MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Jumat, 19 Mei 2017 09:21
Pilgub Kaltim Terancam Batal

Gara-Gara Ketidakjelasan Anggaran

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Lobi-lobi yang dilakukan partai politik dalam mengusung “jagoannya” untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, diprediksikan akan semakin lama. Pasalnya, Pilgub Kaltim yang dijadwalkan digelar Juni tahun depan, terancam batal. Mengapa? Karena, sampai jelang tahapan awal pilgub pada Juni depan, alokasi anggaran yang dikucurkan untuk KPUD Kaltim masih simpang siur. Bahkan cenderung tidak ada kejelasan.

Pemprov Kaltim sebagai penyalur bantuan keuangan kepada penyelenggara pesta demokrasi lima tahunan ini, belum memutuskan besaran anggaran yang akan dialokasikan. Komisioner KPU Kaltim, Muhammad Samsul Hadi mengatakan, tahapan Pilgub Kaltim akan dimulai Juni 2017. Namun, hingga kini belum menemukan titik terang. Ini lantaran usulan alokasi anggaran untuk KPU Kaltim belum disetujui sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.

“Kalau misalnya Juni belum ada kejelasan juga, tahapan-tahapan itu tidak bisa dijalankan. Implikasinya, Pilgub Kaltim 2018 bisa terancam batal atau ditunda sampai pilpres,” kata M Samsul Hadi saat dikonfirmasi Balikpapan Pos, kemarin (18/5).

Kondisi ini, lanjutnya, sangat mengganggu tahapan Pilgub Kaltim 2018.  Sebab, KPU harus melakukan tahapan perekrutan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) yang dilaksanakan Juni nanti, di mana semua tahapan ini memerlukan anggaran. “Anggaran yang ada sekarang Rp 20 miliar, tetapi KPU Kaltim tidak berani menggunakannya sebelum ada kepastian anggaran selanjutnya,” sebutnya. 

Menurutnya, anggaran Pilgub Kaltim dialokasikan untuk kegiatan tahapan hingga pelaksanaan, di mana penggunaannya terikat pada naskah perjanjian hibah daerah (NPHD). “Seharusnya ini sudah masuk penandatanganan NPHD, tapi tidak jelas juga,” lanjutnya.

Anggaran yang diusulkan awal oleh KPU Kaltim sebesar Rp 500 miliar dari usulan anggaran yang telah difinalisasi senilai Rp 350 miliar. Meski begitu, dia berharap dalam waktu dekat sudah ada kejelasan untuk anggaran Pilkada Kaltim 2018 yang akan dibahas pada pertengahan dan akhir tahun ini. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah aja kejelasan. Jangan sampai simpang siur seperti ini,” harapnya.

Sebagaimana diputuskan dalam Rapat Pleno KPU Kaltim, anggaran Pilgub Kaltim pada Pilkada Serentak 2018 diusulkan senilai Rp 350 miliar.  Kendati demikian, akibat kondisi keuangan Pemprov Kaltim yang mengalami defisit, alokasi anggaran untuk pelaksanaan Pilgub Kaltim senilai Rp 350 miliar tersebut belum dapat dipastikan pengalokasiannya. 

“Sejauh ini, alasan pemprov karena masalah defisit anggaran. Ini tidak masuk akal. Semua orang juga tahu kita lagi defisit. Pilgub ini kan diadakan setiap lima tahun, seharusnya persiapan juga sudah secara matang,” kritiknya.

KPU 10 KOTA SEPAKAT TIDAK GELAR PILGUB

Ketidakjelasan Pemprov Kaltim soal anggaran pilgub, membuat 10 KPUD se-Kaltim harap-harap cemas. Termasuk, KPUD Kota Balikpapan. “Kita ini lagi sedih, anggaran yang seharusnya sudah NPHD atau sudah ada perjanjian hibah dan ditandatangani, sampai sekarang belum ada kejelasan. Jangankan dicairkan, disetujui oleh pemprov saja belum,” ujar Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha, Kamis (18/5) kemarin.

Hal ini, kata Noor Thoha sangat jauh dari harapan. Dia berpendapat, jika provinsi tidak ada anggaran, alangkah baik tidak usah diadakan pilgub. Karena kalau dipaksakan, nantinya akan berbuntut pada gugatan.

“Kalaupun nanti dikasih, dananya tanggung-tanggung dan pada pelaksanaannya tidak tuntas karena terkendala anggaran, pasti KPU digugat orang. Kalau sampai Juni tidak cair, kami (KPUD) se-Kaltim sepakat untuk tidak gelar pilgub,” tegasnya.

Thoha mengakui, KPU Balikpapan hingga kini belum ada progres sama sekali. Menurutnya, pemprov cenderung apatis, sampai-sampai tidak merespons dengan kondisi yang sedang terjadi. “Ini seperti tidak terencana. Padahal, ini agenda lima tahunan yang semestinya sudah terencana dengan sangat matang. Setidaknya sudah sepakat bahwa ini loh anggarannya, silakan perjanjian kontrak dan kita mulai. Biarpun dana yang diturunkan bertahap, yang penting sudah ada perjanjian kontrak. Biar kita juga mulai bekerja,” tandas Thoha.

Menurutnya, seharusnya tahapan-tahapan menuju Pilgub Kaltim 2018 harus segera dilaksanakan. “Pencoblosan Pilgub 2018 nanti ditetapkan pada tanggal 27 Juni. Dan, idealnya, tahapan-tahapan menuju pilgub tersebut dimulai sekira enam bulan sebelum waktu pencoblosan. Sekarang harusnya sudah pra, konsolidasi, tapi semua itu butuh anggaran,” pungkasnya.

Hingga saat ini,  Pemprov Kaltim belum menyetujui anggaran Pilgub Kaltim 2018 sebesar Rp 350 miliar yang diajukan oleh KPU Kaltim. Jumlah tersebut telah direvisi sebanyak empat kali. Mulai dari Rp 500 miliar menjadi Rp 486 miliar, kemudian turun menjadi Rp 426 miliar, lalu direvisi lagi menjadi Rp 350 miliar. (bp-23/rus/k1)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:09

REFRESHING KELUARGA

Taman  Tiga Generasi sebagai ruang publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga kota. Tingkat…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:08

Surat Instruksi Lelang Terbit

BALIKPAPAN  -  Pembangunan gedung DPRD Balikpapan akan terealisasi. Selain adanya kesepakatan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:07

Lindungi Nelayan, Geber Sosialisasi UU

BALIKPAPAN  -  Demi menggali potensi perikanan dan mengakomodasi persoalan nelayan di Provinsi…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:06

Dishub-Satlantas, Informasi Broadcast Hoax!

BALIKPAPAN  -  Masyarakat Kota Balikpapan dihebohkan dengan broadcast lewat WhatsApp, Jumat…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:06

Dewan Targetkan Rampung 2018

BALIKPAPAN  -  Dewan menginginkan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang perlindungan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:05

Taksi Online Setop, Go-Jek Diperbolehkan

SAMARINDA  -  Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Salman Lumoindong membantah dengan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:04

“Menari Adalah Hidupku, Menari Adalah Luapan Perasaanku”

Penari muda bertalenta terus bermunculan di Kota Balikpapan. Salah satunya adalah Nasywa Hayatusyifa.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:02

APBD-P 2017 Disepakati Rp 2,022 T

BALIKPAPAN  -  DPRD dan Pemkot Balikpapan menyetujui besaran APBD Perubahan 2017 sebesar Rp…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:05

MENGANCAM NYAWA:

Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) duduk di atas bak truk saat melintas di Jalan Mulawarman,…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:03

Wali Kota Disandera Puluhan Teroris

BALIKPAPAN  -  Sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan, termasuk Wali Kota Rizal Effendi, menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .