MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

SPECIAL

Minggu, 16 Juli 2017 09:30
Persatuan Media AS Gugat Google dan Facebook Rp 36 Triliun

PROKAL.CO, PERKEMBANGAN pada era digital menyulitkan langkah koran untuk bersaing dengan berita online. Hal ini turut dirasakan oleh beberapa perusahaan koran di Amerika Serikat (AS).

Media seperti The New York Times, The Wall Street Journal, dan The Washington Post menginginkan pembebasan antipakat untuk bernegoisasi dengan Google dan Facebook.

Antipakat adalah sebuah peraturan untuk melawan kebiasaan dagang yang dianggap tidak adil. News Media Alliance atau persatuan media berita di AS menggugat Google dan Facebook sebesar 2,42 miliar Euro, atau sekitar Rp 36 triliun.

Alasannya adalah Google dan Facebook melanggar peraturan antipakat dengan menghadirkan layanan belanja online. Demikian seperti dilansir USA Today, Kamis (13/7/2017).

“Tujuannya adalah mengizinkan penerbit koran melakukan diskusi dengan distributor berita online yang mendominasi, yaitu Google dan Facebook. Hal ini dilakukan untuk mengamankan keberadaan jangka panjang jurnalisme lokal yang diproduksi oleh ruang berita AS,” ujar salah satu perwakilan News Media Alliance.

Antipakat digunakan untuk mendukung persaingan yang sehat dan mencegah terjadinya monopoli. Berita-berita yang ada di Google dan Facebook dianggap hanya sebagai pendorong nilai ekonomi, tanpa memperhatikan nilai-nilai jurnalisme.

CEO News Media Alliance, David Chavern, mengatakan bahwa kedua raksasa internet itu tidak mempekerjakan reporter. Mereka tidak menggali catatan publik lebih dalam untuk membongkar kasus korupsi. Mereka juga tidak mengirim koresponden ke daerah perang untuk mendapatkan berita.

Yang mereka lakukan hanya mengharapkan industri berita murah untuk memberi konten mahal.

Berdasarkan data dari eMarketer, Google dan Facebook menguasai 53 persen iklan digital di AS. Hal ini berpengaruh pada pendapatan koran dalam 10 tahun belakangan, yang sebelumnya mencapai US$ 50 juta menjadi US$ 18 juta pada 2016. (net)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 08:21

Sunat Tak Perlu Lagi Pakai Jarum Suntik

SUNAT  atau khitan merupakan proses yang paling ditakuti anak. Rasa sakit saat dikhitan akan menimbulkantrauma…

Senin, 20 November 2017 08:19

Sulitnya Membujuk Buah Hati untuk Dikhitan

PARA  orang tua sering mengeluh saat membujuk anaknya untuk berani dikhitan atau sunat. Bagi setiap…

Senin, 20 November 2017 08:19

Tips Bila Kepala Luka Memar seperti Bakpao

SAAT  mengalami kecelakaan, kemungkinan yang paling fatal adalah korban akan mengalami luka di…

Minggu, 19 November 2017 08:17

Menikmati Ragam Menu Japanese ala Oemah Anggrek

RESTO dan coffe shop Oemah Anggrek yang berada di Jalan Mulawarman No 26 Batakan, Balikpapan Timur,…

Sabtu, 18 November 2017 08:12

Diabetes Lebih Rentan Serang Kaum Hawa

KAUM  hawa memiliki peran ganda yang bisa membuat mereka terbebani stres. Jika mereka bekerja,…

Sabtu, 18 November 2017 08:10

Bersama Denmark, Indonesia Bangun Kerja Sama Cegah Diabetes

DENMARK  menjadi salah satu negara di Eropa yang menyatakan perang terhadap diabetes. Penyakit…

Sabtu, 18 November 2017 08:10

Bergeraklah Jika Tak Ingin Cepat Lapar

Aktivitas fisik membutuhkan energi, dan karenanya akan membuat perut terasa lapar ketika sumber energinya…

Jumat, 17 November 2017 08:02

Mengatasi Mual di Perjalanan

TIDAK  hanya anak kecil, orang dewasa juga kerap mengalami mabuk perjalanan yang disertai rasa…

Jumat, 17 November 2017 07:59

Kapan Harus Ganti Celana Dalam Baru?

MENCUCI  celana dalam saja ternyata tidak cukup untuk menjaga kesehatan Anda dari serangan bakteri…

Jumat, 17 November 2017 07:59

Cegah Gigi Kusam Akibat Kopi

   MESKI  menjadi minuman favorit banyak orang, kopi dikenal bisa mengotori warna alami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .