MANAGED BY:
SELASA
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Jumat, 21 April 2017 08:47
Satu Dispenser Gas Tiap SPBU Mubazir

PROKAL.CO, BALIKPAPAN -  Kewajiban pemasangan satu dispenser atau nozzle bahan bakar gas di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dianggap membebani pengusaha. "Karena harus investasi lagi dan nilainya juga tidak sedikit," kata pemilik SPBU di Kota Balikpapan yang enggan namanya dikorankan, kepada Balikpapan Pos, Kamis (20/4).

Disebutkan, Rp700 juta biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan satu unit unit nozzle lengkap dengan tangki penampungan. Belum termasuk biaya lainnya karena sistem pengamanan bahan bakar gas (BBG), ungkap dia, lebih rumit dibanding bahan bakar minyak (BBM).

Guna mendorong pemanfaatan gas bumi bagi transportasi sekaligus meningkatkan daya saing dan mendukung pengendalian lingkungan hidup serta perubahan iklim, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan aturan kewajiban pemasangan satu dispenser gas di setiap SPBU yang tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2017 tentang Percepatan Pemanfaatan Bahan Bakar Gas Untuk Transportasi Jalan. Peraturan ini pun tidak pandang bulu karena SPBU milik perusahaan asing pun diwajibkan memasang satu dispenser gas.
Adapun pelaksanaan aturan akan dilakukan secara bertahap. "Mestinya sebelum membuat aturan, tinjau ke lapangan dulu, apakah aturan ini bisa dipenuhi atau tidak!," sambungnya dengan nada terdengar kesal.

Ia bahkan menuding ketentuan tersebut sarat dengan unsur paksaan. "Daerah terpencil juga ada SPBU, apa perlu dipasangi dispenser untuk BBG. Lalu bagaimana dengan SPBU yang memiliki lahan terbatas," hardiknya.

Kalaupun pengusaha sudah menyiapkan infrastruktur yang dimaksud, sambung dia kemudian, tidak ada jaminan BBG dikonsumsi masyarakat banyak. "Memangnya ada pelanggannya? Apakah sudah ada masyarakat yang pakai kendaraan berbahan bakar gas. Kalau aturan itu diberlakukan seyogyanya untuk SPBU tertentu jangan semua diwajibkan," urainya masih dengan nada kesal.
Lain cerita kalau investasi dispenser khusus gas didanai pemerintah sebagai pendukung diversifikasi penggunaan energi untuk transportasi.

Namun di Balikpapan, lanjut pensiunan perusahaan BUMN ini, kewajiban pemasangan dispenser gas tiap SPBU dinilai mubazir karena infrastruktur bahan bakar yang diklaim ramah lingkungan tersebut sudah tersedia. "Ada 4 SPBG di Balikpapan, (jumlah itu) sudah lah untuk melayani kalau memang ada permintaan," celotehnya.

Untuk diketahui di Kalimantan terdapat 362 SPBU sedangkan di Kota Balikpapan, ada 20 SPBU. 3 di antaranya merupakan SPBU Company Owned Company Operated (COCO) yang dikelola PT Pertamina (Persero). (dra/war)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 08:05

Pedagang Sebut Beras Medium Bulog Kurang Diminati

BALIKPAPAN   -  Beras medium yang digelontorkan Perum Bulog ke pengecer dan distributor melalui…

Selasa, 16 Januari 2018 08:03

Impor Jelang Musim Panen

BALIKPAPAN  -  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memastikan akan ikut memantau distribusi…

Selasa, 16 Januari 2018 08:02

Harga Beras Naik, Keuntungan Pedagang Makanan Jadi Turun

BALIKPAPAN   -  Salah seorang pedagang makanan jadi yang menjadikan nasi sebagai bahan baku,…

Senin, 15 Januari 2018 08:07

Harga Sayuran Naik, Ikan masih Mahal

BALIKPAPAN   -  Harga sayuran di sejumlah pasar tradisional tercatat naik. Di Pasar Klandasan…

Senin, 15 Januari 2018 07:59

Ombudsman Heran Bulog Tidak Ditugasi

JAKARTA   -   Kementerian Perdagangan memutuskan untuk membuka keran impor beras guna…

Senin, 15 Januari 2018 07:57

KKT Siapkan Diskon Tarif

BALIKPAPAN  -  Demi mewujudkan pelayaran internasional dari Balikpapan melalui Terminal Petikemas…

Sabtu, 13 Januari 2018 07:54

Tahun Politik dan Produk Baru

BALIKPAPAN  -  Tahun 2017, PT Astra International Tbk-Honda main dealer kantor wilayah Balikpapan…

Sabtu, 13 Januari 2018 07:50

Kapasitas Produksi Tidak Bertambah, Terapkan Skala Prioritas

BALIKPAPAN  -  Peluncuran produk baru tanpa disertai peningkatan kapasitas produksi, memaksa…

Sabtu, 13 Januari 2018 07:50

Mafia Sikat 150 Ribu Elpiji Subsidi di Pasaran

JAKARTA  — Salah satu biang kerok kelangkaan elpiji 3 kg bersubsidi Desember lalu terungkap.…

Jumat, 12 Januari 2018 08:00

Bidik Produksi Handling di Atas 200 Ribu TEUs

BALIKPAPAN  -  PT Kaltim Karingau Terminal (KKT) selaku operator Terminal Petikemas Karingau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .