MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 13 Juni 2017 13:18
Istri yang Tewas Digorok Suami Sendiri
Status Medsos Subaidah Sering Galau
DIBUNUH SUAMI SENDIRI: Subaidah semasa hidupnya.

PROKAL.CO, NOVI Dwi Kusuma (28) ditetapkan sebagai tersangka tak lama setelah penemuan mayat di Jalan Mulawarman RT 10, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Sabtu (10/6) pagi. Penyelidikan masih terus berlanjut di tangan kepolisian.

Polisi masih akan mengungkap kondisi kejiwaan tersangka. Novi, yang tak lain suami korban saat dimintai keterangan, tampak begitu santai menjawab pertanyaan. Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Kalfaris Triwijaya Lalo memastikan pemeriksaan kejiwaan itu akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Kemungkinan akan dilakukan pemeriksaan sebagai upaya penyelidikan," katanya.

Dia menuturkan bahwa saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan. Sedangkan jasad korban sudah dikembalikan kepada keluarga untuk dikebumikan. "Pelaku sudah mengakui semua perbuatannya," singkatnya.

Sementara itu, teman korban mengatakan, bahwa selama ini kebanyakan status yang diposting korban di media sosial buah dari kegalauan, gelisah dengan kehidupan dan hubungannya.

"Kenal sama korban, baik kok dia, paling saya jalan sesekali saja sama dia. Memang statusnya sering galau. Saya cuman lihatin aja, gak pernah juga sih nanya kenapa-kenapa pasang status itu," kata Kuniati ketika ditemui Balikpapan Pos.

Sepengetahuan Kuniati, selama ini Subaidah aktif di Facebook dan Blackberry Messenger (BBM) saja. "Setahu saya cuman dua itu saja sih," singkatnya.

Keluarga korban menyerahkan seluruh proses hukum ke pihak Kepolisian. Diketahui warga RT 10 Kelurahan Sepinggan Balikpapan Selatan digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah rumah dalam kondisi leher digorok benda tajam.

Korban bernama Subaidah (23) tewas di tangan suaminya sendiri karena sang suami yang terbakar api cemburu. Pelaku Novi Dwi Kusuma (28) tahun, nekad menghabisi nyawa istri sirinya tersebut dengan menggunakan sebilah pisau dapur yang ditusukkan sebanyak tiga kali di bagian leher korban, lalu pelaku menggorok leher korban.

Sementara kondisi rumah Mukati ibunda korban dipenuhi pelayat, rumah korban yang berada tepat di sebelahnya tampak sepi. Dua rumah kayu itu berdempetan. Ukurannya pun tidak besar, masing-masing kurang lebih 3x4 meter. Rumah korban juga masih dibatasi garis polisi berwarna kuning. Tidak seorang pun mencoba melihat, apalagi masuk.

Para pelayat hanya datang ke rumah Mukati. Kebanyakan adalah kerabat korban. Dia pun kembali mengingat terakhir kali bertemu sang putri yakni sekira pukul 01.00 Wita, malam sebelum kejadian.

“Saya bilang ke dia, ‘Su, ada nasi kah?’. Saya mau nawarin masak nasi buat sahur soalnya, tapi katanya masih ada,” katanya kemarin (11/6). Itu yang paling diingatnya. Sampai esoknya saat cucunya mendatangi Subaidah, wanita itu sudah bersimbah darah dengan bekas gorokan di leher.

Menurutnya, Subaidah dan Novi menantunya, tidak pernah terlibat masalah serius. Dia pun tidak tahu kalau menantunya pisah ranjang dengan putrinya. Yang dia tahu, beberapa hari menantunya memang kerap pergi malam dan tidak pulang. Kelihatan harmonis dan tidak ada masalah, Mukati sama sekali tidak menyangka. “Orang mereka baik-baik, boncengan. Si suami anak saya ini juga baik aja sama keluarga. Tapi memang pendiam,” katanya.

Setelah bukti didapat polisi, serta berdasarkan pengakuan pelaku, maka sudah jelas bahwa Novi pembunuh putrinya. Terkait hal itu, Mukati mengaku pasrah. “Saya nggak tahu, nurut polisi aja. Lagian Bapaknya (suami Mukati) sudah ngurus semuanya. Saya nggak tahu,” ujarnya menahan sedih. (pri/war)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 08:20
Teror Kepada Ulama

JANGAN PANIK..!! Masih Ada TNI-Polri, Kaltim Masih Kondusif

BALIKPAPAN  -  Masjid At-Taqwa di Jalan Jenderal Sudirman kemarin (23/2) dipenuhi personel…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:18

Menjawab Keraguan

BALIKPAPAN  -   Piala Gubernur Kaltim (PGK) II resmi bergulir. Empat tim di Grup B akan…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:11

Diduga Bawa Tiga Ton Sabu

APARAT  Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri menangkap kapal ikan Win Long…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:10

Setahun Beroperasi, Gudang Kerajinan Mebel Dilalap Api

PENAJAM  -  Baru setahun beroperasi, gudang kerajinan kayu atau mebel di Gang Sama Taka, RT…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:10

Hasil Tes Dinyatakan Sehat

AMBRUKNYA  Nusyirwan Ismail, calon wakil gubernur (cawagub) Kaltim nomor urut satu pasangan Andi…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:09

Nusyirwan Dua Kali Pingsan

SAMARINDA  -  Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kaltim, pasangan Andi Sofyan Hasdam untuk Pemilihan…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:07

MAKAN RUMPUT

Ada dua ekor sapi yang sedang makan rumput. Kemudian datanglah seekor harimau yang juga ikut makan rumput.…

Jumat, 23 Februari 2018 08:46

Wawali: Tuhan Lebih Cinta Iqbal

BALIKPAPAN   -  Jenazah Muhammad Iqbal, murid kelas VI SDN 028 Balikpapan dimakamkan di Tempat…

Jumat, 23 Februari 2018 08:42

Ajak Ayah Salat, Belum Sempat Potong “Burung”

Tangan Tri yang memegang teko putih bergetar saat menuangkan air ke pusara Muhammad Iqbal. Sang bunda…

Jumat, 23 Februari 2018 08:38

FKUB Ajak Warga Waspadai Kembali Bangkitnya Komunis

BALIKPAPAN  -   Teror terhadap ulama yang terjadi di Kota Beriman mengundang reaksi keras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .