MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Minggu, 16 Juli 2017 11:17
MAMPUS..!! Suka Ciumi Bokong Anak-Anak, Pria Ini Bonyok Dihajar Warga

Pria Diduga Pedofil Dihakimi Warga di Teritip

BONYOK: Jumri, pria yang diduga melakukan pelecehan terhadap sejumlah anak di Balikpapan Timur dihakimi massa, kemarin (15/7).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Seorang pria dihakimi sejumlah warga di sekitar musala RT 9 Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur. Pria bernama Jumri (46) tersebut babak belur dihakimi warga setelah tertangkap melakukan tindak asusila pada seorang bocah berusia 10 tahun. Warga yang marah menyebut pria yang tinggal di kawasan Jalan Wiluyo Puspoyudo, Telaga Sari, Balikpapan Tengah ini sebagai pedofil.

Jumri tertangkap berawal saat dirinya datang ke kawasan sekitar musala tersebut pada Sabtu (15/7) pagi. Saat itu seorang bocah yang pernah dilecehkan bercerita pada orangtuanya. Selang beberapa menit, ayah korban datang bersama warga lain dan menghajar pelaku. Sekira pukul 09.15 Wita Jumri dia sempat diamankan aparat RT setempat..

Beberapa lama jadi bulan-bulanan warga, akhirnya petugas dari Mapolsek Balikpapan Timur tiba mengamankan Jumri yang sudah babak belur. "Akhirnya dia kami amankan dan bawa ke Mapolsek. Kami juga meminta keterangan dari pihak yang katanya korban Jumri ini," terang Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Dody Susantyoko.

Setelah dibawa ke Mapolsek, korban diminta melaporkan dugaan tindak asusila tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Balikpapan. Namun, pihak keluarga korban rupanya menolak untuk melanjutkan kasus ke Unit PPA. Menurut Dody, ayah korban tidak keberatan dan memutuskan tidak melanjutkan ke PPA.

"Pihak keluarga tidak mempermasalahkan katanya, karena korban hanya dipeluk dan diciumi saja katanya. Jadi, semua diselesaikan kekeluargaan dan dibuatkan pernyataan," ungkapnya.

Surat pernyataan tersebut berisi tentang pernyataan tidak keberatan dan tidak mempermasalahkan jika Jumri tidak ditahan pihak berwajib. Selain itu, menurut Dody, ayah lorban tidak mau memperlebar masalah yang membuat putrinya tidak nyaman.

"Kasihan dengan anaknya juga kan orangtuanya, katanya tidak sampai dicabuli, jadi tidak dibawa ke PPA, meski sudah kami tawari untuk dilanjutkan," imbuh Dody. Lebih lanjut, dari keterangan Jumri, diketahui ia memang sempat melakukan pelecehan dengan menciumi bocah tersebut awal Juni lalu terjadi di kawasan Teritip.

Seorang sumber media ini mengungkapkan Jumri sering melakukan hal aneh di kawasan itu. “Bahkan beberapa kali menggangu para mahasiswi perawat dengan mengeluarkan alat kelaminnya, ada juga info dari tempat kerjanya diberhentikan gara-gara sering menggoda anak yang baru masuk kerja,” sebut sumber.

Menurutnya lagi, beberapa anak-anak di kawasan itu mengaku telah diciumi pantatnya. “Ini pengakuan anak-anak di situ,” bebernya. (bp-21/war)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 09:36

P Dicopot sebagai Presiden GGI

BALIKPAPAN  -  Tertangkapnya pelaku kekerasan seksual berinisial P membuat sejumlah pihak…

Rabu, 22 November 2017 09:32

Saat SMP Suka Bergaul sama Wanita

SIAPA   yang tidak kenal P? Alumnus salah satu SMP negeri di Balikpapan ini dikenal paling…

Rabu, 22 November 2017 09:30

Kak Seto Mengecam Keras

BALIKPAPAN  -  Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh pemuda…

Rabu, 22 November 2017 09:28

Kenali Perilaku Seks Menyimpang sejak Dini

BALIKPAPAN  -  Perilaku seks yang menyimpang memang terjadi terhadap segelintir orang. Perilaku…

Rabu, 22 November 2017 09:26

Gagal Nyalip

BALIKPAPAN  -  Kasus lakalantas yang melibatkan kendaraan besar hingga menelan korban jiwa…

Rabu, 22 November 2017 09:25

Disdik Pastikan Bukan Pungli

BALIKPAPAN   -  Ketua Jaringan Pendampingan Kebijakan Pembangunan (JPKP) DPD Kota Balikpapan,…

Rabu, 22 November 2017 09:20

Melihat Watak dari Cara Tidur

Tahukah Anda, watak kita dapat dikenali melalui cara kita menggunakan bantal sewaktu tidur? 1) Memeluk…

Selasa, 21 November 2017 09:12

Awalnya Empat, Korban Cabul Jadi Sembilan

BALIKPAPAN   -  P (21) hanya menunduk saat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)…

Selasa, 21 November 2017 09:08

Seluruh Ketua RT Akan Dikumpulkan

BALIKPAPAN  -  Dugaan kasus pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum ketua rukun tetangga…

Selasa, 21 November 2017 09:05

Usut Operator Tenggelam, Polisi Kerahkan Inafis

TENGGARONG  -   Pihak kepolisian melakukan pendalaman terhadap kasus tenggelamnya operator…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .