MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 21 April 2017 08:44
Jatah Rastra Diduga Diselewengkan
DIDUGA DISELEWENGKAN: Warga membagi rastra secara rata karena jatah yang diterima perangkat desa tidak seperti biasa.

PROKAL.CO, TANJUNG  - Permasalahan pembagian beras sejahtera (Rastra) terjadi di Desa Takulat, Tanta, Tabalong. Warga Miskin penerimanya terpaksa harus berbagi jatah dengan penerima yang tidak kebagian, sehingga jatah yang diterima kali ini tidak seperti biasanya.

Kemunculan persoalan ini lantaran jumlah penerima yang layak di Desa Takulat sebagian tidak masuk daftar. Akhirnya, aparat pemerintah desa setempat mengeluarkan kebijakan untuk membagi rata jatah yang ada.

Keputusan tersebut terpaksa diambil demi untuk meredam perselisihan antar warga. Agar tidak terjadi kecemburuan antara warga yang satu dengan lainnya.

Kepala Desa Takulat, Asdin Lambause mengungkapkan, pola pembagian Rastra untuk warga miskin itu dengan cara membentuk dua kelompok penerima. "Pembagian pertama diterima kelompok A, selanjutnya jika pembagian lagi baru diterima kelompok B," terangnya, Kamis (20/4) kemarin.

Di Desa Tamiyang sedikitnya ada sebanyak 40 kepala keluarga (KK) miskin yang layak menerima Rastra. Sementara yang terdaftar baru sebanyak 18 KK. "Banyak warga miskin di desa kami," terangnya.

Pembagian Rastra sendiri sesuai petunjuk pemerintah pusat hanya diberi 15 kilogram beras dalam satu kemasan karung per bulan per KK. Namun, karena masalah ini, terpaksa jatah sebulan pun menjadi dua bulan.

Permasalahan ini pun disampaikan Pembakal di hadapan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani ketika menggelar pertemuan di salah satu rumah warga di Desa Tamiyang. Pertemuan digelar atas permintaan warga ke Pemkab Tabalong.

Setelah mendengarkan dulu persoalannya, bupati memutuskan akan membantu warga yang tidak menerima Rastra. Khusus keluarga miskin namun tidak terdaftar sebagai penerimanya.

"Sebetulnya tidak boleh dibagi. Tapi saya akan perjuangkan, dari 18 KK penerima menjadi 40 KK," tutur Anang Syakhfiani di hadapan warga Desa Tamiyang.

Untuk memastikan pembagiannya berjalan lancar, dia meminta Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tabalong H Yuhani agar bisa melaksanakan sebagaimana permintaan warga. Yaitu, memasukan mereka sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Pemkab Tabalong.

Meski begitu, dia berharap warga tidak bergantung pada Rastra dalam pemenuhan kebutuhan keseharian. Melainkan tetap harus berupaya dengan rajin bertani atau menanam padi sawah miliknya.

Kepala Dinsos Kabupaten Tabalong menyatakan jika pembagian Rastra di Desa Takulat tidak sesuai aturan. "Itu memang tidak boleh," ucapnya. “Seharusnya, kepala desa membawa masalah ini ke musyawarah kecamatan untuk memutuskan penerima Rastra. Kemudian, data yang disepakati di musyawarah menjadi rujukan Dinsos dan pemerintah pusat untuk membantu.”

Pun begitu, Yuhani memberitahukan, masalah tersebut akan segera diselesaikan dengan cara memenuhi permintaan warga desa, sesuai kebijakan bupati. "Nanti kami tambah, apalagi ini untuk kepentingan warga," imbuhnya. (ibn/by/ram/KPG)


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 09:26

Tiga Tersangka, Beda Bos Bandar

BALIKPAPAN  -  Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim meringkus tiga pengedar di…

Jumat, 23 Juni 2017 09:25

Wanita Ini Jual Diri Lewat Online, Diciduk Saat Berada di Hotel

SAMARINDA  –  Patroli tim cybercrime Satreskrim Polresta Samarinda selama dua pekan…

Jumat, 23 Juni 2017 09:23

Pesta Narkoba Honorer Digerebek

MUARA TEWEH  -  Honorer sebuah instansi lingkup Pemkab Batara digerebek sedang pesta narkoba,…

Jumat, 23 Juni 2017 09:23

Karyawan Terlibat Perampokan Duit THR Rp 1,1 M

SANGATTA –   Dua oknum karyawan PT PMI diduga kuat terlibat perampokan uang perusahaan. Mereka…

Jumat, 23 Juni 2017 09:22

Sejumlah Pasangan Diamankan

PALANGKA RAYA –  Demi memastikan keamanan dan melakukan pemantauan keamanan, ketertiban masyarakat…

Jumat, 23 Juni 2017 09:22

ASN Kandangan Curi Motor Dinas

KANDANGAN –  Gara-gara memiliki banyak utang akibat melakukan perjudian, Rizqan Wahyudi (34),…

Kamis, 22 Juni 2017 09:04

Software Bajakan Rentan Serangan Malware

URUSAN cyber security di Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Hasil pemantauan Digital Crime Unit (DCU)…

Kamis, 22 Juni 2017 09:02

Tabrak Mobil, Kaki Pegawai Hotel Putus

KECELAKAAN  di jalur tengkorak kembali terjadi, Rabu (21/6). Sebuah sepeda motor menghantam mobil…

Kamis, 22 Juni 2017 09:00

Bawa Sabu, Kakek Renta Berkilah Dijebak

PELAIHARI  -  Tak disangka peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Kintap dilakukan oleh seorang…

Kamis, 22 Juni 2017 08:56
Satu Perampok Duit Rp 1,1 M Ditangkap

Diringkus di Jalan Poros Pengadan Karangan

SANGATTA  -  Satu pelaku perampokan PT PT Multy Pasific Indonesia (MPI) di Kecamatan Karangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .