MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Senin, 17 April 2017 10:42
SELINGKUH MEMBAWA MAUT
Udin Sudah Niat Menikam Selingkuhan Istrinya

Polisi Pastikan Motif Pembunuhan karena Cemburu

DIJEBOLOSKAN KE TAHANAN: Udinsyah saat diringkus anggota Polsek Balikpapan Utara. Cemburu buta membuatnya beringas dan sadis.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Kasus pembunuhan yang menewaskan korban Muhammad Dawi (30), warga Jalan Sangga Buana, RT 35, Kelurahan Graha Indah, kini masih dalam penanganan Polsek Balikpapan Utara. Ketika diperiksa petugas, pelaku pembunuhan yang diketahui bernama Udinsyah (43) ini mengakui telah menyiapkan senjata tajam saat mencari istrinya Buami Eka Wulandari (31), yang ternyata satu mobil dengan almarhum Muhammad Dawi.

Dengan alasan hanya untuk berjaga-jaga, faktanya Udinsyah mempersiapkan senjata tajam untuk menghabisi nyawa Muhammad Dawi dengan cara menikam pinggangnya sebanyak dua kali.

Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan melalui Panit Reskrim Ipda Nikson Sitompul mengatakan, senjata tajam tersebut diselipkan di pinggang pelaku Udinsyah. “Dia (pelaku) sudah membawa senjata jenis badik. Jadi bisa dibilang sudah berniat menikam korbannya. Namun, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan Senin (hari ini),” terang Kapolsek Sopyan, Minggu (16/4) kemarin.

Pelaku juga mengakui senjata tajam tersebut dia bawa sejak dari rumahnya. Pelaku sebelumnya menceritakan, saat itu dirinya tiba-tiba terbangun dari tidurnya dan segera menuju pasar malam yang berlokasi di Jalan Taman Sari, tepatnya di Perumahan Bangun Reksa, Km 6,5, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara.

Menggunakan motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi KT 3220 LN, Sabtu (15/4), sekira pukul 20.30 Wita, dirinya menuju pasar malam dan mendapati kedua keponakan yang katanya pergi bersama istrinya. Rupanya sang istri pamit membeli es pada keponakannya.

Mencari ke sana kemari, akhirnya dia melihat sang istri tengah bermain arisan. Sang istri juga tampak telah menenteng sejumlah hadiah dari permainan tersebut. Masih mengintai, tidak lama istrinya menghilang. Rupanya, mereka menaiki sebuah mobil pikap nomor polisi KT 8684 YC. Karena marah melihat istrinya Buami Eka Wulandari di dalam mobil bersama Muhammad Dawi, pelaku Udinsyah langsung kalap. Dia membabi buta menikam Muhammad Dawi yang tak sempat memberikan perlawanan.

Diketahui dari hasil autopsi mayat korban di RSKD Balikpapan, korban Muhammad Dawi mengalami tusukan sebanyak dua kali di bagian perut, sebelah kanan, dan pinggang kiri. Korban meninggal dunia di perjalanan saat dilarikan ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.

Pelaku yang sempat dititipkan di tahanan Mapolres Balikpapan, Minggu (16/4) kemarin, telah dikembalikan ke Polsek Balikpapan Utara. Kapolsek Balikpapan Utara mengatakan, penitipan pelaku dilakukan karena sel di mapolsek terdapat tahanan anak-anak. Namun, karena harus menjalani pemeriksaan, maka pelaku dikembalikan ke tahanan Polsek Balikpapan Utara.

Meski ada indikasi pembunuhan berencana, polisi tidak menerapkan pasal 340 KUHP, dengan ancaman hukuman mati. “Dipastikan motifnya karena kecemburuan, tidak ada motif lain. Pelaku dikenai pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara 15 tahun, subsider 351 ayat 3 KUHP mengenai penganiayaan hingga menyebabkan kematian korban, dengan ancaman hingga tujuh tahun penjara,” jelasnya. Karena kepemilikan senjata tajam, pelaku juga dikenai pasal 2 ayat 1 Undang-udang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Bersama dengan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti seperti senjata tajam yang digunakan pelaku, pakaian korban yang berlumuran darah, mobil pikap dan motor yang digunakan pelaku, serta motor Yamaha Vixion yang dipakai pelaku mencari korban.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengunjung pasar malam yang berlokasi di Jalan Taman Sari, tepatnya di Perumahan Bangun Reksa Km 6,5, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, mendadak histeris pada Jumat (14/4) malam, sekira pukul 21.30 Wita. Di tengah teriakan seorang wanita, seorang laki-laki berusaha menghindari kerumunan dan melarikan diri.

Dari dalam mobil bernomor polisi KT 8684 YC, seorang pria lain keluar sembari memegangi perutnya yang berlumuran darah, kemudian roboh. Melihat itu, warga lain memberikan pertolongan dan membawa korban yang diketahui telah ditikam senjata tajam ke rumah sakit.

 Sang pelaku akhirnya tertangkap di rumah ketua RT 20, Kelurahan Graha Indah, tempat di mana dia mengamankan diri. Pelaku akhirnya diserahkan ke kepolisian. “Katanya ada orang ditikam,” kata salah seorang warga bernama Dewi.

Belum sempat mendapatkan perawatan, korban bernama Muhammad Dawi (30) yang tinggal di Jalan Sangga Buana, RT 35, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo (RSKD). 

Dari informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, peristiwa berdarah tersebut berawal dari rasa cemburu Udinsyah (43), pelaku yang merupakan warga Jalan Projakal, Km 5,5, RT 31, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Dia meyakini istrinya Buami Eka Wulandari (31) telah berselingkuh dengan korban. 

Puncaknya terjadi pada Jumat malam ketika sang istri kedapatan pelaku tengah di pasar malam bersama korban. Saat itu, pelaku melihat istri tercintanya naik ke dalam sebuah mobil. Melihat itu, api cemburu pelaku semakin berkobar hingga akhirnya pelaku mendatangi mobil korban yang terparkir.

“Saat kejadian, pelaku melihat istrinya dan korban masuk ke dalam mobil. Karena saat itu pelaku juga sedang mencari istrinya, kemudian dihampiri dan terjadi penikaman itu,” ujar Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Sopyan.

Usai menikam korban, Udinsyah melarikan diri ke rumah salah satu ketua RT dengan alasan minta perlindungan dari amuk massa. Lantas, pria tersebut dicokok polisi dan dijebloskan dalam tahanan untuk menjalani proses hukum. (bp-21/ono/k1)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:00

Dibubarkan, HTI Tetap Berdakwah

BALIKPAPAN  -  Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang resmi dibubarkan pemerintah pada Rabu…

Jumat, 21 Juli 2017 08:59

Novel Prihatin Kinerja Polisi

JAKARTA  -  Kasus penyerangan Novel Baswedan, kemarin (20/7) genap masuk hari ke-100. Namun,…

Jumat, 21 Juli 2017 08:58

Mantan Pimpinan KPK Gugat Pasal Hak Angket

JAKARTA   -  Kewenangan DPR menggunakan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

Jumat, 21 Juli 2017 08:57

Lebih 100 Pendatang Gelap Tak Hadiri Sidang

BALIKPAPAN  -  Dari 489 warga pendatang gelap yang terjaring razia yustisi beberapa waktu…

Jumat, 21 Juli 2017 08:56

Baru Tiga Traffic Light Beroperasi 24 Jam

BALIKPAPAN  -  Kecelakaan lalu lintas justru marak di kawasan persimpangan yang sudah terpasang…

Jumat, 21 Juli 2017 08:55

Ramai Pelanggar di Jalan Minyak, Satlantas Diminta Tegas

BALIKPAPAN  -  Razia yang digelar Satlantas Polres Balikpapan di Jalan Yos Sudarso atau Jalan…

Jumat, 21 Juli 2017 08:54

Bos Bandar Buron

BALIKPAPAN  -  Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan…

Jumat, 21 Juli 2017 08:52

LIHAT NIH..!! Tampang Pembobol Warung Soto yang Bawa Lari TV Layar Datar

BALIKPAPAN  -  Satu pelaku pencurian dan dua penadah barang curian berhasil dibekuk jajaran…

Jumat, 21 Juli 2017 08:49

Dua Pengamen Dicukur Dadakan

BALIKPAPAN  -  Mungkin ada masyarakat yang telah terbiasa dengan keberadaan gelandangan maupun…

Kamis, 20 Juli 2017 09:02

Baca Pledoi, Otto Berlinang Air Mata

BALIKPAPAN  -  Sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Otto Rajasa (40)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .