MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Jumat, 21 April 2017 09:23
Lesu karena Molor

(3) AS Monaco vs Borussia Dortmund (1)

KE SEMIFINAL: AS Monaco kembali meraih kemenangan atas Borussia Dormund di leg kedua perempat final Liga Champions.

PROKAL.CO, MONACO  –  Teror bom yang menerjang bus Borussia Dortmund ketika menjamu AS Monaco di leg pertama perempat final Liga Champions, memang telah sepekan berlalu. Namun, hal itu tetap tidak mengurangi pengamanan yang dilakukan aparat keamanan Monaco ketika bertandang ke Stade Louis II, dinihari kemarin (20/4).

            Begitu ketatnya pengamanan yang dilakukan kepolisian Monaco pun tak pelak dikeluhkan der trainer Dortmund, Thomas Tuchel. Lho, mengapa?

            Jadi, Marcel Schmelzer dkk sebenarnya telah bersiap di bus sejak pukul 19.15 waktu setempat, atau 01.15 Wita. Namun, kepolisian Monaco yang mengawal mereka tidak bergerak selama setidaknya 17 menit.

            ”Demi alasan keamanan.” Begitulah yang dikatakan oleh polisi yang mengawal mereka, ketika Tuchel menanyakan mengapa mereka tidak segera bergerak.

            Walhasil, mereka pun terlambat datang ke stadion, dan kickoff pun harus molor selama lima menit. Imbasnya, Dortmund pun harus menyerah 1-3 kepada tuan rumah, sehingga Monaco lolos ke semifinal dengan agregat 6-3.

            Gol-gol Les Rouges et Blancs -sebutan Monaco- dicetak oleh Kylian Mbappe (3), Radamel Falcao (17), dan Valere Germain (81). Dortmund hanya mampu mendapat hiburan Marco Reus ketika paro kedua berlangsung selama tiga menit.

            Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Tuchel mengatakan molornya keberangkatan Die Borussen, julukan Dortmund, langsung menghancurkan mental pasukannya.

            ”Padahal, kami sudah menatap laga tersebut dengan semangat dan keceriaan tinggi,” keluh Tuchel dilansir dari ESPN. Namun, tatkala insiden itu terjadi, Tuchel menggambarkan bahwa anak asuhnya mengalami ”keheningan mendalam.”

            ”Fokus kami untuk sepak bola seketika sirna,” tutur eks pelatih FSV Mainz 05 itu. ”Harus diakui, ini adalah momen yang paling buruk sepanjang hidupku. Sangat canggung,” cetusnya.

            Selain menyalahkan cara pihak keamanan Monaco yang sengaja memperlambat mereka, dirinya juga tidak puas dengan permainan dari skuadnya. Padahal, lanjutnya, mereka menurunkan skuad yang hampir sama seperti leg pertama.

            Memainkan 3-4-2-1, Tuchel melakukan rotasi dengan memainkan Shinji Kagawa alih-alih Ousmane Dembele, sejak menit pertama untuk bertandem dengan Reus, guna menopang Pierre-Emerick Aubameyang.

            Strategi ini langsung mereduksi eksplosivitas kecepatan Dortmund dari sisi flank. Indikatornya, pada 20 menit pertama, hanya satu tembakan yang dilakukan oleh klub asal North Rhine-Westphalia itu.

            Sudah begitu, tanpa Sven Bender yang selama ini menjadi partner setia Sokratis Papastathopoulos dan Lukasz Piszcek di barisan back three, pertahanan klub kuning-hitam tersebut begitu menganga.

            Mbappe pun dengan leluasa menghancurkan gawang yang dijaga Roman Buerki pada menit ketiga.

            Baru ketika Dembele masuk menggantikan Erik Durm di menit 27, karakteristik permainan Dortmund langsung kelihatan. Dembele pun langsung memberikan assist yang mampu diselesaikan dengan cemerlang oleh Reus.

            ”Kami terlalu banyak melakukan kesalahan di passing dan penempatan posisi,” ujar Tuchel dengan ketus. ”Hari ini (kemarin), level permainan kami belum cukup menandingi mereka,” katanya.

            Terpisah, bagi Monaco, ini adalah semifinal keempat sejak mereka mulai berpartisipasi di kompetisi Eropa, musim 1961-1962 silam. Ini juga menjadi semifinal pertama tim asal Prancis di Liga Champions dalam kurun waktu tujuh musim terakhir, sejak Olympique Lyon melakukannya pada 2009-2010 silam.

            Adapun bagi Radamel Falcao, ini merupakan gol ke-45 yang dibukukan dalam 50 kali penampilannya di seluruh ajang Benua Biru. El Tigre, julukan Falcao, pun menjadi striker paling efisien sepanjang sejarah kompetisi yang digagas UEFA.

            Le Entraineur Monaco, Leonardo Jardim mengatakan meski dia puas dengan pencapaian Monaco yang berhasil menembus empat besar sejak terakhir kali melakukannya 2003-2004 silam, tetap memperingatkan pasukannya untuk tidak jemawa.

            ”Perlu kukatakan, kami bukanlah favorit di ajang ini,” tegas Jardim dikutip dari ESPN. ”Meski begitu, kami tetap memiliki impian menembus final,” jelasnya. Prestasi terbaik Monaco di Liga Champions adalah runner up 2003-2004.

            Saat itu, mereka kalah 0-3 dari FC Porto yang dilatih oleh Jose Mourinho, via gol Carlos Alberto (39), Deco (71), dan Alenichev 15 menit sebelum bubar. (apu/jpg/cal)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 08:16

Arifki Tinggalkan Persiba

BALIKPAPAN   -  Entah apa yang terjadi dengan Persiba dalam masa persiapan menuju Liga-2.…

Kamis, 22 Februari 2018 08:14

Kans Amankan Tiket Porprov

BALIKPAPAN  -  Tim sepakbola Balikpapan berpeluang lebih cepat meraih tiket menuju Pekan Olahraga…

Kamis, 22 Februari 2018 08:12

Becek Bikin Permainan Tak Berkembang

BALIKPAPAN  -  Hujan yang mengguyur Kota Balikpapan kemarin (21/2) tidak menjadi penghalang…

Kamis, 22 Februari 2018 08:11

Kota Minyak Ramah terhadap Suporter

BALIKPAPAN  -  Balikpapan akan  menjadi kota persinggahan bagi para suporter. Pasalnya,…

Kamis, 22 Februari 2018 08:09

Mautnya Kolaborasi Iniessi

LONDON   -  “Menghadapi lawan sekelas Barcelona dengan tipe pemain seperti (Lionel)…

Rabu, 21 Februari 2018 08:45

Belum Tentukan Kapten Tim

BALIKPAPAN   -   Pelatih Persiba Balikpapan Wanderley Junior tampaknya masih dipusingkan dengan…

Rabu, 21 Februari 2018 08:42

Batakan Reborn Libas Klamono 3-0

BALIKPAPAN  -  Laga seru penuh drama hingga detik akhir tercipta dipertandingan antara Batakan…

Rabu, 21 Februari 2018 08:40

Belum Serah Terima, 1.700 Kursi Tak Bisa Digunakan

BALIKPAPAN  -  Sebanyak 1.700 kursi sudah terpasang di VIP Barat Stadion Batakan. Sayang,…

Rabu, 21 Februari 2018 08:40

Dapat Dukungan 45 Cabor, Sirajuddin Tanpa Lawan

BALIKPAPAN   -   Teka teki siapa sosok yang akan menduduki kursi ketua Komite Olahraga…

Rabu, 21 Februari 2018 08:39

City Cemas Menanti Sanksi

KEKALAHAN Manchester city atas Wigan Athletic kemarin dini hari rupanya berbuntut panjang. Manajemen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .