MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Senin, 20 Maret 2017 09:45
Nelayan Harap-Harap Cemas

Sulit Dapat Surat Andon, Takut Melaut

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Warga Balikpapan kini harus mulai bersiap untuk kesulitan membeli ikan laut. Pernyataan ini disampaikan langsung sejumlah perwakilan nelayan di wilayah Balikpapan Timur. Saat ini para nelayan tengah harap-harap cemas. Bukan akibat cuaca yang masih belum bersahabat, namun ada faktor lain. Yakni, permasalahan tentang surat pengantar nelayan atau biasa disebut surat andon yang sebelumnya dikeluarkan Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan, namun kini hanya bisa dikeluarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltim.

Nggak tahu, tiba-tiba saja tahun 2016 lalu surat andon hanya boleh dikeluarkan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim saja. Sementara hingga tahun 2015 lalu, DP3 Kota Balikpapan yang mengeluarkan,” ujar salah seorang nelayan Manggar Baru, Zainuddin kepada Balikpapan Pos, Minggu (19/3).

Lanjut Zainuddin, keberadaan surat andon ini sangat berarti bagi setiap nelayan. Pasalnya, surat ini bisa dipergunakan ketika nelayan ingin mencari ikan di luar wilayah perairan Kaltim. “Surat ini ibarat surat izin yang bisa diperlihatkan ke pihak berwenang, jika sewaktu-waktu saat melaut ketangkap petugas dari provinsi lain,” sambungnya.

Apabila tak mampu menunjukkan surat andon ke petugas, maka akan dikenakan saksi denda. Dendanya pun tak main-main, yakni sekira Rp 1,3 miliar. “Denda inilah yang menjadi kekhawatiran kami sebagai nelayan. Kalau sampai ketangkap, mana bisa kami membayar denda yang cukup tinggi,” akunya.

Menanggapi keluhan sejumlah nelayan Manggar Baru, anggota DPRD dapil Balikpapan Timur, Nurhadi langsung turun ke lapangan untuk mendengar keluhan sejumlah nelayan ini.

Dirinya menilai, adanya kebijakan baru tentang siapa yang berhak mengeluarkan surat andon agak membebankan para nelayan di Balikpapan. Dia menyebut pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim kurang perhatian dengan masalah ini.

“Jelas sekali kebijakan baru ini sangat membebankan sejumlah nelayan. Mereka harus ke Samarinda kalau mau mengurus surat andon ini. Benar-benar birokrasi yang tidak pro ke masyarakat kecil, bahkan mempersulit,” kata Nurhadi.

Sambung politikus PPP ini, para nelayan tak habis-habisnya diterpa masalah. Bukan hanya kesulitan mendapatkan bahan bakar, namun juga kesulitan mendapatkan batu es untuk ikan, cuaca yang tidak bisa diprediksi, ditambah lagi kesulitan birokrasi surat andon. “Jadi jangan heran kalau harga ikan nanti sangat mahal. Selain itu, melaut juga mempertaruhkan nyawa, terlebih harus meninggalkan keluarga di rumah,” bebernya.

Untuk itu, dirinya meminta dukungan Pemkot Balikpapan dan anggota DPRD Provinsi Kaltim dapil Balikpapan, untuk bisa mengawal keluhan nelayan ini agar kebijakan terkait pengeluarkan surat andon bisa dikaji lagi. “Intinya, kami berharap ada kerja nyata perwakilan anggota DPRD provinsi terkait keluhan nelayan ini. Apalagi, nelayan di Balikpapan jumlahnya cukup banyak,” tutup Nurhadi. (dan/rus/k1)


BACA JUGA

Minggu, 26 Maret 2017 11:11

Surat Pengunduran Gafur Beredar

BALIKPAPAN - Musyawarah daerah (Musda) DPD II Golkar Balikpapan pada Rabu (15/3) lalu belum juga menciptakan…

Minggu, 26 Maret 2017 11:07

Ukir Akhir Pekan di Penta Auto Vaganza

BALIKPAPAN - Pentacity Shopping Venue yang terletak di kawasan niaga dan hunian modern Balikpapan Super…

Minggu, 26 Maret 2017 11:04

Demokrat Membantah, AGM Masih Ketua

BALIKPAPAN - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Balikpapan langsung merespon…

Minggu, 26 Maret 2017 10:57

Bangun KTT, SMAN 1 Gandeng Ditsapras Kemendikbud

BALIKPAPAN -  Dalam rangka meningkatkan kebersihan dan keindahan sekolah, SMAN 1 bekerja sama dengan…

Minggu, 26 Maret 2017 10:46

Disperindagkop Garansi Stok Bahan Pokok

SAMARINDA - DinasPerindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim memberikan garansi…

Minggu, 26 Maret 2017 10:44

Kekristenan dan Salib

Oleh: Pdt. Frediston Siletty, S.Th GEREJA di seluruh dunia, umumnya menggunakan salib sebagai lambang.…

Minggu, 26 Maret 2017 10:43

Sehari di Puncak, Jihan Digeser Mirza

PERSAINGAN perolehan polling di lomba Wajah Ceria PAUD/TK se-Balikpapan semakin ketat. Belum sepekan…

Sabtu, 25 Maret 2017 09:42

Tak Ada Toleransi bagi Rahmad

SAMARINDA  -  DPD I Golkar Kaltim rupanya sudah memberikan toleransi kepada Rahmad Mas'ud…

Sabtu, 25 Maret 2017 09:41

Hinca: Rita Jangan Campuri Demokrat

BALIKPAPAN  -  DPP Partai Demokrat memastikan Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan Abdul Gafur…

Sabtu, 25 Maret 2017 09:41

Buat Rahmad Mas'ud, Sebaiknya Fokus Urus Rakyat

BALIKPAPAN  -  Ekspektasi atau harapan masyarakat terhadap Wakil Wali Kota (wawali) Rahmad…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .