MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Selasa, 11 Juli 2017 08:51
Kasus Pembunuhan Bos Angkot di Balikpapan
Siasat Membunuh Dibahas Sehari Sebelum Kejadian

Target Utama Lasiyem, Dua Korban di Luar Skenario

Para tersangka dalam sidang, Senin kemarin.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Dalam Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, kemarin (10/7), ketiga terdakwa pembunuhan keluarga juragan angkot di Muara Rapak, masing-masing Bambang Hermanto (24), Fendy Eko (21), dan Adda Faroki alias Oky (20) hadir di persidangan. Mereka menyampaikan runut bagaimana pembunuhan berencana itu.

Bambang mengakui rencana disusun sehari sebelum kejadian. Pada sore hari, mereka bertiga telah menyewa mobil dan menyiapkan perlengkapan untuk membunuh Lasiyem. Mereka mematangkan rencana sebuah kamar kor di Gang Pati, Buntu Bulaeng. "Kami nyewa mobil pakai uang saya, sekitar jam 3 sore lalu sama-sama berkumpul di kos. Oky yang menyiapkan kabel tis, masker, dan lakban, lalu kami bicarakan rencana menghabisi Ibu Lasiyem," beber Bambang, terdakwa yang merupakan anak tiri Mulyadi di depan hakim.

Mereka menuju rumah Mulyadi dinihari sekira pukul 04.00 Wita. Hingga pukul 04.00 Wita mereka tiba di depan rumah sang juragan angkot. Saat itu Bambang menyetir, sementara dua kawannya di kursi baris kedua. Bambang memanggil Lasiyem. Menurut masuk mobil, mantan penjual jamu itu dibekap dan diikat.

Seluruh kesaksian mulai dari Lasiyem dibekap, hingga Putra Susilo terbangun lalu dibekap oleh Fendy dan ditaruh di lemari. Saat itu juga Oky sedang bersama Mulyadi hingga berakhir dengan penikaman terhadap sang juragan. "Setelah itu kami langsung ke Penajam, buang Lasiyem. Senjata juga dibuang Oky, juga baju-baju semua dibuang di jalan," katanya.

Sementara salah satu kesaksian lain adalah pasca kejadian, dimana ketiga terdakwa membawa mobil ke kos-kosan dan mencuci bagian jok yang bercecer darah. Darah tersebut dikatakan adalah milik Oky yang sempat terluka saat berhadapan dengan Mulyadi.

Fendy dan Oky bersedia membantu Bambang membunuh Lasiyem karena rasa kesetia kawanan. Bambang bersikeras, bahwa motifnya membunuh Lasiyem lantaran sikap buruk Lasiyem pada Mulyadi. Terdakwa Bambang mengatakan, saat itu Mulyadi kerap sakit, namun Lasiyem tidak pernah mengindahkan ayah tiri Bambang tersebut.

Sementara pembunuhan dua korban lain, Mulyadi dan Putra Susilo jauh dari kesengajaan karena ada perlawanan maka kepanikan terdakwa menyebabkan penyerangan terhadap korbannya. Setelah menghabisi ketiga orang tersebut, selain membawa Lasiyem, mereka juga membawa perhiasan, ponsel dan uang. Belakangan diketahui ponsel yang diambil akan dijual dan uangnya digunakan membayar hutang oleh salah satu terdakwa.

Sementara lepas sidang, Suprana Jaya dan Ferdi, penasihat hukum terdakwa menyatakan bahwa proses berjalan dnegan baik. "Tadi ada saksi dari keluarga korban, mereka menyatakan ikhlas. Bambang pun dalam keterangannya menyatakan tidak ada niatan membunuh Mulyadi dan anaknya. Saat ini dinhati terdakwa pun bergejolak karena ayahnya kehilangan nyawa," jelas Suprana Jaya.

Diluar skenario pembunuhan yang sebenarnya, tujuan awal ingin membunuh Lasiyem berakhir dengan pembunuhan tiga korban. "Selanjutnya kami serahkan pada hakim, yang jelas keluarga korban kan sudah ikhlas akan kejadian tersebut dan sudah disampaikan pada hakim," pungkas Ferdi. (bp-21/war)


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 10:21

BIKIN GERAM..!! Beredar Foto Beruang Madu Dibantai

BALIKPAPAN - Sejumlah gambar penganiayaan dan pemburuan beruang madu beredar di media sosial (medsos).…

Minggu, 24 September 2017 10:13

Belum Lama Bebas, Residivis Masuk Bui Lagi

BALIKPAPAN - Kasus pencurian dengan kekerasan menimpa seorang bernama Basri (21), warga Jalan 21 Januari,…

Minggu, 24 September 2017 10:09

CEK YA..!! Ada Upal Beredar, Modus Beli Es Batu dan Bensin

BALIKPAPAN - Peredaran uang palsu (upal) kembali marak. Kali ini upal pecahan baru 100 ribu telah banyak…

Minggu, 24 September 2017 10:05

Sempat Dua Hari di Mortuary, Mr X Diambil Keluarganya

BALIKPAPAN – Identitas Mr X yang menjadi korban laka lantas, yang terjadi di tikungan Perumahan…

Minggu, 24 September 2017 10:05

Hoax, PCC Beredar di Balikpapan

BALIKPAPAN - Permen susu mengandung paracetamol, cafein dan carisoprodol (PCC) yang dinilai berbahaya…

Sabtu, 23 September 2017 08:05
Reka Ulang Penikaman ABG Ricuh

NYAHOOO..!!! Pelaku Dibogem Keluarga Korban

BALIKPAPAN  -  Rekonstruksi penikaman yang terjadi di Pasar Segar pada Minggu (17/9) dini…

Sabtu, 23 September 2017 08:01

HEBAT..!! Garuda Asia Lolos ke Piala Asia

BANGKOK  -  Hasil sempurna dibukukan oleh Timnas U-16 selama bertarung di Grup G Kualifikasi…

Sabtu, 23 September 2017 08:00

Wagub Dimakamkan Tepat di Samping Ibunda

BALIKPAPAN  -  Hujan yang mengguyur Kota Balikpapan, Jumat (23/9), tak menjadi penghalang…

Sabtu, 23 September 2017 07:56

Ribuan Kepiting Gagal Diselundupkan

BALIKPAPAN  -  Jajaran Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Kaltim berhasil menggagalkan…

Sabtu, 23 September 2017 07:54

Selalu Ingat Masyarakat Pengusung, Menembus Karier dari Bawah

Wakil Gubernur Kaltim, Mukmin Faisyal HP meninggal dunia kemarin (22/9). Kepergian Mukmin yang dikenal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .