MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 09:43
Pelayanan Publik Belum Memuaskan

OMBUDSMAN

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Sepanjang 2017, mulai Januari hingga pertengahan Maret, sebanyak 17 laporan masuk ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kaltim-Kaltara. Dominasi laporan yang diterima ORI ini terkait ketidakpuasan warga dalam menerima pelayanan publik. 

 Kepala ORI Kaltim Syarifah Rodiah mengatakan, setiap warga berhak melaporkan instansi pemerintah, jika mendapatkan pelayanan yang tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Standar pelayanan publik seyogianya diterima setiap warga negara Indonesia.

 “Laporan terbanyak di Balikpapan, mungkin kantor di Balikpapan. Tapi kami sudah memberikan kemudahan untuk pelaporan itu, jadi enggak ada alasan,” kata Syarifah, kemarin (19/3).

 Menurutnya, masyarakat memiliki hak yang penuh dalam pelayanan publik. Sedangkan, ORI  memiliki tugas mengawasi pelayanan publik. Ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 dan Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 

“Kalau masyarakat tidak puas dengan pelayanan bisa lapor. Kan pelayanan publik itu ada tiga macam, yaitu jasa, barang, dan administrasi,” sebutnya.

Syarifah mengakui, jumlah laporan pengaduan masyarakat yang masuk pada periode 2017, ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2016 lalu. “Sudah banyak perbaikan dalam pelayanan publik, karena setiap instansi yang dilaporkan kami selalu tindak lanjuti,” ucapnya.

Berdasarkan data perwakilan ORI Kaltimra, sepanjang tahun 2016, laporan pengaduan masyarakat yang masuk sebanyak 113 laporan. Dari jumlah itu, masyarakat yang tidak puas sebanyak 67 orang, kelompok masyarakat 10, dan sisanya badan hukum atau lainnya. 

Syarifah menambahkan, dari 113 laporan, sebanyak 48 laporan menyangkut ketidakpuasan masyarakat dalam menerima pelayanan publik.
“Adapun dari laporan itu, 48 laporan soal ketidakpuasan pelayanan publik yang diarahkan ke pemerintah daerah. Selanjutnya soal administrasi, kemudian sisanya ke BUMN, rumah sakit, pertanahan, dan lainnya,” paparnya.

Dijelaskan, ORI Kaltim dalam menyelesaikan laporan yang masuk, dimulai dengan pemeriksaan berkas laporan dan materi laporan. Selanjutnya diklarifikasi ke terlapor melalui tulisan. Namun, apabila belum selesai, maka klarifikasi akan dilakukan secara lisan. 

“Apabila belum juga selesai, maka dilakukan mediasi dengan mempertemukan antara terlapor dan pelapor. Jika belum juga selesai, dilakukan konsiliasi. Kalau itu belum juga selesai, maka Ombudsman yang akan memutuskan dengan memberikan rekomendasi sesuai dengan undang-undang dan saran,” jelasnya

Dia membeberkan, dari laporan yang masuk sepanjang tahun 2016 tersebut, sebanyak 87 laporan sudah diselesaikan dan sisanya masih berproses. 
“Harapannya di Hari Konsumen ini, masyarakat sebagai konsumen memahami apa saja yang menjadi haknya dan bisa melaporkan ke Ombudsman apabila itu terkait pelayanan publik,” pungkasnya. (tur/rus/k1)

 


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 09:38

Gara-Gara Hal Ini, Emak-Emak Ngluruk ke Dewan

BALIKPAPAN  -  Aksi protes para driver angkutan berbasis online mendapat dukungan kalangan…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:36

Kelurahan-LPM Bimtek Jukir Pasar Sepinggan

BALIKPAPAN   -  Pembinaan berkelanjutan terus dilakukan LPM Sepinggan bersama kelurahan, Bhabinkamtibmas,…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:35

Dishub Surati Menhub dan Menkominfo

SAMARINDA   -  Maraknya penolakan terhadap taksi online di berbagai daerah yang ada di…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:32

Tim Pilkada Golkar Segera Temui Rita

SAMARINDA   -  Hingga saat ini, rupanya belum ada kepastian bahwa Ketua DPD Golkar Kaltim,…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:31

IG Dicabut, Pemkot Kehilangan Rp 5,6 M

BALIKPAPAN  -  Pemkot dipastikan kehilangan pendapatan sebesar Rp 5,6 miliar setelah diberlakukannya pencabutan…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:30

Lawan Arus Membahayakan Keselamatan

BALIKPAPAN  -  Di sejumlah wilayah masih saja ditemui adanya pelanggaran melawan arus yang…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:29

Penggunaan TPE Diyakini Bakal Tingkatkan PAD

BALIKPAPAN  -  Pengadaan terminal parkir elektronik (TPE) di tujuh titik di Balikpapan, disebutkan…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:29

Disporapar Akui Pengawasan Kurang

BALIKPAPAN  -  Pihak Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) mengakui minimnya…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:52

PERLU PERBAIKAN

Jika di sejumlah jalan protokol pemkot melakukan penataan trotoar, maka kondisi sebaliknya akan dijumpai…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:51

Jembatan Mahakam IV Terancam Molor

SAMARINDA   -  Dana segar kembali mengucur untuk proyek Jembatan Mahakam IV atau Jembatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .