MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 19 Mei 2017 09:18
Satgas Pangan Harus Bertindak

KOMODITAS

PROKAL.CO, BULAN Ramadan tinggal menghitung hari. Umat Islam di Indonesia akan menyambut dengan suka cita. Tetapi di sisi lain, masyarakat selalu dihantui oleh kenaikan harga bahan pokok setiap tahunnya.

 Persoalan klasik ini pun selalu tidak bisa dikontrol ketat oleh pemerintah. Mengacu dari pengalaman pemerintahan sebelumnya, kenaikan harga ini biasanya hanya diantisipasi dengan melakukan operasi pasar, tanpa ada tindakan hukum yang tegas kepada pihak yang “bermain”.   

 Di masa Pemerintahan Jokowi, melalui Kementerian Perdagangan, harga bahan pokok mulai diatur secara ketat. Setidaknya ada beberapa upaya yang dilakukan. Di antaranya, membentuk satgas pangan dan menentukan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) kepada tiga bahan pokok.  

 Satgas pangan ini dibentuk lintas kementerian dan lembaga negara. Yakni, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kepolisian Republik Indonesia, Bulog, dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).

 Terbentuknya satgas pangan ini disambut positif anggota Komisi VI DPR RI Slamet Junaidi. Dia menilai keberadaan satgas menjadi hal baru yang dilakukan oleh pemerintah. Ini yang membedakannya dengan pemerintahan sebelumnya. “Tentu, kita perlu mengapresiasi kehadiran satgas ini,” ujar Slamet saat dihubungi, Kamis (18/5).

 Dia menilai, kehadiran satgas pangan relevan dengan meningkatnya daya beli masyarakat di masa Ramadan dan Idulfitri. Keberadaannya bisa mengantisipasi pihak-pihak yang sering memanfaatkan situasi tersebut.  

 Politikus Nasdem ini mengharapkan, kehadiran satgas pangan tidak hanya bergerak di momen-momen tertentu, tetapi bisa berkelanjutan. Jika berkelanjutan, diharapkan satgas bisa melakukan tindakan hukum agar ada efek jera.

 “Saya meminta satgas pangan tidak seperti macam ompong nantinya. Tampak sangar tapi tidak bertaji. Satgas ini bisa mencontoh satgas pungli yang lebih dahulu terbentuk. Dalam beberapa waktu saja sudah mampu membongkar kasus praktik pungutan liar di berbagai instansi,” tutur legislator dapil Jatim XI ini.

 Pria yang biasa dipanggil Haji Idi ini berkeyakinan, satgas pangan bisa memberikan shock therapy bagi pihak yang nakal. Sehingga, harga bahan pokok ke depannya akan jauh lebih aman karena terpantau dan terawasi.

 “Dengan begini, kita harapkan Indonesia tidak selalu menjadikan impor sebagai jalan keluar, tatkala ada masalah kekurangan bahan pokok masyarakat,” pungkasnya. (*/rus/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 08:28

Di Kota Ini, Pemilih Pilgub Ditetapkan 414.357 Jiwa

BALIKPAPAN  -   Penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pilgub Kaltim yang digelar di Ballroom…

Sabtu, 21 April 2018 08:27

Warga Minta Ukurannya Disamaratakan

BALIKPAPAN  -   Warga RT 31, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota, menolak rencana pembebasan…

Sabtu, 21 April 2018 08:26

Kantor Lurah dan Camat Jadi Korban

BALIKPAPAN  -  Pembangunan supermal di lahan eks Pusat Kajian Islamiah Balikpapan (Puskib)…

Sabtu, 21 April 2018 08:25

Status Darurat Belum Dicabut

BALIKPAPAN  -  Tumpahan minyak di Teluk Balikpapan pada 31 Maret lalu yang menimbulkan kebakaran…

Sabtu, 21 April 2018 08:24

Iuran 8.948 Warga Ditanggung Pemkab

PENAJAM  -  Sejak tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelontorkan…

Sabtu, 21 April 2018 08:23

Bahas Kebijakan dan Perhitungan DBH Migas

Ratusan media massa se-Kalimantan dan Sulawesi mengikuti acara Temu Media dan Forum Kehumasan yang digelar…

Jumat, 20 April 2018 08:53

“Kalau Sudah Dipasang, Bisa Main Bola Dong”

SEPULUH  penyandang cacat kaki putung yang tersebar di wilayah selatan Kaltim merasa lega. Keterbatasan…

Jumat, 20 April 2018 08:51

Proyek Kereta Api Kaltim Aman

SAMARINDA   -  Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim, Tri Murti Rahayu mengklarifikasi…

Jumat, 20 April 2018 08:50

Berpotensi Tunjuk Plt

BALIKPAPAN   -    Pemerintah kota (pemkot) ternyata belum menyiapkan nama-nama…

Jumat, 20 April 2018 08:49

PLN Kaltimra dan 13 Vendor Tanda Tangani Deklarasi Antigratifikasi

BALIKPAPAN  -  PLN Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kanwil Kaltimra)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .