MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 20 Maret 2017 09:20
Polisi Ingin Pelaku Dikebiri

Efek Pedofilia Ganggu Psikologi Anak

PROKAL.CO, MAKASSAR  -  Polda Sulsel berjanji akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku pedofilia terhadap tujuh bocah di Tamalanrea. Tersangka, Mustari Dg Temba (45) bisa dijerat hukuman kebiri.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani menuturkan, sanksi itu bisa dilakukan jika memang tersangka terbukti melakukan tindak pidana pedofilia itu. Menurut dia, hukuman kebiri bisa memberikan efek jera terhadap pelaku pedofilia.

"Dalam penegakan hukum pun akan di maksimalkan untuk memberikan efek jera. Kalau hanya satu, dua tahun di penjara, pelakunya hanya ketawa-ketawa saja," jelas dia.

Dia mengaku, Polda Sulsel akan segera mungkin melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk mencegah pedofilia. Polda Sulsel akan melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan, lembaga perlindungan anak, dan instansi lainnya untuk mengantisipasi kejadian ini tidak terulang lagi.

"Harus terang-terangan disampaikan kepada anak-anak sekolah sebagai edukasi atas kasus ini," tutupnya.

Sementara itu, Darwis (47) meminta pendampingan psikologi untuk anaknya yang menjadi korban pedofilia, M (7). Dia mengakhu khawatir, anaknya terjangkiti penyakit serupa dan ikut menjadi pelaku kejahatan seksual itu.

Darwis mengaku sudah tenang setelah tersangka ditahan di Polsek Tamalanrea. Hanya saja, dia khawatir lantaran anaknya masih tetap berperilaku aneh setelah kejadian itu. Menurutnya, kasus ini bisa berefek panjang. Jangan sampai korban nantinya juga akan jadi pelaku.

"Korban biasanya langsung terjangkit, itu yang paling saya resahkan kasian," katanya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kota Makassar, Makmur mengatakan kasus pedofilia merupakan penyakit. Kondisi ini juga dipegaruhi media sosial yang merecoki pikiran anak-anak. Ancaman hukumannya pun 18 tahun penjara, sesuai dengan pasal nomor 35 tahun 2014.

Pihaknya, sudah sering kali melakukan sosialisasi di beberapa Kecamatan. Mulai dari bagaimana orang tua untuk memberikan pemahaman kepada anaknya, pergaulan anak harus dikenali, teman-temannya juga perlu diketahui. "Pengawasan kepada anak harus di perketat, karena target korbannya 10 tahun ke bawah" ucapnya.

Makmur yang juga merupakan Tim advokasi P2TPPA menerangkan agar para korban diarahkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar. "Tinggal orang tuanya datang melapokan saja, nanti psikolog anak disediakan langsung, dan itupun gratis," jelas dia. (*/fajar/JPG)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 08:05

Lima Pemuda Desa Gasak 16 Motor

KASONGAN –  Polres Katingan membekuk komplotan spesialis pencuri sepeda motor. Mereka merupakan…

Sabtu, 21 April 2018 08:03

Sengketa Bangunan Berbuntut Pidana

BALIKPAPAN  -  Sengketa bangunan di Jl MT Haryono RT 59 Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan …

Sabtu, 21 April 2018 08:03

Suami Menjambret, Istri Carikan Penadah

BANJARMASIN  -   Mereka bukan hanya pasangan hidup, tapi juga rekanan dalam aksi kejahatan.…

Sabtu, 21 April 2018 08:02

Segera Putuskan Status Hukum Boediono

JAKARTA  -  Status hukum mantan Wakil Presiden (Wapres) RI Boediono dan para mantan pejabat…

Sabtu, 21 April 2018 08:01

Awas! Pelaku Curanmor Berkeliaran

TARAKAN –  Warga harus memastikan bahwa sepeda motor yang diparkir dalam kondisi aman. Setidaknya,…

Jumat, 20 April 2018 08:23

Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Istri

MUARATEBO  –   Masih ingat kasus yang menewaskan seorang perempuan, Sujiati (37) warga…

Jumat, 20 April 2018 08:21

Dua Penjahat Narkoba Dicokok

SANGATTA   -   Dua penjahat narkoba terpaksa ditangkap aparat kepolisian. …

Jumat, 20 April 2018 08:19

Kurir SS, Janda Divonis Lima Tahun

SURABAYA   -  Tertunduk manis. Begitulah ekspresi yang ditunjukkan oleh Dia Lidiawati,24,…

Jumat, 20 April 2018 08:18

Bermodal Dusta, Raup Puluhan Juta

BANJARMASIN  - Bermodalkan akal licik dan dusta,  Sabri (36) warga Jalan Kelayan A No 33 RT…

Kamis, 19 April 2018 08:26

PT WIN di Kutim Bermasalah dengan Buruhnya

SANGATTA  -   Sejumlah buruh PT Wira Inova Nusantara (WIN) yang tergabung di dalam Serikat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .