MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Minggu, 16 April 2017 11:30
Selingkuhannya Mati Ditikam Suami, Ini Kata Si Istri

Mengaku Hanya Teman, Sering Diajak Jalan Korban

TAK ADA PENYESALAN: Buami Eka Wulandari, istri pelaku yang bersama korban saat kejadian.(ISTIMEWA)

PROKAL.CO, SEKITAR satu bulan Buami Eka Wulandari (31) berkenalan dengan Muhammad Dawi (30), yang menjadi korban penikaman hingga berujung kematian di kawasan perumahan Bangun Reksa, tepatnya di Jalan Taman Sari RT 20 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, pada Jumat (14/4) malam. 

Sang pelaku pembunuhan Udinsyah (43) mengaku gelap mata akibat cemburu. Pasalnya dia curiga istri tercintanya berselingkuh. Puncaknya terjadi saat Eka meminta suaminya mengantarkannya ke pasar malam yang berada di TKP, namun malah ditinggal tidur suaminya.

"Suami saya tidak pernah Pak, mau antar saya ke mana-mana. Kalau dia (korban, Red) mau antar saya jalan-jalan, jadi saya senang," aku Eka di hadapan petugas.

Sejuah ini menurut wanita satu anak ini, hubungannya dngan korban Dawi hanya sebatas teman saja. Dia sering diajak ikut ketika korban yang bekerja sebagai sopir pengantar kayu sedang mengantar pesanan. "Dia (korban, Red) kalau kerja kadang ngajakin saya muat kayu saya senang kalau diajak jalan-jalan," ujarnya.

Kejadian penikaman tersebut persis terjadi di depan mata Eka. Karena saat kejadian Eka dan Dawi berada di dalam mobil dan akan menuju pulang, setelah selesai jalan-jalan di pasar malam.

"Ketemunya di pasar malam, saya lagi main arisan-arisan berhadiah, kemudian mau pulang dan diantar sama Dawi itu. Belum sempat nyalakan mobil langsung tiba-tiba muncul suami saya dan tikam dia," papar wanita yang sudah menikah selama delapan tahun ini.

Menurut Eka, dia juga selama ini tidak punya masalah dengan rumah tangganya. Tidak ada cekcok. Eka mengatakan tidak merasa menyesal atau bersalah atas kejadian itu, lantaran dia menganggap hanya sebatas pertemanan saja dengan korban. "Tidak menyesal, saya tidak salah Pak, karena saya hanya berteman saja," katanya. (pri/war)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:47

Stabil: Itu Kejahatan Lingkungan

BALIKPAPAN  -  Pencemaran di aliran Sungai Ampal yang melintasi Kelurahan Damai, Balikpapan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:45

"Air Susu" di DAS Sungai Ampal, Ini Kata DLH ...

PENCEMARAN  limbah yang terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Ampal, Kamis (19/10), disebut-sebut…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:44

Utara-Tengah Rawan Maling

BALIKPAPAN  -   Balikpapan Utara dan Balikpapan Tengah adalah wilayah hukum yang diawasi…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:43

Gugat Pencegahan ke Luar Negeri

JAKARTA  -  Lepas dari jerat status tersangka, Ketua DPR Setya Novanto mengajukan gugatan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:42

Listrik Padam Sepekan, Pertamina Sarankan Jalur Alternatif

BALIKPAPAN  -  Sudah sepekan listrik dari Pertamina padam. Beberapa kawasan jadi gelap gulita.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:41

Beruang Butuh Keajaiban

BALIKPAPAN  -  Asa Persiba Balikpapan lolos dari jerat degradasi sepertinya bakal sulit terealisasi.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:39

Diperiksa Terkait Pencemaran Nama Baik

JAKARTA   -  Artis cantik Nikita Mirzani kembali berurusan dengan hukum. Dia diperiksa sebagai…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:34

Tersesat

“Mbak, minta tolong diumumkan dong? Bapaknya anak-anak terpisah dari keluarga”, pinta istri…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:48

Limbah Mengotori Sungai

BALIKPAPAN  -  Dampak pencemaran limbah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal yang diduga berasal…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:45

Pemilik Motor Pretelan Dibebaskan

BALIKPAPAN  -  Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya Abdul Rahman Hafid (48) dibolehkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .