MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Senin, 19 Juni 2017 10:12
Terpaksa Latihan di Tenggarong

Atlet Sepatu Roda Balikpapan Tak Miliki Venue

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Tak adanya lintasan bagi para atlet sepatu roda Kota Minyak, memaksakan Persatuan Cabang (Pengcab) Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Balikpapan menyiasatinya dengan datang langsung ke Tenggarong, Kutai Kartanegara, untuk mencoba track standar. Ya Tenggarong memang telah memiliki trak standar sehingga menjadi tujuan utama bagi atlet Kota Minyak untuk menjajal kemampuan khususnya untuk segi kecepatan waktu.

“Untuk tahun ini diusahakan sebulan sekali ke sana. Tahun depan rencananya lebih intensif, dimana dua minggu sekali. Tak hanya itu, jelang dua bulan sebelum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) berencana akan melakukan training centre,” kata pelatih sepatu roda Balikpapan, Heidi Rudini Cahya, Minggu (18/6) kemarin.

Hal tersebut cukup terbilang wajar, sebab target tinggi akan ditorehkan para pengurus di ajang multi event empat tahunan tersebut. Tiga emas menjadi target utama. Pun begitu, ia mengatakan terlepas berbicara dari Porprov 2018 mendatang. Oktober nanti akan menjadi awal tantangan tersebut dimulai.

“Kami sudah siapkan 8 atlet dengan target 3 emas,” ujarnya.  

Dikatakan daerah yang masih menjadi terkuat ada pada Samarinda. Sebab mereka memiliki banyak atlet senior, tapi apabila beberapa atletnya sudah bergabung dengan timnas di Asian Games 2018 mendatang. Optimis tidak akan turun pada Porprov 2018 nanti. “Atlet kami sebagian besar masih junior. Tapi jika beberapa atlet senior Samarinda tidak bisa turun, bisa saja peta kekuatan akan berimbang,”  terangnya.  

Sementara itu, tak adanya venue tempat latihan. Ia menambahkan porsi latihan disiasati dengan menggembleng fisik dan tekhnik. Sementara untuk endurance tetap langsung mengarah ke Tenggarong. “Itu jadi kendala tak adanya venue. Atlet harus rela perjalanan jauh 6 jam bolak balik untuk dapatkan track standar untuk mengukur kemampuan.  Biaya juga jadi tambahan, apalagi dalam situasi seperti ini mana yang memang menjadi minim. Sedangkan pembuatan track sepertinya belum menjadi prioritas,” jelasnya. (ham)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 07:58

Siap Ladeni Permainan Kalteng Putra

BALIKPAPAN  -  Terdegradasi ke kasta kedua, bukan menjadi jaminan bagi Persiba Balikpapan…

Sabtu, 21 April 2018 07:56

Bontang FC Pesimistis di Liga 3

BONTANG –  Penggemar sepak bola di Kota Taman harus bersabar menunggu adanya klub lokal yang…

Sabtu, 21 April 2018 07:55

Waspada Meski Diunggulkan

PAMEKASAN  —  Tak terkalahkan di dua laga di kandang, Madura United bertekad mempertahankan…

Jumat, 20 April 2018 08:13

Tak Ingin Sekadar Omongan

BALIKPAPAN  -  Sebanyak 28 pemain telah resmi diperkenalkan ke masyarakat. Termasuk jersey…

Jumat, 20 April 2018 08:11

Molor, Penyakit Lama Liga Indonesia

BUKAN  Indonesia namanya jika on time. Kalimat itu rasanya pas menggambarkan jadwal kompetisi sepak…

Jumat, 20 April 2018 08:11

Tradisi Medali Terus Berlanjut

BALIKPAPAN  -  Satu atlet karate Shinkyokushinshai Balikpapan sukses merebut perunggu pada…

Jumat, 20 April 2018 08:10

Kursus Pelatih Lisensi D Digelar 28 April

BALIKPAPAN   -  Assosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Balikpapan…

Jumat, 20 April 2018 08:09

Sukses Ganda De Gea

BOURNEMOUTH  –  Bournemouth seharusnya bukan lawan yang patut dikhawatirkan. Namun pasca…

Jumat, 20 April 2018 08:07

Treble Mendekati Kenyataan

CAEN  –  Perjalanan karir penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe tidak bisa…

Jumat, 20 April 2018 08:04

F1 Makin Seru, Bahan Bakar Ditambah 5 Kg

PARIS   -  Sejumlah perubahan regulasi teknis Formula 1 untuk musim 2019 telah dirumuskan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .