MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 19 Juni 2017 10:24
Tak Miliki Kewarganegaraan, Nelayan Asing Dipulangkan

PROKAL.CO, NUNUKAN –  Empat nelayan Warga Negara Asing (WNA) yang ditangkap aparat kepolisian lantaran memasuki wilayah Perairan Indonesia akhirnya dipulangkan, Sabtu (17/6).

WNA ini beridentitas Mukhtar (50), Abir (25), Faisal (17) dan Alzim (25) dikembalikan ke daerah asalnya lantaran tidak memiliki kewarganegaran. Imigrasi Klas II Nunukan pun memutuskan mendorong mereka kembali ke daerah asalnya di sekitar Perairan Pancang Merah, Sungai Taiwan, Sebatik.

Kepala Seksi Pengawas dan Penindakan (Kasi Wasdakim), Bimo Mardi Wibowo mengatakan, setelah menerima pelimpahan dari Polsek Sebatik Timur, Rabu (14/6) lalu. Pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap keempatnya di Pos Pemeriksaan Imigrasi Sei Pancang.

Dari hasil pemeriksaan pun, memang keempatnya adalah warga suku Bajau, yang diketahui tinggal di Perairan Laut Malaysia. Mereka juga tidak memiliki dokumen apapun, baik berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Identity Card (IC), paspor maupun surat keterangan pengungsi yang dikeluarkan Imigrasi Malaysia.

“Jadi, suku Bajau ini diduga merupakan manusia perahu yang tidak diakui kewarganegaraannya baik oleh Filipina, Malaysia maupun Indonesia karena keberadaannya yang berpindah-pindah tempat tinggalnya di sepanjang garis pantai,” ujar Bimo kepada Radar Nunukan (Kaltim Post Group) ketika dikonfirmasi kemarin.

Bimo menjelaskan, pihaknya tidak dapat melakukan tindakan proses lebih lanjut lantaran tidak adanya kewarganegaraan mereka. Untuk itu, pihaknya memutuskan untuk mengembalikan keempat WNA tersebut ke asalnya.

Pelepasan keempatnya pun dilakukan Sabtu (17/6) sekira pukul 07.15 Wita dengan dihadiri sejumlah instansi terkait seperti Kepala Pos Imigasi Sei Pancang, Kepala Pos Lanal Sei nyamuk, Polsek Sei Nyamuk serta instansi terkait lainnya.

Sebelumnya, keempat warga suku bajau tersebut diamankan personel Polsek Sebatik Timur, lantaran menangkap ikan di wilayah Perairan Indonesia, tepatnya daerah Perairan Pancang Merah, Sungai Taiwan, Sebatik.

 Saat itu mereka memang menggunakan bendera Malaysia dan sedang memasang alat menangkap ikan yang terbuat dari bahan bambu yang disebut bubuk.

Dari hasil pemeriksaan, mereka masuk ke wilayah Perairan Indonesia karena tidak memiliki peralatan navigasi, petunjuk arah atau biasa disebut GPS. Aktivitas mereka memang sudah sering dilakukan. Mereka tetap melaut lantaran tidak menyadari jika terbawa arus dan masuk ke Perairan Indonesia. (raw/eza/KPG)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 08:44

Digeledah, Ada Sabu di Bungkus Rokok

BANJARMASIN  -  Nasib sial dialami Misrudiansyah (20),  warga  Martapura Lama, …

Jumat, 18 Agustus 2017 08:41

Empat Teroris Dapat Remisi

FAJAR  --  Empat orang terpidana terorisme ikut menikmati pemotongan masa pemidanaan alias…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:40

KPK Tindaklanjuti Keterangan Miryam

JAKARTA   -   Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Thony Saut Situmorang memastikan…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:39

Dianiaya, Bapak Dilaporkan ke Polisi

PONTIANAK  –   Fita Kurnia melaporkan ayah kandungnya, Sutikno kepada polisi karena…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:38

12 Pengibar Bendera Pingsan

CIANJUR –  Sebanyak 12 orang pengibar bendera di lapangan Pagelaran, Kabupaten Cianjur langsung…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:37

Penumpang Citilink Diamankan

GORONTALO  -   Seorang calon penumpang pesawat di Bandara Jalaludin Gorontalo berinisial…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:47

Jaring R2 di Halaman Samsat

BANJARMASIN  -  Pengendara roda dua  yang melintas di jalan Hasan Basri Kayu Tangi, Banjarmasin…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:45

Ayah Garap Anak Tiri Berkali-kali

SANGATTA  -  BI memang tidak pantas disebut ayah. Pasalnya, tega mencabuli anak tirinya, sebut…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:43

Lapas Tambah Syarat Remisi

SAMPIT  –   Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Sampit mengajukan remisi sekitar…

Rabu, 16 Agustus 2017 08:42

Tarif Ditetapkan Paksa oleh Komura

SAMARINDA  –  Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .