MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KALTIM

Senin, 19 Juni 2017 11:02
PLN Gagal Selesaikan Sesuai Target

Transmisi Jaringan Listrik Terkendala Lahan di Paser

PASOKAN LISTRIK: PLN Rayon Petung akan mendapat tambahan pasokan listrik. Jika sistem jaringan Kaltim-Kalsel telah terkoneksi.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Pembangunan transmisi untuk interkoneksi jaringan listrik Kalsel-Kaltim ditargetkan rampung tahun ini, kenyataanya gagal diselesaikan sesuai target. Pembangunan tower saluran udara tegangan tinggi tidak terlepas dari masalah lahan dan ganti rugi tanaman tumbuh milik warga. Sehingga pembangunan tersebut tidak berjalan sesuai dengan target.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Zulfikar mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan transmisi listrik tersebut rampung Juni ini dan telah terkoneksi hingga ke PLN Rayon Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Namun pembangunan tersebut tampaknya melenceng dari target. Karena PLN masih menghadapi persoalan lahan di wilayah Long Kali, Kabupaten Paser.

“Targetnya bulan Juni sudah rampung pembangunan transmisi. Tapi dengan adanya hambatan (masalah lahan di Long Kali) itu, targetnya mundur,” kata Zulfikar pada media ini, Minggu (18/6) kemarin.

Zulfikar menyatakan, hanya ada satu titik pembangunan tower saluran udara tegangan tinggi. “Hanya ada satu titik saja yang menghambat. Warga tidak mau transmisi itu melewati pemukiman mereka dengan alasan takut terkena dampak radiasi,” terangnya.

Pembangunan transmisi tersebut, kata Zulfikar, tetunya telah melalui kajian yang mendalam. “Warga takut dan merasa tidka aman kalau tinggal di bawah jaringan atau saluran udara tegangan tinggi. Bahkan tegangan ekstra tinggi pun tdiak ada masalah, aman. Karena yang menyatakan aman itu, bukan PLN. Tapi, dari pihak lembaga kesehatan,” jelas dia.

Pemerintah Kabupaten Paser telah melakukan emdiasi antara warga setempat dengan pihak PLN. “Sudah dimediasi oleh Bupati Paser. Mudah-mudahan masalah ini cepat selesai dan pembangunan transmisi itu bisa dilanjutan,” ujarnya.

Untuk pembangunan transmisi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebayak 257 titik. Ia menyatakan, segala persoalan lahan di wilayah PPU telah diselesaikan. Karena sebelumnya ada juga permasalahan pembebasan lahan. Namun pemerintah daerah dan PLN telah melakukan langkah penyelesaian. “Untuk di wilayah PPU ada 257 titik pembangunan tower jaringan,” beber  Zulfikar.

General Manager PLN Wilayah Kaltim-Kaltara Rustam Majid berharap, seluruh warga mendekung pembangunan interkoneksi jaringan ketenagalistrikan tersebut. Mengingat, permasalahan pemadam listrik di Kaltim, khsusunya di PPU masih sering terjadi. “Harapan kita kedepan proyek pembangunan transmisi ini berjalan lancar dan bisa terkoneksi bulan depan (Juli),” harapnya.

Kapasitas produksi daya listrik PLN Rayon Petung masih sangat kecil, hanya 15,7 megawatt (MW). PPU akan mendapatkan tambahan pasokan listrik  ketika tnransmisi telah rampung. “Harapannya kedepan tersambung sistem di Balikpapan dan terkoneksi ke Kalsel, jelas akan menambah pasokan listrik ke Rayon Petung,” terang Rustam Majid.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU Ahmad Usman mengatakan, permasalahan titik pembangunan tower jaringan listrik PLN di wilayah Benuo Taka telah diselesaikan. Sebelumnya, sebanyak 11 titik yang dianggap bermasalah. Karena jaringan PLN tersebut melewati konsesi izin tambang batu bara di wilayah Labangka, Kecamatan Babulu. “Kita sudah menggelar rapat dengan pemilik tambang dan PLN. Dalam pertemuan tersebut telah ada kesepakatan, bawah 11 titik itu tetap dibangun di wilayah tambang tersebut,” jelasnya.

Ahmad Usman berharap, pembangunan transmisi mendapat dukungan semua kalangan agar pembangunanya cetap rampung. “Kita berharap pembanguan kelistrikan itu bejalan sesuai target perencanaan. Kalau sudah terkoneksi sistem jaringan Kalsel, maka kebutuhan listrik di PPU akan terpenuhi,” tandas Ahmad Usman.  (kad/ono)

 


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 10:01

Mortir Aktif Ditemukan di Ladang

TANA PASER  -  Masyarakat Desa Tempakan dihebohkan penemuan sebuah mortir yang diduga masih…

Senin, 20 November 2017 09:59

Dorong Potensi Wisata, DPRD Paser Kunjungi Toraja

TANA PASER  -  Potensi wisata di Kabupaten Paser yang dapat dikembangkan cukup banyak. Tetapi,…

Senin, 20 November 2017 09:59

Dinsos Tak Ada Anggaran Pembinaan Khusus WTS

TANA PASER  - Menanggapi lokasi prostitusi yang kembali tumbuh di sejumlah wilayah di Kabupaten…

Senin, 20 November 2017 09:58

Jalan Sehat Diikuti Ribuan Peserta

TANA PASER -  Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Safaruddin melakukan kunjungan kerja di Kabupaten…

Senin, 20 November 2017 09:55

Faisal Dibekuk di Pelabuhan Speedboat

PENAJAM  -  Satreskoba Polres Penajam Paser Utara (PPU) meringkus kurir narkoba di Pelabuhan…

Senin, 20 November 2017 09:53

Bupati Ragu Teken SK Pengangkatan CPNS

PENAJAM  -  Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar meragukan kebenaran dokumen milik…

Senin, 20 November 2017 09:52

Jelang Akhir Tahun, Kaltim Siapkan 5 Juta Ekor Ternak

SAMARINDA   –  Jelang Natal dan tahun baru, konsumsi daging ternak diperkirakan meningkat.…

Senin, 20 November 2017 09:51

Beasiswa Daerah Turun 35 Persen

PENAJAM  -  Defisit anggaran daerah turut mempengaruhi program beasiswa Pemerintah Kabupaten…

Sabtu, 18 November 2017 07:52

Bupati Lepas Peserta Perkempinas III Tahun 2017

PENAJAM  -  Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar melepas 24 orang peserta Perkemahan…

Sabtu, 18 November 2017 07:50

Putusan MA, Hasil Suara TPS 1 Diakumulasi dengan TPS 2

PENAJAM  -  Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ulang Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .