MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 13 Juni 2017 13:18
Istri yang Tewas Digorok Suami Sendiri
Status Medsos Subaidah Sering Galau
DIBUNUH SUAMI SENDIRI: Subaidah semasa hidupnya.

PROKAL.CO, NOVI Dwi Kusuma (28) ditetapkan sebagai tersangka tak lama setelah penemuan mayat di Jalan Mulawarman RT 10, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Sabtu (10/6) pagi. Penyelidikan masih terus berlanjut di tangan kepolisian.

Polisi masih akan mengungkap kondisi kejiwaan tersangka. Novi, yang tak lain suami korban saat dimintai keterangan, tampak begitu santai menjawab pertanyaan. Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Kalfaris Triwijaya Lalo memastikan pemeriksaan kejiwaan itu akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Kemungkinan akan dilakukan pemeriksaan sebagai upaya penyelidikan," katanya.

Dia menuturkan bahwa saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan. Sedangkan jasad korban sudah dikembalikan kepada keluarga untuk dikebumikan. "Pelaku sudah mengakui semua perbuatannya," singkatnya.

Sementara itu, teman korban mengatakan, bahwa selama ini kebanyakan status yang diposting korban di media sosial buah dari kegalauan, gelisah dengan kehidupan dan hubungannya.

"Kenal sama korban, baik kok dia, paling saya jalan sesekali saja sama dia. Memang statusnya sering galau. Saya cuman lihatin aja, gak pernah juga sih nanya kenapa-kenapa pasang status itu," kata Kuniati ketika ditemui Balikpapan Pos.

Sepengetahuan Kuniati, selama ini Subaidah aktif di Facebook dan Blackberry Messenger (BBM) saja. "Setahu saya cuman dua itu saja sih," singkatnya.

Keluarga korban menyerahkan seluruh proses hukum ke pihak Kepolisian. Diketahui warga RT 10 Kelurahan Sepinggan Balikpapan Selatan digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah rumah dalam kondisi leher digorok benda tajam.

Korban bernama Subaidah (23) tewas di tangan suaminya sendiri karena sang suami yang terbakar api cemburu. Pelaku Novi Dwi Kusuma (28) tahun, nekad menghabisi nyawa istri sirinya tersebut dengan menggunakan sebilah pisau dapur yang ditusukkan sebanyak tiga kali di bagian leher korban, lalu pelaku menggorok leher korban.

Sementara kondisi rumah Mukati ibunda korban dipenuhi pelayat, rumah korban yang berada tepat di sebelahnya tampak sepi. Dua rumah kayu itu berdempetan. Ukurannya pun tidak besar, masing-masing kurang lebih 3x4 meter. Rumah korban juga masih dibatasi garis polisi berwarna kuning. Tidak seorang pun mencoba melihat, apalagi masuk.

Para pelayat hanya datang ke rumah Mukati. Kebanyakan adalah kerabat korban. Dia pun kembali mengingat terakhir kali bertemu sang putri yakni sekira pukul 01.00 Wita, malam sebelum kejadian.

“Saya bilang ke dia, ‘Su, ada nasi kah?’. Saya mau nawarin masak nasi buat sahur soalnya, tapi katanya masih ada,” katanya kemarin (11/6). Itu yang paling diingatnya. Sampai esoknya saat cucunya mendatangi Subaidah, wanita itu sudah bersimbah darah dengan bekas gorokan di leher.

Menurutnya, Subaidah dan Novi menantunya, tidak pernah terlibat masalah serius. Dia pun tidak tahu kalau menantunya pisah ranjang dengan putrinya. Yang dia tahu, beberapa hari menantunya memang kerap pergi malam dan tidak pulang. Kelihatan harmonis dan tidak ada masalah, Mukati sama sekali tidak menyangka. “Orang mereka baik-baik, boncengan. Si suami anak saya ini juga baik aja sama keluarga. Tapi memang pendiam,” katanya.

Setelah bukti didapat polisi, serta berdasarkan pengakuan pelaku, maka sudah jelas bahwa Novi pembunuh putrinya. Terkait hal itu, Mukati mengaku pasrah. “Saya nggak tahu, nurut polisi aja. Lagian Bapaknya (suami Mukati) sudah ngurus semuanya. Saya nggak tahu,” ujarnya menahan sedih. (pri/war)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 08:20

Mobil Hancur Total, Sopir Patah Tangan

BALIKPAPAN  -  Kecelakaan beruntun terjadi di jalan poros Balikpapan-Samarinda, Jumat (20/4)…

Sabtu, 21 April 2018 08:18

KLHK Didesak Ajukan Gugatan

BALIKPAPAN   -  Berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam tim kampanye koalisi masyarakat…

Sabtu, 21 April 2018 08:17

FPI Tuntut Polisi Profesional

BALIKPAPAN  -  Masih ingat dengan kasus penistaan agama melalui akun Facebook (FB) beberapa…

Sabtu, 21 April 2018 08:16

Anak Ketiga, Aduh Lebih Sakit

JAKARTA  -  Pasangan Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu tengah berbahagia. Selasa (17/4) pukul…

Sabtu, 21 April 2018 08:14

Dua Kurir Dicokok, Sabu Total 1 Kg Diamankan

BALIKPAPAN  -  Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim sukses menggagalkan…

Sabtu, 21 April 2018 08:11

Sembunyikan Pil Koplo di Kebun

PENAJAM  -  Dua pemuda Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara…

Sabtu, 21 April 2018 08:08

Wacanakan Bangun Radar, Tato Adat Tak Masalah

TNI butuh banyak prajurit andal, terutama untuk ditempatkan di daerah perbatasan. Musuh utama yang dihadapi…

Jumat, 20 April 2018 08:43

Butuh Empat Jam, Pipa Pertama Diangkat

BALIKPAPAN   -   Barang bukti berupa pipa distribusi minyak mentah Pertamina dari…

Jumat, 20 April 2018 08:34

Rp 16 Miliar Zakat Advokasi Pekerja Migran

JAKARTA  -  Dana zakat bukan hanya diberikan secara langsung kepada orang yang membutuhkan.…

Jumat, 20 April 2018 08:33

Bobol Kampus Unair, Terekam CCTV

SURABAYA   -  Maling satroni ruang Fakultas Psikologi Kampus B Unair Surabaya. Pelaku berhasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .