MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Selasa, 13 Juni 2017 13:18
Istri yang Tewas Digorok Suami Sendiri
Status Medsos Subaidah Sering Galau
DIBUNUH SUAMI SENDIRI: Subaidah semasa hidupnya.

PROKAL.CO, NOVI Dwi Kusuma (28) ditetapkan sebagai tersangka tak lama setelah penemuan mayat di Jalan Mulawarman RT 10, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Sabtu (10/6) pagi. Penyelidikan masih terus berlanjut di tangan kepolisian.

Polisi masih akan mengungkap kondisi kejiwaan tersangka. Novi, yang tak lain suami korban saat dimintai keterangan, tampak begitu santai menjawab pertanyaan. Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Kalfaris Triwijaya Lalo memastikan pemeriksaan kejiwaan itu akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Kemungkinan akan dilakukan pemeriksaan sebagai upaya penyelidikan," katanya.

Dia menuturkan bahwa saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan. Sedangkan jasad korban sudah dikembalikan kepada keluarga untuk dikebumikan. "Pelaku sudah mengakui semua perbuatannya," singkatnya.

Sementara itu, teman korban mengatakan, bahwa selama ini kebanyakan status yang diposting korban di media sosial buah dari kegalauan, gelisah dengan kehidupan dan hubungannya.

"Kenal sama korban, baik kok dia, paling saya jalan sesekali saja sama dia. Memang statusnya sering galau. Saya cuman lihatin aja, gak pernah juga sih nanya kenapa-kenapa pasang status itu," kata Kuniati ketika ditemui Balikpapan Pos.

Sepengetahuan Kuniati, selama ini Subaidah aktif di Facebook dan Blackberry Messenger (BBM) saja. "Setahu saya cuman dua itu saja sih," singkatnya.

Keluarga korban menyerahkan seluruh proses hukum ke pihak Kepolisian. Diketahui warga RT 10 Kelurahan Sepinggan Balikpapan Selatan digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah rumah dalam kondisi leher digorok benda tajam.

Korban bernama Subaidah (23) tewas di tangan suaminya sendiri karena sang suami yang terbakar api cemburu. Pelaku Novi Dwi Kusuma (28) tahun, nekad menghabisi nyawa istri sirinya tersebut dengan menggunakan sebilah pisau dapur yang ditusukkan sebanyak tiga kali di bagian leher korban, lalu pelaku menggorok leher korban.

Sementara kondisi rumah Mukati ibunda korban dipenuhi pelayat, rumah korban yang berada tepat di sebelahnya tampak sepi. Dua rumah kayu itu berdempetan. Ukurannya pun tidak besar, masing-masing kurang lebih 3x4 meter. Rumah korban juga masih dibatasi garis polisi berwarna kuning. Tidak seorang pun mencoba melihat, apalagi masuk.

Para pelayat hanya datang ke rumah Mukati. Kebanyakan adalah kerabat korban. Dia pun kembali mengingat terakhir kali bertemu sang putri yakni sekira pukul 01.00 Wita, malam sebelum kejadian.

“Saya bilang ke dia, ‘Su, ada nasi kah?’. Saya mau nawarin masak nasi buat sahur soalnya, tapi katanya masih ada,” katanya kemarin (11/6). Itu yang paling diingatnya. Sampai esoknya saat cucunya mendatangi Subaidah, wanita itu sudah bersimbah darah dengan bekas gorokan di leher.

Menurutnya, Subaidah dan Novi menantunya, tidak pernah terlibat masalah serius. Dia pun tidak tahu kalau menantunya pisah ranjang dengan putrinya. Yang dia tahu, beberapa hari menantunya memang kerap pergi malam dan tidak pulang. Kelihatan harmonis dan tidak ada masalah, Mukati sama sekali tidak menyangka. “Orang mereka baik-baik, boncengan. Si suami anak saya ini juga baik aja sama keluarga. Tapi memang pendiam,” katanya.

Setelah bukti didapat polisi, serta berdasarkan pengakuan pelaku, maka sudah jelas bahwa Novi pembunuh putrinya. Terkait hal itu, Mukati mengaku pasrah. “Saya nggak tahu, nurut polisi aja. Lagian Bapaknya (suami Mukati) sudah ngurus semuanya. Saya nggak tahu,” ujarnya menahan sedih. (pri/war)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 09:08

Rumah Mewah Dibobol

BALIKPAPAN   –   Agung Dwi tiba di rumahnya di Gang Merpati I, Jalan Subulussalam…

Rabu, 16 Agustus 2017 09:05

Truk Alat Berat "Salto" di Tanjakan

BALIKPAPAN  -   Lagi, kecelakaan terjadi di Jalan MT Haryono. Tepatnya di depan salah…

Rabu, 16 Agustus 2017 09:01

Jabatan Kapendam Sementara Kosong

BALIKPAPAN   -  Jabatan kepala Penerangan Daerah Militer VI Mulawarman saat ini belum terisi.…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:59

Diduga Komisaris First Travel Kabur ke Luar Negeri

JAKARTA   -  Komisaris merangkap Manajer Keuangan First Travel Kiki Hasibuan, adik Anniesa…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:58

JK Dorong Penyelesaian Kasus E-KTP

JAKARTA   -   Pemerintah masih belum mendapatkan kepastian status kewarganegaraan salah seorang…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:57

Pakai Mukena Anak Edar Sabu

BALIKPAPAN  -   Mencoba mengelabui petugas, seorang pengedar menyembunyikan sabu di mukena…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:52

Narkoba Rp 6,9 Miliar Larut di Kloset

BALIKPAPAN  -   Narkotika golongan 1 jenis sabu dimusnahkan Selasa (15/8) kemarin. Pemusnahan…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:50

Maju tanpa Mahar

BALIKPAPAN  -  Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin membenarkan bahwa dirinya memutuskan mendaftar…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:49

DPRD dan Pemkot Kolaborasi

BALIKPAPAN  -   DPRD dan Pemkot Balikpapan berkolaborasi untuk memeriahkan perayaan HUT ke-72…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:47

Setuju, tapi...

Kabar mengenai larangan merokok tersebar luas di semua kalangan masyarakat. Dalam fatwa tersebut mengatakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .