MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 16 April 2017 11:30
Selingkuhannya Mati Ditikam Suami, Ini Kata Si Istri

Mengaku Hanya Teman, Sering Diajak Jalan Korban

TAK ADA PENYESALAN: Buami Eka Wulandari, istri pelaku yang bersama korban saat kejadian.(ISTIMEWA)

PROKAL.CO, SEKITAR satu bulan Buami Eka Wulandari (31) berkenalan dengan Muhammad Dawi (30), yang menjadi korban penikaman hingga berujung kematian di kawasan perumahan Bangun Reksa, tepatnya di Jalan Taman Sari RT 20 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, pada Jumat (14/4) malam. 

Sang pelaku pembunuhan Udinsyah (43) mengaku gelap mata akibat cemburu. Pasalnya dia curiga istri tercintanya berselingkuh. Puncaknya terjadi saat Eka meminta suaminya mengantarkannya ke pasar malam yang berada di TKP, namun malah ditinggal tidur suaminya.

"Suami saya tidak pernah Pak, mau antar saya ke mana-mana. Kalau dia (korban, Red) mau antar saya jalan-jalan, jadi saya senang," aku Eka di hadapan petugas.

Sejuah ini menurut wanita satu anak ini, hubungannya dngan korban Dawi hanya sebatas teman saja. Dia sering diajak ikut ketika korban yang bekerja sebagai sopir pengantar kayu sedang mengantar pesanan. "Dia (korban, Red) kalau kerja kadang ngajakin saya muat kayu saya senang kalau diajak jalan-jalan," ujarnya.

Kejadian penikaman tersebut persis terjadi di depan mata Eka. Karena saat kejadian Eka dan Dawi berada di dalam mobil dan akan menuju pulang, setelah selesai jalan-jalan di pasar malam.

"Ketemunya di pasar malam, saya lagi main arisan-arisan berhadiah, kemudian mau pulang dan diantar sama Dawi itu. Belum sempat nyalakan mobil langsung tiba-tiba muncul suami saya dan tikam dia," papar wanita yang sudah menikah selama delapan tahun ini.

Menurut Eka, dia juga selama ini tidak punya masalah dengan rumah tangganya. Tidak ada cekcok. Eka mengatakan tidak merasa menyesal atau bersalah atas kejadian itu, lantaran dia menganggap hanya sebatas pertemanan saja dengan korban. "Tidak menyesal, saya tidak salah Pak, karena saya hanya berteman saja," katanya. (pri/war)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 08:20
Teror Kepada Ulama

JANGAN PANIK..!! Masih Ada TNI-Polri, Kaltim Masih Kondusif

BALIKPAPAN  -  Masjid At-Taqwa di Jalan Jenderal Sudirman kemarin (23/2) dipenuhi personel…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:18

Menjawab Keraguan

BALIKPAPAN  -   Piala Gubernur Kaltim (PGK) II resmi bergulir. Empat tim di Grup B akan…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:11

Diduga Bawa Tiga Ton Sabu

APARAT  Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri menangkap kapal ikan Win Long…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:10

Setahun Beroperasi, Gudang Kerajinan Mebel Dilalap Api

PENAJAM  -  Baru setahun beroperasi, gudang kerajinan kayu atau mebel di Gang Sama Taka, RT…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:10

Hasil Tes Dinyatakan Sehat

AMBRUKNYA  Nusyirwan Ismail, calon wakil gubernur (cawagub) Kaltim nomor urut satu pasangan Andi…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:09

Nusyirwan Dua Kali Pingsan

SAMARINDA  -  Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kaltim, pasangan Andi Sofyan Hasdam untuk Pemilihan…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:07

MAKAN RUMPUT

Ada dua ekor sapi yang sedang makan rumput. Kemudian datanglah seekor harimau yang juga ikut makan rumput.…

Jumat, 23 Februari 2018 08:46

Wawali: Tuhan Lebih Cinta Iqbal

BALIKPAPAN   -  Jenazah Muhammad Iqbal, murid kelas VI SDN 028 Balikpapan dimakamkan di Tempat…

Jumat, 23 Februari 2018 08:42

Ajak Ayah Salat, Belum Sempat Potong “Burung”

Tangan Tri yang memegang teko putih bergetar saat menuangkan air ke pusara Muhammad Iqbal. Sang bunda…

Jumat, 23 Februari 2018 08:38

FKUB Ajak Warga Waspadai Kembali Bangkitnya Komunis

BALIKPAPAN  -   Teror terhadap ulama yang terjadi di Kota Beriman mengundang reaksi keras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .