MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Jumat, 19 Mei 2017 09:18
Satgas Pangan Harus Bertindak

KOMODITAS

PROKAL.CO, BULAN Ramadan tinggal menghitung hari. Umat Islam di Indonesia akan menyambut dengan suka cita. Tetapi di sisi lain, masyarakat selalu dihantui oleh kenaikan harga bahan pokok setiap tahunnya.

 Persoalan klasik ini pun selalu tidak bisa dikontrol ketat oleh pemerintah. Mengacu dari pengalaman pemerintahan sebelumnya, kenaikan harga ini biasanya hanya diantisipasi dengan melakukan operasi pasar, tanpa ada tindakan hukum yang tegas kepada pihak yang “bermain”.   

 Di masa Pemerintahan Jokowi, melalui Kementerian Perdagangan, harga bahan pokok mulai diatur secara ketat. Setidaknya ada beberapa upaya yang dilakukan. Di antaranya, membentuk satgas pangan dan menentukan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) kepada tiga bahan pokok.  

 Satgas pangan ini dibentuk lintas kementerian dan lembaga negara. Yakni, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kepolisian Republik Indonesia, Bulog, dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).

 Terbentuknya satgas pangan ini disambut positif anggota Komisi VI DPR RI Slamet Junaidi. Dia menilai keberadaan satgas menjadi hal baru yang dilakukan oleh pemerintah. Ini yang membedakannya dengan pemerintahan sebelumnya. “Tentu, kita perlu mengapresiasi kehadiran satgas ini,” ujar Slamet saat dihubungi, Kamis (18/5).

 Dia menilai, kehadiran satgas pangan relevan dengan meningkatnya daya beli masyarakat di masa Ramadan dan Idulfitri. Keberadaannya bisa mengantisipasi pihak-pihak yang sering memanfaatkan situasi tersebut.  

 Politikus Nasdem ini mengharapkan, kehadiran satgas pangan tidak hanya bergerak di momen-momen tertentu, tetapi bisa berkelanjutan. Jika berkelanjutan, diharapkan satgas bisa melakukan tindakan hukum agar ada efek jera.

 “Saya meminta satgas pangan tidak seperti macam ompong nantinya. Tampak sangar tapi tidak bertaji. Satgas ini bisa mencontoh satgas pungli yang lebih dahulu terbentuk. Dalam beberapa waktu saja sudah mampu membongkar kasus praktik pungutan liar di berbagai instansi,” tutur legislator dapil Jatim XI ini.

 Pria yang biasa dipanggil Haji Idi ini berkeyakinan, satgas pangan bisa memberikan shock therapy bagi pihak yang nakal. Sehingga, harga bahan pokok ke depannya akan jauh lebih aman karena terpantau dan terawasi.

 “Dengan begini, kita harapkan Indonesia tidak selalu menjadikan impor sebagai jalan keluar, tatkala ada masalah kekurangan bahan pokok masyarakat,” pungkasnya. (*/rus/k1)

 


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 09:48

Pemkot Bebaskan Retribusi

BALIKPAPAN   -  Beroperasinya Pasar Rakyat Karang Joang di Km 12, Kelurahan Karang Joang,…

Kamis, 23 November 2017 09:46

Kasus DBD Turun Drastis

BALIKPAPAN  -  Memasuki pekan keempat pada bulan November, tidak ada penambahan angka kematian…

Kamis, 23 November 2017 09:45

Komisi IV DPRD Sidak PMI

BALIKPAPAN  -  Adanya laporan kekurangan stok darah hingga sulitnya mendapatkan darah untuk…

Kamis, 23 November 2017 09:44

Pastikan Selektif Beri Izin

BALIKPAPAN  -  Pengawasan terhadap pohon-pohon pelindung di Kota Balikpapan merupakan wewenang…

Kamis, 23 November 2017 09:43

Tegaskan Golkar Tetap Solid

KETUA  Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Johny NG menegaskan, jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai…

Kamis, 23 November 2017 09:42

Evaluasi Studi Kelayakan Sudah Final

SEMPAT molor dari target, proyek penyulingan air laut atau desalinasi dipastikan segera terealisasi.…

Kamis, 23 November 2017 09:42

Perspektif Pembangunan Kilang Minyak

PENGELOLAAN minyak dan gas bumi (migas) dalam sudut pandang hukum memiliki ruang untuk diperdebatkan.…

Kamis, 23 November 2017 09:41

Harga Naik Satu Persen, Bisa Akibatkan 120 Ribu Warga Jadi Miskin

Inflasi menjadi salah satu faktor penyebab turunnya nilai mata uang. Ini karena meningkatnya harga-harga…

Rabu, 22 November 2017 09:46

BAHAYA:

 Jalan ambles di kawasan Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan…

Rabu, 22 November 2017 09:44

Bandel, Pimpinan PT MBS Tak Mau Temui Pemkot

BALIKPAPAN  -  Pemkot kesulitan menemui pimpinan Perusda Kaltim, PT Melati Bhakti Satya (MBS),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .