MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 20 Maret 2017 09:20
Polisi Ingin Pelaku Dikebiri

Efek Pedofilia Ganggu Psikologi Anak

PROKAL.CO, MAKASSAR  -  Polda Sulsel berjanji akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku pedofilia terhadap tujuh bocah di Tamalanrea. Tersangka, Mustari Dg Temba (45) bisa dijerat hukuman kebiri.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani menuturkan, sanksi itu bisa dilakukan jika memang tersangka terbukti melakukan tindak pidana pedofilia itu. Menurut dia, hukuman kebiri bisa memberikan efek jera terhadap pelaku pedofilia.

"Dalam penegakan hukum pun akan di maksimalkan untuk memberikan efek jera. Kalau hanya satu, dua tahun di penjara, pelakunya hanya ketawa-ketawa saja," jelas dia.

Dia mengaku, Polda Sulsel akan segera mungkin melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk mencegah pedofilia. Polda Sulsel akan melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan, lembaga perlindungan anak, dan instansi lainnya untuk mengantisipasi kejadian ini tidak terulang lagi.

"Harus terang-terangan disampaikan kepada anak-anak sekolah sebagai edukasi atas kasus ini," tutupnya.

Sementara itu, Darwis (47) meminta pendampingan psikologi untuk anaknya yang menjadi korban pedofilia, M (7). Dia mengakhu khawatir, anaknya terjangkiti penyakit serupa dan ikut menjadi pelaku kejahatan seksual itu.

Darwis mengaku sudah tenang setelah tersangka ditahan di Polsek Tamalanrea. Hanya saja, dia khawatir lantaran anaknya masih tetap berperilaku aneh setelah kejadian itu. Menurutnya, kasus ini bisa berefek panjang. Jangan sampai korban nantinya juga akan jadi pelaku.

"Korban biasanya langsung terjangkit, itu yang paling saya resahkan kasian," katanya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kota Makassar, Makmur mengatakan kasus pedofilia merupakan penyakit. Kondisi ini juga dipegaruhi media sosial yang merecoki pikiran anak-anak. Ancaman hukumannya pun 18 tahun penjara, sesuai dengan pasal nomor 35 tahun 2014.

Pihaknya, sudah sering kali melakukan sosialisasi di beberapa Kecamatan. Mulai dari bagaimana orang tua untuk memberikan pemahaman kepada anaknya, pergaulan anak harus dikenali, teman-temannya juga perlu diketahui. "Pengawasan kepada anak harus di perketat, karena target korbannya 10 tahun ke bawah" ucapnya.

Makmur yang juga merupakan Tim advokasi P2TPPA menerangkan agar para korban diarahkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar. "Tinggal orang tuanya datang melapokan saja, nanti psikolog anak disediakan langsung, dan itupun gratis," jelas dia. (*/fajar/JPG)


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 08:38

Maladministrasi atau Korupsi?

Apa  yang terjadi sebenarnya dengan perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Kalsel? Radar Banjarmasin…

Senin, 21 Agustus 2017 08:34

Sidang Perdana Korupsi Pasar Induk

NUNUKAN  –  Terdakwa perkara Pasar Induk jilid dua akhirnya jalani sidang perdana, Selasa…

Senin, 21 Agustus 2017 08:31

Ladies Disekap, Bos Batubara Diamankan

BANJARMASIN  –  Seorang pengusaha bernama Wawan  Pranata yang dilaporkan seorang…

Senin, 21 Agustus 2017 08:29

Pergoki Praktik Judi kala Berpatroli

SAMARINDA  –   Di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), Minggu (20/8) dini hari, empat…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:50

Kepemilikan Senpi dan Amunisi Ilegal Terbongkar

TENGGARONG   -  Tim Opsnal Polres Kukar yang dipimpin Ipda Aksarudin Adam kembali mengungkap…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:49

Pembantai Anak Istri Terima Putusan

SANGATTA  -  Didi Sumardi alias  Didi alias Tingai, akhirnya resmi berstatus terpidana.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:48

Melawan, Maling Motor Ditembak

PANGKALAN BUN –  Dua pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Supianor (40)…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:48

Coba Bunuh Diri Tapi Tidak Mati

NUNUKAN –   Diduga depresi, Bukhori Alfan (22), seorang korban deportasi yang ditampung di…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:44

Digeledah, Ada Sabu di Bungkus Rokok

BANJARMASIN  -  Nasib sial dialami Misrudiansyah (20),  warga  Martapura Lama, …

Jumat, 18 Agustus 2017 08:41

Empat Teroris Dapat Remisi

FAJAR  --  Empat orang terpidana terorisme ikut menikmati pemotongan masa pemidanaan alias…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .