MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 09:43
Pelayanan Publik Belum Memuaskan

OMBUDSMAN

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Sepanjang 2017, mulai Januari hingga pertengahan Maret, sebanyak 17 laporan masuk ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kaltim-Kaltara. Dominasi laporan yang diterima ORI ini terkait ketidakpuasan warga dalam menerima pelayanan publik. 

 Kepala ORI Kaltim Syarifah Rodiah mengatakan, setiap warga berhak melaporkan instansi pemerintah, jika mendapatkan pelayanan yang tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Standar pelayanan publik seyogianya diterima setiap warga negara Indonesia.

 “Laporan terbanyak di Balikpapan, mungkin kantor di Balikpapan. Tapi kami sudah memberikan kemudahan untuk pelaporan itu, jadi enggak ada alasan,” kata Syarifah, kemarin (19/3).

 Menurutnya, masyarakat memiliki hak yang penuh dalam pelayanan publik. Sedangkan, ORI  memiliki tugas mengawasi pelayanan publik. Ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 dan Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 

“Kalau masyarakat tidak puas dengan pelayanan bisa lapor. Kan pelayanan publik itu ada tiga macam, yaitu jasa, barang, dan administrasi,” sebutnya.

Syarifah mengakui, jumlah laporan pengaduan masyarakat yang masuk pada periode 2017, ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2016 lalu. “Sudah banyak perbaikan dalam pelayanan publik, karena setiap instansi yang dilaporkan kami selalu tindak lanjuti,” ucapnya.

Berdasarkan data perwakilan ORI Kaltimra, sepanjang tahun 2016, laporan pengaduan masyarakat yang masuk sebanyak 113 laporan. Dari jumlah itu, masyarakat yang tidak puas sebanyak 67 orang, kelompok masyarakat 10, dan sisanya badan hukum atau lainnya. 

Syarifah menambahkan, dari 113 laporan, sebanyak 48 laporan menyangkut ketidakpuasan masyarakat dalam menerima pelayanan publik.
“Adapun dari laporan itu, 48 laporan soal ketidakpuasan pelayanan publik yang diarahkan ke pemerintah daerah. Selanjutnya soal administrasi, kemudian sisanya ke BUMN, rumah sakit, pertanahan, dan lainnya,” paparnya.

Dijelaskan, ORI Kaltim dalam menyelesaikan laporan yang masuk, dimulai dengan pemeriksaan berkas laporan dan materi laporan. Selanjutnya diklarifikasi ke terlapor melalui tulisan. Namun, apabila belum selesai, maka klarifikasi akan dilakukan secara lisan. 

“Apabila belum juga selesai, maka dilakukan mediasi dengan mempertemukan antara terlapor dan pelapor. Jika belum juga selesai, dilakukan konsiliasi. Kalau itu belum juga selesai, maka Ombudsman yang akan memutuskan dengan memberikan rekomendasi sesuai dengan undang-undang dan saran,” jelasnya

Dia membeberkan, dari laporan yang masuk sepanjang tahun 2016 tersebut, sebanyak 87 laporan sudah diselesaikan dan sisanya masih berproses. 
“Harapannya di Hari Konsumen ini, masyarakat sebagai konsumen memahami apa saja yang menjadi haknya dan bisa melaporkan ke Ombudsman apabila itu terkait pelayanan publik,” pungkasnya. (tur/rus/k1)

 


BACA JUGA

Minggu, 26 Maret 2017 11:11

Surat Pengunduran Gafur Beredar

BALIKPAPAN - Musyawarah daerah (Musda) DPD II Golkar Balikpapan pada Rabu (15/3) lalu belum juga menciptakan…

Minggu, 26 Maret 2017 11:07

Ukir Akhir Pekan di Penta Auto Vaganza

BALIKPAPAN - Pentacity Shopping Venue yang terletak di kawasan niaga dan hunian modern Balikpapan Super…

Minggu, 26 Maret 2017 11:04

Demokrat Membantah, AGM Masih Ketua

BALIKPAPAN - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Balikpapan langsung merespon…

Minggu, 26 Maret 2017 10:57

Bangun KTT, SMAN 1 Gandeng Ditsapras Kemendikbud

BALIKPAPAN -  Dalam rangka meningkatkan kebersihan dan keindahan sekolah, SMAN 1 bekerja sama dengan…

Minggu, 26 Maret 2017 10:46

Disperindagkop Garansi Stok Bahan Pokok

SAMARINDA - DinasPerindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim memberikan garansi…

Minggu, 26 Maret 2017 10:44

Kekristenan dan Salib

Oleh: Pdt. Frediston Siletty, S.Th GEREJA di seluruh dunia, umumnya menggunakan salib sebagai lambang.…

Minggu, 26 Maret 2017 10:43

Sehari di Puncak, Jihan Digeser Mirza

PERSAINGAN perolehan polling di lomba Wajah Ceria PAUD/TK se-Balikpapan semakin ketat. Belum sepekan…

Sabtu, 25 Maret 2017 09:42

Tak Ada Toleransi bagi Rahmad

SAMARINDA  -  DPD I Golkar Kaltim rupanya sudah memberikan toleransi kepada Rahmad Mas'ud…

Sabtu, 25 Maret 2017 09:41

Hinca: Rita Jangan Campuri Demokrat

BALIKPAPAN  -  DPP Partai Demokrat memastikan Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan Abdul Gafur…

Sabtu, 25 Maret 2017 09:41

Buat Rahmad Mas'ud, Sebaiknya Fokus Urus Rakyat

BALIKPAPAN  -  Ekspektasi atau harapan masyarakat terhadap Wakil Wali Kota (wawali) Rahmad…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .