MANAGED BY:
RABU
26 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 17 Juli 2017 08:27
Sempat Diduga Terlibat Prostitusi Lima Warga Dipulangkan
DIBERI PEMBINAAN: Kelima warga yang terjaring razia saat berada di Mapolsek Balikpapan Barat.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Lima warga yang terdiri dari tiga wanita berinisial NA (18), NR (16) dan LL (25), serta dua orang pria SL (24) dan YS (50), yang tertangkap di salah satu rumah kos di kawasan Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat pada Sabtu (15/7) dini hari, saat petugas gabungan Satpol PP bersama Kecamatan Balikpapan Barat, TNI dan Polri menggelar razia.

 Kelimanya yang sempat diamankan di Mapolsek Balikpapan Barat untuk dilakukan penyelidikan mendalam terkait adanya dugaan penyaluran prostitusi online, ternyata hasilnya nihil. Hal ini lantaran tidak kuatnya bukti serta tidak ada pengakuan dari kelima warga tersebut.

 Dari pengakuannya di hadapan Kepolisian, mereka sebagian merupakan karyawan di salah satu mal. Kedatangan mereka ke indekos tersebut hanya bermaksud jalan-jalan saja, kebetulan salah satu temannya LL baru pulang dari kerja dan diantar ojek langganannya YS.

 "Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi prostitusi, tapi kami akan tetap melakukan pemantauan kepada mereka serta tempat kos itu," terang Kapolsek Balikpapan Barat Kompol I Putu Yasa SH, melalui Panit Binmas Polsek Balikpapan Barat AKP Wiyono, kemarin.

 Usai dilakukan pendataan dan pembinaan, orangtua mereka dipanggil untuk diberikan informasi tentang anaknya yang tertangkap petugas gabungan. Hal ini dilakukan agar orangtua maupun keluarganya bisa lebih memperhatikan lagi anak-anaknya, agar tidak menuju ke jalan yang salah.

 "Dari kelimanya, empat warga mempunyai KTP dan semuanya warga Balikpapan. Satu saja yang tidak memiliki KTP karena masih di bawah umur. Tapi dari pengakuannya NR ini sudah memiliki anak. Makanya kami serahkan semuanya ke keluarganya untuk lebih dibina," bebernya.

 Meski dipulangkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan untuk aktifitas mereka, serta aktifitas di indekos tersebut. Pasalnya banyak laporan yang masuk bahwa di indekos tersebut sering dijadikan sebagai tempat maksiat seperti judi, pesta miras hingga prostitusi. "Ya kami sudah banyak dapat laporan dan kami akan pantau terus," tegasnya.

 Untuk diketahui, razia yang digelar hingga Sabtu (15/7) dini hari tersebut menyisir indekos yang disinyalir dijadikan sebagai tempat prostitusi dan perjudian di kawasan Kelurahan Baru Tengah. Petugas gabungan yang juga di back up oleh personel dari Polsek Balikpapan Barat dan Koramil 0905-02 Balikpapan Barat, langsung menuju dua indekos tersebut. Di indekos pertama petugas mendapati sejumlah wanita yang berkumpul di dalam satu kamar sambil bermain kartu remi. "Kami cuma main-main saja, tidak pakai uang," ujar salah seorang wanita kepada petugas.

 Petugas yang tidak percaya, langsung melakukan penggeledahan, namun hasilnya nihil. Mereka hanya didata oleh petugas Satpol PP. Usai mendata dan memberikan surat panggilan kepada penghuni kos yang berasal dari luar daerah. Petugas kembali melanjutkan melakukan razia di indekos lainnya. Di sana petugas menemukan sepasang kekasih yang sednag berada di dalam kamar kos, dengan pintu terkunci dari dalam.

 Pasangan kekasih ini diketahui berinisial SL (24) warga Jalan Letjen Suprapto RT 17, Kelurahan Baru Tengah dan pasangan wanitanya berinisial NA (18) warga Gang Flamboyan, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah.

 Dari pengakuan SL, pacarnya datang hanya berniat untuk mengantarkan makan malam untuknya. "Dia hanya antarkan makan malam untuk saya pak. Saya tinggal di sini, rumah saya tak jauh dari sini, di belakang Polsek Balikpapan Barat situ pak," akunya di hadapan petugas, saat di razia.

 Karena tidak memiliki surat nikah, pasangan ini pun langsung digiring naik ke atas mobil patroli Satpol PP. Sementara itu dari kamar lainnya, petugas mendapati seorang kakek berinisial YS (50) warga Jalan 21 Januari, Baru Tengah, yang tengah asik minum-minunan keras oplosan jenis "gaduk" gajah duduk, atau alkohol yang dicampur dengan minuman berenergi. Tak hanya itu di kamar itu juga petugas gabungan mendapati dua orang wanita berinisial NR (16) dan LL (25). Keduanya tidak memiliki identitas KTP. Oleh petugas mereka juga turut diangkut ke mobil petugas.

 Dari pengakuan LL, dirinya bersama NR datang ke indekos tersebut hanya untuk bermain-main saja. Sedangkan dengan kakek YS, LL mengenalnya karena merupakan tukang ojek langganan saat bekerja. "Itu kamarnya teman saya. Memang kami sering ke sini. Tadi saya hanya berdua bersama NR, kemudian datang pak YS, motornya dipinjam sama yang punya kamar," kata LL.

Oleh karena itu, setelah dimintai keterangan di kantor kecamatan tersebut, mereka kemudian digiring ke Mapolsek Balikpapan Barat untuk diperiksa lebih lanjut. (pri/war)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 09:17

Dugaan Korupsi Perusda Naik Penyidikan

BONTANG  –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang didemo belasan mahasiswa, kemarin (24/7). …

Selasa, 25 Juli 2017 09:14

Tahanan Gantung Diri di Sel Isolasi

MARABAHAN  -  Warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II-B Marabahan dibuat geger dengan…

Selasa, 25 Juli 2017 09:08

Pondok Warga Diberondong Aparat Salah Sasaran Penyergapan

TORUE  -  Pasangan suami istri, Halwan alias Darwis, alias Bale, dan Rosi, nyaris menjadi…

Selasa, 25 Juli 2017 09:06

Tinggal Sembilan Bulan Bebas, Tahanan Bunuh Diri

SAMPIT  -  Samsudin alias Ujang, penghuni Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit,…

Selasa, 25 Juli 2017 09:04

Kedubes Filipina Akui JK Warganya

NUNUKAN  –  Kedutaan Besar (Kedubes) Filipina di Manado akhirnya membenarkan JK (30)…

Senin, 24 Juli 2017 09:28

Ada yang Ditangkap saat Makan dengan Anak Istri

Seorang ibu rumah tangga tenaga kesehatan Puskesmas digeruduk di Hulu Sungai Tengah. Di Banjarbaru,…

Senin, 24 Juli 2017 09:25

Kantin Meledak Sebelum Ludes Terbakar

SAMPIT  -  Karyawan PT Sawit Inti Kehidupan (PT SISK) dibuat gempar, Sabtu (22/7). Pasalnya,…

Senin, 24 Juli 2017 09:24

Belum Ada Temuan Zenith, Namun Diduga Beredar

BALIKPAPAN  -  Satu lagi obat terlarang yang mulai marak beredar yaitu jenis zenith. Obat…

Senin, 24 Juli 2017 09:23

Terancam saat Tangani Korupsi Berjamaah DPRD

BERBADAN  gempal, sikap tegas, dan mudah bergaul. Seperti itulah sosok Maryadi Idham Khalid, Kepala…

Senin, 24 Juli 2017 09:20

Bupati Dihina, Diskominfotik Tak Ingin Dibesar-besarkan

NUNUKAN –   Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Nunukan meminta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .