MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 21 April 2017 08:42
BLBI Kembali Diusut

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Kasus skandal korupsi surat keterangan lunas (SKL) Badan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali mencuat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan sudah membuka penyidikan baru dengan menetapkan seorang tersangka berinisial ST, mantan pejabat negara yang berwenang mengeluarkan SKL untuk para debitor BLBI.

”Tadi habis gelar perkara, sepakat naik (penyidikan),” ujar sumber internal KPK kepada Jawa Pos, kemarin (20/4). Informasinya, penetapan tersangka itu sudah dilakukan akhir Maret lalu. ST disangka terlibat dalam pengesahan SKL para pengemplang duit BLBI. Tentu saja, penetapan itu berpotensi mengungkap siapa saja elit politik yang dulu pernah disebut-sebut menilap duit BLBI triliunan rupiah.

Sayang, KPK belum mau mengiyakan informasi itu. Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan yang ditemui usai acara Saya Perempuan Antikorupsi (SPAK) di kawasan Epicentrum kemarin tidak mau berkomentar saat dikonfirmasi hal tersebut. Dia langsung masuk ke mobil saat wartawan mengejar konfirmasi tersebut.

Setali dengan Basaria, Juru Bicara KPK Febri Diansyah juga mengaku belum mengetahui informasi panas tersebut. Padahal, kemarin ada pemeriksaan terhadap Kwik Kian Gie, mantan Menteri Perekonomian era Presiden Megawati Soekarno Putri. ”Tadi memang ada pemeriksaan (Kwik Kian Gie). Namun belum dapat info lengkap agenda tersebut,” kilah Febri.

Sementara itu, Kwik Kian Gie yang ditemui usai diperiksa justru membenarkan bila dirinya diperiksa sebagai saksi untuk perkara SKL BLBI. Tepatnya soal hak tagih (cessie) Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) milik Sjamsul Nursalim. ”Karena ketika saya jabat Menko Perekonomian, ada urusan dengan BLBI dan semua konsekuensinya,” ungkapnya.

Sebagai catatan, Sjamsul Nursalim merupakan satu diantara obligor BLBI yang mendapat SKL dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Bersama puluhan obligor lain, dia mendapat SKL dari Kepala BPPN saat itu. (tyo/JPG)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 08:44

Digeledah, Ada Sabu di Bungkus Rokok

BANJARMASIN  -  Nasib sial dialami Misrudiansyah (20),  warga  Martapura Lama, …

Jumat, 18 Agustus 2017 08:41

Empat Teroris Dapat Remisi

FAJAR  --  Empat orang terpidana terorisme ikut menikmati pemotongan masa pemidanaan alias…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:40

KPK Tindaklanjuti Keterangan Miryam

JAKARTA   -   Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Thony Saut Situmorang memastikan…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:39

Dianiaya, Bapak Dilaporkan ke Polisi

PONTIANAK  –   Fita Kurnia melaporkan ayah kandungnya, Sutikno kepada polisi karena…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:38

12 Pengibar Bendera Pingsan

CIANJUR –  Sebanyak 12 orang pengibar bendera di lapangan Pagelaran, Kabupaten Cianjur langsung…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:37

Penumpang Citilink Diamankan

GORONTALO  -   Seorang calon penumpang pesawat di Bandara Jalaludin Gorontalo berinisial…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:47

Jaring R2 di Halaman Samsat

BANJARMASIN  -  Pengendara roda dua  yang melintas di jalan Hasan Basri Kayu Tangi, Banjarmasin…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:45

Ayah Garap Anak Tiri Berkali-kali

SANGATTA  -  BI memang tidak pantas disebut ayah. Pasalnya, tega mencabuli anak tirinya, sebut…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:43

Lapas Tambah Syarat Remisi

SAMPIT  –   Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Sampit mengajukan remisi sekitar…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:42

Tarif Ditetapkan Paksa oleh Komura

SAMARINDA  –  Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .