MANAGED BY:
JUMAT
20 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 21 April 2017 09:40
Kuasa Hukum Ahok: Tuntutan JPU Dinilai Ragu-Ragu

PROKAL.CO, JAKARTA   -  Sidang ke-19 terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kembali digelar di gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan, kemarin (20/4). 

Dalam sidang tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) yang dipimpin Ali Mukartono menuntut Ahok dengan kurungan penjara selama satu tahun dengan masa percobaan dua tahun.

JPU berpendapat, dari pemeriksaan bukti serta saksi-saksi di persidangan, Ahok terbukti dengan sadar dan sengaja menyebar kebencian dengan kata-katanya dalam video di Kepulauan Seribu yang diunggah hingga menjadi polemik tersebut.

Ahok dijerat dengan pasal 156a KUHP dan pasal 156 KUHP tentang Penodaan Agama. Sidang selanjutnya diagendakan kembali pada Selasa (25/4). Dalam sidang tersebut, Ahok tampak kecewa dan tidak mengeluarkan satu kata pun.

Ditemui usai sidang, tim kuasa hukum Ahok mengatakan, tuntutan yang memasukkan tahap percobaan menandakan keragu-raguan dari JPU. “Dalam perkara seheboh ini, JPU menuntut hukuman percobaan. Hal itu menunjukkan JPU ragu-ragu. Jaksa sendiri menyebut ada keringanan dalam kasus ini, karena peranan Buni Yani yang membuat masalah ini menyeruak,” terang salah satu kuasa hukum Ahok, Wayan Sudirta kepada wartawan.

Dengan peranan Buni Yani dalam kasus ini, menurut dia, Ahok tidak bersalah dan wajar jika dibebaskan. Apalagi, seseorang yang bisa dipidana, jika orang tersebut memenuhi kriteria melawan hukum.

“Jadi pertanyaannya ialah, apakah Pak Basuki memiliki usaha melawan hukum? Ditambah kasus ini karena Pak Basuki yang merupakan pejabat negara berpidato di hadapan warganya. Seorang pejabat negara tentunya tidak mungkin melakukan perbuatan melawan hukum,” ujar dia.

Tugas dia sebagai pejabat negara yang bicara di publik, sambung dia, juga diatur oleh undang-undang. “Dalam pasal 50 KUHP juga mengatur orang yang menjalankan perintah undang-undang tidak boleh dihukum,” jelas dia.

Kuasa hukum Ahok lainnya, Teguh Samudra mengatakan, pada sidang kedua mendatang, pihaknya akan mengupas seluruh hal yang menjadi pembahasan dalam sidang kali ini. “Kami tentunya ingin Pak Basuki bebas,” kata dia.

Sementara itu, di luar gedung Kementan, masa yang hadir dalam persidangan kali ini relatif lebih sedikit dari biasanya. Walau begitu, polisi tidak mengendurkan pengamanan sama sekali.

“Kami tetap siagakan ribuan personel. Mereka disebar di beberapa pos. Akses jalan menuju Ragunan juga kembali ditutup,” terang Kabid Humas Polda Metrojaya, Kombes Argo Yuwono di lokasi. (bry/JPG/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 19 April 2018 08:44

DIDUGA AKIBAT BAKAR KERTAS

BALIKPAPAN   -   Warga Balikpapan Selatan dikejutkan dengan kepulan asap hitam pada…

Kamis, 19 April 2018 08:40

Tuntaskan Syuting Sultan Agung sebelum Berpulang

DUA   hari beruntun Indonesia kehilangan aktor besar. Pada Selasa (17/4) lalu, Amoroso Katamsi…

Kamis, 19 April 2018 08:38

Tabrak Tiang Lampu, Pengemudi Xenia Kabur

BALIKPAPAN   -   Bukannya meminta pertolongan, pengemudi Daihatsu Xenia KT 71 NG…

Kamis, 19 April 2018 08:33

Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Diciduk

BALIKPAPAN   -   Tuntas sudah pengejaran jaringan narkoba antarprovinsi yang dilakukan…

Kamis, 19 April 2018 08:29
Lagi, 69 Botol Cap Tikus Diamankan

PARAH YOB..!! Peredaran Miras Kian Merajalela

BALIKPAPAN    -   Peredaran minuman keras (miras) jenis cap tikus (CT) tampaknya…

Kamis, 19 April 2018 08:27
KASUS TELUK BALIKPAPAN

Barang Bukti Pipa Masuk Tahap Pemotongan

BALIKPAPAN   -   Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltim…

Rabu, 18 April 2018 09:00

Sekeluarga Tewas Dilalap Api

SAMARINDA   -   Polisi melakukan penyelidikan mendalam terhadap kebakaran di kawasan…

Rabu, 18 April 2018 08:53

Polda Bongkar Perjudian Kelas Kakap

BALIKPAPAN   -  Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Pepatah tersebut pantas disematkan…

Rabu, 18 April 2018 08:50

Kapushidrosal Sebut Jangkar Kapal Ever Judger

BALIKPAPAN   -   Pusat Hidrogafi dan Oseanografi TNI AL turut melakukan investigasi…

Rabu, 18 April 2018 08:47

Ingin Meninggal di Bandung

Aktris yang identik dengan peran antagonis, Dinda Kanyadewi, ungkap kabar bahwa ia tinggal di Bali selama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .