MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 21 April 2017 08:44
Jatah Rastra Diduga Diselewengkan
DIDUGA DISELEWENGKAN: Warga membagi rastra secara rata karena jatah yang diterima perangkat desa tidak seperti biasa.

PROKAL.CO, TANJUNG  - Permasalahan pembagian beras sejahtera (Rastra) terjadi di Desa Takulat, Tanta, Tabalong. Warga Miskin penerimanya terpaksa harus berbagi jatah dengan penerima yang tidak kebagian, sehingga jatah yang diterima kali ini tidak seperti biasanya.

Kemunculan persoalan ini lantaran jumlah penerima yang layak di Desa Takulat sebagian tidak masuk daftar. Akhirnya, aparat pemerintah desa setempat mengeluarkan kebijakan untuk membagi rata jatah yang ada.

Keputusan tersebut terpaksa diambil demi untuk meredam perselisihan antar warga. Agar tidak terjadi kecemburuan antara warga yang satu dengan lainnya.

Kepala Desa Takulat, Asdin Lambause mengungkapkan, pola pembagian Rastra untuk warga miskin itu dengan cara membentuk dua kelompok penerima. "Pembagian pertama diterima kelompok A, selanjutnya jika pembagian lagi baru diterima kelompok B," terangnya, Kamis (20/4) kemarin.

Di Desa Tamiyang sedikitnya ada sebanyak 40 kepala keluarga (KK) miskin yang layak menerima Rastra. Sementara yang terdaftar baru sebanyak 18 KK. "Banyak warga miskin di desa kami," terangnya.

Pembagian Rastra sendiri sesuai petunjuk pemerintah pusat hanya diberi 15 kilogram beras dalam satu kemasan karung per bulan per KK. Namun, karena masalah ini, terpaksa jatah sebulan pun menjadi dua bulan.

Permasalahan ini pun disampaikan Pembakal di hadapan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani ketika menggelar pertemuan di salah satu rumah warga di Desa Tamiyang. Pertemuan digelar atas permintaan warga ke Pemkab Tabalong.

Setelah mendengarkan dulu persoalannya, bupati memutuskan akan membantu warga yang tidak menerima Rastra. Khusus keluarga miskin namun tidak terdaftar sebagai penerimanya.

"Sebetulnya tidak boleh dibagi. Tapi saya akan perjuangkan, dari 18 KK penerima menjadi 40 KK," tutur Anang Syakhfiani di hadapan warga Desa Tamiyang.

Untuk memastikan pembagiannya berjalan lancar, dia meminta Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tabalong H Yuhani agar bisa melaksanakan sebagaimana permintaan warga. Yaitu, memasukan mereka sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Pemkab Tabalong.

Meski begitu, dia berharap warga tidak bergantung pada Rastra dalam pemenuhan kebutuhan keseharian. Melainkan tetap harus berupaya dengan rajin bertani atau menanam padi sawah miliknya.

Kepala Dinsos Kabupaten Tabalong menyatakan jika pembagian Rastra di Desa Takulat tidak sesuai aturan. "Itu memang tidak boleh," ucapnya. “Seharusnya, kepala desa membawa masalah ini ke musyawarah kecamatan untuk memutuskan penerima Rastra. Kemudian, data yang disepakati di musyawarah menjadi rujukan Dinsos dan pemerintah pusat untuk membantu.”

Pun begitu, Yuhani memberitahukan, masalah tersebut akan segera diselesaikan dengan cara memenuhi permintaan warga desa, sesuai kebijakan bupati. "Nanti kami tambah, apalagi ini untuk kepentingan warga," imbuhnya. (ibn/by/ram/KPG)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 08:15

Sudah Berupaya, Musibah Tak Terhindarkan

TARAKAN  –   Penyebab kecelakaan laut kapal cepat Harapan Baru Express Selasa (22/5)…

Jumat, 25 Mei 2018 08:13

Curi Motor, Divonis 18 Bulan Bui

SAMARINDA   -  Belum sempat menikmati hasil curian, seorang maling bernama Rusli alias…

Jumat, 25 Mei 2018 08:12

Lima Korban Meninggal Tidak Diautopsi

TARAKAN  -  Lima korban meninggal akibat peristiwa kecelakaan Kapal cepat Harapan Baru Express…

Jumat, 25 Mei 2018 08:11

Ina Lima Kali Berusaha Bunuh Diri

MARTAPURA   –  Penyelamatan Ina (25) berlangsung dramatis, kemarin (24/5) siang. Warga…

Kamis, 24 Mei 2018 08:45

Dua Ketua Parpol Diamankan Polisi

BANYUWANGI  –    Wajah dua anggota DPRD Banyuwangi tertunduk lesu saat digiring…

Kamis, 24 Mei 2018 08:42

Terlibat Sabu, Brigadir Herdi Dipecat

SUKA MAKMUE  -  Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto memimpin langsung upacara Pemberhentian…

Kamis, 24 Mei 2018 08:40

Anak Temukan Ayahnya Tergantung

PELAIHARI  -  Hati Simon (30) tak kuasa melihat jasad ayahnya,  Sudiran (58) dalam keadaaan…

Kamis, 24 Mei 2018 08:38

Makanan Kedaluwarsa Tetap Dipajang

BONTANG  –  Di Bulan Ramadan ini tim gabungan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah,…

Rabu, 23 Mei 2018 08:11

Lima Nyawa Penumpang Melayang

TARAKAN   -   Lima nyawa kembali melayang di perairan Kalimantan Utara. Kecelakaan kapal cepat…

Rabu, 23 Mei 2018 08:09

KSOP Sebut Sopir Mengantuk

TARAKAN   -  Sejumlah korban selamat dari insiden kapal cepat Harapan Express yang menabrak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .