MANAGED BY:
SELASA
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 21 April 2017 08:42
BLBI Kembali Diusut

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Kasus skandal korupsi surat keterangan lunas (SKL) Badan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali mencuat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan sudah membuka penyidikan baru dengan menetapkan seorang tersangka berinisial ST, mantan pejabat negara yang berwenang mengeluarkan SKL untuk para debitor BLBI.

”Tadi habis gelar perkara, sepakat naik (penyidikan),” ujar sumber internal KPK kepada Jawa Pos, kemarin (20/4). Informasinya, penetapan tersangka itu sudah dilakukan akhir Maret lalu. ST disangka terlibat dalam pengesahan SKL para pengemplang duit BLBI. Tentu saja, penetapan itu berpotensi mengungkap siapa saja elit politik yang dulu pernah disebut-sebut menilap duit BLBI triliunan rupiah.

Sayang, KPK belum mau mengiyakan informasi itu. Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan yang ditemui usai acara Saya Perempuan Antikorupsi (SPAK) di kawasan Epicentrum kemarin tidak mau berkomentar saat dikonfirmasi hal tersebut. Dia langsung masuk ke mobil saat wartawan mengejar konfirmasi tersebut.

Setali dengan Basaria, Juru Bicara KPK Febri Diansyah juga mengaku belum mengetahui informasi panas tersebut. Padahal, kemarin ada pemeriksaan terhadap Kwik Kian Gie, mantan Menteri Perekonomian era Presiden Megawati Soekarno Putri. ”Tadi memang ada pemeriksaan (Kwik Kian Gie). Namun belum dapat info lengkap agenda tersebut,” kilah Febri.

Sementara itu, Kwik Kian Gie yang ditemui usai diperiksa justru membenarkan bila dirinya diperiksa sebagai saksi untuk perkara SKL BLBI. Tepatnya soal hak tagih (cessie) Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) milik Sjamsul Nursalim. ”Karena ketika saya jabat Menko Perekonomian, ada urusan dengan BLBI dan semua konsekuensinya,” ungkapnya.

Sebagai catatan, Sjamsul Nursalim merupakan satu diantara obligor BLBI yang mendapat SKL dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Bersama puluhan obligor lain, dia mendapat SKL dari Kepala BPPN saat itu. (tyo/JPG)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 08:15

Pelaku Saksikan Mertua Teguk Kopi Racun

LIMBOTO  -  Kasus kopi beracun terjadi di Kelurahan Biyonga, Limboto, Kabupaten Gorontalo.…

Selasa, 16 Januari 2018 08:13

Perampok Beraksi di Mandastana

MARABAHAN  -  Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi  Desa Tabing Rimbah Ray 7 Rt 11,…

Selasa, 16 Januari 2018 08:12

Dewan Dukung Unjuk Rasa Kasus Zenith

SAMPIT –  Rencana unjuk rasa pengungkapan bandar zenith mendapat dukungan dari Ketua DPRD…

Selasa, 16 Januari 2018 08:11

Tajamnya Pedang Ciutkan Nyali Karyawan

MADIUN –  Bagaimana karyawan minimarket tak ciut nyali menghadapi komplotan berandalan Minggu…

Selasa, 16 Januari 2018 08:10

Dugaan Pencabulan Santri Minim Bukti

PANGKALAN BUN  -  Siti Noor Solcha (38) orang tua dari SVT (15) mengadu ke Kantor Dinas Pemberdayaan…

Selasa, 16 Januari 2018 08:08

Bus Pesantren Ar Ruadah Terbakar

PANGKALAN BUN   -  Sebuah Bus antar jemput milik Pondok Pesantren (Ponpes) Ar Ruadah yang…

Selasa, 16 Januari 2018 08:07

Buron Penipuan Kelas Kakap Dicokok

SARADAN  –  Pantas saja penampilan tersangka penipu ini perlente. Total kerugian korbannya…

Senin, 15 Januari 2018 08:24

Gara-Gara Cemburu, Seorang Pemuda Bakar Diri

PEKALONGAN  -  Seorang pemuda di Pekalongan ini nekat melakukan aksi bakar diri di depan rumah…

Senin, 15 Januari 2018 08:22

14 Santri Jadi Korban Sodomi

BANDARLAMPUNG   -   Kasus pencabulan yang menghebohkan kembali terjadi di wilayah hukum Polsek…

Senin, 15 Januari 2018 08:20

Orang Tua Perantai Anak jadi Tersangka

PADANG  -  Polresta Padang akhirnya menciduk ayah tiri dan ibu kandung dari ZH, 11, bocah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .