MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 19 Juni 2017 10:24
Tak Miliki Kewarganegaraan, Nelayan Asing Dipulangkan

PROKAL.CO, NUNUKAN –  Empat nelayan Warga Negara Asing (WNA) yang ditangkap aparat kepolisian lantaran memasuki wilayah Perairan Indonesia akhirnya dipulangkan, Sabtu (17/6).

WNA ini beridentitas Mukhtar (50), Abir (25), Faisal (17) dan Alzim (25) dikembalikan ke daerah asalnya lantaran tidak memiliki kewarganegaran. Imigrasi Klas II Nunukan pun memutuskan mendorong mereka kembali ke daerah asalnya di sekitar Perairan Pancang Merah, Sungai Taiwan, Sebatik.

Kepala Seksi Pengawas dan Penindakan (Kasi Wasdakim), Bimo Mardi Wibowo mengatakan, setelah menerima pelimpahan dari Polsek Sebatik Timur, Rabu (14/6) lalu. Pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap keempatnya di Pos Pemeriksaan Imigrasi Sei Pancang.

Dari hasil pemeriksaan pun, memang keempatnya adalah warga suku Bajau, yang diketahui tinggal di Perairan Laut Malaysia. Mereka juga tidak memiliki dokumen apapun, baik berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Identity Card (IC), paspor maupun surat keterangan pengungsi yang dikeluarkan Imigrasi Malaysia.

“Jadi, suku Bajau ini diduga merupakan manusia perahu yang tidak diakui kewarganegaraannya baik oleh Filipina, Malaysia maupun Indonesia karena keberadaannya yang berpindah-pindah tempat tinggalnya di sepanjang garis pantai,” ujar Bimo kepada Radar Nunukan (Kaltim Post Group) ketika dikonfirmasi kemarin.

Bimo menjelaskan, pihaknya tidak dapat melakukan tindakan proses lebih lanjut lantaran tidak adanya kewarganegaraan mereka. Untuk itu, pihaknya memutuskan untuk mengembalikan keempat WNA tersebut ke asalnya.

Pelepasan keempatnya pun dilakukan Sabtu (17/6) sekira pukul 07.15 Wita dengan dihadiri sejumlah instansi terkait seperti Kepala Pos Imigasi Sei Pancang, Kepala Pos Lanal Sei nyamuk, Polsek Sei Nyamuk serta instansi terkait lainnya.

Sebelumnya, keempat warga suku bajau tersebut diamankan personel Polsek Sebatik Timur, lantaran menangkap ikan di wilayah Perairan Indonesia, tepatnya daerah Perairan Pancang Merah, Sungai Taiwan, Sebatik.

 Saat itu mereka memang menggunakan bendera Malaysia dan sedang memasang alat menangkap ikan yang terbuat dari bahan bambu yang disebut bubuk.

Dari hasil pemeriksaan, mereka masuk ke wilayah Perairan Indonesia karena tidak memiliki peralatan navigasi, petunjuk arah atau biasa disebut GPS. Aktivitas mereka memang sudah sering dilakukan. Mereka tetap melaut lantaran tidak menyadari jika terbawa arus dan masuk ke Perairan Indonesia. (raw/eza/KPG)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:17

Simpan Sabu, Darman Ditangkap di Hotel

BANJARMASIN  -  Darmansyah alias Darman (55) tertangkap menyimpan sabu-sabu di Hotel Pelangi…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:14

Dua Ibu-Ibu Tewas Tertabrak KA

SURABAYA –  Selama sehari terjadi dua peristiwa maut antara Kereta Api dengan penyeberang…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:14

Sodomi, Tindak Pidana atau Bukan?

Membaca kasus berulang tentang sodomi di Kota Balikpapan membuat saya prihatin. Bagaimanakah hukum sodomi…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:13

Terancam Hukuman 20 Tahun

BONTANG  –  Sabu-sabu seberat 1,84 gram berhasil diamankan jajaran Polres Bontang. Sabu-sabu…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:12

Buronan Mabes Tertangkap di Mataram

MATARAM - Tim Resmob Polres Mataram menangkap satu orang dengan inisial UH, 38 tahun. Pria yang tinggal…

Jumat, 15 Desember 2017 08:26

Ditikam Baru Dibacok sampai Tewas

SANGATTA  -  Peristiwa berdarah terjadi di lokasi perkebunan PT Fairco, Kaliorang. Seorang…

Jumat, 15 Desember 2017 08:25

Penyidik Diminta Periksa Saksi Tambahan

TANJUNG REDEB  –  Kasus dugaan korupsi pengadaan kapal pariwisata di Dinas Kebudayaan…

Jumat, 15 Desember 2017 08:24

Kapal Kelimutu Tabrakan, 12 Penumpang Trauma

SAMPIT  -  Tabrakan antara kapal penumpang  KM Kelimutu bertolak dari Pelabuhan Sampit…

Jumat, 15 Desember 2017 08:23

Buron 3 Tahun, Mantan Kades Dicokok

SANGATTA   -   Pelarian yang dilakukan Agus mantan Kepala Desa Sepaso Timur selama tiga…

Jumat, 15 Desember 2017 08:23

Membunuh di Batota, Diringkus di Teluk Pandan

SANGATTA  –  Kepolisian berhasil meringkus tersangka pembunuhan pelayan Café…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .