MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Selasa, 09 Mei 2017 10:05
TEGANYA..!! Masih Koma, Nenek Disuruh Pulang dari Rumah Sakit

Keluarga: Dokter Sampaikan Lisan, Kondisi Nenek Sehat

KESEHATAN HAK SETIAP WARGA: Nenek Arbaya yang dipulangkan, meski belum sadarkan diri.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Seorang nenek bernama Arbaya (82) terbaring tak sadarkan diri selama dua pekan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan karena terkena stroke. Ironisnya, bukannya mendapatkan perawatan hingga kondisi membaik, sang nenek justru disuruh pulang pihak rumah sakit setelah dokter menyampaikan bahwa si nenek dalam kondisi sehat.

Keluarga Arbaya yang tak terima menyayangkan hal ini. Pasalnya keluarga mengklaim bahwa neneknya masih dalam keadaan koma, namun pihak rumah sakit malah menyuruh pulang.

"Kan kondisinya nenek ini sekarang gak sadar, tapi penjelasan dokter itu katanya gak ada masalah, darahnya oke, semuanya oke katanya, jadi bisa dirawat di rumah. Nah sedangkan dia gak sadar," kata Reni (29) salah seorang cucu Arbaya.

 Keluarga juga menyayangkan pihak rumah sakit yang dinilai pelit dalam memberikan penjelasan medis secara detail. Pasalnya pihak keluarga hanya mendengar pernyataan kondisi sehat si nenek melalui lisan. Artinya hanya sebatas omongan dari pihak rumah sakit.

 "Tadi kami dipanggil semua ke rumah sakit karena dokternya mau ngomong, tapi sampai ke rumah sakit dokternya udah gak ada karena ada pasien yang nunggu. Jadi kami ketemu sama kepala ruangan, nah kepala ruangan jelasin bahwa nenek kondisinya baik semua. Mereka hanya menyampaikan lewat lisan saja kalau nenek itu sehat, tapi tidak ada penjelasan nenek saya itu stroke apa koma," kesalnya.

 Pihak keluarga sempat menduga adanya kejanggalan terhadap peraturan yang ada di rumah sakit. Pihak keluarga menanyakan status BPJS Kesehatan si nenek yang dinilai telah habis masa paketnya atau masa rawat inapnya. Hal ini tentunya bertentangan dengan pernyataan BPJS Kesehatan yang mengklaim tidak ada batasan rawat inap bagi pasien.

 "Tadi saya nanya ke pihak rumah sakitnya, katanya BPJS Kesehatan itu ada sistem paket, jadi kalau batas paketnya habis, kami disuruh keluar dulu dari rumah sakit, terus masuk lagi. Katanya, BPJS itu per paket, kata perawat itu," ungkapnya.

 Sementara itu Kepala Unit Hukum, Komunikasi Hukum dan Kepatuhan BPJS Kesehatan cabang Balikpapan, Sari Wahyu membantah adanya batasan waktu rawat inap bagi pasien. Menurutnya tidak ada sistem paket dalam BPJS Kesehatan. Namun dirinya belum bisa menjawab lebih detail lantaran belum mengetahui data lengkap dari kepesertaan BPJS Kesehatan si pasien.

 "Bukan paket. Jadi menteri kesehatan (Aturan, Red) itu kan saya sudah bolak-balik sampaikan, jadi misalnya diagnosanya ini hari rawatnya sekian hari dan biayanya sekian. Bisa saja dokter itu berpatokan mutlak kepada data tersebut, tapi kalau pasien itu kan ada tingkat keparahan. Nah kalau misalnya bagaimana pasien yang tidak sadarkan diri itu, saya gak berani menyimpulkan kalau saya belum tahu data pasiennya," tegasnya.

 Sari mengungkapkan bahwa tidak ada kewenangan bagi BPJS Kesehatan dalam hal memulangkan pasien. Hal tersebut dikarenakan ada pada kewenangan rumah sakit. "Yang jelas kewenangan memulangkan pasien itu ada pada rumah sakit. Kami tidak bisa intervensi," pungkasnya.

 Sementara itu pihak rumah sakit saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban. Hingga saat ini nenek Arbaya telah dibawa pulang ke rumahnya di Sumber Rejo Satu RT 37 Nomor 24, Balikpapan Tengah. (bp-22/war)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:47

Stabil: Itu Kejahatan Lingkungan

BALIKPAPAN  -  Pencemaran di aliran Sungai Ampal yang melintasi Kelurahan Damai, Balikpapan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:45

"Air Susu" di DAS Sungai Ampal, Ini Kata DLH ...

PENCEMARAN  limbah yang terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Ampal, Kamis (19/10), disebut-sebut…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:44

Utara-Tengah Rawan Maling

BALIKPAPAN  -   Balikpapan Utara dan Balikpapan Tengah adalah wilayah hukum yang diawasi…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:43

Gugat Pencegahan ke Luar Negeri

JAKARTA  -  Lepas dari jerat status tersangka, Ketua DPR Setya Novanto mengajukan gugatan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:42

Listrik Padam Sepekan, Pertamina Sarankan Jalur Alternatif

BALIKPAPAN  -  Sudah sepekan listrik dari Pertamina padam. Beberapa kawasan jadi gelap gulita.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:41

Beruang Butuh Keajaiban

BALIKPAPAN  -  Asa Persiba Balikpapan lolos dari jerat degradasi sepertinya bakal sulit terealisasi.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:39

Diperiksa Terkait Pencemaran Nama Baik

JAKARTA   -  Artis cantik Nikita Mirzani kembali berurusan dengan hukum. Dia diperiksa sebagai…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:34

Tersesat

“Mbak, minta tolong diumumkan dong? Bapaknya anak-anak terpisah dari keluarga”, pinta istri…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:48

Limbah Mengotori Sungai

BALIKPAPAN  -  Dampak pencemaran limbah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal yang diduga berasal…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:45

Pemilik Motor Pretelan Dibebaskan

BALIKPAPAN  -  Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya Abdul Rahman Hafid (48) dibolehkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .