MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Senin, 17 Juli 2017 08:15
Soal Direct Call, Menhub Sarankan Takar Tingkat Ekonomis
Menhub Budi Karya Sumadi usai menggelar dialog interaktif dengan stakeholder kepelabuhanan di gedung terminal Pelabuhan Semayang akhir pekan lalu

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Di tengah upaya getol PT Pelindo IV (Persero) membangun pelayaran internasional (Direct Call) melalui Terminal Petikemas Karingau (TPK) yang dikelola PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi justru menilai rencana tersebut tidak kompetitif. "Direct Call itu penting enggak penting," ujarnya menerangkan usai menggelar dialog interaktif dengan stakeholder kepelabuhanan di gedung terminal Pelabuhan Semayang akhir pekan lalu. Karena menurutnya, direct call bukan target utama melainkan menekan biaya.

Direct Call atau dikenal juga dikenal dengan ekspor langsung dari Balikpapan ke negara tujuan merupakan upaya membangun dan meningkatkan sinergi antara Pelindo IV dengan Pemprov Kaltim dalam mendukung kelancaran distribusi logistik atau barang kebutuhan masyarakat.

Dengan ekspor langsung ongkos angkut bisa ditekan karena barang tidak perlu lagi dikirim ke Surabaya atau Tanjung Priok Jakarta lalu dipindahkan ke kapal lainnya. Program tersebut juga berpotensi memberi keuntungan bagi daerah karena ikut menikmati pajak atas komoditas yang diekspor. Ya, selama ini, komoditas yang akan diekspor melalui Surabaya atau Jakarta. Secara otomatis pajak atas barang ekspor yang akan dikirim dipungut kedua kota tersebut sebagai daerah pengekspor.

Lebih lanjut Budi Karya menerangkan, menjadi tidak kompetitif ketika setiap kota berlomba membuka trayek langsung ke luar negeri sementara volume muatan kapal masih rendah.

Pasalnya, keberhasilan rencana tersebut tergantung dengan volume komoditas yang akan diekspor.
"Paling banter tujuan Direct Call Singapura. Kecuali komoditas yang dikirim langsung ke China atau negara Eropa lainnya enggak masalah, itu juga volumenya harus besar.

Tapi kalau Balikpapan bisa jadi pusat Direct Call boleh saja tapi kalau muatannya rendah akhirnya enggak ekonomis," ujarnya mengingatkan.

Sebaliknya, lanjut dia menerangkan, kalau Balikpapan belum melayani ekspor langsung, tidak perlu merasa tersaingi. "Kompetisi bukan Balikpapan atau Makassar tapi dengan Singapura, Malaysia, bahkan sekarang kita sudah kalah dengan Vietnam. Skala ekonomis harus diperhatikan, harus ada kesepakatan tentang hub," lugasnya kembali mengingatkan.

Terkait hub, saat ini, pemerintah pusat sudah menentukan 3 pilihan. Masing-masing Bitung, Muara Tanjung dan Tanjung Priok. Dari situ, kapal akan transit via Surabaya maupun Makassar. "Dan faktanya untuk Indonesia Timur memang Makassar," tegasnya.

Terpisah, Direktur Utama (Dirut) PT KKT M Basir mengaku interkonektivitas antar daerah menjadi kunci agar volume ekspor lebih besar sehingga rencana direct call dapat terwujud. Itu artinya, pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya yang berperan besar dalam mencari komoditas laik ekspor masing-masing daerah.

"Dari Kaltara ada 1.500 TEUs (Twenty foot equivalent units) per bulan. Nah dari perusahaan pelayaran yang akan melayani Direct Call menginginkan minimal 200 TEUs per minggu tapi memang belum ada 1 pun perusahaan pelayaran yang deal karena masih tahap studi," terangnya.

Kalau pun Direct Call terwujud, akan terkoneksi dengan Makassar. (dra)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 08:53

Waspadai Kenaikan Harga Pangan

BALIKPAPAN  -  Harga bahan makanan diperkirakan mempengaruhi inflasi edisi akhir tahun seiring…

Senin, 20 November 2017 08:51

Dapatkan Pohon dan Pernak-Pernik Natal

MENJELANG akhir tahun, khususnya menyambut Hari Natal bagi umat Kristiani yang akan merayakannya pada…

Senin, 20 November 2017 08:50

Rencanakan Perjalanan Bersama Dharma Lautan

BALIKPAPAN  -  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1 Desember mendatang, salah satu momentum…

Sabtu, 18 November 2017 08:21

Jelang Natal dan Tahun Baru 2018

BALIKPAPAN  -  Melalui akun media sosial diketahui, Kamis malam lalu, Menteri Perdagangan…

Sabtu, 18 November 2017 08:20

Aneka Jajanan Tradisional Mulai Rp 1.000

JAJANAN pasar merupakan penganan yang biasa dibeli dari pasar tradisional. Jenisnya pun beragam, mulai…

Sabtu, 18 November 2017 08:19

Banyak Peserta Tax Amnesty Belum Bebas PPh

JAKARTA  -  Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) telah menyiapkan…

Jumat, 17 November 2017 08:18

Rute Umrah Lion Air Penuh Penumpang

BALIKPAPAN  -  Kamis (16/11), Lion Air di bawah naungan Lion Air Group resmi membuka penerbangan…

Jumat, 17 November 2017 08:15

Kredit Tumbuh 5 Persen, NPL Awet di Level 12,44 Persen

BALIKPAPAN  -  Tidak berlebihan rasanya bila menyebut aktivitas ekonomi dalam kota mulai membaik.…

Kamis, 16 November 2017 08:21

Belum Signifikan, KKT Wajib Pacu Troughput

BALIKPAPAN  -  Rencana pembangunan depo kontainer disambut baik pelaku usaha yang tergabung…

Kamis, 16 November 2017 08:19

Daya Listrik Naik ke 5.500 VA

Rencana penyederhanaan golongan tarif listrik untuk rumah tangga saat ini tengah dibahas Kementerian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .