MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Jumat, 21 April 2017 08:47
Sanksi Jika Tak Sesuai Site Plan

Khusus MBR, Bendali Persoalan Waktu

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  - Langkah pemerintah kota menghujani sanksi kepada pengembang nakal diharapkan tidak asal-asalan. "Kalau memang melanggar ketentuan sudah selaiknya ditindak lanjuti. Makanya perlu ditinjau terlebih dahulu apakah pembangunannya sesuai site plan atau tidak," kata Ketua Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Kota Balikpapan Eddy Djuwaedi dijumpai di lokasi rumah murah yang dikembangkannya, kawasan SMP 11, Kamis (20/4).

Adapun ketentuan yang dimaksud yakni 60 persen dari total kawasan untuk mendirikan rumah dan 40 persen untuk mendirikan fasilitas umum. Meliputi bendali, rumah ibadah, akses jalan dan kawasan hijau.

Dia menjelaskan, saat mengembangkan kawasan perumahan, developer terlebih dahulu mengajukan izin site plan yang memuat rancangan termasuk bendali, setelah sebelumnya mengantongi izin prinsip dan lokasi. Saat pengajuan pun pengembang akan melakukan presentase terkait konsep kawasan hunian yang akan dibangun. "Kalau disetujui baru pembangunan dimulai kalau pun tidak biasanya ada yang harus direvisi dan pasti pengembang akan mengikuti sesuai arahan," terangnya kemudian.

Ia pun meyakinkan, pengembang komitmen dengan ketentuan tersebut. Bahkan asosiasi, lanjutnya, terus mengingatkan anggotanya untuk memenuhi ketentuan yang dimaksud. "Karena sama-sama diketahui risiko melanggar ketentuan tersebut bisa pencabutan izin dan lainnya," celetuknya.

Disinggung dalam perjalanan lahan yang semula diperuntukkan membangun bendali tiba-tiba disulap untuk mendirikan rumah, Eddy melayangkan protes keras. "Itu jelas melanggar," tuturnya terdengar kesal. Sekalipun demikian, dia berpendapat tidak ada salahnya pemkot memberi waktu bagi pengembang guna melakukan pembenahan. "Kalau tidak juga mengindahkan segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Terkait pembangunan bendali, bagi pengembang rumah sederhana tapak atau rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hanyalah persoalan waktu. Hal itu dikemukakan Ketua Asosiasi Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) DPD Kaltim Sunarty Amirullah. "Karena saat ini progres pembangunan rumah murah rata-rata baru 40 persen, kemungkinan pembanguan bendali memang belum, tetapi lahan tentu saja sudah disiapkan," jelasnya, kemarin. Lagi pula, tidak ada ketentuan yang mengharuskan pembanguan bendali diawal pengembangan hunian perumahan.

Kesiapan lahan pun tercatat di atas site plan yang diajukan setiap pengembang dan ditinjau terlebih dahulu oleh instansi terkait. "Bahkan sejak awal saat pengajuan izin prinsip ada peninjauan terlebih dahulu begitu pula saat mengajukan izin site plan," sambung wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Perumahan dan Property Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota.

Kendati pembangunan bendungan pengendali banjir tidak digelar diawal pengembangan, urusan drainase menjadi prioritas pengembang. "Karena bukan hanya untuk kepentingan lingkungan tapi juga demi kenyamanan warga sekitar. Tidak mungkin pengembang mengabaikan kenyamanan penghuninya," ulasnya meyakinkan.

Di luar itu, ia pun mendukung langkah pemerintah menjatuhi sanksi kepada pengembang yang membandel. (dra/war)

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 08:07

Pedagang HP di Toko Mulai Kehilangan Pembeli

JAKARTA   -  Penjualan handphone pada 2018 ini tampak lesu dibanding tahun-tahun sebelumnya.…

Senin, 18 Juni 2018 08:06

Dana Nganggur Pemda Capai Rp 212 Triliun

JAKARTA   -  Pemerintah telah menyalurkan dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD)…

Senin, 18 Juni 2018 08:05

Lebaran Tak Signifikan Dongkrak Ekonomi RI

JAKARTA   -  Perayaan Idul Fitri tahun ini diiringi dengan libur panjang serta tambahan…

Senin, 18 Juni 2018 08:04

Harga Cabai Diprediksi Stabil Tiga Minggu Lagi

JAKARTA   -  Harga cabai rawit merah mengalami kenaikan hingga Rp 60.000 per kilogram (kg)…

Senin, 18 Juni 2018 08:03

Bandara Ngurah Rai Bali, Paling Ramai Saat Mudik Lebaran

JAKARTA   -  Trafik penumpang dan pesawat pada masa arus mudik Lebaran 2018 meningkat dibandingkan…

Rabu, 13 Juni 2018 07:57

Dorong Perputaran Ekonomi Daerah

JAKARTA   –  Ramadan dan Lebaran menjadi masa panen bagi pelaku usaha di berbagai…

Rabu, 13 Juni 2018 07:54

Nest Promo untuk Calon Pengantin

KPFM BALIKPAPAN  -  Nest Family Reflexology & Spa Balikpapan selama Ramadan ini hanya…

Rabu, 13 Juni 2018 07:53

RI Usulkan Ada Upah Minimum Pekerja di ASEAN

PEMERINTAH  Indonesia mengusulkan pembentukan upah minimum regional untuk wilayah ASEAN. Hal itu…

Rabu, 13 Juni 2018 07:52

Penjualan Perhiasan Emas Meningkat

PENJUALAN  emas di Cikini Gold Center, Menteng, Jakarta Pusat meningkat hingga 50%. Pembeli mengatakan…

Selasa, 12 Juni 2018 07:57

Bulog Gelar Pasar Murah, Sediakan Daging Kerbau Beku

BALIKPAPAN  -  Libur panjang jelang Lebaran tak lantas mengendurkan semangat Bulog Divisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .