MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

OLAHRAGA

Senin, 19 Juni 2017 10:12
Terpaksa Latihan di Tenggarong

Atlet Sepatu Roda Balikpapan Tak Miliki Venue

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Tak adanya lintasan bagi para atlet sepatu roda Kota Minyak, memaksakan Persatuan Cabang (Pengcab) Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Balikpapan menyiasatinya dengan datang langsung ke Tenggarong, Kutai Kartanegara, untuk mencoba track standar. Ya Tenggarong memang telah memiliki trak standar sehingga menjadi tujuan utama bagi atlet Kota Minyak untuk menjajal kemampuan khususnya untuk segi kecepatan waktu.

“Untuk tahun ini diusahakan sebulan sekali ke sana. Tahun depan rencananya lebih intensif, dimana dua minggu sekali. Tak hanya itu, jelang dua bulan sebelum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) berencana akan melakukan training centre,” kata pelatih sepatu roda Balikpapan, Heidi Rudini Cahya, Minggu (18/6) kemarin.

Hal tersebut cukup terbilang wajar, sebab target tinggi akan ditorehkan para pengurus di ajang multi event empat tahunan tersebut. Tiga emas menjadi target utama. Pun begitu, ia mengatakan terlepas berbicara dari Porprov 2018 mendatang. Oktober nanti akan menjadi awal tantangan tersebut dimulai.

“Kami sudah siapkan 8 atlet dengan target 3 emas,” ujarnya.  

Dikatakan daerah yang masih menjadi terkuat ada pada Samarinda. Sebab mereka memiliki banyak atlet senior, tapi apabila beberapa atletnya sudah bergabung dengan timnas di Asian Games 2018 mendatang. Optimis tidak akan turun pada Porprov 2018 nanti. “Atlet kami sebagian besar masih junior. Tapi jika beberapa atlet senior Samarinda tidak bisa turun, bisa saja peta kekuatan akan berimbang,”  terangnya.  

Sementara itu, tak adanya venue tempat latihan. Ia menambahkan porsi latihan disiasati dengan menggembleng fisik dan tekhnik. Sementara untuk endurance tetap langsung mengarah ke Tenggarong. “Itu jadi kendala tak adanya venue. Atlet harus rela perjalanan jauh 6 jam bolak balik untuk dapatkan track standar untuk mengukur kemampuan.  Biaya juga jadi tambahan, apalagi dalam situasi seperti ini mana yang memang menjadi minim. Sedangkan pembuatan track sepertinya belum menjadi prioritas,” jelasnya. (ham)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 01:52

Jadikan Angkat Besi Lumbung Emas

BALIKPAPAN -  Total 26 atlet akan disiapkan Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Angkat Besi dan…

Sabtu, 24 Juni 2017 01:51

Liga Pelajar U-12 dan U-14 Digelar Juli

BALIKPAPAN  - Liga Sepakbola Pelajar Piala Kemenpora U-12 dan U-14 Kota Balikpapan akan digelar…

Sabtu, 24 Juni 2017 01:50

Persiba U-19 Bermain Tanpa Beban di Kompetisi

BALIKPAPAN - Pelajaran berharga kembali didapat Persiba Balikpapan U-19 kala ditumbangkan PSAD di laga…

Jumat, 23 Juni 2017 09:16

Fokus Stabilkan Stamina

BALIKPAPAN  -  Seluruh pemain Persiba Balikpapan diliburkan dari latihan bersama. Marlon da…

Jumat, 23 Juni 2017 09:15

POBSI Cari Ketua Baru

SAMARINDA  –  Setelah berakhirnya masa kepengurusan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh…

Jumat, 23 Juni 2017 09:14

Korfball Belum Familiar

BALIKPAPAN  -  Satu lagi cabang olahraga (cabor) baru yang akan dipertandingkan di Pekan Olahraga…

Jumat, 23 Juni 2017 09:13

Bertekad Lampaui Hasil Pra-Porprov

BALIKPAPAN  -  Prakualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) untuk cabang olahraga…

Jumat, 23 Juni 2017 09:12

Tunggal dan Ganda Putra Habis

SYDNEY  -  Jonatan Christie tak mampu mengimbangi keperkasaan pebulutangkis top Tiongkok,…

Jumat, 23 Juni 2017 09:10

Tidak Redupkan Talenta Lokal

BERGABUNGNYA marquee player tidak meredupkan talenta-talenta lokal. Memang, ada beberapa marquee player…

Jumat, 23 Juni 2017 09:10

Ini Prioritas Utama Juventus

TURIN  –  Menjadi klub tersukses di Serie A (33 gelar) dan Coppa Italia (12 titel),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .