MANAGED BY:
RABU
26 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

SPECIAL

Sabtu, 15 Juli 2017 09:00
Waspada Penyakit di Musim Pancaroba

Kenali Gejala Awal, Tiga Kategori Rentan Terinfeksi

Ratih Kusuma

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Peralihan dari musim hujan ke musim panas atau pancaroba seperti  saat ini dapat meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit. Cuaca terkadang panas, lalu tiba-tiba turun hujan.

Ketika terjadi perubahan iklim, suhu tubuh akan berfluktuasi sehingga bisa mengganggu sistem organ dalam tubuh. Dampaknya, kekebalan tubuh pun menurun dan memudahkan seseorang terinfeksi penyakit.

Penyakit ini tentunya cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, karena itu sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi serta istirahat yang cukup. 

Menurut Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balikpapan dr. C. I. Ratih Kusuma, terdapat tiga kategori yang rentan terinfeksi penyakit di musim pancaroba ini, yakni golongan lansia di atas 70 tahun, anak-anak kecil, dan mereka yang memiliki penyakit kronis.

Bagi para ibu, menjaga kesehatan buah hati tercinta menjadi prioritas utama. Mengingat balita belum memiliki daya tahan tubuh yang sempurna. Balita sangat rentan diserang berbagai kuman (virus).

"Awalnya balita diserang demam tinggi. Perlu diketahui demam bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala bahwa tubuh tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Demam bisa merupakan gejala sebuah penyakit," kata Ratih saat ditemui Balikpapan Pos di ruang kerjanya, Jumat (14/7).

Dikatakannya, ada beberapa penyakit langganan yang muncul saat musim ekstrem, seperti Influenza (Flu). Penyakit ini paling sering muncul saat cuaca ekstrem. Pada musim pancaroba seperti ini virus ini menyerang pertahanan tubuh manusia. Bila kita tidak maksimal menjaga daya tahan tubuh balita dengan baik, penyakit ini mudah sekali menyerang.

"Sekalipun penyakit ini tidak berbahaya namun tetap saja dapat mengganggu kenyamanan karena tubuh akan terasa lesu, meriang, pilek atau batuk. Biasanya diawali dengan demam bisa mencapai 39,9 derajat celsius," tuturnya.

Selain itu penyakit yang sering timbul adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Menurutnya Penyakit Saluran Pernafasan merupakan salah satu penyakit yang biasa diderita di musim pancaroba ini. Penyakit ini didahului dengan demam 37,4 – 39,4 derajat celsius dan menyerang sistem pernapasan.

"Gejalanya lebih ringan seperti batuk pilek. Namun pada kasus tertentu gejala serius bisa saja terjadi yaitu demam yang agak tinggi pada radang tenggorokan dan toksemia atau keracunan," katanya.

Tidak hanya itu, Demam Berdarah Dengue (DBD)  juga sering terjadi, penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang berkembang biak di air jernih.
Nyamuk ini biasanya bertelur pada genangan-genangan air hujan, seperti pada ban bekas, pot bunga ataupun pelepah pohon palem.

"Ada juga penyakit asma. Perubahan cuaca ekstrem juga bisa memicu reaksi hipersensitivitas pada saluran napas. Akibat yang bisa terjadi adalah serangan sesak napas atau asma. Penyakit ini ditandai dengan napas yang berbunyi. Asma memang tidak bisa disembuhkan, namun bisa dikontrol agar tidak kambuh sekalipun pada musim pancaroba," tuturnya.

Lanjutnya, upaya pencegahan akan jauh lebih baik daripada mengobatinya. Untuk itu kita perlu mengetahui upaya pencegahan dan bagaimana cara menanganinya bila terkena salah satu penyakit tersebut.

"Selain mengenali gejala awal, ada beberapa hal bisa dilakukan agar kesehatan selalu terjaga saat musim peralihan seperti ini. Seperti menjaga asupan makanan, perhatikanlah kelengkapan nutrisi pada asupan makanan sesuai usia, berat badan dan aktivitas. Nutrini yang cukup dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit," ucapnya.

Selain itu bisa juga dengan menjaga kebersihan lingkungan. Pastikanlah lingkungan kita selalu bersih.

"Lingkungan harus bersih, jangan sampai banyak sampah yang bisa mengundang nyamuk untuk bersarang," tandasnya. (bp-23/san)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 08:09

Wanita Usia 20-40 Tahun Rentan Terkena Tiroid

BELAKANGAN  ini wanita usia produktif rentan mengalami kanker tiroid. Kanker tiroid merupakan…

Selasa, 25 Juli 2017 08:07

Olahraga Paling Cocok untuk Para Wanita Super

SALAH  satu cara untuk bisa jadi sehat adalah dengan berolahraga setidaknya 30 menit. Selain menjaga…

Selasa, 25 Juli 2017 08:06

Berjuang Lawan Depresi, Salurkan Stres Lewat Olahraga

BELAKANGAN  banyak figur terkenal dikabarkan mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri dilatarbelakangi…

Selasa, 25 Juli 2017 08:06

Incar Sistem Kekebalan Tubuh, Ini Bahaya Penyakit Autoimun

SEBAGIAN  orang mungkin belum mengetahui apa itu penyakit autoimun. Penyakit ini terjadi ketika…

Minggu, 23 Juli 2017 10:20

Tim Robotik Indonesia Raih Medali Perak di Ajang Internasional

JAKARTA - Generasi muda Indonesia kembali menorehkan prestasinya di kancah internasional. Kali ini tim…

Minggu, 23 Juli 2017 10:17

Peneliti Ciptakan Tangga Pintar

MENAIKI tangga bisa menjadi aktivitas yang menyulitkan untuk orang-orang yang sudah berusia lanjut atau…

Minggu, 23 Juli 2017 10:14

Layar Bioskop LED Pertama di Dunia

SEOUL - Kebanyakan bioskop modern pada zaman sekarang masih menggunakan layar berbasis proyektor. Meski…

Minggu, 23 Juli 2017 10:13

Mengerikan! Peneliti Ini Ingin Ubah Otak Mati Jadi Hidup Kembali

ANDA mungkin tidak bisa membayangkan bagaimana caranya makhluk yang telah mati, bisa dihidupkan kembali.…

Minggu, 23 Juli 2017 10:10

Luar Biasa! Video Game Bisa Dijadikan Obat untuk Penyakit Otak

GAME rupanya tak hanya bisa dijadikan sarana untuk membunuh waktu. Video game ternyata memiliki fungsi…

Minggu, 23 Juli 2017 10:09

Keren! 'Bintang' Paling Terang Besutan Rusia Berhasil Mendarat di Luar Angkasa

PADA Juni 2017, Rusia merencanakan peluncuransebuah ‘bintang’ yang akan menjadi salah satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .