MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 13 Mei 2017 03:17
Jambret karena Gaya Hidup
JAMBRET KAMBUHAN: Wisnu mengaku sudah tujuh kali melakukan curas seorang diri.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Gaya hidup foya-foya, rupanya membuat Wisnu (23) harus berutang di mana-mana. Mengaku kerap menggunakan uang untuk belanja pakaian, lelaki yang bekerja di tempat hiburan keluarga ini, akhirnya sering tambal sulam utang. Parahnya lagi, jika sudah tidak tahu cari uang ke mana, dirinya akhirnya menjambret.

Wisnu adalah pemuda yang beberapa waktu lalu ditangkap Satlantas Polres Balikpapan lantaran melakukan penjambretan. Korbannya adalah seorang wanita bernama Lilis. Dia dijambret di depan gedung Grapari, tidak jauh dari pos polisi Terminal Balikpapan Permai (BP), Kelurahan Damai, Sabtu (6/5) lalu.

 
Wisnu mengaku menjambret hanya jika kepepet. Kepepet lantaran utangnya sudah jatuh tempo. Terakhir di kawasan Damai, menjambret bersama Rouf (22), teman satu tempat kerjanya. “Pas terakhir (menjambret) saya ada utang Rp 500 ribu. Kalau dia (Rouf) habis gadai HP. Sama-sama ada utang, jadi saya ajak aja,” terangnya, kemarin (12/5).

Delapan TKP jambret. Menjambret sejak Oktober 2016. Mulai saat itu sering meminjam uang. Untuk menutupi utang, akhirnya mencari jalan pintas asal uang cepat didapat. Meski bergaji lumayan, Rp 2,4 juta per bulan, namun buktinya tidak cukup.

“Gaji Rp 2,4 juta, saya kasih orangtua Rp 1,5 juta, jadi kurang buat hidup saya. Untuk nutupin sebulan ke depan, saya begitu lagi (utang),” katanya. Menurutnya, biasa mengincar ponsel korban, terutama android. Setiap kali beraksi, dia tak pernah direncanakan. Tiap butuh uang serta ada mangsa dan kesempatan, sudah pasti disikatnya.

Biasanya, korban Wisnu adalah wanita muda. Umumnya menyasar ponsel android di dasbor motor sebelah kanan milik korban. Untuk menjambret tas, menurutnya, itu terlalu berisiko. Kalau ponsel, dia kabur dan mudah menjual hasil curiannya.

“Biasa saya keliling dulu. Baru lihat HP orang, saya ambil. Tujuh TKP, korban semua cewek muda,” bebernya. Terakhir, tertarik mengambil gelang korban karena terlihat mudah diambil. Namun sialnya, bukannya berhasil, malah jatuh saat motor yang dikendarai Rouf, si joki, menabrak trotoar. Lebih mirisnya lagi, gelang tersebut rupanya hilang.

Tersangka biasa beraksi sekira pukul 09.00 sampai 10.00 Wita. Disampaikan Paur Subbag Humas Polres Balikpapan Iptu Suharto, tersangka dikenai pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun.

“Untuk pengendara motor, baiknya mulai sekarang jangan suka menaruh ponsel di dasbor motor matik. Ini jelas membahayakan dan mengundang kriminalitas,” tutur Suharto.

Penjambretan yang dilakukan tersangka, di antaranya, terjadi pada September 2016, dengan TKP Gunung Guntur. Sedangkan penjambretan lain terjadi Januari di sekitar Hotel Ibis, Februari di Gunung Malang, Maret di Martadinata, April di Kampung Baru serta sekitar kodam dan Dome, Mei di depan Hotel Ibis.

Sebelumnya, Lilis menjadi korban jambret Wisnu dan Rouf. Korban pengendara motor matik dengan nomor polisi KT 1345 LO yang kala itu sedang perjalanan ke arah tempatnya bekerja, tiba-tiba dipepet kedua tersangka yang sedang mengendarai sepeda motor jenis CB 150 dengan nopol KT 4360 DS.

Dari arah belakang, gelang milik korban ditarik kedua tersangka. Korban yang panik segera berteriak jambret dan menghentikan kendaraannya. Jeritan korban lalu membuat warga dan polisi satuan lantas polres yang tengah berada di pos Terminal BP bereaksi.

Pelaku dikejar, panik, tak lama motor yang mereka kendarai menabrak trotoar. Wisnu digiring polantas sebelum sampai jadi bulan-bulanan warga. Sementara Rouf diamankan petugas Opsnal Polsek Balikpapan Utara pada sore harinya. (bp-21/war/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 09:00

Hari Ini, Penyidik Polda Kaltim Panggil IS

BALIKPAPAN  -  Polda Kaltim telah menetapkan dua tersangka dalam kasus tumpahan minyak mentah…

Selasa, 22 Mei 2018 08:53

Ustaz Sauffie Dilaporkan ke Polda

BALIKPAPAN  -  Para calon jemaah umrah yang dijanjikan Ustaz Hubbillah Sauffie bakal diberangkatkan…

Selasa, 22 Mei 2018 08:51

Sulit Lupakan Mantan Suami

PEDANGDUT  Wika Salim telah resmi bercerai dari suaminya, Candra Permana. Hakim Pengadilan Agama…

Selasa, 22 Mei 2018 08:49

Penetapan Tersangka Pemalsuan Dipaksakan

BALIKPAPAN  -   Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan kemarin (21/5) menggelar sidang gugatan…

Selasa, 22 Mei 2018 08:46

Berkat CCTV, SN Dicokok

TANA PASER  -  Tak butuh waktu lama untuk membekuk pelaku pencurian beras di sebuah toko bahan…

Selasa, 22 Mei 2018 08:44

Batal Nikah

Pada suatu sore, bertemulah tiga orang pemuda yakni Cuplis, Gatot, dan Gundul yang sedang bertukar cerita…

Selasa, 22 Mei 2018 08:44

Gara-Gara Petasan, Loteng di RT 16 Baru Ilir Terbakar

BALIKPAPAN  -  Kawasan permukiman padat di Gang Sampurna, RT 16, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan…

Senin, 21 Mei 2018 08:52

Dua Warga Binuang Dibui

PENAJAM  -  Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) menangkap dua warga atas kepemilikan…

Senin, 21 Mei 2018 08:48

Roda Lion Nancap di Landasan Terkelupas

SIDOARJO  -  Masterplan Terminal 3 Bandara Juanda plus double runway menjadi kebutuhan mendesak.…

Senin, 21 Mei 2018 08:47

Pertamina Gandeng Pengacara Otto Hasibuan

BALIKPAPAN  -  Polda Kaltim telah menetapkan tersangka selanjutnya dalam insiden tumpahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .