MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KALTIM

Senin, 19 Juni 2017 11:02
PLN Gagal Selesaikan Sesuai Target

Transmisi Jaringan Listrik Terkendala Lahan di Paser

PASOKAN LISTRIK: PLN Rayon Petung akan mendapat tambahan pasokan listrik. Jika sistem jaringan Kaltim-Kalsel telah terkoneksi.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Pembangunan transmisi untuk interkoneksi jaringan listrik Kalsel-Kaltim ditargetkan rampung tahun ini, kenyataanya gagal diselesaikan sesuai target. Pembangunan tower saluran udara tegangan tinggi tidak terlepas dari masalah lahan dan ganti rugi tanaman tumbuh milik warga. Sehingga pembangunan tersebut tidak berjalan sesuai dengan target.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Zulfikar mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan transmisi listrik tersebut rampung Juni ini dan telah terkoneksi hingga ke PLN Rayon Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Namun pembangunan tersebut tampaknya melenceng dari target. Karena PLN masih menghadapi persoalan lahan di wilayah Long Kali, Kabupaten Paser.

“Targetnya bulan Juni sudah rampung pembangunan transmisi. Tapi dengan adanya hambatan (masalah lahan di Long Kali) itu, targetnya mundur,” kata Zulfikar pada media ini, Minggu (18/6) kemarin.

Zulfikar menyatakan, hanya ada satu titik pembangunan tower saluran udara tegangan tinggi. “Hanya ada satu titik saja yang menghambat. Warga tidak mau transmisi itu melewati pemukiman mereka dengan alasan takut terkena dampak radiasi,” terangnya.

Pembangunan transmisi tersebut, kata Zulfikar, tetunya telah melalui kajian yang mendalam. “Warga takut dan merasa tidka aman kalau tinggal di bawah jaringan atau saluran udara tegangan tinggi. Bahkan tegangan ekstra tinggi pun tdiak ada masalah, aman. Karena yang menyatakan aman itu, bukan PLN. Tapi, dari pihak lembaga kesehatan,” jelas dia.

Pemerintah Kabupaten Paser telah melakukan emdiasi antara warga setempat dengan pihak PLN. “Sudah dimediasi oleh Bupati Paser. Mudah-mudahan masalah ini cepat selesai dan pembangunan transmisi itu bisa dilanjutan,” ujarnya.

Untuk pembangunan transmisi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebayak 257 titik. Ia menyatakan, segala persoalan lahan di wilayah PPU telah diselesaikan. Karena sebelumnya ada juga permasalahan pembebasan lahan. Namun pemerintah daerah dan PLN telah melakukan langkah penyelesaian. “Untuk di wilayah PPU ada 257 titik pembangunan tower jaringan,” beber  Zulfikar.

General Manager PLN Wilayah Kaltim-Kaltara Rustam Majid berharap, seluruh warga mendekung pembangunan interkoneksi jaringan ketenagalistrikan tersebut. Mengingat, permasalahan pemadam listrik di Kaltim, khsusunya di PPU masih sering terjadi. “Harapan kita kedepan proyek pembangunan transmisi ini berjalan lancar dan bisa terkoneksi bulan depan (Juli),” harapnya.

Kapasitas produksi daya listrik PLN Rayon Petung masih sangat kecil, hanya 15,7 megawatt (MW). PPU akan mendapatkan tambahan pasokan listrik  ketika tnransmisi telah rampung. “Harapannya kedepan tersambung sistem di Balikpapan dan terkoneksi ke Kalsel, jelas akan menambah pasokan listrik ke Rayon Petung,” terang Rustam Majid.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU Ahmad Usman mengatakan, permasalahan titik pembangunan tower jaringan listrik PLN di wilayah Benuo Taka telah diselesaikan. Sebelumnya, sebanyak 11 titik yang dianggap bermasalah. Karena jaringan PLN tersebut melewati konsesi izin tambang batu bara di wilayah Labangka, Kecamatan Babulu. “Kita sudah menggelar rapat dengan pemilik tambang dan PLN. Dalam pertemuan tersebut telah ada kesepakatan, bawah 11 titik itu tetap dibangun di wilayah tambang tersebut,” jelasnya.

Ahmad Usman berharap, pembangunan transmisi mendapat dukungan semua kalangan agar pembangunanya cetap rampung. “Kita berharap pembanguan kelistrikan itu bejalan sesuai target perencanaan. Kalau sudah terkoneksi sistem jaringan Kalsel, maka kebutuhan listrik di PPU akan terpenuhi,” tandas Ahmad Usman.  (kad/ono)

 


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 09:49

Lapangan Prajurit Bersih dari PKL

TANA PASER  -  Lapangan Prajurit milik Kodim 0904/TNG yang setahun terakhir menjadi tempat…

Senin, 21 Agustus 2017 09:46

Drama Kolosal Sang Panglima Pukau Warga

TANA PASER   -  Drama kolosal “Sang Panglima” yang melibatkan ratusan pelajar,…

Senin, 21 Agustus 2017 09:45

Hidupkan Lagi Lomba Tradisional Egrang

TANA PASER  -  Menyemarakkan peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, Keluarga…

Senin, 21 Agustus 2017 09:45

Gagal di Tim U-14, Berharap Sukses di U-16

TANA PASER -  Hasil minor diraih Kabupaten Paser pada ajang Piala Menpora U-14 seri provinsi…

Senin, 21 Agustus 2017 09:43

Karang Taruna Senaken Gelar Berbagai Lomba

TANA PASER  -  Karang Taruna Tunas Bangsa Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, menggelar…

Senin, 21 Agustus 2017 09:43

40 Sekolah Siap Mengajukan Sekolah 5 Hari

TANA PASER  -  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paser, Murhariyanto mengatakan, penerapan…

Senin, 21 Agustus 2017 09:42

Bhayangkari Ikuti Pelatihan Kegawatdaruratan

TANA PASER  -  Para ibu Bhayangkari Polres Paser mengikuti pelatihan kesehatan kegawatdaruratan…

Senin, 21 Agustus 2017 09:37

Hasil Mengemis Ditransfer ke Rekening Bank

PENAJAM  -  Pasca mengamankan dua pengemis asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Satuan Polisi…

Senin, 21 Agustus 2017 09:35

Mustaqim Kandidat Kuat Gerindra

PENAJAM  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Senin, 21 Agustus 2017 09:35

Waru Andalkan Home Industri

PENAJAM  -  Tim penilai verifikasi Kabupaten Kelurahan Sehat dan Desa Sehat akhirnya menyelesaikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .