MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Rabu, 17 Mei 2017 09:01
Hampir Seluruh RS Lakukan Fraud

Balerina: Lakukan Fraud, Izin Rumah Sakit Dicabut

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan menyebutkan, hampir seluruh rumah sakit yang ada di Balikpapan terindikasi melakukan fraud (penipuan). Hal inilah yang disebut-sebut telah dilirik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi untuk ditindaklanjuti.

DKK Balikpapan telah banyak menerima laporan dari masyarakat terkait unsur-unsur pelanggaran yang dilakukan rumah sakit. Yakni, memulangkan pasien secara paksa hingga penolakan perawatan pada pasien. Kepala DKK Balikpapan, Balerina menegaskan, tindakan tersebut juga termasuk tindakan pelanggaran. Pihaknya akan mendalami permasalahan ini.

“Hampir semua, ya. Tetapi saya tidak bisa menyebutkannya satu per satu. Kalau pasien datang terus ditolak rumah sakit, itu juga sudah terindikasi fraud,” katanya saat ditemui di ruangannya, kemarin (16/5).

Pihaknya masih mempelajari lebih dalam terkait poin-poin fraud. Tentunya dengan menimbang, bagaimana program pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berjalan. Pasalnya, hal itu dinilai sangat berkaitan dengan perilaku rumah sakit yang sering melakukan fraud. Bahkan, KPK pun juga sedang mempelajarinya lebih dalam.

“Rumah sakit juga masih menyesuaikan. Bahkan, KPK aja masih mau mempelajari sistem ini, karena memang mereka tidak tahu kondisi riildi rumah sakit seperti apa,” ujarnya.

Balerina mengakui, pihaknya sering mendapati laporan keluhan dari pasien terhadap rumah sakit yang melakukan penolakan hingga pemulangan secara paksa. Keluhan tersebut, diakui Balerina, kebanyakan datang dari peserta BPJS Kesehatan. Tak hanya pemulangan dan penolakan, rumah sakit juga acap kali meminta uang jaminan terhadap pasien.

 “Saya juga sempat marah, kokada rumah sakit yang masih menagih sejumlah uang jaminan untuk peserta BPJS Kesehatan. Padahal sudah jelas ada surat rujukannya. Tetapi oleh rumah sakit malah diminta untuk menjalani perawatan di luar BPJS. Inikantidak benar,” tegasnya.

Selain itu, banyak juga laporan penolakan dengan alasan kamar penuh. Hal ini disebutnya masih menjadi pekerjaan rumah bagi rumah sakit untuk menyediakan kamar sesuai dengan kelas yang banyak dipakai peserta BPJS. Menurutnya, masyarakat Balikpapan paling banyak menggunakan kelas II dan kelas I dalam kepesertaan BPJS. Sementara rumah sakit lebih banyak menyediakan ruang kelas III. 

Balerina pun mengancam kepada mereka yang masih melakukan tindakan fraud terhadap pasien. Tak main-main, ancaman tersebut mulai dari peringatan hingga pencabutan izin rumah sakit.

“Kalau memang dalam tiga kali teguran itu, rumah sakit masih melakukan praktik fraud dan terbukti setelah dilakukan verifikasi, maka kami bisa cabut izinnya,” pungkasnya. (bp-22/war/k1)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:30

Bangunan Roboh, Satu Nyawa Melayang

BALIKPAPAN  -  Jangan sembarangan mendirikan bangunan, apalagi mengabaikan keselamatan dan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:28

Disodomi Enam Tahanan di Balik Jeruji Sel

BALIKPAPAN  -  Lelaki seks lelaki (LSL) atau diberi label gay oleh masyarakat tak hanya “lahir”…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:20

Kapolri Tantang Dua Kapolres

BALIKPAPAN  -  Dua polres di jajaran Polda Kaltim mendapat tantangan dari Kapolri Jenderal…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:18

Gaffar Dituntut 15 Tahun Penjara

SAMARINDA  -  Ketua Koperasi Samudera Sejahtera (Komura), Jafar Abdul Gaffar dan sekretarisnya…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:18

Untung Tak Terinjak

Suatu hari Pak Pandir melalui satu lorong yang remang-remang, sewaktu hendak pulang ke rumahnya. Di…

Jumat, 15 Desember 2017 08:55
Anunya Kegedean, Dubur Zm Berdarah

KIAMAT SUDAH DEKAT..!! Murid SD Gay Koleksi Banyak Film Porno

BALIKPAPAN  -  Ini merupakan peringatan bagi orangtua agar sering-sering memeriksa koleksi…

Jumat, 15 Desember 2017 08:53

Kapolri Beri Safaruddin Angin Segar

BALIKPAPAN  -  Tampaknya tekad Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin untuk maju dalam Pemilihan…

Jumat, 15 Desember 2017 08:52

Kapolri Diminta Bertindak

BALIKPAPAN  -  Sidang praperadilan terkait perkara tindak pidana pemalsuan surat atau penggelapan…

Jumat, 15 Desember 2017 08:49

Mabes Polri Anggarkan Rp 73 M

BALIKPAPAN  -  Kapolri Jenderal M Tito Karnavian tiba di Balikpapan pada Kamis (14/12) sore…

Jumat, 15 Desember 2017 08:47

Pelaku Gendam Bidik Tukang Ojek

BALIKPAPAN  -  Tindak kejahatan gendam akhir-akhir ini marak terjadi. Tercatat dalam sepekan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .