MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Senin, 20 Maret 2017 08:37
Bertumpu pada Tangkapan Udang Laut
-

PROKAL.CO, TANA PASER  -  Potensi perikanan di Kabupaten Paser cukup beragam. Mulai dari perikanan air laut, air payau, hingga air tawar. Namun, bagi masyarakat pesisir, potensi perikanan bertumpu pada hasil laut dan tambak (air payau). Masrani, nelayan Desa Perepat, Kecamatan Tanah Grogot, mengatakan bahwa nelayan di desanya umumnya bertumpu pada hasil tangkapan udang laut.

“Udang cukup membantu masyarakat, sebab udang berada di perairan yang dangkal,” kata Masrani kepada Paser Pos, Minggu (19/3). Dalam sehari melaut, dia mampu mendapatkan udang hingga 4 kilogram. Sebagian udang dijual, sisanya untuk dikonsumsi keluarga.

“Udang hasil tangkapan saya dibeli tetangga sekitar rumah. Satu kilogram udang kupas dijual Rp 30 ribu. Jualnya sampai ke Grogot,” ucapnya.

Menurut dia, meski musim hujan, namun gelombang dan angin cukup bersahabat. Hal ini pun sangat membantu nelayan dalam mencari udang. Selain udang, kakap merah merupakan hasil tangkapan laut yang populer. Bahkan, pemancing dari Tanah Grogot kerap ikut berburu kakap merah. “Alhamdulillah, saat ini airnya teduh, gelombang tidak besar. Selain udang, kakap merah yang sering ditangkap,” ujarnya.

Dikatakan, selain sebagai nelayan, masyarakat Desa Perepat juga mengusahakan kebun kelapa sawit. Perbandingannya, 75 persen nelayan dan 25 persen sebagai petani ataupun karyawan perusahaan kelapa sawit. (apy/ono/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .