MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KALTIM

Senin, 19 Juni 2017 11:02
PLN Gagal Selesaikan Sesuai Target

Transmisi Jaringan Listrik Terkendala Lahan di Paser

PASOKAN LISTRIK: PLN Rayon Petung akan mendapat tambahan pasokan listrik. Jika sistem jaringan Kaltim-Kalsel telah terkoneksi.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Pembangunan transmisi untuk interkoneksi jaringan listrik Kalsel-Kaltim ditargetkan rampung tahun ini, kenyataanya gagal diselesaikan sesuai target. Pembangunan tower saluran udara tegangan tinggi tidak terlepas dari masalah lahan dan ganti rugi tanaman tumbuh milik warga. Sehingga pembangunan tersebut tidak berjalan sesuai dengan target.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) Zulfikar mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan transmisi listrik tersebut rampung Juni ini dan telah terkoneksi hingga ke PLN Rayon Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Namun pembangunan tersebut tampaknya melenceng dari target. Karena PLN masih menghadapi persoalan lahan di wilayah Long Kali, Kabupaten Paser.

“Targetnya bulan Juni sudah rampung pembangunan transmisi. Tapi dengan adanya hambatan (masalah lahan di Long Kali) itu, targetnya mundur,” kata Zulfikar pada media ini, Minggu (18/6) kemarin.

Zulfikar menyatakan, hanya ada satu titik pembangunan tower saluran udara tegangan tinggi. “Hanya ada satu titik saja yang menghambat. Warga tidak mau transmisi itu melewati pemukiman mereka dengan alasan takut terkena dampak radiasi,” terangnya.

Pembangunan transmisi tersebut, kata Zulfikar, tetunya telah melalui kajian yang mendalam. “Warga takut dan merasa tidka aman kalau tinggal di bawah jaringan atau saluran udara tegangan tinggi. Bahkan tegangan ekstra tinggi pun tdiak ada masalah, aman. Karena yang menyatakan aman itu, bukan PLN. Tapi, dari pihak lembaga kesehatan,” jelas dia.

Pemerintah Kabupaten Paser telah melakukan emdiasi antara warga setempat dengan pihak PLN. “Sudah dimediasi oleh Bupati Paser. Mudah-mudahan masalah ini cepat selesai dan pembangunan transmisi itu bisa dilanjutan,” ujarnya.

Untuk pembangunan transmisi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebayak 257 titik. Ia menyatakan, segala persoalan lahan di wilayah PPU telah diselesaikan. Karena sebelumnya ada juga permasalahan pembebasan lahan. Namun pemerintah daerah dan PLN telah melakukan langkah penyelesaian. “Untuk di wilayah PPU ada 257 titik pembangunan tower jaringan,” beber  Zulfikar.

General Manager PLN Wilayah Kaltim-Kaltara Rustam Majid berharap, seluruh warga mendekung pembangunan interkoneksi jaringan ketenagalistrikan tersebut. Mengingat, permasalahan pemadam listrik di Kaltim, khsusunya di PPU masih sering terjadi. “Harapan kita kedepan proyek pembangunan transmisi ini berjalan lancar dan bisa terkoneksi bulan depan (Juli),” harapnya.

Kapasitas produksi daya listrik PLN Rayon Petung masih sangat kecil, hanya 15,7 megawatt (MW). PPU akan mendapatkan tambahan pasokan listrik  ketika tnransmisi telah rampung. “Harapannya kedepan tersambung sistem di Balikpapan dan terkoneksi ke Kalsel, jelas akan menambah pasokan listrik ke Rayon Petung,” terang Rustam Majid.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU Ahmad Usman mengatakan, permasalahan titik pembangunan tower jaringan listrik PLN di wilayah Benuo Taka telah diselesaikan. Sebelumnya, sebanyak 11 titik yang dianggap bermasalah. Karena jaringan PLN tersebut melewati konsesi izin tambang batu bara di wilayah Labangka, Kecamatan Babulu. “Kita sudah menggelar rapat dengan pemilik tambang dan PLN. Dalam pertemuan tersebut telah ada kesepakatan, bawah 11 titik itu tetap dibangun di wilayah tambang tersebut,” jelasnya.

Ahmad Usman berharap, pembangunan transmisi mendapat dukungan semua kalangan agar pembangunanya cetap rampung. “Kita berharap pembanguan kelistrikan itu bejalan sesuai target perencanaan. Kalau sudah terkoneksi sistem jaringan Kalsel, maka kebutuhan listrik di PPU akan terpenuhi,” tandas Ahmad Usman.  (kad/ono)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 01:32

Safari Ramadan Ditutup di Kediaman Wabup

PENAJAM  -  Rangkaian akhir safari Ramadan 2017 yang digelar Pemkab Penajam Paser Utara (PPU)…

Sabtu, 24 Juni 2017 01:30

Jadi Pengedar, Itai Harus Berlebaran di Sel

TANA PASER  -  Kedapatan menyimpan dan menjual jual obat-obatan keras jenis pil zenith yang…

Sabtu, 24 Juni 2017 01:29

Kapolres Cek Kesiapan Pos Pelayanan Lori

TANA PASER -  Untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik menjelang perayaan Idulfitri 1438…

Sabtu, 24 Juni 2017 01:29

Penumpang Mudik Sepi

TANA PASER - Pemudik di Terminal Km 7 Tepian Batang masih terlihat sepi. Kondisi ini dikeluhkan sopir…

Jumat, 23 Juni 2017 10:12

Tabung Melon Dijual Hampir Dua Kali Lipat

PENAJAM  -  Pemerintah Penajam Paser Utara (PPU) meningkatkan pengawasan penggunaan gas elpiji…

Jumat, 23 Juni 2017 10:10

Prajurit Kodim Berbagi dengan Anak Yatim

PENAJAM  -  Sepekan jelangHari Raya Idulfitri, Komando Distrik Militer (Kodim) 0913/PPU menggelar…

Jumat, 23 Juni 2017 10:09

“Open House” Bertajuk Silaturahmi di Masjid Agung

PENAJAM  -  Pemerintah Penajam Paser Utara (PPU) akan menggelar silaturahmi yang dipusatkan…

Jumat, 23 Juni 2017 10:07

Yakinkan Dewan Soal Jembatan Tol

PENAJAM  -  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), DPRD PPU dan PT Waskita Karya…

Jumat, 23 Juni 2017 10:07

Nasib Puluhan Honorer K2 Masih Menggantung

PENAJAM  -  Pemerintah Penajam Paser Utara (PPU) kembali membahas honorer kategori dua (K2)…

Jumat, 23 Juni 2017 10:01

Kapolres Pantau Harga Pasar

TANA PASER  -  Untuk memastikan tidak ada lonjakan harga yang signifikan dari sejumlah komoditas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .