MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 20 Maret 2017 09:20
Polisi Ingin Pelaku Dikebiri

Efek Pedofilia Ganggu Psikologi Anak

PROKAL.CO, MAKASSAR  -  Polda Sulsel berjanji akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku pedofilia terhadap tujuh bocah di Tamalanrea. Tersangka, Mustari Dg Temba (45) bisa dijerat hukuman kebiri.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani menuturkan, sanksi itu bisa dilakukan jika memang tersangka terbukti melakukan tindak pidana pedofilia itu. Menurut dia, hukuman kebiri bisa memberikan efek jera terhadap pelaku pedofilia.

"Dalam penegakan hukum pun akan di maksimalkan untuk memberikan efek jera. Kalau hanya satu, dua tahun di penjara, pelakunya hanya ketawa-ketawa saja," jelas dia.

Dia mengaku, Polda Sulsel akan segera mungkin melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk mencegah pedofilia. Polda Sulsel akan melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan, lembaga perlindungan anak, dan instansi lainnya untuk mengantisipasi kejadian ini tidak terulang lagi.

"Harus terang-terangan disampaikan kepada anak-anak sekolah sebagai edukasi atas kasus ini," tutupnya.

Sementara itu, Darwis (47) meminta pendampingan psikologi untuk anaknya yang menjadi korban pedofilia, M (7). Dia mengakhu khawatir, anaknya terjangkiti penyakit serupa dan ikut menjadi pelaku kejahatan seksual itu.

Darwis mengaku sudah tenang setelah tersangka ditahan di Polsek Tamalanrea. Hanya saja, dia khawatir lantaran anaknya masih tetap berperilaku aneh setelah kejadian itu. Menurutnya, kasus ini bisa berefek panjang. Jangan sampai korban nantinya juga akan jadi pelaku.

"Korban biasanya langsung terjangkit, itu yang paling saya resahkan kasian," katanya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kota Makassar, Makmur mengatakan kasus pedofilia merupakan penyakit. Kondisi ini juga dipegaruhi media sosial yang merecoki pikiran anak-anak. Ancaman hukumannya pun 18 tahun penjara, sesuai dengan pasal nomor 35 tahun 2014.

Pihaknya, sudah sering kali melakukan sosialisasi di beberapa Kecamatan. Mulai dari bagaimana orang tua untuk memberikan pemahaman kepada anaknya, pergaulan anak harus dikenali, teman-temannya juga perlu diketahui. "Pengawasan kepada anak harus di perketat, karena target korbannya 10 tahun ke bawah" ucapnya.

Makmur yang juga merupakan Tim advokasi P2TPPA menerangkan agar para korban diarahkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar. "Tinggal orang tuanya datang melapokan saja, nanti psikolog anak disediakan langsung, dan itupun gratis," jelas dia. (*/fajar/JPG)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:33

Terpidana Teroris Dipindah ke Sentul

MATARAM  -  Muhammad Romuzy alias Kapten alias Botak alias Muji, narapidana kasus terorisme…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:31

Pengedar Resmi Tersangka

BANJARMASIN - Enam tersangka kasus kepemilikan sabu-sabu yang diungkap anggota Buser Polsekta Banjarmasin…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:31

Suami Bacok Istri hingga Sekarat

NANGA BULIK -  Aksi tidak terpuji dilakukan Yulius Oma (67) terhadap Nurjanah (36), yang tidak…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:30

Aparat Gabungan Temukan Ribuan Miras Malaysia

NUNUKAN –  Operasi pekat Mahakam 2017 yang terdiri dari aparat gabungan di Kecamatan Lumbis…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:30

Minibus Terbalik, Sekeluarga Nyaris Tewas

POHUWATO - Kecelakaan hebat terjadi di ruas jalan trans sulewesi, Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kamis…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:29

Maling Lolos dari Sergapan Warga

KOTAWARINGIN LAMA – Warga Jalan Beji, Kelurahan Kotawaringin Hilir (Kohil) Kecamatan Kotawaringin…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:32

Buruh Sawit Edarkan Sabu

SANGATTA  –  Anggota opsnal Polsek Rantau Pulung mengamankan tiga orang yang diduga…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:30

Tukang Cukur Cabuli Pelajar

GOWA  -   Kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Gowa. Seorang oknum tukang…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:29

500 Lembar Uang Palsu Beredar

BALIKPAPAN  -  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Balikpapan mencatat, jumlah peredaran…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:28

Rumah Terbakar, Satu Penghuni Tewas

SURABAYA  –  Nasib nahas dialami Matali, 87, warga Jalan Petemon Kuburan Nomor 40 RT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .