MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KALTIM

Jumat, 21 April 2017 08:21
Jamkesda Ditutup, Satgas Dibentuk

Warga Tetap Dapat Layanan Kesehatan Gratis

PROKAL.CO, PEMERINTAH  Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membentuk satuan tugas (Satgas) layanan kesehatan. Satgas tersebut nantinya yang akan menjalankan program pemerintah pengganti Jamkesda. Bupati PPU Yusran Aspar mengatakan, yang tergabung dalam satgas tersebut yakni, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, RSUD PPU, BPJS dan unsur perwakilan masyarakat. “Termasuk wartawan bisa masuk dalam unsur perwakilan masyarakat. Kalau memang nanti pelayananya jelek, ya diberitakan. Supaya saya bisa langsung tahu kondisi di bawah,” kata Yusran Aspar usai menemui pengunjuk rasa, kemarin (20/4).

Warga kurang mampu yang belum terakomodir dalam program penerima bantuan iuran (PBI) APBN yang telah ditetapkan Kementerian Sosial (Kemesos) sebanyak 61.681 tersebut, dianjurkan melapor ke satgas apabila tidak mendapat layanan kesehatan baik itu di puskesmas maupun di rumah sakit. “Kalau datang ke loket (puskesmas dan rumah sakit) tidak dilayani, lapor ke satgas. Nanti satgas yang akan menyelesaikan,” jelasnya.

Bagian Hukum Setkab PPU telah diperintahkan oleh bupati untuk menyusun naskah pembentukan Satgas layanan kesehatan tersebut. “Saya sudah perintahkan Bagian Hukum membentuk satgas-nya,” terang Yusran.

Layanan kesehatan gratis tersebut, Yusran menegaskan, mulai berlaku hari ini, Jumat (21/4). Anggaran layanan kesehatan gratis tersebut akan ditangani langsung oleh Dinas Kesehatan PPU. “Warga yang berobat nanti biayanya diklaim di Dinas Kesehatan,” bebernya.

Pemerintah daerah telah menyediakan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk layanan kesehatan gratis tersebut. Sementara anggaran Jamkesda tersisa akan dialihkan nantinya ke Dinas Kesehatan. “Anggaran Jamkesda itu ada Rp 15 miliar, tapi sudha digunakan untuk bayar utang sebesar Rp 11 miliar. Jadi masih ada sisa Rp 4 miliar yang akan dialihkan ke Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi program tersebut,” jelas dia.

Program layanan kesehatan gratis yang ditangani langsung oleh Dinas Kesehatan merupakan jelmaan dari Jamkesda. Bupati menerangkan, pemerintah daerah memang mengeluarkan SK pemeberhentian layanan Jamkesda. Namun, tidaks erta merta layanan kesehatan gratis ditiadakan. Karena bupati tidak ingin mendapat preridakt sebagai pembangkang atas perintah undang-undang tentang BPJS.

“Ibaratnya kita ganti baju saja. Sebelumnya ditangani UPT Jamkesda, nah sekarang ditangani langsung leh Dinas Kesehatan. Sama halnya dengan THR (tunjangan hari raya) untuk pegawai pemkab. Kalau tetap THR, kita pasti ditangkap (perkara hukum). Jadi kita ubah menjadi TPP (tunjangan perbaikan penghasilan),” ujarnya.

Layanan kesehatan gratis yang dikelola Dinas Kesehatan ini, Yusran menyatakan, akan berlaku sampai seluruh warga kurang mampu diakomodir dalam kepersertaan BPJS yang ditanggung oleh pemerintah pusat atau PBI APBN. “Berlaku sampai semua diakomodir APBN. Kalau tidak diakomodir, kita (pemkab) yang menangani, intinya pelayanan ini gratis,” pungkasnya. (kad/rus)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 10:01

Mortir Aktif Ditemukan di Ladang

TANA PASER  -  Masyarakat Desa Tempakan dihebohkan penemuan sebuah mortir yang diduga masih…

Senin, 20 November 2017 09:59

Dorong Potensi Wisata, DPRD Paser Kunjungi Toraja

TANA PASER  -  Potensi wisata di Kabupaten Paser yang dapat dikembangkan cukup banyak. Tetapi,…

Senin, 20 November 2017 09:59

Dinsos Tak Ada Anggaran Pembinaan Khusus WTS

TANA PASER  - Menanggapi lokasi prostitusi yang kembali tumbuh di sejumlah wilayah di Kabupaten…

Senin, 20 November 2017 09:58

Jalan Sehat Diikuti Ribuan Peserta

TANA PASER -  Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Safaruddin melakukan kunjungan kerja di Kabupaten…

Senin, 20 November 2017 09:55

Faisal Dibekuk di Pelabuhan Speedboat

PENAJAM  -  Satreskoba Polres Penajam Paser Utara (PPU) meringkus kurir narkoba di Pelabuhan…

Senin, 20 November 2017 09:53

Bupati Ragu Teken SK Pengangkatan CPNS

PENAJAM  -  Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar meragukan kebenaran dokumen milik…

Senin, 20 November 2017 09:52

Jelang Akhir Tahun, Kaltim Siapkan 5 Juta Ekor Ternak

SAMARINDA   –  Jelang Natal dan tahun baru, konsumsi daging ternak diperkirakan meningkat.…

Senin, 20 November 2017 09:51

Beasiswa Daerah Turun 35 Persen

PENAJAM  -  Defisit anggaran daerah turut mempengaruhi program beasiswa Pemerintah Kabupaten…

Sabtu, 18 November 2017 07:52

Bupati Lepas Peserta Perkempinas III Tahun 2017

PENAJAM  -  Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar melepas 24 orang peserta Perkemahan…

Sabtu, 18 November 2017 07:50

Putusan MA, Hasil Suara TPS 1 Diakumulasi dengan TPS 2

PENAJAM  -  Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ulang Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .