MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Minggu, 18 Juni 2017 10:19
Wanita yang Bunuh Diri di Jembatan Manggar, Keluarga Tolak Autopsi
DALAMI MOTIF: Jenazah Eka (16), wanita yang terjun dari Jembatan Manggar, Jumat (16/6) malam. Polisi masih menyelidiki motif bunuh diri warga Teritip, Balikpapan Timur itu. (BASARNAS BALIKPAPAN)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Eka (16), warga Teritip, Balikpapan Timur yang bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Manggar pada Jumat (16/6) lalu telah disemayamkan pihak keluarga pasca ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Awalnya tidak diketahui identitas perempuan muda tersebut, hingga belakangan dikenali dengan nama Eka.

Teka-teki motif bunuh diri yang dilakukan Eka kini berada dalam penyelidikan Polsek Balikpapan Timur. Sempat ada info beredar mengenai motif Eka bunuh diri lantaran berbadan dua. Kendati demikian, Kepolisian belum mengonfirmasi hal tersebut. Disampaikan Kapolsek Balikpapam Timur, Kompol Dody Susantyoko, informasi yang beredar masih simpang siur.

Belum dapat dipastikan motif sebenarnya, keluarga korban masih dimintai keterangan mengenai hal ini. "Belum ada info dari dokter, mengenai kondisi hamil korban belum dipastikan. Takutnya seperti kejadian penemuan mayat sebelumnya yang juga sempat diisukan hamil, padahal tidak," terang Dody, kemarin (17/6).

Dari pihak keluarga yang sudah diperiksa polisi yakni orangtua korban. Menurut orangtua Eka, isu kehamilan anaknya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Selama ini korban juga diketahui tidak memiliki pacar atau pun dekat dengan laki-laki. Kendati begitu belum diketahui apakah di luar rumah Eka memiliki hubungan dekat dengan seseorang.

Sementara itu pihak keluarga juga menolak autopsi. "Keluarga tidak mau diautopsi (korban). Jadi langsung dimakamkan," katanya.

Sebelum melakukan bunuh diri perilaku korban dalam keadaan normal dan tidak ada keanehan. Sebelum bunuh diri korban berpamitan seperti biasa saat keluar rumah. Biasanya korban ke rumah temannya, Eka sama sekali tidak terlihat memiliki masalah. Eka adalah lulusan SMP dan memutuskan tidak melanjutkan sekolah. Menurut Dody, dari keterangan orangtua korban, sang putri sendiri yang enggan sekolah.

"Dia memang tidak mau sekolah, orangtuanya juga tidak tahu kenapa dia tidak mau lanjut sekolah," ujarnya. Sementara terkait meninggalnya Pratu Khairul Anam, anggota Yonif Raider 600/Modang yang terlibat dalam upaya penyelamatan Eka, diakui Dody, kemungkinan karena kepanikan korban Eka. Khairul sempat dicekik korban Eka, hingga pegangannya lepas.

"Kedua anggota tersebut berjiwa membantu. Kami turut berduka. Sementara itu untuk motif bunuh diri Eka, kami terus lakukan lidik," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, korban berusaha bunuh diri dengan naik ke atas pagar jembatan dan terjun ke air. ketika itu, dua anggota Yonif Raider 600/Modang yakni Pratu Khairul Anam dan Pratu Ashari melihat kejadian langsung melakukan upaya pertolongan. 

Saat menolong, Khairul berhasil memegang Eka. Sementara Ashari berenang untuk membantu keduanya. Namun, Eka yang ditolong diduga panik. Lengannya mencekik leher Khairul.

Dalam keadaan panik, Ashari yang melihat kondisi tersebut langsung berteriak memanggil rekannya Mahajudin. Meminta mencarikan tali atau barang apa saja yang bisa dibuat untuk membantu korban mengapung. Terlambat, Eka dan Khairul hilang ditelan laut yang saat itu sedang pasang dengan arus surut.

Saat berusaha menolong, Ashari sempat memegang tangan Khairul namun pegangan terlepas akibat arus yang cukup kencang. Ashari yang berusaha menyelamatkan diri berhasil ke pinggir dengan ditolong warga, sementara Eka dan Khairul lenyap. 

Sejumlah warga berusaha menolong, Eka kemudian ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelam. Saat itu, Eka masih bernafas. Ia, oleh warga langsung dibawa ke Puskesmas Manggar Baru, namun dalam perjalanan Eka meninggal dunia. Khairul yang sempat hilang selama 19 jam berhasil ditemukan pada pukul 21.45 Wita dalam keadaan tewas. (bp-21/war)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 08:48

MISTIS..!! Buaya Putih Sering Menampakkan Diri

BALIKPAPAN  -   Kemunculan buaya di permukiman warga sekitar aliran Sungai Sei Aji Raden,…

Jumat, 22 September 2017 08:42

Modal Bungkam Borneo FC

BALIKPAPAN  -  Poin absolut kembali sukses ditorehkan Persiba Balikpapan di depan 15.427 penonton.…

Jumat, 22 September 2017 08:40

Kapal Penyelundup Sabu dan Ekstasi Terjaring

JAKARTA  -  Bandar narkotika secara bertubi-tubi terus menyasar Indonesia. Kemarin (21/9),…

Jumat, 22 September 2017 08:39

Sita Semua Aset Bandar PCC

JAKARTA   -  Nasib bandar besar tablet PCC (paracetamol, caffeine, dan carisoprodol) telah…

Jumat, 22 September 2017 08:38

Auditor BPK Terima Suap Lagi

JAKARTA  -  Integritas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam memeriksa laporan keuangan kementerian/lembaga…

Jumat, 22 September 2017 08:36

Lihat Polisi, Sabu Dibuang ke Atap

BALIKPAPAN  -  Jajaran anggota Polsek Balikpapan Barat terus menggencarkan pemberantasan peredaran…

Jumat, 22 September 2017 08:34

Apes, Tolong Korban Laka lalu Dikeroyok

BALIKPAPAN  -  Seorang warga Jalan Dahor II, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat, Romansyah…

Jumat, 22 September 2017 08:32

Brakkk, Mr X Tewas Hajar Mobil

BALIKPAPAN  -  Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah terlibat kecelakaan…

Jumat, 22 September 2017 08:30

TEROR SANG PREDATOR

Senin, 20 Mei 2014 Buaya diperkirakan seberat 400 kg ditangkap warga sekira pukul 19.30 Wita di Pantai…

Jumat, 22 September 2017 08:29

Malam Pertama

Sepasang pengantin baru sedang berduaan di kamar. Istri: (Mengerang) “Aduh, sakitnya Bang! Bagaimana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .