MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Senin, 10 Juli 2017 09:53
EALAAA..!! Karyawan Warung Coto Makassar Jual Amunisi di Medsos
MASIH AKTIF: Sebanyak 14 butir peluru aktif kaliber 38 untuk senjata api jenis revolver yang sempat diperjualbelikan di media sosial, Jumat (7/7) malam diamankan Ditreskrimum Polda Kaltim.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Seorang pemuda bernama Muhammad Iqbal (18) diamankan tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim pada Jumat (7/7) malam. Iqbal berurusan dengan polisi lantaran menjual 14 butir peluru aktif kaliber 38 untuk senjata api jenis revolver. Pengungkapan bermula ketika tersangka mengunggah foto belasan peluru ke media sosial Facebook untuk dijual.

 Mengetahui informasi tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Sekira pukul 21.00 Wita, akhirnya petugas berpakaian sipil mengendus keberadaan tersangka. Pemuda yang kesehariannya bekerja di sebuah warung makan coto makassar di kawasan ruko depan Perumahan Balikpapan Indah, Balikpapan Selatan, dibekuk.

 Dari tangan tersangka, petugas mendapati barang bukti berupa 14 peluru aktif yang dikemas di dalam kotak plastik berwarna putih. Direktur Kriminal Umum Polda Kaltim, Kombes Pol Hilman mengungkapkan bahwa di dalam akun Facebook bernama Muh Iqbal Alfarizy, tersangka menjual peluru tersebut dengan harga Rp 200 ribu per butir.

 Di dalam akunnya, tersangka juga menjelaskan bahwa belasan butir peluru tidak berizin tersebut masih dalam kondisi bagus dan siap untuk digunakan. “Apakah senjatanya juga dimiliki yang bersangkutan? Saat ini masih dalam pengembangan dan penyelidikan,” beber perwira polisi berpangkat tiga bunga di pundak ini.

 Terkait asal usul peluru aktif itu, Hilman belum bisa membeber karena masih dalam pengembangan. “Jangan dulu, kan masih pengembangan. Intinya pemilik peluru sudah kami amankan, teknis lainnya masih kami dalami,” terangnya.

 Dalam kasus ini, Iqbal dipastikan lama mendekam di balik jeruji besi, mengingat ancaman hukumannya pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api yakni minimal 12 tahun dan maksimal seumur hidup. (pri/war/k1)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 09:18

Menteri Yohana Pantau Kasus Cabul P

BALIKPAPAN  -  Kasus tindak pencabulan terhadap sejumlah anak yang diduga dilakukan oleh seorang…

Senin, 20 November 2017 09:16

Bermimpi Pimpin Kota Beriman

BALIKPAPAN  -  Siapa tak kenal dengan P yang kini terjerat dugaan kasus pencabulan? Lelaki…

Senin, 20 November 2017 09:13

Pohon Akasia Tumbang Hantam Minibus di Km 60

BALIKPAPAN   -  Pohon tumbang akibat cuaca buruk kembali terjadi di jalan penghubung Balikpapan-Samarinda,…

Senin, 20 November 2017 09:10

Bandar Narkoba Terendus di Tawau

BALIKPAPAN   -  Pihak Polda Kaltim segera akan berkoordinasi dengan kepolisian Malaysia. Itu…

Senin, 20 November 2017 09:08

Brigpol DW Angkat Suara

BALIKPAPAN  -  Kasus perbuatan tidak menyenangkan yang dilaporkan oleh seorang warga bernama…

Senin, 20 November 2017 09:06

Awas! Perhiasan Emas Ditukar Tembaga

BALIKPAPAN   -  Kejahatan penukaran perhiasan palsu marak terjadi di sejumlah pusat perbelanjaan.…

Senin, 20 November 2017 09:05

Lipstik

Ada seorang anak bertanya pada ibunya. “Bu, pas sweet seventeen nanti boleh bikin pesta di rumah…

Minggu, 19 November 2017 09:33

ASTAGA..!! Ketua Organisasi Remaja Diduga Cabuli Anak

BALIKPAPAN - Sosok pemuda yang satu ini sungguh mencoreng Kota Beriman. Seorang berinisial P yang memimpin…

Minggu, 19 November 2017 09:28

Awas! Jilbab Bermotif Tak Senonoh Beredar

BALIKPAPAN - Masyarakat Kota Beriman sedang dihebohkan dengan dijualnya jilbab bermotif tak senonoh…

Minggu, 19 November 2017 09:23

Empat Mobil Tabrakan Beruntun di Km 17

BALIKPAPAN - Bagi pengguna kendaraan bermotor perhatikan betul jarak aman ketika berkendara. Saat berakhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .