MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Jumat, 21 April 2017 08:47
Sanksi Jika Tak Sesuai Site Plan

Khusus MBR, Bendali Persoalan Waktu

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  - Langkah pemerintah kota menghujani sanksi kepada pengembang nakal diharapkan tidak asal-asalan. "Kalau memang melanggar ketentuan sudah selaiknya ditindak lanjuti. Makanya perlu ditinjau terlebih dahulu apakah pembangunannya sesuai site plan atau tidak," kata Ketua Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Kota Balikpapan Eddy Djuwaedi dijumpai di lokasi rumah murah yang dikembangkannya, kawasan SMP 11, Kamis (20/4).

Adapun ketentuan yang dimaksud yakni 60 persen dari total kawasan untuk mendirikan rumah dan 40 persen untuk mendirikan fasilitas umum. Meliputi bendali, rumah ibadah, akses jalan dan kawasan hijau.

Dia menjelaskan, saat mengembangkan kawasan perumahan, developer terlebih dahulu mengajukan izin site plan yang memuat rancangan termasuk bendali, setelah sebelumnya mengantongi izin prinsip dan lokasi. Saat pengajuan pun pengembang akan melakukan presentase terkait konsep kawasan hunian yang akan dibangun. "Kalau disetujui baru pembangunan dimulai kalau pun tidak biasanya ada yang harus direvisi dan pasti pengembang akan mengikuti sesuai arahan," terangnya kemudian.

Ia pun meyakinkan, pengembang komitmen dengan ketentuan tersebut. Bahkan asosiasi, lanjutnya, terus mengingatkan anggotanya untuk memenuhi ketentuan yang dimaksud. "Karena sama-sama diketahui risiko melanggar ketentuan tersebut bisa pencabutan izin dan lainnya," celetuknya.

Disinggung dalam perjalanan lahan yang semula diperuntukkan membangun bendali tiba-tiba disulap untuk mendirikan rumah, Eddy melayangkan protes keras. "Itu jelas melanggar," tuturnya terdengar kesal. Sekalipun demikian, dia berpendapat tidak ada salahnya pemkot memberi waktu bagi pengembang guna melakukan pembenahan. "Kalau tidak juga mengindahkan segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Terkait pembangunan bendali, bagi pengembang rumah sederhana tapak atau rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hanyalah persoalan waktu. Hal itu dikemukakan Ketua Asosiasi Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) DPD Kaltim Sunarty Amirullah. "Karena saat ini progres pembangunan rumah murah rata-rata baru 40 persen, kemungkinan pembanguan bendali memang belum, tetapi lahan tentu saja sudah disiapkan," jelasnya, kemarin. Lagi pula, tidak ada ketentuan yang mengharuskan pembanguan bendali diawal pengembangan hunian perumahan.

Kesiapan lahan pun tercatat di atas site plan yang diajukan setiap pengembang dan ditinjau terlebih dahulu oleh instansi terkait. "Bahkan sejak awal saat pengajuan izin prinsip ada peninjauan terlebih dahulu begitu pula saat mengajukan izin site plan," sambung wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Perumahan dan Property Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota.

Kendati pembangunan bendungan pengendali banjir tidak digelar diawal pengembangan, urusan drainase menjadi prioritas pengembang. "Karena bukan hanya untuk kepentingan lingkungan tapi juga demi kenyamanan warga sekitar. Tidak mungkin pengembang mengabaikan kenyamanan penghuninya," ulasnya meyakinkan.

Di luar itu, ia pun mendukung langkah pemerintah menjatuhi sanksi kepada pengembang yang membandel. (dra/war)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 09:01

WOW..!! Penerimaan Bea Cukai Kalbagtim Rp 473 Miliar

BALIKPAPAN  -  Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Kalimantan Bagian Timur…

Rabu, 22 November 2017 08:58

Kadin Desak Peran Lokal

BALIKPAPAN  -  Gembar-gembor groundbreaking megaproyek pengembangan kilang PT Pertamina (Persero)…

Selasa, 21 November 2017 08:37

Bankaltimtara, Komitmen Melayani Siapkan Obligasi

BALIKPAPAN  - Demi mewujudkan visi misi membangun negeri, BPD Kaltim tak hanya berkomitmen memberikan…

Selasa, 21 November 2017 08:34

50 Tahun Indosat Ooredoo Melayani Indonesia

BALIKPAPAN   -  Senin (20/11) Indosat Ooredoo merayakan HUT ke- 50 tahun. Sebuah perjalanan…

Selasa, 21 November 2017 08:29

Panen Raya Bawang Merah, Produksi Capai 10 Ton

PENAJAM  -  Pengembangan klaster bawang merah oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI),…

Senin, 20 November 2017 08:53

Waspadai Kenaikan Harga Pangan

BALIKPAPAN  -  Harga bahan makanan diperkirakan mempengaruhi inflasi edisi akhir tahun seiring…

Senin, 20 November 2017 08:51

Dapatkan Pohon dan Pernak-Pernik Natal

MENJELANG akhir tahun, khususnya menyambut Hari Natal bagi umat Kristiani yang akan merayakannya pada…

Senin, 20 November 2017 08:50

Rencanakan Perjalanan Bersama Dharma Lautan

BALIKPAPAN  -  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1 Desember mendatang, salah satu momentum…

Sabtu, 18 November 2017 08:21

Jelang Natal dan Tahun Baru 2018

BALIKPAPAN  -  Melalui akun media sosial diketahui, Kamis malam lalu, Menteri Perdagangan…

Sabtu, 18 November 2017 08:20

Aneka Jajanan Tradisional Mulai Rp 1.000

JAJANAN pasar merupakan penganan yang biasa dibeli dari pasar tradisional. Jenisnya pun beragam, mulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .