MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KECAMATAN

Senin, 17 Juli 2017 09:58
Dulu Berjaya, Sekarang Batu Akik Tenggelam
SEPI PEMINAT: Pedagang batu akik di Pasar Inpres Kebun Sayur, Muhammad Ali merasakan sepinya peminat batu akik yang sempat booming beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Masih ingat fenomena batu akik yang menghantui hampir seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali di Balikpapan sekira tahun 2015 silam. Saat ini fenomena tersebut telah memudar dan bahkan tidak terlihat lagi maraknya warga yang menggunakan batu akik pada jemarinya. Hal ini lantas berdampak pada nasib pedagang batu akik yang ada di Pasar Inpres Kebun Sayur. Omset yang dulunya melimpah sekarang harus menjerit lantaran minimnya peminat.

 Salah seorang pedagang batu akik di Pasar Inpres Kebun Sayur, Muhammad Ali mengatakan bahwa dirinya betul-betul merasakan minimnya peminat di kiosnya. Padahal Ali sempat kelimpahan pembeli saat fenomena batu akik masih trend di tahun 2015 silam.

 "Sekarang sedih, pembelinya kurang. Yang datang bisa dihitung jari. Padahal dulu waktu lagi musimnya sampai gak bisa kehitung ada berapa pembeli dan pengunjung di sini," katanya.

 Ali mengaku hampir seluruh jenis batu akik mengalami penurun harga yang sangat drastis. Sebut saja batu akik khas Kalimantan yakni red borneo yang bahkan dapat dijualnya seharga Rp 30-50 ribu per bijinya. Padahal sebelumnya harga batu seperti Red Borneo mampu tembus diangka Rp.100-500 ribu per bijinya tergantung dari kecerahan warnanya.

 "Jatuh semua harganya, misalnya red borneo yang dulunya bisa sampai ratusan ribu dan jutaan sekarang dijual cuman Rp.50 ribu aja. Ya karena sudah bukan musimnya lagi. Mau gak mau harganya jatuh. Kecuali orang yang memang ngerti batu ya pasti dia tahu kualitas dan harga," ujarnya.

 Menurut Ali, harga batu akik jatuh lantaran saat itu maraknya pengrajin dan penjual batu akik diseluruh sudut kota Balikpapan dan membuat para pedagang membanting harga miring. Alhasil pedagang yang memang puluhan tahun berjualan batu akik tersebut terkena imbasnya dengan jatuhnya harga dari para pedagang pemula.

 "Ya jatuh kan karena banyak pedagang yang baru-baru belajar dan gak ngerti batu itu hantam harga sembarangan. Kalau kita ini kan memang pengrajin batu asli jadi tahu mana batu yang asli mana batu yang palsu. Mereka kan tidak bisa membedakan kualitas batu, asal sebut aja," tukasnya.

 Ali berharap peminat batu akik kembali marak seperti tahun sebelumnya. Sebab dirinya memang murni berjualan batu akik untuk menghidupi keluarganya selama kurang lebih dua puluh tahun.

 "Ya harapannya bisa musim lagi. Soalnya saya memang ngandalin jualan batu untuk hidupin keluarga," pungkasnya. (bp-22/san)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 09:38

TPA Liar di Sepinggan Baru

BALIKPAPAN  –  Kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya di Balikpapan masih…

Kamis, 14 Desember 2017 09:37

Lamaru Rampungkan Program SPGRM

BALIKPAPAN  –  Jelang tutup tahun 2018 Kelurahan Lamaru sudah selesai menyalurkan bantuan…

Kamis, 14 Desember 2017 09:36

Dewan Setuju Manggar Dimekarkan

BALIKPAPAN  –  Anggota DPRD Dapil Balikpapan Timur Nurhadi mengusulkan agar wilayah…

Kamis, 14 Desember 2017 09:36

Teritip Siapkan KBM Serentak

BALIKPAPAN  –  Dalam waktu dekat pihak kelurahan Teritip akan mengajak warga Teritip…

Kamis, 14 Desember 2017 09:35

Diterjang Longsor, Empat Kios Pelabuhan Rusak Parah

BALIKPAPAN  -   Hujan deras yang sering mengguyur Balikpapan, dampaknya mulai terasa. Selain…

Kamis, 14 Desember 2017 09:33

Banyak Jalan Nasional Berlubang, Camat Imbau Hati-hati

BALIKPAPAN   -  Sepanjang Jalan Soekarno-Hatta masih banyak dihiasi lobang menganga yang kerap…

Rabu, 13 Desember 2017 09:55

Kualitas Raskin Dijamin Bagus

BALIKPAPAN  –  Pihak kelurahan sibuk mendistribusikan beras miskin (raskin) kepada mereka…

Rabu, 13 Desember 2017 09:53

Disperkim Diminta Bertindak

BALIKPAPAN   -  Sepanjang Jalan Ruhui Rahayu kelurahan Gunung Bahagia terdapat beberapa pohon…

Rabu, 13 Desember 2017 09:53

KBM RT 10 Bidik Drainase Mampet

BALIKPAPAN  –  Untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan hijau sehingga baik…

Rabu, 13 Desember 2017 09:52

Harga Bibit Jamur Tiram Mahal

BALIKPAPAN  –  Pelaku usaha kecil menengah (UKM) jamur tiram di Gunung Tembak Kelurahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .