MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Jumat, 21 April 2017 09:37
Polri Pelajari Razia hingga Keputusan Menembak

Pidana Baru Ditentukan setelah Pemeriksaan Selesai

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Penyelidikan terhadap kasus penerobosan razia berujung tertembaknya satu keluarga di dalam mobil terus berlanjut. Polri memastikan pemeriksaan terhadap semua aspek razia dilakukan. Dari legalitas razia hingga keputusan oknum melakukan penembakan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto menuturkan, ada sejumlah hal yang diselidiki dalam kasus penembakan tersebut. Salah satunya soal legalitas razia. “Dari pemeriksaan, diketahui razia itu memang resmi dan dipimpin seorang perwira. Petunjuk adanya razia kendaraan sudah ada. Ketentuannya dipenuhi,” terangnya.

Aspek lainnya, dipelajari bagaimana proses penembakan tersebut. Dari hasil pemeriksaan diketahui keputusan oknum untuk menembak mobil yang menerobos itu terlalu cepat. Sebab, belum ada ancaman yang berarti para petugas dan masyarakat. “Seharusnya tidak langsung melakukan penembakan ke arah mobil,” tuturnya.

Ketentuannya, penggunaan senjata api hanya ditempuh apabila ada tindakan yang dapat menimbulkan luka parah dan kematian bagi anggota serta masyarakat. “Harus ada unsur membahayakan untuk menggunakan senjata,” jelasnya.

Namun begitu, hingga saat ini pemeriksaan belum selesai. Setelah pemeriksaan selesai baru akan diketahui hasilnya, termasuk soal kemungkinan dipidana. “Pemeriksaan mendalam dilakukan. Kapolda Sumatera Selatan juga berupaya agar kejadian ini tidak terulang,” terangnya.

Terkait sebab penerobosan, Rikwanto menjelaskan bahwa kemungkinan pengemudi menerobos razia itu karena takut akibat dari tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan. “Diketahui mobil itu ternyata dari Jakarta, pengemudi tidak memiliki SIM dan tidak ada STNK,” jelasnya.

Upaya untuk membantu korban dan keluarga korban juga dilakukan kepolisian. Menurutnya, ada permintaan keluarga untuk membiayai kesembuhan para korban. Tentunya hal tersebut ditanggung kepolisian. “Upaya lain juga dilakukan,” tuturnya.

Seperti yang dilakukan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Agung Budi Maryoto dengan membawa psikolog untuk melakukan trauma healing pada keluarga korban. Sebab, dalam kasus tersebut dipastikan terjadi rasa trauma pada keluarga. “Sehingga trauma keluarga bisa lebih cepat sembuh,” jelas Rikwanto.

Sementara, Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto menuturkan bahwa hingga saat ini sudah ada 11 saksi yang diperiksa terkait kasus tersebut. “Termasuk yang menembak Brigadir K,” ujarnya.

Setelah pemeriksaan selesai, maka gelar perkara akan dilakukan untuk menentukan kasus tersebut. “Status yang bersangkutan ditentukan dalam gelar perkara tersebut,” terangnya. (idr/JPG/k1)


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 09:08

Rumah Mewah Dibobol

BALIKPAPAN   –   Agung Dwi tiba di rumahnya di Gang Merpati I, Jalan Subulussalam…

Rabu, 16 Agustus 2017 09:05

Truk Alat Berat "Salto" di Tanjakan

BALIKPAPAN  -   Lagi, kecelakaan terjadi di Jalan MT Haryono. Tepatnya di depan salah…

Rabu, 16 Agustus 2017 09:01

Jabatan Kapendam Sementara Kosong

BALIKPAPAN   -  Jabatan kepala Penerangan Daerah Militer VI Mulawarman saat ini belum terisi.…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:59

Diduga Komisaris First Travel Kabur ke Luar Negeri

JAKARTA   -  Komisaris merangkap Manajer Keuangan First Travel Kiki Hasibuan, adik Anniesa…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:58

JK Dorong Penyelesaian Kasus E-KTP

JAKARTA   -   Pemerintah masih belum mendapatkan kepastian status kewarganegaraan salah seorang…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:57

Pakai Mukena Anak Edar Sabu

BALIKPAPAN  -   Mencoba mengelabui petugas, seorang pengedar menyembunyikan sabu di mukena…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:52

Narkoba Rp 6,9 Miliar Larut di Kloset

BALIKPAPAN  -   Narkotika golongan 1 jenis sabu dimusnahkan Selasa (15/8) kemarin. Pemusnahan…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:50

Maju tanpa Mahar

BALIKPAPAN  -  Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin membenarkan bahwa dirinya memutuskan mendaftar…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:49

DPRD dan Pemkot Kolaborasi

BALIKPAPAN  -   DPRD dan Pemkot Balikpapan berkolaborasi untuk memeriahkan perayaan HUT ke-72…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:47

Setuju, tapi...

Kabar mengenai larangan merokok tersebar luas di semua kalangan masyarakat. Dalam fatwa tersebut mengatakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .