MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Jumat, 21 April 2017 09:37
Polri Pelajari Razia hingga Keputusan Menembak

Pidana Baru Ditentukan setelah Pemeriksaan Selesai

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Penyelidikan terhadap kasus penerobosan razia berujung tertembaknya satu keluarga di dalam mobil terus berlanjut. Polri memastikan pemeriksaan terhadap semua aspek razia dilakukan. Dari legalitas razia hingga keputusan oknum melakukan penembakan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto menuturkan, ada sejumlah hal yang diselidiki dalam kasus penembakan tersebut. Salah satunya soal legalitas razia. “Dari pemeriksaan, diketahui razia itu memang resmi dan dipimpin seorang perwira. Petunjuk adanya razia kendaraan sudah ada. Ketentuannya dipenuhi,” terangnya.

Aspek lainnya, dipelajari bagaimana proses penembakan tersebut. Dari hasil pemeriksaan diketahui keputusan oknum untuk menembak mobil yang menerobos itu terlalu cepat. Sebab, belum ada ancaman yang berarti para petugas dan masyarakat. “Seharusnya tidak langsung melakukan penembakan ke arah mobil,” tuturnya.

Ketentuannya, penggunaan senjata api hanya ditempuh apabila ada tindakan yang dapat menimbulkan luka parah dan kematian bagi anggota serta masyarakat. “Harus ada unsur membahayakan untuk menggunakan senjata,” jelasnya.

Namun begitu, hingga saat ini pemeriksaan belum selesai. Setelah pemeriksaan selesai baru akan diketahui hasilnya, termasuk soal kemungkinan dipidana. “Pemeriksaan mendalam dilakukan. Kapolda Sumatera Selatan juga berupaya agar kejadian ini tidak terulang,” terangnya.

Terkait sebab penerobosan, Rikwanto menjelaskan bahwa kemungkinan pengemudi menerobos razia itu karena takut akibat dari tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan. “Diketahui mobil itu ternyata dari Jakarta, pengemudi tidak memiliki SIM dan tidak ada STNK,” jelasnya.

Upaya untuk membantu korban dan keluarga korban juga dilakukan kepolisian. Menurutnya, ada permintaan keluarga untuk membiayai kesembuhan para korban. Tentunya hal tersebut ditanggung kepolisian. “Upaya lain juga dilakukan,” tuturnya.

Seperti yang dilakukan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Agung Budi Maryoto dengan membawa psikolog untuk melakukan trauma healing pada keluarga korban. Sebab, dalam kasus tersebut dipastikan terjadi rasa trauma pada keluarga. “Sehingga trauma keluarga bisa lebih cepat sembuh,” jelas Rikwanto.

Sementara, Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto menuturkan bahwa hingga saat ini sudah ada 11 saksi yang diperiksa terkait kasus tersebut. “Termasuk yang menembak Brigadir K,” ujarnya.

Setelah pemeriksaan selesai, maka gelar perkara akan dilakukan untuk menentukan kasus tersebut. “Status yang bersangkutan ditentukan dalam gelar perkara tersebut,” terangnya. (idr/JPG/k1)


BACA JUGA

Rabu, 26 April 2017 09:39

Atlet Angkat Besi Meninggal, Diduga Dibakar

BALIKPAPAN  -  Sinyal adanya tersangka dalam kasus kematian Nur Romansyah (29), atlet angkat…

Rabu, 26 April 2017 09:36

Romansyah Ditargetkan Perak di Porprov 2018

KEKUATAN  angkat besi Balikpapan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI/2018 di Kutai Timur dipastikan…

Rabu, 26 April 2017 09:35

Tabrak Penyeberang Jalan, Berakhir di Moncong Sedan

BALIKPAPAN  -  Kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Senin (24/4) malam di Jalan…

Rabu, 26 April 2017 09:34

Uang Study Tour Siswa Ditilep

BALIKPAPAN   -   Serly (45), akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan…

Rabu, 26 April 2017 09:32

Bandar Geleng-Geleng Sabu Dimusnahkan

BALIKPAPAN  -  Sabu seberat 98,1 gram yang merupakan barang bukti kejahatan dari tiga orang…

Rabu, 26 April 2017 09:30

Poskamling Berubah Fungsi, Dipakai Nyabu

BALIKPAPAN  -  Para pencandu narkotika saat ini semakin terang-terangan. Misalnya, para pencandu…

Rabu, 26 April 2017 09:28

Dua Bocah Nekat Curi Burung Anggota TNI

BALIKPAPAN  -  Berawal dari laporan kehilangan empat ekor burung peliharaan milik salah seorang…

Rabu, 26 April 2017 09:26

Oknum Pejabat Disdikpora Diduga Cabuli Siswi SMP

PENAJAM  -  Kasus pemerkosaan yang dialami bocah kelas VI sekolah dasar (SD) di Kelurahan…

Selasa, 25 April 2017 10:03

ASTAGA..!! Gedung Parkir Jadi Tempat Pesta Miras

BALIKPAPAN  -  Keberadaan Gedung Parkir Klandasan yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman,…

Selasa, 25 April 2017 10:00

MIRIS..!! Lihat Nih, Remaja Pesta Lem, Nge-fly Bareng

BALIKPAPAN  -  Patroli rutin yang dilaksanakan petugas Polsek Balikpapan Utara kemarin (24/4),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .