MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

OLAHRAGA

Senin, 19 Juni 2017 10:12
Terpaksa Latihan di Tenggarong

Atlet Sepatu Roda Balikpapan Tak Miliki Venue

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Tak adanya lintasan bagi para atlet sepatu roda Kota Minyak, memaksakan Persatuan Cabang (Pengcab) Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Balikpapan menyiasatinya dengan datang langsung ke Tenggarong, Kutai Kartanegara, untuk mencoba track standar. Ya Tenggarong memang telah memiliki trak standar sehingga menjadi tujuan utama bagi atlet Kota Minyak untuk menjajal kemampuan khususnya untuk segi kecepatan waktu.

“Untuk tahun ini diusahakan sebulan sekali ke sana. Tahun depan rencananya lebih intensif, dimana dua minggu sekali. Tak hanya itu, jelang dua bulan sebelum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) berencana akan melakukan training centre,” kata pelatih sepatu roda Balikpapan, Heidi Rudini Cahya, Minggu (18/6) kemarin.

Hal tersebut cukup terbilang wajar, sebab target tinggi akan ditorehkan para pengurus di ajang multi event empat tahunan tersebut. Tiga emas menjadi target utama. Pun begitu, ia mengatakan terlepas berbicara dari Porprov 2018 mendatang. Oktober nanti akan menjadi awal tantangan tersebut dimulai.

“Kami sudah siapkan 8 atlet dengan target 3 emas,” ujarnya.  

Dikatakan daerah yang masih menjadi terkuat ada pada Samarinda. Sebab mereka memiliki banyak atlet senior, tapi apabila beberapa atletnya sudah bergabung dengan timnas di Asian Games 2018 mendatang. Optimis tidak akan turun pada Porprov 2018 nanti. “Atlet kami sebagian besar masih junior. Tapi jika beberapa atlet senior Samarinda tidak bisa turun, bisa saja peta kekuatan akan berimbang,”  terangnya.  

Sementara itu, tak adanya venue tempat latihan. Ia menambahkan porsi latihan disiasati dengan menggembleng fisik dan tekhnik. Sementara untuk endurance tetap langsung mengarah ke Tenggarong. “Itu jadi kendala tak adanya venue. Atlet harus rela perjalanan jauh 6 jam bolak balik untuk dapatkan track standar untuk mengukur kemampuan.  Biaya juga jadi tambahan, apalagi dalam situasi seperti ini mana yang memang menjadi minim. Sedangkan pembuatan track sepertinya belum menjadi prioritas,” jelasnya. (ham)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:25

Target Emas di Poltek Cup 2017 Makassar

BALIKPAPAN  -   Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Mekar Sari, Balikpapan Tengah,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:23

Kukar Juara Umum

BALIKPAPAN -  Atlet Kutai Kartanegara sukses mengunci gelar juara Kejuaraan Provinsi (Kejurpov)…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:22

Krisis Jelang Derby

TENGGARONG  -  Mitra Kukar tak akan tampil full team saat menjamu Borneo FC di Stadion Aji…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:22

Awal Manis Borneo FC U-19

DENPASAR  -  Menjadi satu-satunya wakil Kaltim yang lolos ke babak delapan besar Liga U-19…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:21

Perseteruan Lama Bersemi Kembali

NAPLES  -  Setelah menunggu enam musim, sangat mungkin akan ada "juara baru" untk Serie A…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:19

Dapat Booo di Kandang Sendiri

LOS ANGELES  - Kualitas Los Angeles Clippers masih jauh di atas saudara tua mereka Los Angeles…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:19

Takam Siap Hadapi Joshua

CARDIFF -  Petinju Kamerun yang tinggal di Prancis, Carlos Takam, saat ini tentu sangat sibuk.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:18

Kebut Renovasi Sampai Akhir Tahun

JAKARTA  -  Gawe besar Indonesia dalam menggelar Asian Games (AG) 2018 masih menjadi tantangan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:17

The Toffees dalam Ancaman UEFA

LIVERPOOL  –  Nasib Everton mendekati titik nadir meski musim 2017-2018 belum jauh bergulir.…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:16

Bisa Merapat di Januari

INTER  Milan tidak ingin pengalaman beberapa musim terakhir yang dahsyat di awal musim dan jeblok…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .