MANAGED BY:
RABU
26 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Senin, 10 Juli 2017 09:53
EALAAA..!! Karyawan Warung Coto Makassar Jual Amunisi di Medsos
MASIH AKTIF: Sebanyak 14 butir peluru aktif kaliber 38 untuk senjata api jenis revolver yang sempat diperjualbelikan di media sosial, Jumat (7/7) malam diamankan Ditreskrimum Polda Kaltim.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Seorang pemuda bernama Muhammad Iqbal (18) diamankan tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim pada Jumat (7/7) malam. Iqbal berurusan dengan polisi lantaran menjual 14 butir peluru aktif kaliber 38 untuk senjata api jenis revolver. Pengungkapan bermula ketika tersangka mengunggah foto belasan peluru ke media sosial Facebook untuk dijual.

 Mengetahui informasi tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Sekira pukul 21.00 Wita, akhirnya petugas berpakaian sipil mengendus keberadaan tersangka. Pemuda yang kesehariannya bekerja di sebuah warung makan coto makassar di kawasan ruko depan Perumahan Balikpapan Indah, Balikpapan Selatan, dibekuk.

 Dari tangan tersangka, petugas mendapati barang bukti berupa 14 peluru aktif yang dikemas di dalam kotak plastik berwarna putih. Direktur Kriminal Umum Polda Kaltim, Kombes Pol Hilman mengungkapkan bahwa di dalam akun Facebook bernama Muh Iqbal Alfarizy, tersangka menjual peluru tersebut dengan harga Rp 200 ribu per butir.

 Di dalam akunnya, tersangka juga menjelaskan bahwa belasan butir peluru tidak berizin tersebut masih dalam kondisi bagus dan siap untuk digunakan. “Apakah senjatanya juga dimiliki yang bersangkutan? Saat ini masih dalam pengembangan dan penyelidikan,” beber perwira polisi berpangkat tiga bunga di pundak ini.

 Terkait asal usul peluru aktif itu, Hilman belum bisa membeber karena masih dalam pengembangan. “Jangan dulu, kan masih pengembangan. Intinya pemilik peluru sudah kami amankan, teknis lainnya masih kami dalami,” terangnya.

 Dalam kasus ini, Iqbal dipastikan lama mendekam di balik jeruji besi, mengingat ancaman hukumannya pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api yakni minimal 12 tahun dan maksimal seumur hidup. (pri/war/k1)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 09:50

Terdakwa Pembunuh Berencana Dituntut 20 Tahun

BALIKPAPAN  -  Sidang tuntutan kasus pembunuhan juragan angkot beserta istri dan anaknya dilaksanakan…

Selasa, 25 Juli 2017 09:46

GARA-GARA TIKET KUNKER..!! Pemilik Travel Tagih Sekwan Rp 619 Juta

BALIKPAPAN  -  Tunggakan biaya tiket kunjungan kerja (kunker) anggota dewan melalui jasa travel…

Selasa, 25 Juli 2017 09:41

Bosan Jadi Cleaning Service, Malah Doyan Edar Sabu

BALIKPAPAN  -  Seorang warga Kelurahan Sumber Rejo diamankan Satreskoba Polres Balikpapan…

Selasa, 25 Juli 2017 09:30

KPA Temukan Banyak yang Hampir Kedaluwarsa

BALIKPAPAN  -  Penelusuran Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Balikpapan terhadap peredaran…

Selasa, 25 Juli 2017 09:25

“Jangan Sampai Tertangkap Warga”

BALIKPAPAN  -  Aksi kejahatan di Balikpapan saat ini tidak mengenal tempat dan waktu. Di mana…

Selasa, 25 Juli 2017 09:20

Ayah Bejat, Itunya Ditempelkan ke Anak

BALIKPAPAN  -  Nafsu bejat mengalahkan hati nurani AN (46), warga Kelurahan Manggar, Balikpapan…

Senin, 24 Juli 2017 09:58

ALAMAK..!! Anggota Polres Di-bully Senior

BALIKPAPAN  -  Kejadian berikut ini tak patut dicontoh. Seorang anggota Polres Balikpapan…

Senin, 24 Juli 2017 09:51

Soal Al-Aqsa, RI Minta Bantuan AS

JAKARTA  - Situasi di kompleks Masjid Al-Aqsa semakin memburuk. Tindak kekerasan oleh pihak keamanan…

Senin, 24 Juli 2017 09:49

Hanya Bulog yang Distribusikan Rastra

JAKARTA  -  Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memastikan, beras yang digerebek oleh…

Senin, 24 Juli 2017 09:42

Menunggu Pembeli, Pengedar Sabu Malah Ketemu Polisi

BALIKPAPAN  -  Setelah sekian lama menjadi target operasi (TO) anggota Polsek Balikpapan Barat,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .