MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Jumat, 21 April 2017 09:40
Kuasa Hukum Ahok: Tuntutan JPU Dinilai Ragu-Ragu

PROKAL.CO, JAKARTA   -  Sidang ke-19 terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kembali digelar di gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan, kemarin (20/4). 

Dalam sidang tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) yang dipimpin Ali Mukartono menuntut Ahok dengan kurungan penjara selama satu tahun dengan masa percobaan dua tahun.

JPU berpendapat, dari pemeriksaan bukti serta saksi-saksi di persidangan, Ahok terbukti dengan sadar dan sengaja menyebar kebencian dengan kata-katanya dalam video di Kepulauan Seribu yang diunggah hingga menjadi polemik tersebut.

Ahok dijerat dengan pasal 156a KUHP dan pasal 156 KUHP tentang Penodaan Agama. Sidang selanjutnya diagendakan kembali pada Selasa (25/4). Dalam sidang tersebut, Ahok tampak kecewa dan tidak mengeluarkan satu kata pun.

Ditemui usai sidang, tim kuasa hukum Ahok mengatakan, tuntutan yang memasukkan tahap percobaan menandakan keragu-raguan dari JPU. “Dalam perkara seheboh ini, JPU menuntut hukuman percobaan. Hal itu menunjukkan JPU ragu-ragu. Jaksa sendiri menyebut ada keringanan dalam kasus ini, karena peranan Buni Yani yang membuat masalah ini menyeruak,” terang salah satu kuasa hukum Ahok, Wayan Sudirta kepada wartawan.

Dengan peranan Buni Yani dalam kasus ini, menurut dia, Ahok tidak bersalah dan wajar jika dibebaskan. Apalagi, seseorang yang bisa dipidana, jika orang tersebut memenuhi kriteria melawan hukum.

“Jadi pertanyaannya ialah, apakah Pak Basuki memiliki usaha melawan hukum? Ditambah kasus ini karena Pak Basuki yang merupakan pejabat negara berpidato di hadapan warganya. Seorang pejabat negara tentunya tidak mungkin melakukan perbuatan melawan hukum,” ujar dia.

Tugas dia sebagai pejabat negara yang bicara di publik, sambung dia, juga diatur oleh undang-undang. “Dalam pasal 50 KUHP juga mengatur orang yang menjalankan perintah undang-undang tidak boleh dihukum,” jelas dia.

Kuasa hukum Ahok lainnya, Teguh Samudra mengatakan, pada sidang kedua mendatang, pihaknya akan mengupas seluruh hal yang menjadi pembahasan dalam sidang kali ini. “Kami tentunya ingin Pak Basuki bebas,” kata dia.

Sementara itu, di luar gedung Kementan, masa yang hadir dalam persidangan kali ini relatif lebih sedikit dari biasanya. Walau begitu, polisi tidak mengendurkan pengamanan sama sekali.

“Kami tetap siagakan ribuan personel. Mereka disebar di beberapa pos. Akses jalan menuju Ragunan juga kembali ditutup,” terang Kabid Humas Polda Metrojaya, Kombes Argo Yuwono di lokasi. (bry/JPG/k1)


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 09:08

Rumah Mewah Dibobol

BALIKPAPAN   –   Agung Dwi tiba di rumahnya di Gang Merpati I, Jalan Subulussalam…

Rabu, 16 Agustus 2017 09:05

Truk Alat Berat "Salto" di Tanjakan

BALIKPAPAN  -   Lagi, kecelakaan terjadi di Jalan MT Haryono. Tepatnya di depan salah…

Rabu, 16 Agustus 2017 09:01

Jabatan Kapendam Sementara Kosong

BALIKPAPAN   -  Jabatan kepala Penerangan Daerah Militer VI Mulawarman saat ini belum terisi.…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:59

Diduga Komisaris First Travel Kabur ke Luar Negeri

JAKARTA   -  Komisaris merangkap Manajer Keuangan First Travel Kiki Hasibuan, adik Anniesa…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:58

JK Dorong Penyelesaian Kasus E-KTP

JAKARTA   -   Pemerintah masih belum mendapatkan kepastian status kewarganegaraan salah seorang…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:57

Pakai Mukena Anak Edar Sabu

BALIKPAPAN  -   Mencoba mengelabui petugas, seorang pengedar menyembunyikan sabu di mukena…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:52

Narkoba Rp 6,9 Miliar Larut di Kloset

BALIKPAPAN  -   Narkotika golongan 1 jenis sabu dimusnahkan Selasa (15/8) kemarin. Pemusnahan…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:50

Maju tanpa Mahar

BALIKPAPAN  -  Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin membenarkan bahwa dirinya memutuskan mendaftar…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:49

DPRD dan Pemkot Kolaborasi

BALIKPAPAN  -   DPRD dan Pemkot Balikpapan berkolaborasi untuk memeriahkan perayaan HUT ke-72…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:47

Setuju, tapi...

Kabar mengenai larangan merokok tersebar luas di semua kalangan masyarakat. Dalam fatwa tersebut mengatakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .