MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 19 Juni 2017 10:24
Tak Miliki Kewarganegaraan, Nelayan Asing Dipulangkan

PROKAL.CO, NUNUKAN –  Empat nelayan Warga Negara Asing (WNA) yang ditangkap aparat kepolisian lantaran memasuki wilayah Perairan Indonesia akhirnya dipulangkan, Sabtu (17/6).

WNA ini beridentitas Mukhtar (50), Abir (25), Faisal (17) dan Alzim (25) dikembalikan ke daerah asalnya lantaran tidak memiliki kewarganegaran. Imigrasi Klas II Nunukan pun memutuskan mendorong mereka kembali ke daerah asalnya di sekitar Perairan Pancang Merah, Sungai Taiwan, Sebatik.

Kepala Seksi Pengawas dan Penindakan (Kasi Wasdakim), Bimo Mardi Wibowo mengatakan, setelah menerima pelimpahan dari Polsek Sebatik Timur, Rabu (14/6) lalu. Pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap keempatnya di Pos Pemeriksaan Imigrasi Sei Pancang.

Dari hasil pemeriksaan pun, memang keempatnya adalah warga suku Bajau, yang diketahui tinggal di Perairan Laut Malaysia. Mereka juga tidak memiliki dokumen apapun, baik berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Identity Card (IC), paspor maupun surat keterangan pengungsi yang dikeluarkan Imigrasi Malaysia.

“Jadi, suku Bajau ini diduga merupakan manusia perahu yang tidak diakui kewarganegaraannya baik oleh Filipina, Malaysia maupun Indonesia karena keberadaannya yang berpindah-pindah tempat tinggalnya di sepanjang garis pantai,” ujar Bimo kepada Radar Nunukan (Kaltim Post Group) ketika dikonfirmasi kemarin.

Bimo menjelaskan, pihaknya tidak dapat melakukan tindakan proses lebih lanjut lantaran tidak adanya kewarganegaraan mereka. Untuk itu, pihaknya memutuskan untuk mengembalikan keempat WNA tersebut ke asalnya.

Pelepasan keempatnya pun dilakukan Sabtu (17/6) sekira pukul 07.15 Wita dengan dihadiri sejumlah instansi terkait seperti Kepala Pos Imigasi Sei Pancang, Kepala Pos Lanal Sei nyamuk, Polsek Sei Nyamuk serta instansi terkait lainnya.

Sebelumnya, keempat warga suku bajau tersebut diamankan personel Polsek Sebatik Timur, lantaran menangkap ikan di wilayah Perairan Indonesia, tepatnya daerah Perairan Pancang Merah, Sungai Taiwan, Sebatik.

 Saat itu mereka memang menggunakan bendera Malaysia dan sedang memasang alat menangkap ikan yang terbuat dari bahan bambu yang disebut bubuk.

Dari hasil pemeriksaan, mereka masuk ke wilayah Perairan Indonesia karena tidak memiliki peralatan navigasi, petunjuk arah atau biasa disebut GPS. Aktivitas mereka memang sudah sering dilakukan. Mereka tetap melaut lantaran tidak menyadari jika terbawa arus dan masuk ke Perairan Indonesia. (raw/eza/KPG)


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 09:26

Tiga Tersangka, Beda Bos Bandar

BALIKPAPAN  -  Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim meringkus tiga pengedar di…

Jumat, 23 Juni 2017 09:25

Wanita Ini Jual Diri Lewat Online, Diciduk Saat Berada di Hotel

SAMARINDA  –  Patroli tim cybercrime Satreskrim Polresta Samarinda selama dua pekan…

Jumat, 23 Juni 2017 09:23

Pesta Narkoba Honorer Digerebek

MUARA TEWEH  -  Honorer sebuah instansi lingkup Pemkab Batara digerebek sedang pesta narkoba,…

Jumat, 23 Juni 2017 09:23

Karyawan Terlibat Perampokan Duit THR Rp 1,1 M

SANGATTA –   Dua oknum karyawan PT PMI diduga kuat terlibat perampokan uang perusahaan. Mereka…

Jumat, 23 Juni 2017 09:22

Sejumlah Pasangan Diamankan

PALANGKA RAYA –  Demi memastikan keamanan dan melakukan pemantauan keamanan, ketertiban masyarakat…

Jumat, 23 Juni 2017 09:22

ASN Kandangan Curi Motor Dinas

KANDANGAN –  Gara-gara memiliki banyak utang akibat melakukan perjudian, Rizqan Wahyudi (34),…

Kamis, 22 Juni 2017 09:04

Software Bajakan Rentan Serangan Malware

URUSAN cyber security di Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Hasil pemantauan Digital Crime Unit (DCU)…

Kamis, 22 Juni 2017 09:02

Tabrak Mobil, Kaki Pegawai Hotel Putus

KECELAKAAN  di jalur tengkorak kembali terjadi, Rabu (21/6). Sebuah sepeda motor menghantam mobil…

Kamis, 22 Juni 2017 09:00

Bawa Sabu, Kakek Renta Berkilah Dijebak

PELAIHARI  -  Tak disangka peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Kintap dilakukan oleh seorang…

Kamis, 22 Juni 2017 08:56
Satu Perampok Duit Rp 1,1 M Ditangkap

Diringkus di Jalan Poros Pengadan Karangan

SANGATTA  -  Satu pelaku perampokan PT PT Multy Pasific Indonesia (MPI) di Kecamatan Karangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .