MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 17 Juli 2017 09:32
Pedagang Mengeluh Fasilitas, Petugas Sulit Menagih

Sampai Juni, Retribusi Pasar Capai Rp 2 Miliar

JADI ANDALAN: Pasar Klandasan menjadi penyumbang terbesar bagi kas daerah dari retribusi pasar di Balikpapan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Penarikan retribusi menjadi salah satu sumber utama pemasukan kas daerah. Dari sekian banyak retribusi tersebut, salah satunya bersumber dari pasar resmi milik Pemkot Balikpapan. Dari lima pasar yang dikelola Dinas Perdagangan melalui masing-masing UPT pasar, hingga Juni  sudah terserap 58 persen dengan realisasi retribusi sebesar Rp 2 miliar lebih. Dari jumlah tersebut, retribusi dari Pasar Klandasan tercatat paling besar, yakni Rp 300 juta.

 Kepala Dinas Perdagangan M Saufan mengatakan, hingga saat ini retribusi dari pasar milik pemerintah telah mencapai Rp 2.058.951.388. Jumlah itu bersumber retribusi masuk dari Pasar Inpres, Pandansari, Klandasan, Pasar Baru, dan Sepinggan.

 “Penyumbang retribusi terbanyak dari Pasar Klandasan dengan Rp 300 Juta. Terbanyak karena sesuai dengan peringkatnya dengan kelas A. Di sana (Pasar Klandasa) punya wilayah bangunan lebih besar, letaknya pun strategis serta banyak dikunjungi orang. Selain itu kulinernya maju dengan dilengkapi pasar gabungan antara pasar basah dan pasar kering," jelas Saufan.

 Mantan Dirut PDAM Balikpapan ini menjelaskan, retribusi yang ditarik di setiap pasar berbeda-beda. Besarannya tergantung dari jumlah petak yang dimiliki, kelas dan lokasinya. Penarikan retribusi terendah mulai dari Rp 80 ribu per petak. "Pasar lain kan tidak lengkap, seperti di Pandansari yang tidak ada untuk jualan baju-bajunya," ungkapnya.

 Ia menjelaskan masih kendala dalam penarikan retribusi. Kendalanya lantaran pedagang ditarik secara per bulan. Petugas tagih di masing-masing UPT kesulitan jika pedagang mengeluhkan tentang fasilitas pasar seperti bangunan lama yang sudah bocor. “Susah ditarik jika pedagang bersifat menumpang. Kalau pedagang bisnis, itu gampang nagihnya," paparnya.

 Kesulitan penarikan lainnya, juga tergantung pada kondisi ekonomi. Jika ekonomi baik, pembayaraan sewa lapak pasar gampang. Namun jkika kondisinya sebaliknya, pedagang enggan membayar dan memilih menunda agar uangya bisa disimpan untuk cadangan modal dagangan.

 "Itulah yang dihadapi UPT melalui juru tagih tiap bulannya. Apalagi yang kiosnya disewakan, dicari yang menyewa terbaru untuk bayar retribusi. Tidak masalah kalau pindah sewa ke orang lain. Yang penting rajin bayar retribusi," ungkapnya.

 Maka supaya praktik pindah tangan tidak makin meluas, maka penyewa harus memiliki surat izin penyewaan tempat berjualan yang dikeluarkan Dinas Perdagangan. Syarat untuk mendapatkannya gratis. Asal harus melunasi retribusi yang belum dibayar. "Kalau tidak lunas, tidak kita keluarkan izinnya. Jadi intinya, bisa izinnya pindah tangan balik nama asalkan tadi etribusi tersisa harus dilunasi dulu," paparnya.

 Selain retribusi bulanan, penarikan retribusi juga dilakukan harian terkhusus kepada pedagang kaki lima (PKL) dalam area pagar pasar. Besarannya, seribu per hari. "Banyak kami narik iuran PKL terutama di Pasar Pandansari. Namun kalau dihitung jumlahnya banyakan yang per bulan," urai Saufan. (bp-23/rus)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 08:43

Serunya Wisata Religi di Dahor Heritage

BALIKPAPAN  -  Aktivitas positif terus diperlihatkan Dahor Heritage, museum berbentuk rumah…

Rabu, 23 Mei 2018 08:40

Sekwan Tak Perlu Mengundurkan Diri

BALIKPAPAN   -   Adanya kabar pengunduran diri Sekretaris DPRD (Sekwan) Balikpapan,…

Rabu, 23 Mei 2018 08:39

Transportasi Belum Maksimal Dishub Siapkan Damri ke Bandara

SAMARINDA   -  Mengantisipasi padatnya hilir-mudik penumpang di Bandara APT Pranoto atau lebih…

Rabu, 23 Mei 2018 08:37

Sekda Tunggu Instruksi Plt Wali Kota

BALIKPAPAN   -  Sekretaris Daerah (Sekda) Sayid MN Fadli mengaku telah menerima surat pengunduran…

Rabu, 23 Mei 2018 08:37

Volume Sampah Capai 420 Ton Per Hari

BALIKPAPAN   -  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) perlu menambah tenaga untuk mengangkut sampah…

Rabu, 23 Mei 2018 08:34

Ganti Rugi Dampak Pencemaran Minyak sebelum Lebaran

PENAJAM  -  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menyerahkan data-data nelayan…

Rabu, 23 Mei 2018 08:33

Dimas, Warga Damai Penderita Gizi Buruk

Dimas Krisna Sunaryo begitu gembira ketika Balikpapan Pos mengunjungi rumahnya di kawasan RT 5, Nomor…

Selasa, 22 Mei 2018 09:13

INDAHNYA BERBAGI

Hari kelima puasa, Senin (21/5), menjadi awal pembagian bingkisan sembako dan uang tunai program Paket…

Selasa, 22 Mei 2018 09:11

Diduga Ada Intervensi Penggunaan Anggaran

BALIKPAPAN   -   Kabar mengejutkan muncul dari kelembagaan DPRD Balikpapan. Salah…

Selasa, 22 Mei 2018 09:09

Kaji dan Telusuri Alasan Mundur

BALIKPAPAN  -  Pemkot telah menerima surat pengunduran Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Balikpapan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .