

Jalan Poros Desa Tepian Batang-Desa Damit

TANA PASER  - Jalan poros Desa Tepian Batang-Desa Damit bakal menjadi jalan alternatif. Jalan ini…

Jumat, 21 Juli 2017 09:21

Meriahkan Hari Anak Nasional

TANA PASER  -  Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional pada 23 Juli nanti, Dinas Pengendalian…

Jumat, 21 Juli 2017 09:17

Banjir Melanda Wilayah Lumbung Padi

PENAJAM  -  Seluas 30 hektare padi di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara…

Jumat, 21 Juli 2017 09:15

Presiden Minta Hentikan Pola Pikir Konvensional

WAKIL   Bupati Penajam  Paser Utara (PPU) H Mustaqim MZ menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas)…

Jumat, 21 Juli 2017 09:13

Dua Terdakwa Korupsi Divonis Bebas

PENAJAM  -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam akan mengambil langkah kasasi atas dua terdakwa…

Jumat, 21 Juli 2017 09:12

Krisis, Pembeli Putus Kontrak Tengah Jalan

PENAJAM  -  Lemahnya pertumbuhan ekonomi di Penajam Paser Utara (PPU) mempengaruhi berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .