MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 21 April 2017 08:44
Jatah Rastra Diduga Diselewengkan
DIDUGA DISELEWENGKAN: Warga membagi rastra secara rata karena jatah yang diterima perangkat desa tidak seperti biasa.

PROKAL.CO, TANJUNG  - Permasalahan pembagian beras sejahtera (Rastra) terjadi di Desa Takulat, Tanta, Tabalong. Warga Miskin penerimanya terpaksa harus berbagi jatah dengan penerima yang tidak kebagian, sehingga jatah yang diterima kali ini tidak seperti biasanya.

Kemunculan persoalan ini lantaran jumlah penerima yang layak di Desa Takulat sebagian tidak masuk daftar. Akhirnya, aparat pemerintah desa setempat mengeluarkan kebijakan untuk membagi rata jatah yang ada.

Keputusan tersebut terpaksa diambil demi untuk meredam perselisihan antar warga. Agar tidak terjadi kecemburuan antara warga yang satu dengan lainnya.

Kepala Desa Takulat, Asdin Lambause mengungkapkan, pola pembagian Rastra untuk warga miskin itu dengan cara membentuk dua kelompok penerima. "Pembagian pertama diterima kelompok A, selanjutnya jika pembagian lagi baru diterima kelompok B," terangnya, Kamis (20/4) kemarin.

Di Desa Tamiyang sedikitnya ada sebanyak 40 kepala keluarga (KK) miskin yang layak menerima Rastra. Sementara yang terdaftar baru sebanyak 18 KK. "Banyak warga miskin di desa kami," terangnya.

Pembagian Rastra sendiri sesuai petunjuk pemerintah pusat hanya diberi 15 kilogram beras dalam satu kemasan karung per bulan per KK. Namun, karena masalah ini, terpaksa jatah sebulan pun menjadi dua bulan.

Permasalahan ini pun disampaikan Pembakal di hadapan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani ketika menggelar pertemuan di salah satu rumah warga di Desa Tamiyang. Pertemuan digelar atas permintaan warga ke Pemkab Tabalong.

Setelah mendengarkan dulu persoalannya, bupati memutuskan akan membantu warga yang tidak menerima Rastra. Khusus keluarga miskin namun tidak terdaftar sebagai penerimanya.

"Sebetulnya tidak boleh dibagi. Tapi saya akan perjuangkan, dari 18 KK penerima menjadi 40 KK," tutur Anang Syakhfiani di hadapan warga Desa Tamiyang.

Untuk memastikan pembagiannya berjalan lancar, dia meminta Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tabalong H Yuhani agar bisa melaksanakan sebagaimana permintaan warga. Yaitu, memasukan mereka sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Pemkab Tabalong.

Meski begitu, dia berharap warga tidak bergantung pada Rastra dalam pemenuhan kebutuhan keseharian. Melainkan tetap harus berupaya dengan rajin bertani atau menanam padi sawah miliknya.

Kepala Dinsos Kabupaten Tabalong menyatakan jika pembagian Rastra di Desa Takulat tidak sesuai aturan. "Itu memang tidak boleh," ucapnya. “Seharusnya, kepala desa membawa masalah ini ke musyawarah kecamatan untuk memutuskan penerima Rastra. Kemudian, data yang disepakati di musyawarah menjadi rujukan Dinsos dan pemerintah pusat untuk membantu.”

Pun begitu, Yuhani memberitahukan, masalah tersebut akan segera diselesaikan dengan cara memenuhi permintaan warga desa, sesuai kebijakan bupati. "Nanti kami tambah, apalagi ini untuk kepentingan warga," imbuhnya. (ibn/by/ram/KPG)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:33

Terpidana Teroris Dipindah ke Sentul

MATARAM  -  Muhammad Romuzy alias Kapten alias Botak alias Muji, narapidana kasus terorisme…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:31

Pengedar Resmi Tersangka

BANJARMASIN - Enam tersangka kasus kepemilikan sabu-sabu yang diungkap anggota Buser Polsekta Banjarmasin…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:31

Suami Bacok Istri hingga Sekarat

NANGA BULIK -  Aksi tidak terpuji dilakukan Yulius Oma (67) terhadap Nurjanah (36), yang tidak…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:30

Aparat Gabungan Temukan Ribuan Miras Malaysia

NUNUKAN –  Operasi pekat Mahakam 2017 yang terdiri dari aparat gabungan di Kecamatan Lumbis…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:30

Minibus Terbalik, Sekeluarga Nyaris Tewas

POHUWATO - Kecelakaan hebat terjadi di ruas jalan trans sulewesi, Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kamis…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:29

Maling Lolos dari Sergapan Warga

KOTAWARINGIN LAMA – Warga Jalan Beji, Kelurahan Kotawaringin Hilir (Kohil) Kecamatan Kotawaringin…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:32

Buruh Sawit Edarkan Sabu

SANGATTA  –  Anggota opsnal Polsek Rantau Pulung mengamankan tiga orang yang diduga…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:30

Tukang Cukur Cabuli Pelajar

GOWA  -   Kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Gowa. Seorang oknum tukang…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:29

500 Lembar Uang Palsu Beredar

BALIKPAPAN  -  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Balikpapan mencatat, jumlah peredaran…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:28

Rumah Terbakar, Satu Penghuni Tewas

SURABAYA  –  Nasib nahas dialami Matali, 87, warga Jalan Petemon Kuburan Nomor 40 RT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .