MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 21 April 2017 09:37
Polri Pelajari Razia hingga Keputusan Menembak

Pidana Baru Ditentukan setelah Pemeriksaan Selesai

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Penyelidikan terhadap kasus penerobosan razia berujung tertembaknya satu keluarga di dalam mobil terus berlanjut. Polri memastikan pemeriksaan terhadap semua aspek razia dilakukan. Dari legalitas razia hingga keputusan oknum melakukan penembakan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto menuturkan, ada sejumlah hal yang diselidiki dalam kasus penembakan tersebut. Salah satunya soal legalitas razia. “Dari pemeriksaan, diketahui razia itu memang resmi dan dipimpin seorang perwira. Petunjuk adanya razia kendaraan sudah ada. Ketentuannya dipenuhi,” terangnya.

Aspek lainnya, dipelajari bagaimana proses penembakan tersebut. Dari hasil pemeriksaan diketahui keputusan oknum untuk menembak mobil yang menerobos itu terlalu cepat. Sebab, belum ada ancaman yang berarti para petugas dan masyarakat. “Seharusnya tidak langsung melakukan penembakan ke arah mobil,” tuturnya.

Ketentuannya, penggunaan senjata api hanya ditempuh apabila ada tindakan yang dapat menimbulkan luka parah dan kematian bagi anggota serta masyarakat. “Harus ada unsur membahayakan untuk menggunakan senjata,” jelasnya.

Namun begitu, hingga saat ini pemeriksaan belum selesai. Setelah pemeriksaan selesai baru akan diketahui hasilnya, termasuk soal kemungkinan dipidana. “Pemeriksaan mendalam dilakukan. Kapolda Sumatera Selatan juga berupaya agar kejadian ini tidak terulang,” terangnya.

Terkait sebab penerobosan, Rikwanto menjelaskan bahwa kemungkinan pengemudi menerobos razia itu karena takut akibat dari tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan. “Diketahui mobil itu ternyata dari Jakarta, pengemudi tidak memiliki SIM dan tidak ada STNK,” jelasnya.

Upaya untuk membantu korban dan keluarga korban juga dilakukan kepolisian. Menurutnya, ada permintaan keluarga untuk membiayai kesembuhan para korban. Tentunya hal tersebut ditanggung kepolisian. “Upaya lain juga dilakukan,” tuturnya.

Seperti yang dilakukan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Agung Budi Maryoto dengan membawa psikolog untuk melakukan trauma healing pada keluarga korban. Sebab, dalam kasus tersebut dipastikan terjadi rasa trauma pada keluarga. “Sehingga trauma keluarga bisa lebih cepat sembuh,” jelas Rikwanto.

Sementara, Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto menuturkan bahwa hingga saat ini sudah ada 11 saksi yang diperiksa terkait kasus tersebut. “Termasuk yang menembak Brigadir K,” ujarnya.

Setelah pemeriksaan selesai, maka gelar perkara akan dilakukan untuk menentukan kasus tersebut. “Status yang bersangkutan ditentukan dalam gelar perkara tersebut,” terangnya. (idr/JPG/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 10:27

Warga Gang Makmur Ketakutan

BALIKPAPAN - Warga yang berdomisili di Gang Makmur, Jalan Sepinggan Baru II, RT 16, Kelurahan Sepinggan…

Minggu, 22 April 2018 10:16

KLHK Tak Mau Terburu-buru, Laut Teluk Balikpapan Belum Aman

BALIKPAPAN - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Pusat Pengendalian Pembangunan…

Minggu, 22 April 2018 10:13

Gowes Bareng, Prabowo Sebut PKS Teman Setia

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin meneguhkan diri sebagai mitra koalisi Partai Gerindra.…

Minggu, 22 April 2018 10:12

WNA Kembali Berulah di Rudenim

BALIKPAPAN - Kegaduhan kembali terjadi di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan, Jumat (20/4)…

Minggu, 22 April 2018 10:09

Satlantas Bagikan Bingkisan dan Cendera Mata

BALIKPAPAN - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, seluruh polwan di lingkungan Satlantas Polres Balikpapan…

Minggu, 22 April 2018 10:06

Kasus Century Rawan Kepentingan

JAKARTA - Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut skandal korupsi Bank Century menjadi pertaruhan…

Minggu, 22 April 2018 10:05

Ultah Jeje, Hadiahkan Pernikahan

SEBAGAIMANA pasangan yang menikah, mas kawin kerap kali dianggap menjadi salah satu elemen yang penting.…

Sabtu, 21 April 2018 08:20

Mobil Hancur Total, Sopir Patah Tangan

BALIKPAPAN  -  Kecelakaan beruntun terjadi di jalan poros Balikpapan-Samarinda, Jumat (20/4)…

Sabtu, 21 April 2018 08:18

KLHK Didesak Ajukan Gugatan

BALIKPAPAN   -  Berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam tim kampanye koalisi masyarakat…

Sabtu, 21 April 2018 08:17

FPI Tuntut Polisi Profesional

BALIKPAPAN  -  Masih ingat dengan kasus penistaan agama melalui akun Facebook (FB) beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .