MANAGED BY:
JUMAT
20 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Minggu, 16 Juli 2017 09:43
Ini Pernyataan Resmi Pemerintah Soal Pemblokiran Telegram

PROKAL.CO, KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses terhadap sebelas Domain Name System (DNS) milik Telegram. Adapun pemblokiran ini dilakukan mulai 14 Juli 2017.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (14/7/2017), pemblokiran ini dilakukan karena banyak kanal yang ada di layanan itu bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, termasuk paham kebencian.

Selain itu, tak sedikit kanal dalam layanan itu berisi ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, disturbing images, serta konten lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Sebelas DNS Telegram yang diblokir meliputi, t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org. Karena diblokir, layanan Telegram versi web yang diakses melalui komputer tak dapat dilakukan.

“Saat ini kami juga sedang menyiapkan proses penutupan aplikasi Telegram secara menyeluruh di Indonesia apabila Telegram tidak menyiapkan Standard Operating Procedure (SOP) penanganan konten-konten yang melanggar hukum dalam aplikasi mereka. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)” ujar Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan.

Lebih lanjut, Semuel menuturkan aplikasi Telegram ini dapat membahayakan keamanan negara, karena tidak menyediakan SOP dalam penanganan kasus terorisme. Ia juga mengatakan, dalam pemblokiran ini, Kemkominfo selalu berkoordinasi dengan lembaga negara dan aparat penegak hukum lainnya.

"Sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 40 UU No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kemkominfo selalu berkoordinasi dengan lembaga negara dan aparat penegak hukum lain dalam menangani pemblokiran konten yang melanggar peraturan perundangan-undangan Indonesia," ujarnya.

Sebagai informasi, kabar mengenai pemblokiran Telegram versi situs web ini sudah tak dapat diakses sejak siang hari ini. Hal ini diketahui setelah sejumlah pengguna mengeluh tidak bisa lagi menggunakan layanan tersebut.

Menurut pantauan, layanan Telegram web tidak bisa dibuka via Telkomsel, XL dan Indosat. Sementara Telegram versi aplikasi smartphone masih bisa diakses.(net)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 11 Maret 2018 09:32

McLaren Senna GTR Tampil Garang

MCLAREN  Senna yang sempat mencuri perhatian publik, kini akan dihadirkan versi untuk sirkuitnya.…

Minggu, 11 Maret 2018 09:31

Akselerasi Accord Jadul Setara Bugatti Chiron

OTOLOVERS  jangan pernah anggap remeh mobil yang sudah berumur seperti Honda Accord generasi pertama…

Minggu, 11 Maret 2018 09:30

Awas Rem Motor Blong saat Turunan!

BEBERAPA kasus kecelakaan yang disebabkan rem yang tidak berfungsi saat turunan akhirnya membuat pihak…

Minggu, 11 Maret 2018 09:29

Matikan Mesin Tiba-Tiba Bikin Rusak

OTOLOVERS pernah tidak terburu-buru sehingga langsung mematikan mesin mobil secara tiba-tiba? Sebaiknya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .