MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 21 April 2017 09:37
Polri Pelajari Razia hingga Keputusan Menembak

Pidana Baru Ditentukan setelah Pemeriksaan Selesai

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Penyelidikan terhadap kasus penerobosan razia berujung tertembaknya satu keluarga di dalam mobil terus berlanjut. Polri memastikan pemeriksaan terhadap semua aspek razia dilakukan. Dari legalitas razia hingga keputusan oknum melakukan penembakan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto menuturkan, ada sejumlah hal yang diselidiki dalam kasus penembakan tersebut. Salah satunya soal legalitas razia. “Dari pemeriksaan, diketahui razia itu memang resmi dan dipimpin seorang perwira. Petunjuk adanya razia kendaraan sudah ada. Ketentuannya dipenuhi,” terangnya.

Aspek lainnya, dipelajari bagaimana proses penembakan tersebut. Dari hasil pemeriksaan diketahui keputusan oknum untuk menembak mobil yang menerobos itu terlalu cepat. Sebab, belum ada ancaman yang berarti para petugas dan masyarakat. “Seharusnya tidak langsung melakukan penembakan ke arah mobil,” tuturnya.

Ketentuannya, penggunaan senjata api hanya ditempuh apabila ada tindakan yang dapat menimbulkan luka parah dan kematian bagi anggota serta masyarakat. “Harus ada unsur membahayakan untuk menggunakan senjata,” jelasnya.

Namun begitu, hingga saat ini pemeriksaan belum selesai. Setelah pemeriksaan selesai baru akan diketahui hasilnya, termasuk soal kemungkinan dipidana. “Pemeriksaan mendalam dilakukan. Kapolda Sumatera Selatan juga berupaya agar kejadian ini tidak terulang,” terangnya.

Terkait sebab penerobosan, Rikwanto menjelaskan bahwa kemungkinan pengemudi menerobos razia itu karena takut akibat dari tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan. “Diketahui mobil itu ternyata dari Jakarta, pengemudi tidak memiliki SIM dan tidak ada STNK,” jelasnya.

Upaya untuk membantu korban dan keluarga korban juga dilakukan kepolisian. Menurutnya, ada permintaan keluarga untuk membiayai kesembuhan para korban. Tentunya hal tersebut ditanggung kepolisian. “Upaya lain juga dilakukan,” tuturnya.

Seperti yang dilakukan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Agung Budi Maryoto dengan membawa psikolog untuk melakukan trauma healing pada keluarga korban. Sebab, dalam kasus tersebut dipastikan terjadi rasa trauma pada keluarga. “Sehingga trauma keluarga bisa lebih cepat sembuh,” jelas Rikwanto.

Sementara, Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto menuturkan bahwa hingga saat ini sudah ada 11 saksi yang diperiksa terkait kasus tersebut. “Termasuk yang menembak Brigadir K,” ujarnya.

Setelah pemeriksaan selesai, maka gelar perkara akan dilakukan untuk menentukan kasus tersebut. “Status yang bersangkutan ditentukan dalam gelar perkara tersebut,” terangnya. (idr/JPG/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 Februari 2018 10:54

Berkorban, Ayah dan Anak Tewas

BALIKPAPAN - Demi anak, apa pun rela dikorbankan, termasuk nyawa. Kemarin (17/2), Abdul Basit (48) menceburkan…

Minggu, 18 Februari 2018 10:45

Basit, Petani Penerima Penghargaan HUT Kota

BALIKPAPAN - Meninggalnya Abdul Basit (48) beserta putra ketiganya Abdillah Lutfie (2) meninggalkan…

Minggu, 18 Februari 2018 10:39

Dayung Hanyut, Pandi Hilang di Laut

BALIKPAPAN - Niat hati menikmati liburan dengan bersenang-senang memancing ke tengah laut malah berujung…

Minggu, 18 Februari 2018 10:32

Dua Sejoli Keroyok Mantan Pacar

BALIKPAPAN - Niat melanjutkan hubungan ke pelaminan kandas gara-gara tak mampu menguasai emosi. Nasib…

Minggu, 18 Februari 2018 10:25

Tiga Motor Parkir Dibakar, Pelaku Masih Buron

BALIKPAPAN - Warga RT 34 Muara Rapak mendapatkan teror kejahatan dari oknum tak dikenal. Tiga motor…

Minggu, 18 Februari 2018 10:23

Persija Juara Piala Presiden 2018

JAKARTA - Euforia publik ibu kota negara tak terhindarkan usai Persija sukses merebut Piala Presiden…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:53

Polairud Amankan Barang Ilegal Bernilai Ratusan Juta

BALIKPAPAN   -  Sebuah kapal diamankan kapal patroli Direktorat Polisi Perairan Udara (Ditpolairud)…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:51

Empat Pemerkosa, Satu Jadi Tersangka

BALIKPAPAN  -  Polisi bergerak cepat mengusut kasus pemerkosaan yang dialami tiga siswi SMA…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:49

Gagal Curi Helm, Dua ABG Dihajar Massa

BALIKPAPAN  -  Dua bocah ingusan, Achmad Suyah dan Fani, pada Kamis (15/2) malam kena batunya.…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:46

Menguji Keangkeran GBK

JAKARTA  -  Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bagi Persija berarti membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .