MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 21 April 2017 08:42
BLBI Kembali Diusut

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Kasus skandal korupsi surat keterangan lunas (SKL) Badan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali mencuat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan sudah membuka penyidikan baru dengan menetapkan seorang tersangka berinisial ST, mantan pejabat negara yang berwenang mengeluarkan SKL untuk para debitor BLBI.

”Tadi habis gelar perkara, sepakat naik (penyidikan),” ujar sumber internal KPK kepada Jawa Pos, kemarin (20/4). Informasinya, penetapan tersangka itu sudah dilakukan akhir Maret lalu. ST disangka terlibat dalam pengesahan SKL para pengemplang duit BLBI. Tentu saja, penetapan itu berpotensi mengungkap siapa saja elit politik yang dulu pernah disebut-sebut menilap duit BLBI triliunan rupiah.

Sayang, KPK belum mau mengiyakan informasi itu. Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan yang ditemui usai acara Saya Perempuan Antikorupsi (SPAK) di kawasan Epicentrum kemarin tidak mau berkomentar saat dikonfirmasi hal tersebut. Dia langsung masuk ke mobil saat wartawan mengejar konfirmasi tersebut.

Setali dengan Basaria, Juru Bicara KPK Febri Diansyah juga mengaku belum mengetahui informasi panas tersebut. Padahal, kemarin ada pemeriksaan terhadap Kwik Kian Gie, mantan Menteri Perekonomian era Presiden Megawati Soekarno Putri. ”Tadi memang ada pemeriksaan (Kwik Kian Gie). Namun belum dapat info lengkap agenda tersebut,” kilah Febri.

Sementara itu, Kwik Kian Gie yang ditemui usai diperiksa justru membenarkan bila dirinya diperiksa sebagai saksi untuk perkara SKL BLBI. Tepatnya soal hak tagih (cessie) Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) milik Sjamsul Nursalim. ”Karena ketika saya jabat Menko Perekonomian, ada urusan dengan BLBI dan semua konsekuensinya,” ungkapnya.

Sebagai catatan, Sjamsul Nursalim merupakan satu diantara obligor BLBI yang mendapat SKL dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Bersama puluhan obligor lain, dia mendapat SKL dari Kepala BPPN saat itu. (tyo/JPG)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 08:39

Nyabu, Janda dan Residivis Dicokok

MATARAM  --  Tim Sat Resnarkoba Polres  Mataram belum lama ini menangkap pengguna obat-obatan…

Selasa, 22 Mei 2018 08:36

Idrus Diperiksa KPK

JAKARTA   –   Skandal korupsi pembahasan dan pengesahan rencana kerja dan anggaran…

Selasa, 22 Mei 2018 08:35

Dua Madi asal Sungai Danau Masuk Jaringan Malaysia

BANJARMASIN   - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua…

Selasa, 22 Mei 2018 08:34

Kejati Jambi Buru Enam DPO

JAMBI   –  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, beberapa bulan belakangan ini berhasil…

Selasa, 22 Mei 2018 08:32

24 Jamaah Ahmadiyah Masih di Polres

JAKARTA   –   Peristiwa kekerasan yang kembali menerpa Jamaah Ahmadiyah di Lombok…

Senin, 21 Mei 2018 08:32

Otak Pelaku Pengeroyokan Diringkus

PENAJAM   -   Jajaran Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) menangkap pelaku pengeroyokan…

Senin, 21 Mei 2018 08:29

Awas! Main Petasan Bisa Dipenjara

BALIKPAPAN   -   Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta memastikan pihaknya melakukan…

Senin, 21 Mei 2018 08:29

ABG Diperkosa Tetangga

SEKAYU –  Kekerasan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Belum tuntas kasus pelecehan…

Senin, 21 Mei 2018 08:27

Membantu, Motor Malah Dicuri Ibu-ibu

SURABAYA   –   Air susu dibalas air tuba, inilah peribahasa yang cocok dengan peristiwa…

Senin, 21 Mei 2018 08:27

TO Narkoba Diringkus

KANDANGAN  –  Berakhir sudah petualangan Fauzan Rahman (24),  seorang pengedar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .