MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 09:45
Nelayan Harap-Harap Cemas

Sulit Dapat Surat Andon, Takut Melaut

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Warga Balikpapan kini harus mulai bersiap untuk kesulitan membeli ikan laut. Pernyataan ini disampaikan langsung sejumlah perwakilan nelayan di wilayah Balikpapan Timur. Saat ini para nelayan tengah harap-harap cemas. Bukan akibat cuaca yang masih belum bersahabat, namun ada faktor lain. Yakni, permasalahan tentang surat pengantar nelayan atau biasa disebut surat andon yang sebelumnya dikeluarkan Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan, namun kini hanya bisa dikeluarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltim.

Nggak tahu, tiba-tiba saja tahun 2016 lalu surat andon hanya boleh dikeluarkan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim saja. Sementara hingga tahun 2015 lalu, DP3 Kota Balikpapan yang mengeluarkan,” ujar salah seorang nelayan Manggar Baru, Zainuddin kepada Balikpapan Pos, Minggu (19/3).

Lanjut Zainuddin, keberadaan surat andon ini sangat berarti bagi setiap nelayan. Pasalnya, surat ini bisa dipergunakan ketika nelayan ingin mencari ikan di luar wilayah perairan Kaltim. “Surat ini ibarat surat izin yang bisa diperlihatkan ke pihak berwenang, jika sewaktu-waktu saat melaut ketangkap petugas dari provinsi lain,” sambungnya.

Apabila tak mampu menunjukkan surat andon ke petugas, maka akan dikenakan saksi denda. Dendanya pun tak main-main, yakni sekira Rp 1,3 miliar. “Denda inilah yang menjadi kekhawatiran kami sebagai nelayan. Kalau sampai ketangkap, mana bisa kami membayar denda yang cukup tinggi,” akunya.

Menanggapi keluhan sejumlah nelayan Manggar Baru, anggota DPRD dapil Balikpapan Timur, Nurhadi langsung turun ke lapangan untuk mendengar keluhan sejumlah nelayan ini.

Dirinya menilai, adanya kebijakan baru tentang siapa yang berhak mengeluarkan surat andon agak membebankan para nelayan di Balikpapan. Dia menyebut pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim kurang perhatian dengan masalah ini.

“Jelas sekali kebijakan baru ini sangat membebankan sejumlah nelayan. Mereka harus ke Samarinda kalau mau mengurus surat andon ini. Benar-benar birokrasi yang tidak pro ke masyarakat kecil, bahkan mempersulit,” kata Nurhadi.

Sambung politikus PPP ini, para nelayan tak habis-habisnya diterpa masalah. Bukan hanya kesulitan mendapatkan bahan bakar, namun juga kesulitan mendapatkan batu es untuk ikan, cuaca yang tidak bisa diprediksi, ditambah lagi kesulitan birokrasi surat andon. “Jadi jangan heran kalau harga ikan nanti sangat mahal. Selain itu, melaut juga mempertaruhkan nyawa, terlebih harus meninggalkan keluarga di rumah,” bebernya.

Untuk itu, dirinya meminta dukungan Pemkot Balikpapan dan anggota DPRD Provinsi Kaltim dapil Balikpapan, untuk bisa mengawal keluhan nelayan ini agar kebijakan terkait pengeluarkan surat andon bisa dikaji lagi. “Intinya, kami berharap ada kerja nyata perwakilan anggota DPRD provinsi terkait keluhan nelayan ini. Apalagi, nelayan di Balikpapan jumlahnya cukup banyak,” tutup Nurhadi. (dan/rus/k1)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:57

TERBENGKALAI

Meriam perang peninggalan Jepang yang tertanam di kawasan Markoni Atas, RT 8, Kelurahan Damai, Balikpapan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:56

Dua Pengembang Rumah Murah Bersitegang di Dinas Pertanahan

BALIKPAPAN  -  Dua pengembang perumahan rumah murah bersitegang di Kantor Dinas Pertanahan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:54

Rizal Serahkan ke Provinsi

BALIKPAPAN  -  Wali Kota Rizal Effendi tak mau ambil pusing terkait mangkraknya proyek supermal…

Jumat, 21 Juli 2017 09:53

Pemkot Harus Jemput Bola

BALIKPAPAN  -  Merosotnya usaha di sektor pertambangan di Kaltim, seperti batu bara serta…

Jumat, 21 Juli 2017 09:52

23 Agustus, Disnaker Gelar Job Market Fair

BALIKPAPAN  -  Bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan maupun perusahaan yang mencari tenaga…

Jumat, 21 Juli 2017 09:51

Tiap Kelurahan, Bakal Dibentuk Kampung KB

BALIKPAPAN  -  Pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana…

Jumat, 21 Juli 2017 09:50

Ratusan Anak Perbatasan Potong “Burung”

Tim medis yang dibentuk Kodam VI Mulawarman harus bekerja ekstra untuk melayani peserta sunatan dan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:46

29 Juli, Calhaj Kloter I ke Tanah Suci

BALIKPAPAN   -  Pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan akan memberangkatkan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:44

Masih Ada Jamban Tidak Laik

BALIKPAPAN  -   Wah, walaupun bermoto Kota Bersih, Indah, Aman, dan Nyaman (beriman) dan masyarakatnya…

Kamis, 20 Juli 2017 09:58

Kesbangpol Awasi Pengikut HTI

BALIKPAPAN  -  Per tanggal 19 Juni, pemerintah pusat resmi membubarkan ormas Hizbut Tahrir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .