MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Jumat, 21 April 2017 08:47
Sanksi Jika Tak Sesuai Site Plan

Khusus MBR, Bendali Persoalan Waktu

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  - Langkah pemerintah kota menghujani sanksi kepada pengembang nakal diharapkan tidak asal-asalan. "Kalau memang melanggar ketentuan sudah selaiknya ditindak lanjuti. Makanya perlu ditinjau terlebih dahulu apakah pembangunannya sesuai site plan atau tidak," kata Ketua Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Kota Balikpapan Eddy Djuwaedi dijumpai di lokasi rumah murah yang dikembangkannya, kawasan SMP 11, Kamis (20/4).

Adapun ketentuan yang dimaksud yakni 60 persen dari total kawasan untuk mendirikan rumah dan 40 persen untuk mendirikan fasilitas umum. Meliputi bendali, rumah ibadah, akses jalan dan kawasan hijau.

Dia menjelaskan, saat mengembangkan kawasan perumahan, developer terlebih dahulu mengajukan izin site plan yang memuat rancangan termasuk bendali, setelah sebelumnya mengantongi izin prinsip dan lokasi. Saat pengajuan pun pengembang akan melakukan presentase terkait konsep kawasan hunian yang akan dibangun. "Kalau disetujui baru pembangunan dimulai kalau pun tidak biasanya ada yang harus direvisi dan pasti pengembang akan mengikuti sesuai arahan," terangnya kemudian.

Ia pun meyakinkan, pengembang komitmen dengan ketentuan tersebut. Bahkan asosiasi, lanjutnya, terus mengingatkan anggotanya untuk memenuhi ketentuan yang dimaksud. "Karena sama-sama diketahui risiko melanggar ketentuan tersebut bisa pencabutan izin dan lainnya," celetuknya.

Disinggung dalam perjalanan lahan yang semula diperuntukkan membangun bendali tiba-tiba disulap untuk mendirikan rumah, Eddy melayangkan protes keras. "Itu jelas melanggar," tuturnya terdengar kesal. Sekalipun demikian, dia berpendapat tidak ada salahnya pemkot memberi waktu bagi pengembang guna melakukan pembenahan. "Kalau tidak juga mengindahkan segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Terkait pembangunan bendali, bagi pengembang rumah sederhana tapak atau rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hanyalah persoalan waktu. Hal itu dikemukakan Ketua Asosiasi Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) DPD Kaltim Sunarty Amirullah. "Karena saat ini progres pembangunan rumah murah rata-rata baru 40 persen, kemungkinan pembanguan bendali memang belum, tetapi lahan tentu saja sudah disiapkan," jelasnya, kemarin. Lagi pula, tidak ada ketentuan yang mengharuskan pembanguan bendali diawal pengembangan hunian perumahan.

Kesiapan lahan pun tercatat di atas site plan yang diajukan setiap pengembang dan ditinjau terlebih dahulu oleh instansi terkait. "Bahkan sejak awal saat pengajuan izin prinsip ada peninjauan terlebih dahulu begitu pula saat mengajukan izin site plan," sambung wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Perumahan dan Property Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota.

Kendati pembangunan bendungan pengendali banjir tidak digelar diawal pengembangan, urusan drainase menjadi prioritas pengembang. "Karena bukan hanya untuk kepentingan lingkungan tapi juga demi kenyamanan warga sekitar. Tidak mungkin pengembang mengabaikan kenyamanan penghuninya," ulasnya meyakinkan.

Di luar itu, ia pun mendukung langkah pemerintah menjatuhi sanksi kepada pengembang yang membandel. (dra/war)


BACA JUGA

Rabu, 26 April 2017 08:36

Garuda-Pos Indonesia Buka Outlet Kargo

BALIKPAPAN  -  Tak sekadar melayani kiriman paket dan dokumen, bisnis PT Pos Indonesia (Persero)…

Rabu, 26 April 2017 08:35

Revisi UU Pajak Penghasilan Tertunda

JAKARTA  –  Kalangan dunia usaha kini menantikan tindak lanjut reformasi perpajakan…

Rabu, 26 April 2017 08:34

Pasar Roda Dua Masih Mogok

SURABAYA  –  Angka penjualan kendaraan roda dua di Jawa Timur pada triwulan pertama…

Rabu, 26 April 2017 08:34

Pasar Roda Dua Masih Mogok

SURABAYA  –  Angka penjualan kendaraan roda dua di Jawa Timur pada triwulan pertama…

Selasa, 25 April 2017 08:50

Buyer Borneo Travel Mart 2017 Lebih Potensial

BALIKPAPAN  -  Kendati jumlah peserta jauh di bawah target yang dibebankan, Borneo Travel…

Selasa, 25 April 2017 08:49

Omzet Sempat Menurun 20 Persen, Usaha Ponsel Kembali Bergairah

BALIKPAPAN  -  Krisis ekonomi akibat menurunnya harga minyak gas dan batubara sempat berdampak…

Selasa, 25 April 2017 08:48

Apel Impor Merajai Pasar

SURABAYA  –  Indonesia masih tertinggal dalam persaingan produksi apel. Padahal, permintaan…

Senin, 24 April 2017 08:55

Peringati Hari Kartini, Pertamina Diskon Elpiji Khusus Perempuan

BALIKPAPAN  -  Kabar gembira bagi para ibu yang ingin menikmati kenyamanan menggunakan elpiji.…

Senin, 24 April 2017 08:53

Pabrikan Kepincut Mobil Listrik Dibanding Gas

BALIKPAPAN  -  Ambisi pemerintah memanfaatkan gas bumi bagi transportasi sekaligus meningkatkan…

Senin, 24 April 2017 08:52

Tak Dapat KUR, Pengusaha Kecil Bisa Coba Jenis Kredit UMI

DALAM  upaya perluasan akses kredit untuk masyarakat, pemerintah memperkenalkan pembiayaan ultra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .