MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Jumat, 19 Mei 2017 09:38
Tambal Sulam Tidak Efektif

Soal Kerusakan Jalan ZA Maulani

PARAH: Kondisi jalan ZA Maulani di Balikpapan Selatan yang semakin kronis akibat banyaknmya lubang di jalan

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –   Kondisi Jalan ZA Maulani yang dulu disebut jalan AMD Manunggal di Balikpapan Selatan tergolong kronis. Kepala UPT DPU Balikpapan Misransyah tidak menampik kondisi kronis tersebut. Namun penanganannya tidak bisa dilakukan dengan tambal sulam.

“Jalannya sudah sering kita tambal sulam, namun akibat masih sering tergenang banjir, tambal sulamnya jadi tidak efektif,” terang Misransyah kepada Balikpapan Pos, Kamis (18/5) kemarin.

Dirinya menilai, Jalan ZA Maulani harus segera dilakukan peninggian badan jalan sehingga saat hujan tidak terjadi lagi genangan.

“Harus ditinggikan jalannya, selevel dengan ketinggian ruko-ruko yang ada dipinggir jalan,” sambungnya.

Pria murah senyum ini memaparkan, permasalahan lainnya yang menyebabkan kondisi jalan cepat mengalami rusak, akibat sedimen tanah yang memenuhi saluran drainase di sisi kiri dan kanan jalan.

“Akibatnya saat hujan kondisi saluran drainase tak mampu menampung debit air yang banyak, akhirnya meluber ke badan jalan,” ulas dia.

Untuk itu, ia menegaskan, dalam waktu dekat pihak UPT akan melakukan pengerukan sedimen tanah yang ada di dalam saluran drainase Jalan ZA Maulani. Hanya saja sebelum pengerukan dikerjakan, harus terlebih dahulu dilakukan pembongkaran terhadap penutup drainase yang ada di depan rumah toko (ruko).

“Mau nggak mau penutup drainase yang sudah dicor beton itu harus dihancurkan. Nah ini harus mendapat dukungan warga sekitar,” bebernya.

Jangan sampai, sambung dia, akibat mengatasi banjir di kawasan tersebut, warga sekitar malah tidak mendukungnya. Oleh karenanya dibutuhkan kerja sama antar instansi dan warga sekitar sehingga bisa mengatasi banjir di lokasi Jalan ZA Maulani.

“Untuk proes pengerukan sedimen yang ada di drainase sudah kita rencanakan pengerjaannya, setelah selesai dari pengerukan di Bozem PDAM,” tuturnya.

Sebelumnya Irwan mengaku kondisi jalan ZA Maulani jika diibaratkan penyakit, kondisinya bisa dikategorikan kronis. Lubang berukuran besar menganga menghiasi hamper di sepanjang jalur kendaraan bermotor.

“Selama saya lewat sini (Manunggal, Red). Inilah kondisi terparah. Lubangnya besar dan dalam-dalam. Mobil aja kerasa banget guncangannya,” ungkap Irwan, pengendara mobil.

Setiap hujan deras mengguyur, ia menambahkan, pasti jalanan akan terendam banjir. Pengendara mobil berbadan rendah jangan pernah nekat menerobos genangan air karena dipastikan akan mengalami mati mesin.

“Tiap jalannya banjir, motor aja banyak yang didorong,” ujarnya.

Dia berharap, perbaikan tambal sulam jalan yang dilakukan unit pelaksana teknis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bisa memasukkan Jalan Za Maulani sebagai prioritas.

“Soalnya tiap hari jalurnya padat mas. Ada yang kuliah, ada yang kerja, sekolah, karena ini jalan tembus ke Sepinggan bisa, ke MT Haryono tembus. Apalagi sekarang sudah banyak pemukiman,” paparnya. (dan/yud)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .