MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Rabu, 17 Mei 2017 09:14
Harga Ayam Mahal, KPPU Cium Kartelisasi

Kejar Untung Besar di Momen Ramadan

NAIK LAGI: Harga ayam potong di sejumlah pasar naik dua kali lipat dari harga biasa. KPPU mensinyalir adanya upaya menaikkan harga di kalangan pedagang.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Balikpapan mencium adanya tindakan kartelisasi pengusaha ayam potong di pasaran. Pasalnya sampai saat ini harga ayam malah cenderung naik menjelang Ramadan.  

 Sidak yang digelar Pemkot Balikpapan bersama sejumlah unsur terkait termasuk KPPU mendapati harga ayam naik menjadi Rp 50 ribu per ekor dari sebelumnya Rp 48 ribu. Ketua KPD KPPU Balikpapan, Akhmad Muhari mengaku bahwa harusnya tidak terjadi lantaran stok dari distributor masih sangat cukup hingga menjelang lebaran nanti.

 "Kalau kami lihat di sini itu harga ayam yang masih naik. Sebenarnya stok ayam itu mencukupi, tapi mungkin spekulan dari pedagang ayam yang memang bisa menaikkan harga sampai di pasar. Karena memang stok tersebut harusnya terpenuhi hingga puasa dan lebaran.  Itulah kami lihat, spekulan-spekulan yang mengambil untung dari situasi ini," katanya.

 Pihaknya mengungkapkan bahwa hal ini terindikasi tindak kartelisasi pengusaha lantaran memanfaatkan momentum Ramadan. Namun pihaknya masih belum dapat memastikan tindak kartelisasi tersebut. Sehingga pihaknya akan terus melakukan pengawasan lebih intensif untuk mencegah tidak stabilnya harga di pasaran.

 "Kalau untuk kartel itu bisa saja. Cuman kami melihat ada kebijakan dari pemerintah Kementerian Pertanian bahwa adanya pembatasan produksi DOC (anakan, Red). Per bulan Mei ini. Apakah akibat berkurangnya produksi DOC itu sehingga stok di pasar ini kurang. Karena DOC itu sebagai cikal bakal harga daging ayam," ungkapnya.

 Sementara itu, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengaku bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan di pasar untuk menghindari kenaikan harga yang membebani masyarakat. 

 "Jadi sidak yang ini memang tidak sekali dua kali saja, tapi petugas kami secara terus menerus. Kepolisian juga memantau terus karena perintah Presiden untuk mencegah penimbunan," pungkasnya. (bp-22/war)


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 09:21

Uang Baru Dongkrak Animo

BALIKPAPAN  -  Selama Ramadan, total kebutuhan uang kartal warga kota mencapai 1,19 triliun.…

Jumat, 23 Juni 2017 09:18

Uang Teman Tegaskan Terdaftar di OJK

BALIKPAPAN  -  Dalam rangka memperkenalkan kehadirannya di Kaltim, PT Digital Alpha Indonesia…

Jumat, 23 Juni 2017 09:17

Ayo Rayakan Idulfitri di Kampung Halaman

BALIKPAPAN  -  Kabar gembira bagi warga kota yang belum sempat mudik menjelang lebaran Idulfitri…

Kamis, 22 Juni 2017 09:11

Demi Kelancaran Distribusi BBM

BALIKPAPAN  -   PT Pertamina (Persero) menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Mobil Tangki…

Kamis, 22 Juni 2017 09:08

Lanjutkan Program Kemitraan

BALIKPAPAN  -  Momentum Ramadan mendorong pertumbuhan konsumsi secara signifikan. Perdagangan…

Kamis, 22 Juni 2017 09:07

Penerbangan Balikpapan-Mamuju Resmi Dibuka

BALIKPAPAN  -  Penerbangan langsung Balikpapan-Mamuju oleh Wings Air member of Lion Air Group,…

Kamis, 22 Juni 2017 09:06

Leluasa Intip Rekening Bank

BALIKPAPAN  -  Program pengampunan pajak (Tax Amnesty) boleh saja berakhir tapi tugas …

Rabu, 21 Juni 2017 09:37

Sambut Lebaran, Bulog Siapkan 20 Ton Daging Beku

BALIKPAPAN  -  Terhitung sejak Selasa (20/6) kemarin, Bulog menyediakan pasokan daging beku…

Rabu, 21 Juni 2017 09:35

Aneka Pakaian Distro dan Impor Harga Terjangkau

SELAMA  Ramadan menjelang lebaran Idul Fitri (H-4), Kampung Distro milik Ruli di hall lantai 1…

Rabu, 21 Juni 2017 09:34

Aksi Beli Perhiasan Emas Jelang Lebaran

BALIKPAPAN  -  Jika tahun-tahun sebelumnya, momentum jelang Lebaran membentuk lompatan permintaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .