MANAGED BY:
SENIN
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 10 Juli 2017 09:34
Pemilik Koper yang Dikira Bom Itu Datang, Ternyata...

Mengaku Mencari Rumah Keluarga

MENGHEBOHKAN: Koper yang ditinggalkan di salah satu warung di Balikpapan Selatan, Sabtu (8/7).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Keberadaan pemilik koper misterius akhirnya terkuak di tengah penyelidikan kepolisian. Koper yang ditemukan di warung pecel Family III di RT 16, Nomor 11, Kelurahan Sepinggan Raya, Balikpapan Selatan, Sabtu (8/7) pagi, ternyata milik H Abdul Latief (71). Dia adalah warga Dusun Matango, RT 001, RW 001, Desa Tungke, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

 Abdul Latief bersama keluarganya pada Sabtu (8/7) sore mendatangi warung pecel tersebut untuk mengambil kembali koper miliknya yang dititipkan pada 4 Juli lalu. Namun setelah sempat menghebohkan pada pagi harinya, pemilik warung kemudian mengarahkan kakek tersebut ke Polsek Balikpapan Selatan. Setelah itu, Abdul bersama keluarganya mendatangi Mapolsek Balikpapan Selatan.

 “Pemilik koper yang ditemukan Sepinggan sudah diketahui. Sore harinya setelah dilakukan evakuasi koper itu, pemiliknya datang bersama keluarganya dan sudah mengambil kopernya tersebut kemarin,” terang Plt Satreskrim Polres Balikpapan, Iptu Nyoman Darmayasa, kemarin.

 Sebelum mengambil kembali barangnya miliknya, Abdul terlebih dulu diinterogasi oleh petugas kepolisian, kenapa meninggalkan koper selama empat hari. Dari pengakuannya, ketika pertama kali meninggalkan koper tersebut, Abdul baru saja menginjakkan kaki di Balikpapan. Dia dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

 Saat itu dirinya akan menuju Manggar, Balikpapan Timur, untuk mencari rumah keluarganya. Namun, karena kondisinya yang sudah uzur, membuat dirinya tidak bisa membawa koper tersebut untuk mencari rumah keluarganya.

 “Selama empat hari itu belum ketemu dengan keluarganya, makanya kopernya belum diambil. Setelah bertemu, barulah dia kembali mengambil bersama keluarganya,” bebernya.

 Untuk memastikan bahwa pernyataan tersebut benar, pihak kepolisian juga memanggil pihak keluarganya di Manggar untuk dimintai keterangan. Dari kedua kerabatnya, Hendrik (51) dan Samsuriadi (31), warga Jalan Selili, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, membenarkan bahwa kakek tersebut sedang mencari rumah mereka. “Setelah kami konfrontasi ternyata benar, kakek ini keluarganya. Karena itu, kami serahkan ke pihak keluarganya,” ungkapnya.

 Dengan melapor ke pihak kepolisian, lanjut Nyoman, merupakan cara yang bagus untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pihaknya juga selalu mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, segera melapor ke pihak kepolisian jika ada hal-hal yang mencurigakan.

 “Kalau ada hal-hal seperti ini, segera melapor ke kepolisian. Masyarakat juga jangan panik dan jangan takut,” imbau perwira berpangkat dua balok di pundak.

 Situasi seperti saat ini, bisa saja digunakan oleh para pelaku teroris untuk mencoba meneror warga dengan menakut-nakuti masyarakat menggunakan tas misterius. Masyarakat diminta tidak terpancing oleh teror tersebut.

 “Jika mendapat laporan, kami selalu berkoordinasi dengan tim Gegana Satbrimob Polda Kaltim. Nanti pihak jibom yang akan melakukan pemeriksaan sesuai dengan SOP mereka dan akan diketahui apa isi tas tersebut,” tandasnya.

 Untuk diketahui, akses Jalan Marsma Iswahyudi, Balikpapan Selatan, sempat ditutup kepolisian lebih dari satu jam. Antrean panjang pengendara baik roda dua dan roda empat dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SMAS) Sepinggan menuju Batakan macet total pada Sabtu (8/7) siang, sekira pukul 11.00 Wita.

 Petugas dari Polsek Balikpapan Selatan, Polres Balikpapan, dan tim Gegana Satbrimob Polda Kaltim melakukan sterilisasi di depan warung pecel Family III di RT 16, Nomor 11, Kelurahan Sepinggan Raya, Balikpapan Selatan. Ditemukan sebuah tas koper mencurigakan yang sudah empat hari ditinggal pemiliknya saat minum kopi di warung tersebut.

 Pemilik warung, Diana (70) menceritakan, awalnya pada Selasa (4/7) sore, sekira pukul 15.00 Wita, ada seorang laki-laki yang datang ke warungnya untuk memesan kopi. Laki-laki yang diperkirakan berusia sekira 60 tahun tersebut, mempunyai ciri-ciri berkulit sawo matang dengan tinggi badan sekira 165 cm.

 “Koper ini ditinggal sejak empat hari lalu. Ciri-ciri pemilik koper itu berusia sekitar 60 tahun, kulit sawo matang, tidak jelek, orangnya biasa saja,” kata Diana saat ditemui di warung pecelnya, kemarin.

 Selama berada di warungnya, pria tersebut juga sempat ngobrol dengan Mardiono (72). Setelah menghabiskan kopinya, pria tersebut pamit untuk pergi dan menitipkan tas koper tersebut. “Katanya tas itu akan diambil besok harinya, Rabu pukul tiga sore. Tapi nyatanya sampai sekarang tidak ada datang orangnya. Karena kami takut dan curiga itu bom, makanya kami lapor ke polisi,” terangnya. (pri/war/k1)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 08:06

Pekan Depan Nasib HM Ditentukan

TANJUNG SELOR –  Perkara penambangan ilegal yang diungkap jajaran Kepolisian Polres (Polres)…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:05

Penjual Judi Kupu Dicokok

BANJARMASIN  - Pangkalan ojek di Jalan Djok Mentaya Banjarmasin Tengah, tempat Wijaya Nata (60)…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:04

Perampok Diamuk Massa

MUARATEBO -  Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tebo. Rabu malam (20/2) sekitar…

Sabtu, 24 Februari 2018 08:03

Perkara Pembunuhan Arif Segera Disidang

TANJUNG SELOR –  Setelah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan oleh penyidik…

Jumat, 23 Februari 2018 08:29

PT SAP Menangkan Gugatan Perdata

BALIKPAPAN  -   Sengketa kepemilikan  lahan antara dua pengembang perumahan PT Bintang…

Jumat, 23 Februari 2018 08:27

Guru Cabuli Siswi MI

MARTAPURA   -  Entah setan apa yang sudah merasuki Ahmad Turidi. Demi memuaskan hawa nafsunya,…

Jumat, 23 Februari 2018 08:26

Coba Kelabui Petugas, Sabu Disimpan di Bungkus Rokok

TANJUNG SELOR  –  Guna mengelabui pemeriksaan petugas kepolisian. Tersangka berinisial…

Jumat, 23 Februari 2018 08:23

PR Besar Kapolri Jenderal Tito Karnavian

PELAKU  penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan…

Jumat, 23 Februari 2018 08:21

Guru Cabuli Siswi MI

MARTAPURA   -   Entah setan apa yang sudah merasuki Ahmad Turidi. Demi memuaskan hawa nafsunya,…

Jumat, 23 Februari 2018 08:20

Pelajar Jadi Kurir Sabu

BANJARMASIN  -  Gusti Antung Antawan alias Iwan (40) tega menjerumuskan seorang pelajar inisal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .